KOMPAS.TV - Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing menjadi sorotan global, bukan hanya karena isu perang dagang, tetapi juga karena konflik Amerika Serikat dengan Iran yang kini menjadi agenda utama pembicaraan kedua negara.
Lalu muncul pembicaraan bahwa Tiongkok mulai mengambil peran lebih aktif dalam diplomasi perdamaian.
Pertanyaannya, apakah Tiongkok kini sedang mempersiapkan diri menjadi mediator utama baru dalam konflik AS-Iran? Apakah peran Pakistan mulai bergeser? Dan sejauh mana kepentingan ekonomi dan energi mempengaruhi langkah diplomatik Beijing?
Untuk membahas hal ini lebih dalam, malam ini telah hadir Heribertus Jaka Triyana, Guru Besar Hukum Internasional FH UGM, dan Dinna Prapto Raharja, Pakar Hubungan Internasional Synergy Policies.
#as #iran #tiongkok
Baca Juga Detik-Detik Bareskrim Gerebek Tempat Peredaran Narkoba Terselubung di Jakbar di https://www.kompas.tv/nasional/668981/detik-detik-bareskrim-gerebek-tempat-peredaran-narkoba-terselubung-di-jakbar
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/668983/full-pakar-hi-guru-besar-hi-soal-pertemuan-trump-xi-jinping-disorot-tiongkok-bisa-jadi-mediator
Lalu muncul pembicaraan bahwa Tiongkok mulai mengambil peran lebih aktif dalam diplomasi perdamaian.
Pertanyaannya, apakah Tiongkok kini sedang mempersiapkan diri menjadi mediator utama baru dalam konflik AS-Iran? Apakah peran Pakistan mulai bergeser? Dan sejauh mana kepentingan ekonomi dan energi mempengaruhi langkah diplomatik Beijing?
Untuk membahas hal ini lebih dalam, malam ini telah hadir Heribertus Jaka Triyana, Guru Besar Hukum Internasional FH UGM, dan Dinna Prapto Raharja, Pakar Hubungan Internasional Synergy Policies.
#as #iran #tiongkok
Baca Juga Detik-Detik Bareskrim Gerebek Tempat Peredaran Narkoba Terselubung di Jakbar di https://www.kompas.tv/nasional/668981/detik-detik-bareskrim-gerebek-tempat-peredaran-narkoba-terselubung-di-jakbar
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/668983/full-pakar-hi-guru-besar-hi-soal-pertemuan-trump-xi-jinping-disorot-tiongkok-bisa-jadi-mediator
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
00:06jadi sorotan global bukan hanya karena isu perang dagang
00:10tapi juga karena konflik Amerika Serikat dengan Iran
00:12yang kini menjadi agenda utama pembicaraan kedua negara.
00:16Lalu muncul pembicaraan bahwa Tiongkok mulai mengambil peran lebih aktif dalam diplomasi perdamaian.
00:22Pertanyaan berikutnya, apakah Tiongkok kini sedang mempersiapkan diri menjadi mediator utama baru
00:28dalam konflik AS-Iran? Apakah peran Pakistan mulai bergeser?
00:32Dan sejauh mana kepentingan ekonomi dan energi memengaruhi langkah diplomatik Beijing?
00:36Untuk membahas hal ini lebih dalam, mari kita berdiskusi
00:39bersama Heribertus Jakatriana, Guru Besar Hukum Internasional FHUGM
00:44dan Dina Praptor Raharja, Pakar Hubungan Internasional Synergy Polisis.
00:49Selamat malam Pak Jakar, juga Mbak Dina.
00:53Selamat malam Mbak Priska.
00:55Selamat malam saya ke Mbak Dina dulu.
00:57Mbak Dina, tadi kan kita melihat gestur yang hangat ya antara si Jinping juga Donald Trump
01:03di tengah konflik AS-Iran yang masih berlangsung.
01:06Bagaimana kita membaca ini?
01:08Apakah bisa Tiongkok jadi mediator yang lebih aktif untuk AS dan Iran?
01:13Ini pertemuan yang bersejarah untuk kedua negara dari sisi hubungan bilateral.
01:19Jadi kalau dari segi protokol, kenegaraan,
01:22dua-duanya sedang mengambil peranan yang benar, cara yang tepat untuk menunjukkan gesture yang baik.
01:30Apalagi dua negara ini memang tidak bisa disangkal adalah dua negara yang punya peranan penting saat ini
01:38di beberapa front.
01:39Bukan hanya urusan ekonomi sebenarnya, tapi juga soal modernisasi persenjataan militer
01:47dan juga soal teknologi.
01:50Jadi kalau bicara soal hubungan bilateral ke dua negara ini,
01:54gesture baik tadi itu harus kita artikan sebagai cara mereka berdua untuk saling apresiasi.
