Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Amerika Serikat hapus jaminan perjalanan bagi pemilik tiket nonton Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil untuk menarik antusiasme pendukung tim peserta menonton Piala Dunia di Amerika Serikat.

Gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko kurang dari satu bulan lagi. Seluruh tim peserta yang dipastikan lolos kini bersiap menyambut hajatan akbar pesta sepak bola dunia.

Kabar baik datang bagi para pendukung yang akan menyaksikan langsung pemain kebgaan mereka di pentas dunia. Tuan rumah Amerika Serikat kini membebaskan biaya jaminan visa sebesar 15 ribu dolar AS setara 262 juta rupiah bagi pemegang tiket nonton Piala Dunia.

Pemerintah Donald Trump menjelaskan langkah pembebasan jaminan perjalanan dilakukan menjjawab kekhawatiran dari para pendukung di negara-negara seperti Senegal dan Pantai Gading, yang tim-timnya akan memainkan pertandingan di AS.

#pialadunia2026 #pialadunia #visa

Baca Juga [FULL] Pakar HI & Guru Besar HI soal Pertemuan Trump-Xi Jinping Disorot, Tiongkok Bisa Jadi Mediator di https://www.kompas.tv/internasional/668983/full-pakar-hi-guru-besar-hi-soal-pertemuan-trump-xi-jinping-disorot-tiongkok-bisa-jadi-mediator



