00:00Saudara cerita sukses datang dari seorang guru di Banyu Asin, Sumatera Selatan.
00:05Berawal dari 4 ekor sapi, seorang guru kini memiliki usaha peternakan dengan ratusan sapi senilai miliaran.
00:16Tiap hari, sehabis menjalani tugasnya sebagai seorang guru matematika di salah satu SMA swasta di Banyu Asin, Sumatera Selatan,
00:25Rujito, lalu melanjutkan kesibukannya sebagai peternak di lingkungan rumahnya.
00:30Berbekal pengalaman merawat sapi milik sang ayah sejak kelas 5 SD,
00:35ia memberanikan diri memulai usahanya sendiri dengan 4 ekor sapi pada tahun 1993.
00:41Hingga akhirnya sekarang berjumlah ratusan ekor sapi.
00:46Ia terjun sendiri mengurus hewan ternaknya, memandikan hingga membersihkan kandang peliharaan.
00:53Sejak kecil saya sudah melihara sapi dulu, saya lihat di sini banyak rumput yang nganggur,
00:58akhirnya terinspirasilah saya ternak sapi.
01:01Pas saya buat rumah ini, tukang kene, tukang itu kan suka beca.
01:06Nah jadi saya bilang gini, kamu mau nggak saya belikan beca?
01:09Makan ikut saya, tapi kamu ngurusin sapi.
01:12Bantu saya ngurus sapi.
01:13Mau katanya? Nah dari situ awalnya.
01:16Momen Idul Adha menjadi masa panen Rujito.
01:20Pesanan sapi, domba, hingga kambing untuk kurban terus berdatangan.
01:25Saat ini sapi Rujito sudah terjual sebanyak 168 ekor dan sempat menjual 300 ekor sapi di tahun 2022.
01:34Mau beli sapi mas, untuk korban, untuk arisan yuran jamaah dari masjid ya.
01:44Pak, kita tahu dari mana ini?
01:45Kita memang tahu sudah lama pak, sudah setiap tahun melangganan.
01:50Untuk harganya sudah oke, bagus, kita terjangkau lah harganya.
01:56Walaupun sudah sukses dengan bisnis hewan ternaknya, jiwa pendidik Rujito tetap membara.
02:02Hingga kini, ia masih aktif mengajar matematika.
02:07Muhammad Reza Pahlevi, Kompas TV Palembang, Sumatera Selatan.
Komentar