00:00Saya masih berdiskusi dengan seorang pendakwah yang punya pengalaman masa lalu
00:04sebagai bandar judi daring di Thailand, Dennis Lim.
00:07Anda pernah bicara kepada kami ko Dennis tahun 2024 lalu di kanal Youtube Kompas TV
00:13dan menyampaikan bahwa sebetulnya judi daring ini lebih ke penipuan.
00:17Kalau pakai bahasa saya, apapun bisa disetting dari awal oleh operator judi daring itu,
00:23lewat situs itu, seolah-olah judi tapi ujung-ujungnya adalah keuntungan sepenuhnya ada di tangan bandar.
00:28di tangan pemilik yang punya situs judi daring itu.
00:32Tapi faktanya masih ada orang-orang yang terjerat judi daring ini.
00:36Apa problemnya? Apa masalahnya sampai banyak orang masih terlibat di lubang yang sama, lubang judi daring itu?
00:44Karena kalau judi betulan itu, ini ada kartu satu nih, taruhan yuk yang keluar ganjil atau genap.
00:50Satu pasti menang, satu pasti kalah. Itu betulan judi.
00:52Kalau ini kan memang betul, pasti yang montung bandar gitu.
00:55Cuman, ibarat gini lah, bandar kan sama-sama kayak orang umum juga.
01:01Dia sama-sama pengen sekolahin anaknya, bikin dapur ngebul di rumahnya, bahkan mungkin jajanin selingkuhannya.
01:08Maka dia cari sistem di mana dia bisa selalu untung.
01:12Makanya bikinnya web judi.
01:13Kalau memang ada tata cara untuk jadi kaya sampai mati dengan cara main judi,
01:18nggak akan ada orang mau jadi bandar, ngapain jauh-jauh ke Kamboja dengan segala macam resikonya.
01:23Rebutan lahan di pasar aja bisa ada yang mati, nyuruh orang bunuh kok.
01:26Apalagi yang disana bisnis haram miliaran gitu kan.
01:29Sebetulnya masih ada resikonya.
01:31Cuman, ya itu dia.
01:34Kami tawarkan sistem untuk supaya kalau kamu lagi kebagian menang, ya memang bisa ada menang.
01:41Cuman kan nggak perlu dikasih banyak.
01:43Contoh, 10 orang main, 8 kalah, 2 menang.
01:48Manusia, entah gimana, mereka suka ngerasa, saya pasti si 2 orang beruntung tersebut.
01:53Jangankan main judi.
01:55Dulu zaman kita beli pasta gigi, kirimkan, 1 juara kirim ke PO Box.
01:59Juara 1 se-Indonesia, ayo siapa yang tetap ngirim bungkus odol tuh.
02:03Bisa pende amat yakin menang gitu kan.
02:06Dan mereka juga akhirnya, yaudahlah, daripada duit gue abis besok udah gajian lagi nih.
02:10Ada sisa duit, gue pe.
02:11Siapa tahu besok bisa jadi 20 juta.
02:13Dengan cara dimainin.
02:15Kalau kalah, yaudahlah besok juga ada gajian lagi.
02:17Anggeplah ini biaya seneng-seneng.
02:19Berarti apa daya pikatnya sampai masih banyak orang yang mau tetap judi daring itu?
02:23Ya itu dia, ada orang yang pengen tetap cepat kaya.
02:25Dengan cara gampang.
02:28Dan kalau misalkan kalah, mereka bisa mikir.
02:31Yaudah, ini biaya seneng-seneng.
02:33Karena ya di kasino-kasino yang fisik,
02:36itu memang ada orang yang dia sebetulnya orang kaya.
02:39Dia seneng mainnya aja.
02:41Seneng deg-degan nunggu kartu kebuka aja.
02:43Bagi dia kalau kalah, gak apa-apa.
02:45Ini ibarat kayak misalkan kita beli tiket bioskop, ada biayanya.
02:48Main roller coaster, ada biayanya.
02:50Ini juga main ada biayanya.
02:52Biayanya mungkin dianggap jadi kekalahan.
02:54Cuman kan, kalau yang di kasino kayak gitu bisa jadi orang yang betulan kaya.
02:58Dia tahu kapan harus berhenti.
02:59Ini cuma biaya seneng-senengnya dia.
03:01Tapi ketika yang buka tambah banyak,
03:04dulu kami sampai ngebatasin pemain minimal deposit 500 ribu.
03:08Atau 100 ribu lah.
03:09Di bawah itu kami gak terima kelas 3 yang receh.
03:11Sekarang yang buka tambah banyak.
03:14Ibarat yang mancing tambah banyak ikannya segitu-gitunya.
03:17Ya kayak tukang ayam geprek.
03:18Mau harus aduh harga lebih burah.
03:20Akhirnya 10 ribu pun mereka terima.
03:21Siapa yang punya duit 10 ribu?
03:23Yang markirin, anak SMP.
03:26Dan mereka yang seperti itu gak punya kemampuan finansial.
03:30Oke misalkan kami bikin minimal main 500 ribu.
03:32Bisa jadi gaji dia sebulan 20 juta.