02:01Temuan catatan saya adalah,
02:02perhatikan bahwa kalau si Jinping itu memberi tekanan pada hubungan dua negara,
02:08dia menyebutkan Amerika Serikat dengan China,
02:11kemudian balance antara dua negara ini penting sebagai mitra yang baik gitu kan.
02:17Sementara kalau Donald Trump fokusnya pada individu,
02:19pada personalistik si Jinping yang dia bilang,
02:23teman baik yang selalu bisa ditelepon kapan aja.
02:25Ini kan menunjukkan dua pendekatan yang berbeda juga dalam melihat
02:30atau mau menyikapi lah pertemuan ini sebenarnya.
02:33Jadi nanti kita bisa bahas detailnya ya, itu jadi menarik.
02:37Dan Pak Jaka, antara si Jinping dengan Donald Trump secara pribadi,
02:44maupun sebagai kepala negara,
02:46apa yang akan berbeda dari pertemuan yang saat ini berlangsung menurut Anda?
02:51Yang jelas, pertemuan antara perwakilan Iran itu sudah berlangsung.
02:57Sekarang gentian Amerika ketemu sama Tiongkok.
03:01Nah, saya kira ada situasi, kondisi, momentum, dan juga kepentingan
03:05yang pasti juga akan berbeda.
03:08Kita tahu, sekarang tuan rumahnya itu adalah Tiongkok.
03:12Tamunya itu ada Iran, ada Amerika.
03:14Tentu tamu-tamu ini pasti datang dengan kepentingannya
03:17yang akan dibicarakan dengan tuan rumah.
03:19Saya kira tuan rumah sedang memainkan peran
03:21untuk satu, mengayomi semuanya
03:24dalam kerangka hubungan bilateral antara Cina dengan Amerika
03:28dan juga Cina dengan Iran.
03:30Saya memprediksikan nanti Cina itu akan menjadi mediator
03:35yang memfasilitasi pertemuan-pertemuan
03:38atau kepentingan-kepentingan antara Iran dengan Amerika.
03:41Sehingga konteksnya adalah
03:43terjadi satu pertemuan-pertemuan yang intens
03:46menjadi sebuah mediasi yang baik.
03:49Tetapi Cina pasti tidak akan pernah menjadi penjamin
03:53untuk kepentingan Amerika dan Iran
03:55dalam menyelesaikan konflik di antara dua negara ini.
03:58Karena kalau bicara soal Tiongkok
04:01ini punya kepentingan yang sama
04:04kepada Amerika Serikat maupun Iran.
04:06Jadi tidak mungkin Tiongkok ini akan mengambil sisi.
04:10Begitu ya Mbak Dina ya?
04:13Cina itu negara besar.
04:15Negara yang sudah investasi panjang
04:18sejak awal tahun 2000 lah kira-kira
04:21untuk masuk ke dalam sistem internasional
04:25perlahan tapi pasti dia melakukan liberalisasi
04:28perdagangan ikut aturan WTO
04:31bahkan kemudian melakukan investasi besar-besaran
04:35lewat Belt and Road Initiative.
04:36Senyap tetapi konsisten dan besar gitu ya investasinya.
04:42Jadi kita tidak bisa melihat Cina melakukan
04:46satu upaya ini sebenarnya dalam semalam.
04:49Investasi yang dilakukan uji cobanya itu sudah banyak
04:52dan bahkan rugi juga di beberapa titik
04:55seperti sejumlah negara di Afrika
04:57kemudian juga di Asia Selatan.
05:00Dia mengalami kerugian juga karena
05:01kemudian negara yang diajak kerjasama
05:03gak bisa bayar hutangnya gitu kan default.
05:06Jadi dia tahu persis lah.
05:09Cina tahu persis bahwa
05:10berhubungan dengan Amerika Serikat itu
05:12bukan hal yang mudah gitu.
05:16bukan hal yang tidak tricky gitu.
05:17Banyak triknya juga sebenarnya.
05:20Dan
05:22satu momen sebelum kejadian ini
05:24kita tahu persis lah
05:25Trump itu kan meninggalkan
05:26satu ancaman yang sangat serius pada Iran.
05:29Dan ancaman itu jelas menuju pada
05:32soal senjata nuklir.
05:33Dan
05:35Trump pun
05:36si Rubio itu
05:38si Menteri Luar Negerinya kan juga bilang
05:40satu isu yang
05:41mengganjal selalu buat Amerika Serikat
05:43adalah soal Taiwan.
05:44Jadi gak
05:45dia lupa
05:46soal
05:47dua hal
05:48kunci ini yang
05:50akan selalu menjadi
05:51penghalang lah.
