Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendakwah sekaligus mantan bandar judi online, Dennis Lim, mengungkap alasan mengapa banyak orang masih terjebak dalam praktik judi daring meski sadar risikonya besar.

Menurut Dennis, sistem judi online memang dirancang agar bandar selalu mendapatkan keuntungan.

Ia menjelaskan, bandar judi online membangun sistem permainan yang membuat mereka tetap berada di posisi aman secara bisnis.

Dennis bahkan menilai, jika benar judi bisa membuat pemain kaya secara konsisten, tidak akan ada orang yang memilih menjadi bandar judi.

Menurut Dennis, judi online tetap memberi peluang kemenangan kepada sebagian pemain agar menarik lebih banyak orang untuk terus bermain.

Namun, kata dia, banyak pemain merasa dirinya akan menjadi bagian dari sedikit orang yang menang tersebut.

Ia menyebut harapan cepat kaya dengan cara instan menjadi salah satu faktor utama banyak orang terus bermain judi online.

Dennis juga menyinggung pola pikir sebagian pemain yang menganggap uang kalah judi hanya sebagai hiburan sementara karena masih akan menerima gaji berikutnya.

Dalam pengakuannya, Dennis mengungkap bahwa dahulu bandar judi online membatasi pemain dengan nominal deposit minimum cukup besar.

Namun kini, persaingan bisnis judi online membuat nominal bermain semakin murah sehingga menjangkau lebih banyak kalangan.

Ia bahkan menyoroti bahwa nominal kecil tersebut membuat pelajar hingga pekerja informal dapat ikut bermain.

Menurut Dennis, kondisi itu membuat judi online semakin berbahaya karena menyasar kelompok yang belum memiliki kemampuan finansial maupun kontrol diri yang matang.



Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/1h5oyCtoVVU



#dennislim #judol #indonesia




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/668978/dennis-lim-bongkar-psikologi-judi-online-semua-orang-ngerasa-pasti-menang-rosi
Transkrip
00:00Saya masih berdiskusi dengan seorang pendakwah yang punya pengalaman masa lalu
00:04sebagai bandar judi daring di Thailand, Dennis Lim.
00:07Anda pernah bicara kepada kami ko Dennis tahun 2024 lalu di kanal Youtube Kompas TV
00:13dan menyampaikan bahwa sebetulnya judi daring ini lebih ke penipuan.
00:17Kalau pakai bahasa saya, apapun bisa disetting dari awal oleh operator judi daring itu,
00:23lewat situs itu, seolah-olah judi tapi ujung-ujungnya adalah keuntungan sepenuhnya ada di tangan bandar.
00:28di tangan pemilik yang punya situs judi daring itu.
00:32Tapi faktanya masih ada orang-orang yang terjerat judi daring ini.
00:36Apa problemnya? Apa masalahnya sampai banyak orang masih terlibat di lubang yang sama, lubang judi daring itu?
00:44Karena kalau judi betulan itu, ini ada kartu satu nih, taruhan yuk yang keluar ganjil atau genap.
00:50Satu pasti menang, satu pasti kalah. Itu betulan judi.
00:52Kalau ini kan memang betul, pasti yang montung bandar gitu.
00:55Cuman, ibarat gini lah, bandar kan sama-sama kayak orang umum juga.
01:01Dia sama-sama pengen sekolahin anaknya, bikin dapur ngebul di rumahnya, bahkan mungkin jajanin selingkuhannya.
01:08Maka dia cari sistem di mana dia bisa selalu untung.
01:12Makanya bikinnya web judi.
01:13Kalau memang ada tata cara untuk jadi kaya sampai mati dengan cara main judi,
01:18nggak akan ada orang mau jadi bandar, ngapain jauh-jauh ke Kamboja dengan segala macam resikonya.
01:23Rebutan lahan di pasar aja bisa ada yang mati, nyuruh orang bunuh kok.
01:26Apalagi yang disana bisnis haram miliaran gitu kan.
01:29Sebetulnya masih ada resikonya.
01:31Cuman, ya itu dia.
01:34Kami tawarkan sistem untuk supaya kalau kamu lagi kebagian menang, ya memang bisa ada menang.
01:41Cuman kan nggak perlu dikasih banyak.
01:43Contoh, 10 orang main, 8 kalah, 2 menang.
01:48Manusia, entah gimana, mereka suka ngerasa, saya pasti si 2 orang beruntung tersebut.
01:53Jangankan main judi.
01:55Dulu zaman kita beli pasta gigi, kirimkan, 1 juara kirim ke PO Box.
01:59Juara 1 se-Indonesia, ayo siapa yang tetap ngirim bungkus odol tuh.
02:03Bisa pende amat yakin menang gitu kan.
02:06Dan mereka juga akhirnya, yaudahlah, daripada duit gue abis besok udah gajian lagi nih.
02:10Ada sisa duit, gue pe.
02:11Siapa tahu besok bisa jadi 20 juta.
02:13Dengan cara dimainin.
02:15Kalau kalah, yaudahlah besok juga ada gajian lagi.
02:17Anggeplah ini biaya seneng-seneng.
02:19Berarti apa daya pikatnya sampai masih banyak orang yang mau tetap judi daring itu?
02:23Ya itu dia, ada orang yang pengen tetap cepat kaya.
02:25Dengan cara gampang.
02:28Dan kalau misalkan kalah, mereka bisa mikir.
02:31Yaudah, ini biaya seneng-seneng.
02:33Karena ya di kasino-kasino yang fisik,
02:36itu memang ada orang yang dia sebetulnya orang kaya.
02:39Dia seneng mainnya aja.
02:41Seneng deg-degan nunggu kartu kebuka aja.
02:43Bagi dia kalau kalah, gak apa-apa.
02:45Ini ibarat kayak misalkan kita beli tiket bioskop, ada biayanya.
02:48Main roller coaster, ada biayanya.
02:50Ini juga main ada biayanya.
02:52Biayanya mungkin dianggap jadi kekalahan.
02:54Cuman kan, kalau yang di kasino kayak gitu bisa jadi orang yang betulan kaya.
02:58Dia tahu kapan harus berhenti.
02:59Ini cuma biaya seneng-senengnya dia.
03:01Tapi ketika yang buka tambah banyak,
03:04dulu kami sampai ngebatasin pemain minimal deposit 500 ribu.
03:08Atau 100 ribu lah.
03:09Di bawah itu kami gak terima kelas 3 yang receh.
03:11Sekarang yang buka tambah banyak.
03:14Ibarat yang mancing tambah banyak ikannya segitu-gitunya.
03:17Ya kayak tukang ayam geprek.
03:18Mau harus aduh harga lebih burah.
03:20Akhirnya 10 ribu pun mereka terima.
03:21Siapa yang punya duit 10 ribu?
03:23Yang markirin, anak SMP.
