Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Cerita sukses datang dari seorang guru di Banyuasin, Sumatera Selatan. Berawal dari empat ekor sapi, seorang guru kini memiliki usaha peternakan dengan ratusan sapi senilai miliaran.

Tiap hari, setelah menjalani tugasnya sebagai seorang guru matematika di salah satu SMA swasta di Banyuasin, Sumatera Selatan, Rujito melanjutkan kesibukannya sebagai peternak di lingkungan rumahnya.

Berbekal pengalaman merawat sapi milik sang ayah sejak kelas lima SD, ia memberanikan diri memulai usahanya sendiri dengan empat ekor sapi pada tahun 1993, hingga akhirnya sekarang berjumlah ratusan ekor sapi.

Ia terjun sendiri mengurus hewan ternaknya, memandikan, hingga membersihkan kandang peliharaannya.

Momen Idul Adha menjadi masa panen Rujito. Pesanan sapi, domba, hingga kambing untuk kurban terus berdatangan.

Saat ini sapi Rujito sudah terjual sebanyak 168 ekor, dan sempat menjual 300 ekor sapi di tahun 2022.

Walaupun sudah sukses dengan bisnis hewan ternaknya, jiwa pendidik Rujito tetap membara. Hingga kini, ia masih aktif mengajar matematika.

#juragansapi #guru #sumsel

Baca Juga [FULL] Pakar HI & Guru Besar HI soal Pertemuan Trump-Xi Jinping Disorot, Tiongkok Bisa Jadi Mediator di https://www.kompas.tv/internasional/668983/full-pakar-hi-guru-besar-hi-soal-pertemuan-trump-xi-jinping-disorot-tiongkok-bisa-jadi-mediator



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/668986/inspiratif-guru-matematika-di-sumsel-jadi-juragan-peternak-sapi-berita-utama
Transkrip
00:00Saudara cerita sukses datang dari seorang guru di Banyu Asin, Sumatera Selatan.
00:05Berawal dari 4 ekor sapi, seorang guru kini memiliki usaha peternakan dengan ratusan sapi senilai miliaran.
00:16Tiap hari, sehabis menjalani tugasnya sebagai seorang guru matematika di salah satu SMA swasta di Banyu Asin, Sumatera Selatan,
00:25Rujito, lalu melanjutkan kesibukannya sebagai peternak di lingkungan rumahnya.
00:30Berbekal pengalaman merawat sapi milik sang ayah sejak kelas 5 SD,
00:35ia memberanikan diri memulai usahanya sendiri dengan 4 ekor sapi pada tahun 1993.
00:41Hingga akhirnya sekarang berjumlah ratusan ekor sapi.
00:46Ia terjun sendiri mengurus hewan ternaknya, memandikan hingga membersihkan kandang peliharaan.
00:53Sejak kecil saya sudah melihara sapi dulu, saya lihat di sini banyak rumput yang nganggur,
00:58akhirnya terinspirasilah saya ternak sapi.
01:01Pas saya buat rumah ini, tukang kene, tukang itu kan suka beca.
01:06Nah jadi saya bilang gini, kamu mau nggak saya belikan beca?
01:09Makan ikut saya, tapi kamu ngurusin sapi.
01:12Bantu saya ngurus sapi.
01:13Mau katanya? Nah dari situ awalnya.
01:16Momen Idul Adha menjadi masa panen Rujito.
01:20Pesanan sapi, domba, hingga kambing untuk kurban terus berdatangan.
01:25Saat ini sapi Rujito sudah terjual sebanyak 168 ekor dan sempat menjual 300 ekor sapi di tahun 2022.
01:34Mau beli sapi mas, untuk korban, untuk arisan yuran jamaah dari masjid ya.
01:44Pak, kita tahu dari mana ini?
01:45Kita memang tahu sudah lama pak, sudah setiap tahun melangganan.
01:50Untuk harganya sudah oke, bagus, kita terjangkau lah harganya.
01:56Walaupun sudah sukses dengan bisnis hewan ternaknya, jiwa pendidik Rujito tetap membara.
02:02Hingga kini, ia masih aktif mengajar matematika.
02:07Muhammad Reza Pahlevi, Kompas TV Palembang, Sumatera Selatan.
Komentar

Dianjurkan