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/668992/full-analis-sepak-bola-bahas-soal-pembebasan-jaminan-visa-bagi-suporter-tim-piala-dunia-2026
Transkrip
00:00Bahas soal pembebasan jaminan visa bagi negara peserta pihak dunia 2026 oleh Amerika Serikat.
00:06Untuk penonton terutama, kita sudah bersama dengan analis Pak Bola, Iksan Maher.
00:11Selamat malam, Mung Iksan.
00:14Malam, Sambah Im.
00:15Mung Iksan, ini pembebasan visa upon bagi pendukung peserta ini apakah menjadi jaminan nanti akan ramai penonton di Amerika Serikat?
00:24Ya, menarik dengan adanya aturan baru ini lagi.
00:28Memang setiap pekan kita akan diberikan tanda kutip kejutan-kejutan oleh penyelenggara terutama Amerika Serikat.
00:35Karena visa upon ini kan terutama berlaku untuk 50 negara yang masuk di daftar ini.
00:40Dan ada 5 peserta piala dunia yang masuk dalam kecualian tentunya selama piala dunia.
00:45Ada mulai dari Tanjung Verde, Aja Zair, Tunisia, Senegal, dan juga Pantai Gading.
00:50Jadi memang 5 pens dari negara kelima itu tentu akan bebas visa dengan jaminan yang tadi telah disebutkan 5.000
00:57hingga 15.000 USD, 87 juta hingga 260an juta rupiah.
01:02Jadi memang ini tentu jadi angin segar bagi mereka karena kita tahu tiket pun sudah sangat mahal piala dunia.
01:08Jadi tentu jika ada jaminan seperti ini akan sangat sulit.
01:11Terutama dari negara-negara dunia ketiga yang secara ekonomi tentu tidak semak pun oleh negara Eropa.
01:16Tapi punya fanatisme yang sangat besar ini tentu jadi angin segar bagi mereka.
01:21Tapi ini yang menjadi pertanyaan ketika visa upon bebas dihapuskan bagaimana dengan protokol penempatan ICE?
01:28Karena ini yang selama ini dikritik juga, Bung Iksan.
01:32Ya, menarik sekali.
01:33Ini yang menariknya ICE ini tentu masih menjadi tolang punggung dan juga tonggak paling tinggi bagi pemerintah Presiden Trump
01:42untuk menjaga keamanan di Amerika Serikat terutama piala dunia untuk hadirnya fanfest dari luar negeri.
01:47Tidak hanya di luar atau di barimeter sekitar stadion, ICE pun entah akan hadir juga di tribun.
01:52Dan itu sudah banyak sekali diminta oleh delegasi-delegasi federasi di Eropa
01:59agar aturan ICE ini dilonggarkan, tidak ada ICE di sekitaran arena piala dunia.
02:04Tapi hal itu sampai saat ini, sampai detik ini belum dihapuskan oleh Presiden Trump.
02:10Jadi tentu ini akan bisa masih menjadi harapan pencemas.
02:13Dan patut diingat juga, Baim, 50 negara ini belum termasuk Haiti dan juga Iran.
02:18Negara yang memang secara parsial mereka dilarang datang ke Amerika.
02:22Jadi, apalagi barusan saya juga membaca norma hukum dari Amerika, Mendoza itu menyebut bahwa
02:28Haiti kemungkinan besar tidak akan mendapat tukungan dari sporternya ketika bertarung di grup B.
02:34Salah satunya tadi, stadion yang kita munculkan di Philadelphia dan juga Mercedes-Benz Stadium yang ada di Atlanta.
02:40Jadi, ini tentu juga saya menarik.
02:42Dua negara ini masih ada juga khawatiran mereka tidak punya pendukung.
02:46Kalau soal Iran, soal Iran yang 10 syarat yang diajukan ke FIFA bagaimana?
02:52Bisa dipenuhi tidak oleh Amerika Serikat keamanan pemain ofisial, logistiknya juga?
02:59Betul, betul sekali.
03:00Yang Iran ini juga sampai sekarang belum ada kepastian karena kita tahu pertemuan baru akan terjadi pada tanggal 20 nanti.
03:06Setidaknya maksimal waktu yang ditentukan oleh Iran.
03:09Jadi, sampai saat ini pun yang saya dapatkan informasinya,
03:12FIFA masih coba terus melobby, Jain Infantino, Presiden FIFA masih terus melobby Presiden Trump
03:17untuk ibaratnya memberikan sekeleluasaan kepada Iran.
03:21Apalagi kemarin Iran sudah melaunching tim dan juga sudah diberikan selamat tinggal.
03:29Ada farewell-nya ya di negaranya?
03:33Ada farewell di negaranya untuk bertarung.
03:35Tapi mereka belum langsung ke Amerika karena sekarang mereka akan selama dua pekan melakukan
03:39pembesar tanggungan dulu di Turki sebelum nanti pekan pertama bulan Juni mereka terbang ke Amerika.
03:44Oke. Ada juga notice nih, ada travel warning dari Koalisi Hak Asasi Manusia di Amerika Serikat sendiri.
03:50Apakah ini akan berpengaruh terhadap kehadiran penonton terutama di negara-negara yang diban?
03:57Ya, tentu ini juga tentu akan jadi satu kekhawatiran.
04:00Tapi apapun yang terjadi, Piala Dunia memang tidak pernah lepas dari hal-hal yang berbau tentang pelanggaran kemanusiaan.
04:07Kita tahu dulu di Qatar seperti apa, Rusia pun seperti itu, bahkan di Brazil 2014 juga wacana ini bahkan ada
04:13demo besar-besaran
04:14terjadi di beberapa kota di Brazil, tapi Piala Dunia tidak terpengaruh.
04:18Sporter dari belahan dunia manapun akan tetap datang.
04:22Jadi yang paling mempengaruh memang visa bond ini terutama di Amerika dan juga kehadiran IC2.
04:26Jadi memang bagaimana nanti Presiden Trump memberikan jaminan pada sporter,
04:31apalagi kita tahu Iran pun sampai saat ini juga kepastian untuk datang ke Amerika-nya masih 50-50
04:38karena kita tahu, karena pertemuan dengan FIFA pun belum terjadi, karena maksimal baru akan terjadi tanggal 20 nanti.
04:43Baik. Terima kasih untuk pandangannya, ulasannya.
04:47Ihsan Mahar, Analis Sepak Bola untuk program Kepas Malam hari ini.
Komentar

Dianjurkan