05:53Jadi menurut saya
05:54kembali
05:54China pasti akan memikirkan
05:56nomor satu itu
05:57supaya agenda dia
05:582049
05:59menjadi
06:00pusat
06:01pertumbuhan dunia
06:02yang
06:04independen
06:05yang
06:05paling modern
06:07militernya
06:08yang punya dominasi ekonomi
06:10itu harus jadi dulu.
06:11Jadi
06:12kan tapi pasti
06:13dia menuju ke sana dulu
06:14Mbak Priskan menurut saya.
06:16Yang soal Taiwan tadi
06:17menarik juga
06:17Mbak Dina saya
06:18tanya ke Pak
06:19Jaka.
06:20Salah satu
06:21topik pertemuan
06:21atau yang disinggung oleh
06:22Presiden Xi Jinping adalah
06:24Tiongkok mengingatkan
06:25Trump terkait
06:26isu Taiwan
06:26jangan sampai isu Taiwan ini
06:28bisa mengganggu
06:28hubungan kedua negara.
06:30Apa yang kita baca
06:30dengan pernyataan
06:32yang disampaikan
06:32secara gamblang oleh
06:33Xi Jinping?
06:35Saya kira
06:36kita tahu bahwa
06:37politik luar negeri
06:39China itu adalah
06:40satu basisnya
06:41adalah transaksional.
06:42Lalu yang kedua
06:44China itu
06:44sangat menghargai
06:46sangat menghormati
06:47negara yang kuat
06:48dan bukan
06:49negara yang baik.
06:50Dalam kerangka
06:51hubungan kontekstual
06:52situasional
06:53dengan Iran
06:54kita bisa melihat
06:55bahwa
06:55ketika
06:56China terlibat
06:58di dalam
06:58mediasi
06:59ataupun
07:00pencapaian
07:01kesepakatan ini
07:02pasti akan ada
07:03transaksi terkait dengan
07:04kepentingan China
07:05atas Amerika
07:06yaitu apa?
07:07Terkait dengan
07:08masalah
07:08Taiwan.
07:10Sehingga
07:10paling nanti
07:11di mediokernya
07:12dalam waktu
07:132, 3,
07:14sampai 5 tahun
07:15Amerika
07:16pasti akan memberikan
07:17satu konsensi
07:18untuk tidak
07:18mengikut campur
07:19terkait dengan
07:20urusan di Taiwan
07:20sebagai satu
07:21bentuk
07:21kompensasi
07:22China
07:23menjadi
07:23fasilitator
07:24dan juga
07:25menjadi penekan
07:26kepentingan Iran
07:27atas kepentingan
07:28Amerika
07:29untuk menyedai
07:30konflik yang
07:30sedang terjadi.
07:32Ini kan menarik ya
07:33bagaimana
07:34ini jadi
07:35semacam
07:36kartu dan juga
07:37daya tawar
07:37Tiongkok
07:38untuk satu
07:39mengamankan
07:40soal Taiwan
07:41di sisi lain
07:42juga
07:42sebagai mediator
07:44dalam konflik
07:44Iran dan AS.
07:45Mbak Dina
07:46bagaimana
07:46implikasinya
07:47dengan proses
07:48mediasi
07:49yang sebenarnya
07:50masih terus
07:50diupayakan
07:51apalagi soal
07:52Taiwan
07:52secara
07:53lugas
07:54kalau kita
07:54kutip ini
07:55bahwa
07:56jika ditangani
07:57dengan tidak tepat
07:58kedua negara
07:59dapat berbenturan
08:00atau bahkan
08:00berkonflik
08:01mendorong seluruh
08:01hubungan
08:02China-AS
08:02ke dalam situasi
08:03yang sangat
08:04berbahaya
08:05kalau kata
08:06Xi Jinping
08:06seperti dikutip
08:07stasiun televisi
08:08pemerintah
08:09CCTV
08:10dan dilansir
08:10AFP
08:11apa yang
08:11Mbak Dina
08:12baca dengan
08:13hal ini?