03:34Orang yang digaji 20 juta.
03:36Biasa jadi dia punya kecerdasan yang lebih untuk.
03:39Makanya dia bisa digaji sebesar itu.
03:40Dan dia tahu kapan harus berhenti.
03:42Dan Anda mau mengamini apa data yang pernah dikeluarkan PPATK waktu itu.
03:46Bahwa kelas ekonomi ke bawah.
03:48Bahkan mereka yang statusnya pelajar pun bisa terjerat dalam lingkaran judidaring itu.
03:52Aksesnya gampang, pengen cepat dapet duit gitu kan.
03:56Tapi kalau ditarik panjang ya pasti menang si bandar.
03:59Cuman mereka cukup senang ketika akhirnya yaudah hari ini kalah 100 ribu.
04:02Yaudah hari ini kalah 100 ribu.
04:03Yaudah hari ini kalah 100 ribu.
04:04Sesekali nanti ada momen dimana setelah 4 minggu dia baru menang.
04:07Wih 100 ribu jadi sejuta seratus.
04:09Kalau dihitung mundur dari kalah 100 ribu perharinya.
04:12Udah berapa banyak.
04:13Cuman saya melihat fenomenanya kita juga melihat begini kan.
04:17Sudah berkali-kali kita mendengar dari otoritas terkait.
04:20Menyampaikan kita akan berantas judidaring ini.
04:23Tapi kemudian perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam tindak kejahatan itu tetap tumbuh.
04:29Bahkan kita melihat ada sindikat jaringan internasional yang justru ada di Jakarta.
04:34Jadi kita bisa berharap apa lagi kalau begitu?
04:37Makanya saya larinya ke Allah ya.
04:40Siapa tahu Allah kasih hidayah ke semuanya.
04:42Karena ibarat dia ini mulut sampai bebusa, bekoar-koar untuk supaya gimana caranya berhenti judi.
04:49Kan mohon maaf kan bukan dari sudut pandang pemain yang pasti kalah.
04:52Pemain tuh gampang tobat kok.
04:54Karena ujung-ujungnya pasti kalah.
04:55Tapi kalau misalnya udah dibilangin.
04:57Bahkan tadi sampai disebutin kan.
04:58Mantan, bandar.
04:59Ya bandarnya aja udahan.
05:01Masa kamu pemain yang gak udahan.
05:02Dan susahnya diberantas judi daring ini sebatas pada kemauan atau ada hal yang sistemik lagi disini?
05:07Kemauan sih sebetulnya.
05:09Karena kalau bicara gara-gara judi ada gara-gara ekonomi sulit.
05:13Saya masih kenal ke orang-orang yang mereka berkata.
05:15Saya mendigmati daripada ngambil yang haram.
05:18Cuman semua unsurnya masih ada.
05:20Kayak kenapa prostitusi ada?
05:21Perempuan yang pengen kaya cepetnya ada.
05:24Mau minum belangnya ada.
05:25Tukang antar jemputnya aja ada.
05:26Lengkap semua unsur.
05:28Running.
05:30Demandnya masih ada soalnya.
05:31Ya sekarang orang yang pengen kaya cepet ada.
05:34Yang pengen jadi bandarnya juga ada.
05:35Yang pengen nge-backingin juga ada.
05:37Sistem untuk agar itu tidak cepat tumbuh apakah cukup kuat menurut Anda?
05:41Itu dia.
05:42Kenapa larinya ke Allah?
05:43Karena kalau misalkan akhirnya hidayah itu masuk.
05:46Yang main jadi takut dosa gak mau main.
05:49Yang jadi bandar juga takut dosa akhirnya tobat.
05:51Yang nge-backingin juga dapat hidayah akhirnya gak mau nge-backingin.
05:54Indah.
05:55Tapi kayaknya nanti itu mah di surga.
05:57Dan cara memberantas judi daring ini buat Anda sebatas penegakan hukum atau ada pendekatan lain?
06:05Yang pendekatan yang saya lakukan memang lewat dakwah.
06:08Karena ya Alhamdulillah gak sedikit juga.
06:10Yang benar-benar terlibat di.
06:13Walaupun bukan bandar besar atau dia misalkan orang yang ya orang IT-nya bandar lah.
06:19Tapi orang-orang yang di pihak bandar berhenti setelah mendengar podcast atau kajian.
06:24Ada Alhamdulillah yang berhenti main dari sudut pandang pemain setelah dengerin podcast atau apa yang saya sampaikan di kajian juga
06:32gak sedikit.
06:33Sehingga Anda mau bilang penegakan hukum tidak cukup?
06:35Sebetulnya harusnya cukup.
06:38Karena dulu kan sebetulnya di Islam juga ada sistem hukum kan untuk supaya tidak ada kezoliman.
06:44Cuman kenapa saya tidak main di hukum?
06:47Ya saya bukan tukang hukum.
06:48Nah saya tau-tau pulang dari sana balik lagi jadi warga biasa, rakyat biasa, warga sipil.
06:55Ya udah ngaji, nembus dosa yang lama, tobat yang benar.
