Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kasubdit Pengawasan Keimigrasian Arief Eka Riyanto bersama Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus pengungkapan praktik judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta.

Dalam kasus ini, Imigrasi menelusuri pihak sponsor dan penjamin ratusan warga negara asing (WNA) yang diamankan aparat.

Kasubdit Pengawasan Keimigrasian Arief Eka Riyanto mengatakan sebanyak 320 WNA yang diamankan sementara dititipkan di rumah detensi dan ruang detensi imigrasi di wilayah Jakarta Barat dan Kuningan.

Menurut Arief, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi antara Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bareskrim Polri.

"Kami juga akan melakukan penelusuran terkait dengan sponsor dan penjamin warga negara asing ini untuk berada di Indonesia," ujar Arief, Minggu (10/5/2026).

Selain dugaan keterlibatan dalam praktik judi online, para WNA tersebut juga didalami terkait kemungkinan pelanggaran administrasi maupun tindak pidana keimigrasian.

Dalam pengembangan kasus, polisi juga menemukan satu warga negara Indonesia (WNI) di antara ratusan orang yang diamankan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, WNI tersebut diketahui pernah bekerja di Kamboja sebelum kembali bekerja di Indonesia.

Polisi memastikan penyelidikan kasus judi online Hayam Wuruk masih terus berlanjut.

Aparat kini mendalami jaringan, aliran dana, pihak sponsor, hingga penyedia sarana dan prasarana operasional praktik judi online tersebut.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Baca Juga Suhu Makkah Tembus 42 Derajat, Kemenhaj Minta Jemaah Batasi Aktivitas Luar Jelang Puncak Haji di https://www.kompas.tv/kalam-hati/668039/suhu-makkah-tembus-42-derajat-kemenhaj-minta-jemaah-batasi-aktivitas-luar-jelang-puncak-haji



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668053/kasus-judol-hayam-wuruk-imigrasi-telusuri-sponsor-dan-penjamin-para-wna
Transkrip
00:00Terima kasih Pak Adir.
00:02Pertama-tama kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Direktur Kriminal Umum Baris Krim
00:08karena telah terjadi sinergitas dan kerjasama kooperatif
00:14antara Direkturat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
00:19dengan Baris Krim Polri
00:21sehingga dapat mengungkap 320 orang warga negara asing
00:29yang kami duga melakukan pelanggaran dan tindak bidana keimigrasian
00:33untuk sementara mereka dititipkan di rumah detensi dan ruang detensi imigrasi
00:39yang terletak di Jakarta Barat dan Kuningan
00:44sambil menunggu proses lebih lanjut dari teman-teman kepolisian
00:49untuk penyelidikan lebih lanjut
00:51paralel dengan itu kami juga akan melakukan pendalaman terhadap terduga tersangka
00:57terhadap pelanggaran keimigrasian dan tindak bidana keimigrasian
01:05kami juga akan melakukan penelusuran terkait dengan sponsor penjamin
01:11warga negara asing ini untuk berada di Indonesia
01:14mungkin sekian dari saya yang dapat saya sampaikan sementara
01:19terkait dengan pengembangan kasus pengungkapan 320 warga negara asing
01:25rekan-rekan sekalian mungkin sebagai tambahan
01:28bahwa kami dari kepolisian negara-negara Indonesia
01:34memiliki komitmen untuk melakukan pemberantasan terhadap
01:39tidak bidana perjudian
01:41baik itu perjudian online maupun perjudian konvensional
01:46karena hal ini sangat merugikan masyarakat
01:51dan dapat merugikan ekonomi negara
01:55kemudian yang tidak kalah penting
01:58dengan pengungkapan ini diharapkan
02:01jangan sampai Indonesia ini menjadi tempat
02:05bagi sarang judi online
02:07ini sebagai komitmen daripada kami
02:10mungkin cukup sekian
02:14kami akhiri
02:16wilayah topik waldidayah
02:18wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:22satu orang
02:24satu orang ini WNI pak
02:25WNI jadi setelah kita lakukan pemeriksaan
02:30kemarin ternyata ada satu orang WNI
02:32yaitu warga di Jakarta sini
02:35tapi yang bersangkutan adalah
02:38mantan ataupun pernah bekerja di Kamboja
02:42jadi datang sini juga bekerja di sini lagi
02:47320
02:52nanti akan kita dalami lebih lanjut ya
02:54karena ini kan kita masih konsentrasi
02:56ini jumlahnya juga banyak karena 320
02:58kami tadi sudah sampaikan
03:00kita akan tetap melakukan penderaman dan pengembangan
03:03terhadap kasus ini
03:04jadi tidak berhenti sampai di sini
Komentar

Dianjurkan