03:26Dan mereka yang seperti itu gak punya kemampuan finansial.
03:30Oke misalkan kami bikin minimal main 500 ribu.
03:32Bisa jadi gaji dia sebulan 20 juta.
03:34Orang yang digaji 20 juta.
03:36Biasa jadi dia punya kecerdasan yang lebih untuk.
03:39Makanya dia bisa digaji sebesar itu.
03:40Dan dia tahu kapan harus berhenti.
03:42Dan Anda mau mengamini apa data yang pernah dikeluarkan PPATK waktu itu.
03:46Bahwa kelas ekonomi ke bawah.
03:48Bahkan mereka yang statusnya pelajar pun bisa terjerat dalam lingkaran judidaring itu.
03:52Aksesnya gampang, pengen cepat dapet duit gitu kan.
03:56Tapi kalau ditarik panjang ya pasti menang si bandar.
03:59Cuman mereka cukup senang ketika akhirnya yaudah hari ini kalah 100 ribu.
04:02Yaudah hari ini kalah 100 ribu.
04:03Yaudah hari ini kalah 100 ribu.
04:04Sesekali nanti ada momen dimana setelah 4 minggu dia baru menang.
04:07Wih 100 ribu jadi sejuta seratus.
04:09Kalau dihitung mundur dari kalah 100 ribu perharinya.
04:12Udah berapa banyak.
04:13Cuman saya melihat fenomenanya kita juga melihat begini kan.
04:17Sudah berkali-kali kita mendengar dari otoritas terkait.
04:20Menyampaikan kita akan berantas judidaring ini.
04:23Tapi kemudian perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam tindak kejahatan itu tetap tumbuh.
04:29Bahkan kita melihat ada sindikat jaringan internasional yang justru ada di Jakarta.
04:34Jadi kita bisa berharap apa lagi kalau begitu?
04:37Makanya saya larinya ke Allah ya.
04:40Siapa tahu Allah kasih hidayah ke semuanya.
04:42Karena ibarat dia ini mulut sampai bebusa, bekoar-koar untuk supaya gimana caranya berhenti judi.
04:49Kan mohon maaf kan bukan dari sudut pandang pemain yang pasti kalah.
04:52Pemain tuh gampang tobat kok.
04:54Karena ujung-ujungnya pasti kalah.
04:55Tapi kalau misalnya udah dibilangin.
04:57Bahkan tadi sampai disebutin kan.
04:58Mantan, bandar.
04:59Ya bandarnya aja udahan.
05:01Masa kamu pemain yang gak udahan.
05:02Dan susahnya diberantas judi daring ini sebatas pada kemauan atau ada hal yang sistemik lagi disini?
05:07Kemauan sih sebetulnya.
05:09Karena kalau bicara gara-gara judi ada gara-gara ekonomi sulit.
05:13Saya masih kenal ke orang-orang yang mereka berkata.
05:15Saya mendigmati daripada ngambil yang haram.
05:18Cuman semua unsurnya masih ada.
05:20Kayak kenapa prostitusi ada?
05:21Perempuan yang pengen kaya cepetnya ada.
05:24Mau minum belangnya ada.
05:25Tukang antar jemputnya aja ada.
05:26Lengkap semua unsur.
05:28Running.
05:30Demandnya masih ada soalnya.
05:31Ya sekarang orang yang pengen kaya cepet ada.
05:34Yang pengen jadi bandarnya juga ada.
05:35Yang pengen nge-backingin juga ada.
05:37Sistem untuk agar itu tidak cepat tumbuh apakah cukup kuat menurut Anda?
05:41Itu dia.
05:42Kenapa larinya ke Allah?
05:43Karena kalau misalkan akhirnya hidayah itu masuk.
05:46Yang main jadi takut dosa gak mau main.
05:49Yang jadi bandar juga takut dosa akhirnya tobat.
05:51Yang nge-backingin juga dapat hidayah akhirnya gak mau nge-backingin.
05:54Indah.
05:55Tapi kayaknya nanti itu mah di surga.
05:57Dan cara memberantas judi daring ini buat Anda sebatas penegakan hukum atau ada pendekatan lain?
06:05Yang pendekatan yang saya lakukan memang lewat dakwah.
06:08Karena ya Alhamdulillah gak sedikit juga.
06:10Yang benar-benar terlibat di.
06:13Walaupun bukan bandar besar atau dia misalkan orang yang ya orang IT-nya bandar lah.
06:19Tapi orang-orang yang di pihak bandar berhenti setelah mendengar podcast atau kajian.
06:24Ada Alhamdulillah yang berhenti main dari sudut pandang pemain setelah dengerin podcast atau apa yang saya sampaikan di kajian juga
06:32gak sedikit.
06:33Sehingga Anda mau bilang penegakan hukum tidak cukup?
06:35Sebetulnya harusnya cukup.
06:38Karena dulu kan sebetulnya di Islam juga ada sistem hukum kan untuk supaya tidak ada kezoliman.
06:44Cuman kenapa saya tidak main di hukum?
06:47Ya saya bukan tukang hukum.