08:14Lagi-lagi
08:15kita perlu
08:15melihat
08:16beberapa
08:16front sekaligus
08:17tidak bisa
08:18hanya dari
08:19statement
08:19yang lagi
08:20mengemuka
08:20saat ini
08:22sebelum
08:23kejadian ini
08:23Ayatullah
08:25Alikomeini
08:26Almarhum
08:27sudah pernah
08:27membuat
08:28satu statement
08:29tentang China
08:29dan itu
08:30menjadi
08:31satu hal
08:31yang sangat
08:32diingat
08:32oleh
08:33pihak-pihak
08:34di China
08:34bahkan
08:35mengubah
08:35behavior
08:36masyarakat
08:37China
08:37terhadap
08:38Iran
08:38katakan
08:40disitu
08:40bahwa
08:41Iran
08:42dan
08:42China
08:43adalah
08:43dua
08:43peradaban
08:44tua
08:44di dunia
08:45satu
08:46di sisi
08:46timur
08:47satu
08:47di sisi
08:47barat
08:48dan itu
08:49sebabnya
08:49dua negara
08:50ini
08:50selayaknya
08:51bekerjasama
08:51dengan lebih
08:52dekat
08:52dan karena
08:53hal itu
08:54masyarakat
08:54di China
08:55sekarang
08:55rame-rame
08:56belajar
08:56tentang
08:57Iran
08:57ingin
08:58tahu
08:58Iran
08:59bahkan
09:00di museum
09:00mereka
09:01itu
09:02jejak-jejak
09:02Iran
09:03dan Persia
09:04itu
09:04menjadi
09:05satu
09:05perhatian
09:06khusus
09:06dan sekarang
09:07kita tahu
09:08gara-gara
09:08perang
09:09di Iran
09:09Selat
09:10Hormuz
09:11ditutup
09:11yang terjadi
09:12adalah
09:12jejak
09:14rute
09:14Silk Road
09:15yang dulunya
09:16ada dari
09:17zaman abad
09:17kesekian
09:18menghubungkan
09:19China
09:20itu hidup
09:21kembali
09:22kereta apinya
09:23sudah mulai
09:24beroperasi
09:24sehingga
09:25ada satu
09:27hal yang sentimental
09:28yang kita
09:28tidak bisa
09:29gambarkan
09:30secara
09:31hanya politis
09:32tapi sisi
09:33sosial
09:33ekonomi
09:34ini
09:34juga hidup
09:35kembali
09:35dan ini
09:36menurut saya
09:37lebih tidak bisa
09:38disuppress oleh
09:39narasi
09:39politik
09:40misalnya
09:41Amerika Serikat
09:41semata
09:42jadi kalau
09:43Amerika Serikat
09:45China
09:45sebagai mediator
09:46menurut saya
09:47itu sebenarnya
09:48paling banter
09:49paling
09:49gedenya
09:50itu di
09:51PBB
09:51karena di PBB
09:53itu kan
09:53Amerika Serikat
09:54lagi punya
09:54inisiatif
09:55sama Bahrain
09:56untuk
09:56mengecam
09:58Iran
09:58membuka
09:59Selat Hormuz
10:00minimal
10:01saya kira
10:02posisi
10:03China
10:04sebagai mediator
10:05yang tadi
10:05berbaik hati
10:07tapi tidak berlebihan
10:08tetap tahu
10:09posisi
10:09masing-masing
10:10itu adalah
10:11dengan posisi
10:12abstain
10:12abstain
10:13saja sudah
10:13lumayan itu
10:15sama seperti
10:15kejadian kemarin
10:16ketika
10:17bulan Maret
10:18ada
10:18inisiatif
10:20juga dari Bahrain
10:21yang kita tahu
10:21di belakang
10:22KASRikat
10:22supaya
10:23mengecam
10:24Iran
10:24atas serangan
10:25di negara
10:25teluk
10:26kan
10:26China
10:27kasih
10:28abstain
10:28juga
10:29Rusia
10:29juga
10:29kasih
10:30abstain
10:30jadi
10:31tak akan-akan
10:32yaudah
10:32kita tidak
10:33mengecam
10:33Iran
10:34per se
10:36tapi
10:36yaudah
10:37kita biarkan
10:38negara lain
10:38mengambil
10:39posisinya
10:40soal
10:41Iran
10:41dan mereka
10:42tetap mengambil
10:43keuntungan
10:44China tetap
10:44mengambil keuntungan
10:45dari posisi
10:45dekatnya
10:46dengan Iran
10:46jadi
10:47kembali
10:48ke target
10:50awalnya
10:50China
10:51kita harus melihat
10:52bahwa
10:52China ini
10:53negara yang berhitung
10:54dengan hati-hati
10:55betul
10:55jadi
10:56kalaupun
10:57dia masuk
10:57ke dalam
10:58dunia
10:58negosiasi
10:59itu justru
11:00lebih banyak
11:01untuk mengumpulkan
11:02informasi
11:03yang nantinya
11:03bisa dia olah
11:04demi kepentingan
11:05dia
11:06menarik
11:07bagaimana
11:08hitung-hitungan
11:08langkah Tiongkok
11:09dalam posisi
11:10konflik Iran
11:11dan AS
11:12yang terus
11:12mengemuka
11:13dengan posisi
11:14Tiongkok saat ini
11:15yang strategis
11:15diantara
11:16kedua negara
11:17sesaat lagi
11:17kami akan bahas
11:18di Sapa Indonesia Malam
11:19jangan kemana-mana
11:22terima kasih Anda
11:23masih bersama
11:25Sapa Indonesia Malam
11:26kami masih berdiskusi
11:27dengan Heribertus
11:28Jakatriana
11:29Guru Besar Hukum
11:29Internasional
11:30FHUGM
11:31dan Dina Praptoraharja
11:32Pakar Hubungan
11:33International Synergy
11:34Polisis
11:35Pak Jakar
11:36dengan
11:37tadi kita sebelumnya
11:38sudah
11:38berbincang
11:39soal bagaimana
11:40Tiongkok
11:41punya perhitungan
11:42dalam posisinya
11:44saat ini
11:44terutama
11:45dalam pertemuan
11:46yang berlangsung
11:47dengan Amerika Serikat
11:48apa landscape
11:49yang bisa berubah
11:49pasca ini
11:51yang pertama
11:53kita harus ingat
11:54beberapa hal
11:55pertama
11:56bahwa
11:57kita bisa
11:58mengibaratkan
11:59yang namanya
12:00Tiongkok
12:00atau China
12:01saat sekarang
12:01itu memainkan
12:02peran sebagai
12:03perantara
12:04jual-beli tanah
12:05dia gak bisa
12:06tanda tangan akta
12:07dia tidak bisa
12:08mencantumkan namanya
12:09tapi tanpa
12:10kehadiran Tiongkok
12:11kedua belah pihak
12:12penjual dan pembeli
12:14itu tidak akan
12:14sampai pada
12:15satu keputusan
12:16nah keputusan ini
12:17kita juga bisa melihat
12:18sekarang sedang
12:19dalam proses
12:20perundingan pertemuan
12:21yang kalau kita lihat
12:23representasi dari
12:24perutusan Amerika
12:25itu kan luar biasa
12:26merepresentasikan
12:28high political power
12:29yaitu ada
12:30Peter Heskey
12:31dan Margot Rubio
12:32yang saya kira
12:33itu representasi
12:34high political deals
12:35yang disertai
12:36dengan kekuatan
12:37korporasi Amerika
12:38yang begitu besar
12:39sehingga
12:40kalau kita lihat
12:42saat sekarang
12:43Trump itu memang
12:44dalam posisi kesulitan
12:45tapi inilah takti
12:46yang sedang dimainkan
12:47untuk mempengaruhi
12:48China dengan
12:49kesepakatan-kesepakatan
12:50deal ekonomi
12:51yang pasti nanti
12:52akan dilanjutkan
12:54dengan kesepakatan
12:55terkait dengan
12:56perang yang terjadi
12:57dengan Iran
12:57nah setelah pertemuan ini
12:59mari kita lihat
13:00faktanya
13:00yang pertama
13:01apakah terjadi
13:03satu pernyataan-pernyataan
13:04resmi yang bobotnya
13:06itu nanti
13:06akan ada
13:07merucuk pada
13:08dua hal tersebut
13:09satu terkait dengan
13:10Iran
13:10kalau terjadi
13:11satu apa
13:12statement bersama
13:13bahwa Xi Jinping
13:15dan juga Trump
13:16itu menyatakan
13:17statement akan
13:18deeskalasi
13:19kita bisa berharap
13:20perang akan
13:21apa itu
13:22turun
13:22akan turun
13:23statusnya
13:24lalu dalam
13:24apa
13:25tiga atau lima hari
13:26seminggu ke depan
13:27kalau terjadi
13:28pergerakan-pergerakan
13:29penarikan kapal induk
13:30ataupun
13:31deeskalasi
13:32kekuatan militer
13:33saya kira ini nanti
13:34juga akan menjadi
13:34pertanda baik
13:35lalu kalau kita lihat
13:37nanti dalam
13:38setelah pertemuan ini
13:39misalnya
13:39Israel ngeyel
13:40nah ini akan menjadi
13:41batu sandungan
13:42yang saya kira akan
13:43berpengaruh
13:44mempengaruhi pertemuan
13:46antara Xi Jinping
13:46dengan Trump
13:47ke depannya
13:48untuk sampai pada
13:49yang disebut sebagai
13:50peace agreement
13:51diantara Amerika
13:52dan Iran
13:53yang dimediasi
13:54oleh China
13:55sehingga
13:55ini adalah satu proses
13:57yang bisa kita lihat
13:58dan semoga ini
13:59hasilnya baik
14:00untuk kepentingan bersama
14:01dan juga untuk
14:02mengeeskalasi
14:03situasi yang terjadi
14:05di kawasan telur
14:06seperti yang tadi
14:07Pak Jaka katakan
14:08Mbak Dina
14:09bagaimana
14:10rompongan ekonomi
14:12Amerika Serikat ini
14:13kan dibawa
14:14high profile
14:14ekonominya Amerika Serikat ini
14:16dibawa ke
14:17Tiongkok
14:18untuk
14:19upaya diplomasi
14:20yang dilakukan
14:21bilateral antara
14:22kedua negara
14:22tapi jika
14:23tawaran-tawaran ekonomi
14:25dibandingkan dengan
14:25tadi ada keterikatan
14:26sesama
14:27peradaban kuno
14:29bersejarah
14:30sesama
14:30ancient civilization
14:31mana yang
14:33bisa lebih
14:34mengikat
14:34untuk Tiongkok
14:36sikapnya
14:36Mbak Dina
14:37China itu
14:39jangka panjang
14:40melihat
14:41perkembangan
14:42segala sesuatunya
14:43karena dia juga
14:44pemimpinnya
14:45bisa stay
14:46dalam waktu
14:46term
14:47masa jabatan
14:49yang lebih panjang
14:49daripada Amerika Serikat
14:51sementara
14:51kalau Trump ini
14:52kan ngejar waktu
14:53ada
14:54satu taruhan
14:55besar juga
14:56midterm election
14:57yang besok bulan November
14:58gitu kan
14:58dan udah kelihatan tuh
15:00kinerja di
15:01partainya dia
15:02kinerja partai
15:03republikan itu
15:03turun
15:04ya kan
15:04gara-gara
15:06ketidakmampuan lah
15:07bahkan melindungi
15:08jalur perdagangan
15:10harga minyak
15:10setiap saat
15:11naik gitu kan
15:12di Amerika
15:13jadi
15:14satu hal yang dia
15:16coba ditembus oleh
15:17Amerika Serikat
15:18adalah deal jangka pendek
15:19makanya
15:20yang menarik
15:21sebenarnya adalah
15:22si China nih
15:23ngerti banget
15:24sepertinya
15:24sehingga
15:25satu yang dia
15:26sodorkan itu
15:27adalah
15:27minta akses
15:28chip dari
15:30NVDA
15:31untuk bisa
15:33tetap
15:34dijual
15:35kepada
15:35China
15:36dan ini
15:37kalau kita baca ya
15:38secara lebih
15:39spesifik
15:39apa saja sih
15:41sebenarnya
15:41yang menjadi
15:42keunggulan
15:43dari chipnya
15:43Amerika Serikat ini
15:44yang kemudian
15:45gak mungkin bisa
15:46di saat inilah
15:47setidaknya ya
15:48diproduksi oleh
15:49China
15:49itu
15:50ternyata memang
15:51soal teknologi
15:52persenjataan ya
15:53ujung-ujungnya
15:54karena secara
15:55simultan
15:55dia bisa mengolah
15:56data dalam jumlah
15:57yang sangat masif
15:58bahkan tanpa
15:59perlu
15:59apa namanya
16:02proses untuk
16:03istilahnya
16:04dikerjakan secara
16:05manual lah
16:05untuk meng-input
16:06ulang data
16:07setiap kali mereka
16:08mau melakukan
16:09satu tindakan
16:10gitu ya
16:11apapun itu
16:13itu
16:14China
16:15mas sadar betul
16:16kalau saja
16:17dia masih tetap
16:17punya akses
16:18maka dia
16:19masih tetap
16:20dapat deal yang
16:21positif
16:21karena itu
16:22tidak menghentikan
16:23apa yang sedang
16:23dikembangkan di China
16:24sementara
16:25justru kita belum
16:26dengar nih
16:27deal dari pihak
16:28Amerika Serikat
16:30sorry dari pihak China
16:31buat Amerika Serikat
16:32Amerika kan minta
16:33sebenarnya
16:34akses ke
16:35rare earth mineral ya
16:36supaya
16:38senjata-senjata
16:39yang sudah berkurang
16:40jumlahnya ini
16:41gara-gara perang Iran ini
16:42bisa diisi ulang
16:43dan itu
16:44untuk memproduksi itu
16:45butuh rare earth mineral
16:46yang 90%
16:47dikuasai oleh China
16:49jadi
16:50sebenarnya
16:50sih timpang
16:51cuman si Trump
16:52ini kayaknya masih
16:53belum sadar ya
16:55yang dia lihat itu
16:56lebih soal
16:57apa namanya
16:58surplus perdagangan
16:59harus kembali
17:00lebih banyak
17:02di Amerika Serikat
17:03makanya dia
17:04prioritaskan harus jual
17:05boing, harus jual
17:05daging, harus jual
17:06agriculture
17:07karena itu yang diraksan
17:08efeknya di masyarakat
17:10langsung
17:10jadi
17:10menurut saya
17:11memang
17:13ketimpangan ini
17:14antara China
17:15sama Amerika Serikat
17:16bukan isapan
17:17jempol belakai ya
17:18dari sisi
17:19jalur pengambilan
17:21keputusan
17:22kemudian
17:23masa jabatan
17:24itu sangat berpengaruh juga
17:25pada daya ungkit
17:27saat negosiasi
17:28artinya
17:29kalau sekarang
17:30Tiongkok dalam posisi yang
17:31nothing to lose
17:32gak dikejar apa-apa
17:34sebetulnya Trump
17:34dikejar waktu
17:35artinya bolanya
17:36harusnya ada di
17:37maksudnya
17:38kendalinya akan lebih banyak
17:39di Tiongkok
17:40begitu ya Mbak Dina ya
17:41betul
17:42kalau Pak Jaka
17:44dengan kondisi
17:45seperti ini
17:46apa sebenarnya
17:48yang bisa
17:49jadi
17:50daya tawar
17:51Tiongkok
17:52secara lebih lagi
17:53untuk perdamaian
17:55di kawasan
17:56Timur Tengah
17:57khususnya
17:57antara Iran
17:58dan Amerika Serikat
17:59karena begini
18:00bagaimanapun juga
18:01dengan konflik
18:02Amerika Serikat
18:02dan Iran
18:03yang dapat
18:04keuntungan kan
18:05Tiongkok
18:05mau ini
18:06konfliknya selesai
18:07sekarang
18:07ataupun tidak
18:08tapi Tiongkok
18:09sudah dapat
18:10untung dari hal ini
18:11tanda kutip
18:11Pak Jaka
18:13ya jelas
18:15ketika perang ini
18:16terjadi
18:17tentu yang sangat
18:18tidak diuntungkan
18:19itu adalah Amerika
18:20karena ada
18:20keterbatasan
18:21keterbatasan
18:22baik dari sisi
18:22ekonomi
18:23politik
18:23dan lain sebagainya
18:25kalau memang
18:26perang terus terjadi
18:27saya kira
18:27Cina juga
18:28mempunyai tekanan
18:29terkait dengan
18:29suplai minyak
18:31yang sangat
18:31mempengaruhi produktivitas
18:33oleh Cina
18:33sehingga
18:34akses terhadap
18:35apa itu
18:36ekspor minyak
18:37dari Iran
18:37itu kan juga harus
18:38tetap dijaga
18:39dalam jangka panjang
18:40saat sekarang
18:41yang tidak
18:41diuntungkan
18:42ketika terjadi
18:43katakanlah
18:44peace agreement
18:45ataupun
18:46kesepakatan damai
18:47antara Amerika
18:48dengan apa itu
18:49Iran itu kan
18:50sebenarnya malah Israel
18:51yang kalau kita lihat
18:52nanti endingnya
18:54misalnya ya
18:54ketika terjadi
18:56kesepakatan damai
18:57antara Amerika
18:58dengan Iran
18:59pasti Israel
19:00akan ngamuk lagi
19:01dan saya kira
19:01saat sekarang
19:02kalau terjadi perang
19:04itu yang diuntungkan
19:04memang Israel
19:05dalam kerangka
19:06apa itu hubungan
19:07bilateral
19:08antara Amerika
19:09Cina
19:10dengan
19:10Iran
19:11dengan Israel
19:12sehingga
19:13sekali lagi
19:14memang
19:14saat sekarang
19:15China
19:16atau Tiongkok
19:17itu sedang
19:18menjalankan
19:19sebagai penengah
19:20fasilitator
19:21dan
19:22dia tidak
19:22memberikan
19:23apa yang disebut
19:24sebagai mediator
19:25plus resource
19:26provider
19:27kenapa?
19:27karena
19:28China tidak memiliki
19:29resources
19:30yang memadai
19:31di kawasan
19:31misalnya
19:32kapal Indo
19:33kekuatan militer
19:34yang ada
19:34standby
19:35sebagai penjamin
19:36adanya satu
19:37kesepakatan
19:38yang mungkin
19:39bisa dilakukan
19:40antara Amerika
19:41dengan Iran
19:41dengan Israel
19:43dan lain sebagainya
19:43sehingga
19:44sekali lagi
19:44dia main di tengah
19:45dia mencari
19:47apa itu
19:47backdoor channel
19:48sebagai satu
19:49bentuk
19:49tekanan
19:50untuk bisa
19:50mempengaruhi
19:51para pihak
19:52semoga ini
19:52bisa ketemu
19:53dan saya setuju
19:54dengan
19:54Budina tadi
19:55dalam kerangka
19:56yang lebih
19:57komprehensif
19:58sebagai
19:58constructive engagement
19:59tentu pasti
20:00akan ada di
20:01PBB
20:01dan pasti
20:02standpoint
20:03dari Rusia
20:04dan China
20:05pasti akan
20:05abstain
20:06dan tidak akan
20:07pernah menggunakan
20:07veto-nya
20:09terakhir saya ke
20:10Mbak Dina
20:10menarik yang soal tadi
20:11kalau waktu
20:12di Pakistan
20:13saat perundingan
20:14damai
20:14yang tanda kutip
20:15cawe-cawe itu kan
20:16Israel
20:17ke Amerika Serikat
20:18tapi kalau ada
20:18Tiongkok di tengah-tengahnya
20:20apakah masih bisa
20:21Israel cawe-cawe?
20:22masih
20:23masih bisa
20:25tetap ya
20:26Israel ini
20:27Israel ini juga
20:28nothing to lose ya
20:29satu negara yang
20:30kampanye politik
20:32di dalam negerinya
20:33itu adalah
20:33soal eksistensi
20:35negaranya
20:36yang terancam
20:37gitu
20:37jadi
20:37dan
20:38apa namanya
20:40lawan politiknya
20:41dari Netanyahu
20:42ini sama-sama kanan
20:43jadi
20:43mereka sudah bersatu
20:45menjadi satu koalisi
20:46sekarang
20:46together
20:47koalisi
20:48kan
20:49ya lapit
20:50sama satu lagi
20:52itu
20:52jadi
20:52mereka
20:53dalam posisi
20:54sama-sama
20:55sudah di
20:55mentok lah
20:56jalur politik
20:57non-negotiable
20:59di sisi kanan
20:59yang militaristik
21:00itu sudah
21:01harga mati
21:02sekarang di Israel
21:03jadi
21:03menurut saya
21:04satu hal yang harus
21:05kita cermati
21:07sebenarnya
21:07kita ini bukan
21:08cuma penonton ya
21:09orang Indonesia
21:10juga bukan penonton
21:11dan kita lihat
21:11bahwa negara-negara
21:12di kawasan Timur Tengah
21:14kan sekarang juga
21:15udah gak mau lagi
21:16jadi sekedar penonton
21:17jadi
21:18yang harus
21:19sudah kita antisipasi
21:20adalah
21:20perkembangan
21:22yang semakin solid
21:23bahwa China itu
21:24bergerak
21:25makin memikirkan
21:26kepentingannya sendiri
21:27dan
21:28kalau kita perhatikan
21:29ini ya
21:30trendnya
21:31dia kan 70%
21:32oil itu
21:33minyak itu kan
21:34di impor
21:35dan
21:36semuanya gak langsung
21:37dipakai
21:38ada yang disimpan
21:39sebagian besar itu
21:40disimpan
21:40sementara dia
21:41memproduksi
21:42simpanan oil itu
21:44untuk apa
21:44untuk industri dia
21:46berkembang terus
21:47terutama produk-produk
21:48konsumsi
21:48yang kita rasakan lah
21:50barang-barang China
21:51juga banyak di sini
21:52sementara di sisi lain
21:53dia memproduksi
21:54barang-barang
21:56renewable energy
21:57yang generate
21:59seperti solar panel
22:00dan lain-lain
22:01bisa dibayangkan
22:02kekuatan China
22:03untuk menuju
22:04target 2049
22:05dan seperti apa
22:062049 dunia
22:08dimana Indonesia
22:09juga pastinya
22:10masih ada di situ
22:11jadi
22:12terus bisa
22:13mengantisipasi
22:14posisi kita itu
22:15sekarang berarti
22:16berada dalam
22:18mesin China
22:19yang bergerak
22:19semakin cepat
22:20justru dengan
22:21perang seperti ini
22:22dia bergerak
22:23semakin lincah
22:24dan pemasok
22:25utama minyak dia
22:26adalah
22:26Rusia
22:27Saudi
22:27Malaysia
22:28Irak
22:29sama Iran
22:30kalau masih ada
22:31dan Brazil
22:32semuanya itu
22:32bukan negara-negara
22:33yang dibawah pengaruh
22:34Amerika Serikat
22:35artinya
22:36gak ada
22:37ruang sebenarnya
22:38buat
22:38menyetop si
22:40China ini
22:40mereka mungkin
22:41hanya bisa
22:41memperlambat
22:42tapi tidak bisa
22:43menyetop
22:43artinya
22:44sudah bisa
22:45kebayang lah
22:46Indonesia itu
22:47sebenarnya harus
22:47mengantisipasi apa
22:48dalam relasinya
22:49dengan China
22:50demikian juga
22:51dengan Amerika Serikat
22:52dan negara-negara
22:52Teluk
22:53jadi
22:53menurut saya mungkin
22:54ada gunanya
22:55kita juga fokus
22:56ke arah sana
22:56jangan sampai
22:58hanya jadi penonton
22:59menunggu apa
23:00yang terjadi
23:00di sana
23:01tapi dimana
23:02posisi kita
23:02dan harus bagaimana
23:03kita bersikap
23:04itu yang harus
23:05dipikirkan
23:06terima kasih
23:07Mbak Dina
23:08atas pandangannya
23:09Dina Praptora Harja
23:10Pakar Hubungan
23:11International Sinergy Polisis
23:12juga Pak Jaka
23:13Heribertus
23:14Jakatriana
23:15Guru Besar Hukum
23:16Internasional
23:16FHUGM
23:17selamat malam
Komentar