07:00Terus mudah-mudahan di waktu yang sisa sampai sebelum mati ini mudah-mudahan nyampein kebaikan.
07:05Mudah-mudahan orang berhenti berbuat buruk atau berubah jadi orang yang baik.
07:09Kalau kemudian Anda meyakini ini baru puncak gunung esnya.
07:13Seberapa darurat sebetulnya ancaman judi daring ini di negara kita sekarang?
07:19Ya darurat banget ya.
07:21Karena yang kena sekarang udah di level yang seharusnya belum kenal kayak gituan.
07:26Anak SMP, bahkan guru.
07:29Anak yang cerita-cerita di DM atau kayak di kajian.
07:33Ya mereka anak sekolah.
07:35Karena aksesnya mudah, ekonomi sulit, pengen kaya cepet, agama nggak masuk jadi nggak peduli halal-haram.
07:41Sikat apapun yang bisa jadi duit.
07:44Jadi ya masalahnya di situ.
07:46Dan itu dia, ditutup-tutupnya masalahnya kayak contoh.
07:51Misalkan penyedia gamenya, dia adanya di Eropa.
07:53Di Eropanya itu dianggapnya sebagai permainan, boleh.
07:56Atau misalkan kayak di Amerika juga ada.
07:58Las Vegas jelas-jelas itu gimana mau ditutup.
08:00Udah di sana dianggap jadi legal.
08:01Cuman kan ya, ya gitulah hukum manusia begitu.
08:05Kita ngelarang nih bahwa komer nggak boleh dijual sini.
08:09Seribu ulama berfatwa bahwa komer nggak boleh, judi nggak boleh.
08:12Bisa kalah sama satu tanda tangan pemimpin yang mengizinkan komer dijual di situ.
08:16Yang jualan bir pinggir jalan bisa pada itu ditutup-tutupin.
08:19Kenapa di diskotik boleh?
08:20Kayak gitu aja lucu.
08:21Di Las Vegas boleh.
08:23Giliran yang kecil-kecil kayak gini bisa ditutupin.
08:25Sehingga saran Anda buat otoritas penegak hukum,
08:29kalau betul kemudian ada niat untuk memberantas judi daring sampai ke akar-akarnya,
08:35harus berbuat sampai level mana?
08:38Jangan dikasih izin sama sekali apapun itu.
08:41Semuanya yang berkaitan dengan judi ditutup.
08:43Nggak cuma judi ya.
08:44Ya kamer, ya prostitusi.
08:47Kalau misalnya benar-benar dijalankan,
08:49ya sesuai syariat Islam,
08:51ya berarti ya mohon maaf,
08:52jangan kan judi dan segala macam.
08:53Merokok aja bahkan bisa diharamkan.
08:55Nggak boleh.
08:56Cuman ya masalahnya ya ini masih belum negara Islam.
09:00Masih belum menggunakan aturannya Allah.
09:03Sampai Anda bilang bahwa ada oknum tertentu yang jadi backing di situ,
09:07itu masih menjadi keraguan Anda?
09:10Iya, karena masih ada itu.
09:11Itu di semua unsurnya terpenuhi.
09:13Yang menjadi backingnya ada,
09:15yang mau pengen jadi pemain cepat kaya ada,
09:18yang pengen jadi bandar juga ada,
09:19yang pengen jadi IT,
09:21bukan kerja di perusahaan teknologi,
09:23tapi pengen jadi kerja di perusahaan judi juga ada.
09:28Sampai kuliah loh itu orang.
09:29Untuk jadi kerja IT di web judi.
09:32Ya kena,
09:34yaudah makanya cuma bisa dakwah.
09:36Mereka berhenti dari ya kayak begitu.
09:39Kecuali, misalkan misalkan saya terlahir misalkan jadi kaisarnya dunia,
09:43satu dunia tunduk sama aturan saya.
09:44Sederhana, mana yang boleh buka?
09:46Kata Quran boleh nggak?
09:47Baru boleh.
09:48Kata Quran nggak boleh?
09:49Tutup semua.
09:50Ya masalahnya kan belum pakai aturan Quran kita itu.
09:52Baik.
09:53Yang jelas apa yang kami diskusikan ini saudara,
09:56bukan bermaksud untuk mengedukasi,
09:58untuk melakukan tindakan kejahatan yang sama,
10:00tapi kami menjelaskan bahwa inilah realita yang terjadi dengan harapan
10:04semoga aparat penegak hukum kita bisa bertindak lebih sigap,
10:07lebih tepat,
10:08agar betul semangat untuk memberantas judi daring ini
10:11benar-benar bisa direalisasikan.
10:13Ko Dennis, terima kasih banyak ya.
10:15Terima kasih banyak.
10:15Sudah mau berbagi cerita bersama kami kali ini.
10:17Terima kasih juga untuk Anda yang sudah menyaksikan Rosie.
10:20Kita jumpa lagi pekan depan.
10:21Saya Tifal Solesa, tetap di Kompas TV.
10:24Independen.
10:25Tuh percaya.
10:30Terima kasih.
Komentar