06:48Nah saya tau-tau pulang dari sana balik lagi jadi warga biasa, rakyat biasa, warga sipil.
06:55Ya udah ngaji, nembus dosa yang lama, tobat yang benar.
07:00Terus mudah-mudahan di waktu yang sisa sampai sebelum mati ini mudah-mudahan nyampein kebaikan.
07:05Mudah-mudahan orang berhenti berbuat buruk atau berubah jadi orang yang baik.
07:09Kalau kemudian Anda meyakini ini baru puncak gunung esnya.
07:13Seberapa darurat sebetulnya ancaman judi daring ini di negara kita sekarang?
07:19Ya darurat banget ya.
07:21Karena yang kena sekarang udah di level yang seharusnya belum kenal kayak gituan.
07:26Anak SMP, bahkan guru.
07:29Anak yang cerita-cerita di DM atau kayak di kajian.
07:33Ya mereka anak sekolah.
07:35Karena aksesnya mudah, ekonomi sulit, pengen kaya cepet, agama nggak masuk jadi nggak peduli halal-haram.
07:41Sikat apapun yang bisa jadi duit.
07:44Jadi ya masalahnya di situ.
07:46Dan itu dia, ditutup-tutupnya masalahnya kayak contoh.
07:51Misalkan penyedia gamenya, dia adanya di Eropa.
07:53Di Eropanya itu dianggapnya sebagai permainan, boleh.
07:56Atau misalkan kayak di Amerika juga ada.
07:58Las Vegas jelas-jelas itu gimana mau ditutup.
08:00Udah di sana dianggap jadi legal.
08:01Cuman kan ya, ya gitulah hukum manusia begitu.
08:05Kita ngelarang nih bahwa komer nggak boleh dijual sini.
08:09Seribu ulama berfatwa bahwa komer nggak boleh, judi nggak boleh.
08:12Bisa kalah sama satu tanda tangan pemimpin yang mengizinkan komer dijual di situ.
08:16Yang jualan bir pinggir jalan bisa pada itu ditutup-tutupin.
08:19Kenapa di diskotik boleh?
08:20Kayak gitu aja lucu.
08:21Di Las Vegas boleh.
08:23Giliran yang kecil-kecil kayak gini bisa ditutupin.
08:25Sehingga saran Anda buat otoritas penegak hukum,
08:29kalau betul kemudian ada niat untuk memberantas judi daring sampai ke akar-akarnya,
08:35harus berbuat sampai level mana?
08:38Jangan dikasih izin sama sekali apapun itu.
08:41Semuanya yang berkaitan dengan judi ditutup.
08:43Nggak cuma judi ya.
08:44Ya kamer, ya prostitusi.
08:47Kalau misalnya benar-benar dijalankan,
08:49ya sesuai syariat Islam,
08:51ya berarti ya mohon maaf,
08:52jangan kan judi dan segala macam.
08:53Merokok aja bahkan bisa diharamkan.
08:55Nggak boleh.
08:56Cuman ya masalahnya ya ini masih belum negara Islam.
09:00Masih belum menggunakan aturannya Allah.
09:03Sampai Anda bilang bahwa ada oknum tertentu yang jadi backing di situ,
09:07itu masih menjadi keraguan Anda?
09:10Iya, karena masih ada itu.
09:11Itu di semua unsurnya terpenuhi.
09:13Yang menjadi backingnya ada,
09:15yang mau pengen jadi pemain cepat kaya ada,
09:18yang pengen jadi bandar juga ada,
09:19yang pengen jadi IT,
09:21bukan kerja di perusahaan teknologi,
09:23tapi pengen jadi kerja di perusahaan judi juga ada.
09:28Sampai kuliah loh itu orang.
09:29Untuk jadi kerja IT di web judi.
09:32Ya kena,
09:34yaudah makanya cuma bisa dakwah.
09:36Mereka berhenti dari ya kayak begitu.
09:39Kecuali, misalkan misalkan saya terlahir misalkan jadi kaisarnya dunia,
09:43satu dunia tunduk sama aturan saya.
09:44Sederhana, mana yang boleh buka?
09:46Kata Quran boleh nggak?
09:47Baru boleh.
09:48Kata Quran nggak boleh?
09:49Tutup semua.
09:50Ya masalahnya kan belum pakai aturan Quran kita itu.
09:52Baik.
09:53Yang jelas apa yang kami diskusikan ini saudara,
09:56bukan bermaksud untuk mengedukasi,
09:58untuk melakukan tindakan kejahatan yang sama,
10:00tapi kami menjelaskan bahwa inilah realita yang terjadi dengan harapan
10:04semoga aparat penegak hukum kita bisa bertindak lebih sigap,
10:07lebih tepat,
10:08agar betul semangat untuk memberantas judi daring ini
10:11benar-benar bisa direalisasikan.
10:13Ko Dennis, terima kasih banyak ya.
10:15Terima kasih banyak.
10:15Sudah mau berbagi cerita bersama kami kali ini.
10:17Terima kasih juga untuk Anda yang sudah menyaksikan Rosie.
10:20Kita jumpa lagi pekan depan.
10:21Saya Tifal Solesa, tetap di Kompas TV.
10:24Independen.
10:25Tuh percaya.
10:30Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan