- 5 jam yang lalu
- #susnoduadji
- #judol
- #wna
- #hayamwuruk
JAKARTA, KOMPAS.TV - 320 orang warga negara asing dan 1 warga negara Indonesia yang terlibat dalam sindikat judi internasional ditangkap saat penggerebekan di salah satu gedung di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dari 321 orang itu, 275 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.
Bagaimana sindikat ini bisa terungkap? Dan bagaimana mencegah basis operasi sindikat judi online tidak menyasar Indonesia?
Simak ulasan Kabareskrim Polri 2008-2009, Komjen Purnawirawan Susno Duadji dan Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha yang sudah bergabung melalui sambungan daring di program Sapa Indonesia Pagi KompasTV pada Senin, (11/5/2026).
Baca Juga Satu WNI Pelaku Judol di Hayam Wuruk Ternyata Pernah Bekerja di Kamboja! di https://www.kompas.tv/regional/668090/satu-wni-pelaku-judol-di-hayam-wuruk-ternyata-pernah-bekerja-di-kamboja
#susnoduadji #judol #wna #hayamwuruk
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668108/full-susno-singgung-beking-kasus-judi-online-wna-hayam-wuruk-pakar-siber-soroti-transaksi-kripto
Bagaimana sindikat ini bisa terungkap? Dan bagaimana mencegah basis operasi sindikat judi online tidak menyasar Indonesia?
Simak ulasan Kabareskrim Polri 2008-2009, Komjen Purnawirawan Susno Duadji dan Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha yang sudah bergabung melalui sambungan daring di program Sapa Indonesia Pagi KompasTV pada Senin, (11/5/2026).
Baca Juga Satu WNI Pelaku Judol di Hayam Wuruk Ternyata Pernah Bekerja di Kamboja! di https://www.kompas.tv/regional/668090/satu-wni-pelaku-judol-di-hayam-wuruk-ternyata-pernah-bekerja-di-kamboja
#susnoduadji #judol #wna #hayamwuruk
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668108/full-susno-singgung-beking-kasus-judi-online-wna-hayam-wuruk-pakar-siber-soroti-transaksi-kripto
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:05Sampai Indonesia pagi kembali bersama saya Sindi Permadi.
00:09Saudara 225 warga negara asing yang terlibat dalam sindikat judi online internasional di kawasan Hayamuruk, Jakarta Barat,
00:18dititipkan di rumah detensi imigrasi Jakarta pada minggu malam.
00:48Sampai Indonesia pagi kembali bersama saya Sindi Permadi.
00:54Sebelumnya mereka diperiksa secara maraton oleh Direkturat Tindak Pidana Umum Baris Krim Polri sejak Jumat hingga Minggu Siang.
01:02Dalam kasus ini, Baris Krim Polri menangkap 321 orang yang diduga memiliki berbagai peran, telemarketing hingga admin sistem judi online.
01:17Untuk sementara, mereka dititipkan di rumah detensi dan ruang detensi imigrasi yang terletak di Jakarta Barat dan Kuningan.
01:28Sambil menunggu proses lebih lanjut dari teman-teman kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
01:35Paralel dengan itu, kami juga akan melakukan pendalaman terhadap terduga tersangka terhadap pelanggaran keimigrasian dan tindak pidana keimigrasian.
01:46Kami juga akan melakukan penelusuran terkait dengan sponsor penjamin warga negara asing ini untuk berada di Indonesia.
02:02321 orang ditangkap dalam kasus judi online di kawasan Hayamuruk, Jakarta Barat.
02:08Dari 321 orang yang ditangkap, 320 merupakan warga negara asing dan satu orang warga negara Indonesia.
02:16Usai pemeriksaan, Direkturat Tindak Pidana Umum Baris Krim Polri memindahkan 320 WNA yang terlibat sindikat judi online ke rumah detensi
02:25imigrasi Jakarta.
02:26Di kawasan Kalindres, Jakarta Barat, Minggu 10 Mei.
02:30Sementara satu WNI yang terlibat ditahan di Baris Krim Polri.
02:35Dari 321 orang yang ditangkap dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 275 orang sebagai tersangka.
02:43Terhadap mereka, nanti yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, akan tetap kami proses secara pidana dan akan kami limpahkan kekerjaan
02:54sampai dengan sidang pengadilan.
02:56Kemudian untuk tidak lanjut, dalam hal pengembangan kami akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penelusuran.
03:04Baik itu aliran dana maupun sponsor daripada mereka atau para pelaku yang mendatangkan ke sini.
03:13Termasuk melakukan penelusuran terhadap siapa yang menyewa, sponsor, dan yang menyediakan sarana dan prasarana bagi para pelaku.
03:28Polisi kini tengah memburu bos markas judi online yang digrebek di kawasan Hayam Huruk, Jakarta Barat.
03:34Dirti Pidung Baris Krim Polri, Brig Januwira Satya Tripura bilang, kasus judi online akan diusut sampai tuntas.
03:41Polisi terus memburu bos markas judi online.
03:43Apakah ada atau sudah ada bos diatasnya yang sediamankan di dalam rangkaian daripada penindakan yang sudah dilakukan.
03:57Bahwa sampai sekarang ini kita masih fokus untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap para pelaku yang sementara ini kami tangkap.
04:08Namun tetap kita berkomitmen untuk melakukan pengembangan sampai dengan keatasnya.
04:16Sementara itu Sekretaris NCB Dip Hubinter Polri, Brig Jan Untung Widiat Moko, menekankan ratusan WNA akan menjalani proses hukum di
04:26Indonesia.
04:27Polri tidak ingin Indonesia dicap sebagai tempat yang aman bagi pelaku kejahatan internasional.
04:32Kami selepas menerima berita penangkapan ini dari Bapak Dirti Pidung, kami sudah melakukan koordinasi kepada NCB Interpol negara-negara yang
04:48disebutkan tadi.
04:49Dan tentunya kami meminta dukungan, dukungan personel maupun peralatan yang dapat digunakan untuk mendukung dalam pengungkapan kasus ini.
05:03Tentunya kami tidak ingin mereka para pelaku tindak pidana perjudian ini lepas begitu saja kembali ke tanah airnya tanpa hukuman.
05:13Dan itu akan berdampak membuat Indonesia dianggap sebagai sebuah negara yang safe haven untuk melakukan tindak pidana transnasional.
05:26Sebelumnya Baris Krimpolri dan Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gedung perkantoran di kawasan Hayamuruk, Jakarta Barat.
05:33Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sekitar 75 domain dan website yang diduga kuat menjadi sarana perjudian online.
05:41Di lokasi pengerbekan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, berupa berangkas, paspor, ponsel, hingga uang tunai dalam beberapa pecahan mata
05:50uang asing.
05:52Tim Liputan Kompas TV
05:59320 orang warga negara asing dan satu warga negara Indonesia yang terlibat dalam sindikat judi internasional ditangkap saat penggerebekan di
06:08salah satu gedung di kawasan Hayamuruk, Jakarta Barat.
06:11Dari 321 orang itu, 275 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka bagaimana sindikat ini bisa terungkap dan bagaimana mencegah basis operasi sindikat
06:24judi online tidak menyasar Indonesia.
06:26Kita bahas bersama kabar Eskrim Polri, periode 2008-2009, Komjen Purnawirawan Susno Duwaji, dan Cermen Lembaga Riset Kamana Cyber dan
06:35Komunikasi,
06:36Communication Information System Security Research Center, Pratama Persada yang sudah bergabung melalui sambungan daring.
06:43Selamat pagi semuanya.
06:44Selamat pagi, Pak Sindi, Pak Susno.
06:46Oke, Pak Susno, ketika ada 320 WNA melakukan operasional judi online di Jakarta atau di Indonesia, pertanyaan besarnya yang harus
06:58muncul adalah pasti, kok bisa Pak Susno?
07:02Iya, baiklah. Pertama kita ucapkan selamat dulu kepada Mabes Polri, Polda Metro, FIM ya, yang telah berhasil mengungkap ini.
07:10Walaupun saya dengar ada informasi bahwa ini sudah berjalan 2 bulan ya, 2 bulan ini cepat kita nangkap ya cepat,
07:20bagus, berhasil, sukses, 321, tetapi kok sampai 2 bulan.
07:25Nah, kemudian mengapa Indonesia dianggap tempat yang bagus, sehingga mereka bergeser mungkin dari Kamboja lari ke Indonesia.
07:34Dan ini lengkaplah warga negara ASEAN ditambah dengan warga negara China gitu kan, sekian 321, tidak sedikit.
07:44Dan bermain di dalam sebuah gedung pertantoran, nah ini ya selamatlah bisa tertangkap gitu, semoga mudahan ini tidak tertangkap lagi.
07:58Dan kita berharap ya, berharap seluruh warga negara ini jangan hanya yang dihukum itu 321 orang ini saja, tetapi siapa?
08:10Di atas mereka ada koordinatornya, di atas koordinator itu ada penyandang dananya, di atas itu ada bandar besarnya.
08:19Seandainya bandar besarnya di negara lain pun atau warga negara lain pun, berdomisili di negara lain pun, tetap dia melakukan
08:28kejahatan di Indonesia dan menurut hukum Indonesia itu bisa, bukan bisa, tapi dikenai dengan pidana Indonesia.
08:37Yang kedua, ini bisa dilacak karena judi online ini lebih gampang untuk mengungkapnya dibandingkan dengan judi sabung ayam atau kartu.
08:49Mengapa demikian?
08:51Karena jejak elektroniknya ada, pasti dia menggunakan internet, tanpa transaksi keuangannya pasti menggunakan transaksi elektronik,
09:01yaitu menggunakan MBE Banking, yaitu elektronik banking, nah itu melacaknya artinya tidak terlalu sulit.
09:09Berlibatkanlah PPATK, berlibatkanlah imigrasi, dan saya kira ini sudah berlibatkan semua, sehingga masyarakat Indonesia berharap bandar besarnya ini tertangkap.
09:21Dan juga di samping itu, bisa juga dikenakan siapa sih sponsor di Indonesia atau pelindungnya?
09:28Pasti ada, karena ini, pasti onsetnya itu besar ya, karena yang main judi ini bukan hanya orang Indonesia, bisa dari
09:35negara lain.
09:37Sesuatu yang dilakukan dengan cara elektronik ya, internet, ini terus hubung ke seluruh dunia, dari manapun juga bisa pasang, jadi
09:45pasti onsetnya.
09:46Nah Pak Susno, kalau soal sponsor itu, berarti kan ada orang juga yang menyiapkan mereka bisa masuk ke Indonesia, sebanyak
09:52itu 320 orang.
09:54Sponsornya itu biasanya melakukan dukungannya di sektor mana sih?
09:59Ya, dia melakukan kan dari segi keamanannya, bisa lolos, apa sih alasan yang dibuat masuk ke Indonesia, sekian banyak, apakah
10:06pekerjaan dia akan bekerja di fabrik,
10:10Apakah akan bekerja di suatu perindustrian, atau bekerja di mana, apakah telah mengurus izin kerja, atau masuk secara gelap, datang
10:18perorangan gitu.
10:19Tapi saya tidak yakin dia datang perorangan, bisa ketemu di Indonesia, di suatu tempat, dan bekerja yang sama.
10:25Nah itu saya yakin, baik dari imigrasi, maupun baris krim polri bisa mengungkap ini.
10:30Sampai nanti, siapa sih koordinator lapangannya, siapa sih sponsornya, siapa sih bandar besarnya, siapa penyandang dananya, dan siapa yang melindungi
10:45mereka itu ya,
10:47yang melindungi keamanan mereka gitu, atau backingnya itu.
10:51Pasalnya siapa.
10:52Saya harap ini terungkap semua, saya yakin baris krim bisa mengungkap ini.
10:55Oke, Mas Pratama, kalau baris krim kan sampai bilang, kita akan melakukan penegakan hukumnya di sini,
11:04biar jangan sampai di sana, kalau dipulangkan ke negara asal, di sana tidak dihukum secara tegas, sesuai dengan peraturan kita,
11:12kemudian balik lagi.
11:13Nah, memangnya kalau dari pantauan Anda, analisis Anda, seberapa masif perpindahan atau pergeseran basis operasi judi online dari Indochina ke
11:21Indonesia?
11:22Ya, jadi masalah judi online ini kan jadi masalah di banyak negara ya Mbak ya gitu.
11:27Kemarin juga ketika di Kamboja habis-habisan kan, ditutup, kemudian ditangkap besar-besaran begitu.
11:36Nah, ini kan akhirnya mereka jadi pindah kemana-mana gitu.
11:39Jadi ini kejahatan transnasional memang gitu.
11:41Nah, yang jadi masalah adalah ini orang-orangnya kan masih ada, ya kan.
11:45Terus kan nggak ditangkap-tangkapin semuanya gitu.
11:48Dan akhirnya mencari tempat lah di mana yang kira-kira bisa aman buat mereka gitu.
11:53Nah, mereka akhirnya milih Indonesia gitu ya.
11:56Nah, ini jangan sampai nih Indonesia jadi safe haven-nya untuk operasi judi online Asia Tenggara nih gitu.
12:01Karena apa? Ya, karena apa namanya sangat luar bisa sekali loh.
12:04Mereka bisa menyewa gedung yang sangat besar gitu ya kan.
12:07Kemudian ada ratusan orang gitu.
12:09Kemudian tadi Pak Cenderal Susun juga bilang kemungkinan ada backing lokalnya begitu.
12:15Nah, ini menurut saya memang harus diungkap gitu.
12:18Tetapi kita juga perlu tahu juga ya bahwa sebanyak 321 orang itu yang tadi dibilang 175 tersangkanya gitu.
12:26Itu levelnya juga macam-macam gitu.
12:29Ada operator lapangan, kemudian ada customer service, ada admin, ada marketing, ada payment handler gitu.
12:35Atau bahkan itu bukan mastermind-nya sebenarnya.
12:37Mereka hanya apa, istilahnya apa ya, staff atau manager di bawahnya aja gitu.
12:43Sebenarnya yang perlu diperdalam itu nanti adalah pemodalnya siapa.
12:46Seperti tadi Pak Cenderal Susun bilang, pemilik platformnya siapa.
12:50Kemudian penyedia rekeningnya siapa.
12:52Penyedia kriptonya siapa.
12:54Karena pasti ujung-ujung nanti akan dilempar ke kripto nih gitu.
12:56Kemudian masalah apa namanya sponsor, apa namanya visa dan lain-lain gitu.
13:01Karena ini modusnya ini semakin lama akan semakin canggih mbak gitu.
13:04Sehingga Pak, sehingga penting sekali pemerintah kita bisa mengungkap ini semua.
13:10Apresiasi lah kepada Polri ya gitu.
13:12Gak apa-apa Pak, Cenderal 2 bulan yang penting ketanggeplah ya gitu.
13:15Tapi ini gak bisa berhenti sampai disini.
13:18Kan banyak yang disitakan ya, banyak komputer disita, banyak akun disita, banyak handphone disita, begitu.
13:23Itulah yang harus diikuti, selain pentingnya follow the money gitu.
13:27Kenapa? Karena dari alat komunikasinya mereka, dari komputernya mereka, kita tuh bisa melakukan digital forensik.
13:34Kita bisa menyelusuri sampai kemana nih ujungnya nih duit ini gitu.
13:38Sampai kemana nih mereka diperintah oleh siapa, begitu dan lain-lain.
13:44Nah itu sebenarnya bisa dikejar mbak gitu.
13:47Kalau kita melakukannya dengan baik.
13:50Oke, tapi kalau gitu kalau pertanyaan sudah seberapa mengkhawatirkan ya tadi potensi ada pergeseran basis operasional ke Indonesia itu memang
13:57sudah di tahap, sudah ya tidak bisa dinegosiasikan lagi memang sudah di tahap mengkhawatirkan itu mas?
14:04Ya betul. Apa namanya, karena apa? Karena pengawasan di Indonesia kan juga masih kurang ya mbak ya gitu.
14:09Pengkuna internet sebegitu besarnya di Indonesia begitu.
14:12Sehingga judi online ini gitu ya, kalau tidak segera diberantas sampai ke akar-akarnya, pasti akan tumbuh lagi gitu.
14:22Dan ini sistem yang sangat gampang sekali mbak.
14:25Ini sekarang ini di gerbek nih gitu.
14:28Mereka cukup butuh waktu 2 atau 3 jam aja untuk meng-cloning sistem yang sudah di gerbek ini gitu.
14:33Jadi tidak ada susah-susahnya sama sekali ketika kita berbicara dengan teknologi judi online ini.
14:39Termasuk juga masalah blokir-blokiran.
14:41Sekarang di blokir sejuta, nanti malam ada 2 juta lagi gitu.
14:45Jadi memang harus dicari siapa nih di ujungnya nih, siapa yang bagi, kata Pak Jenderal tadi, siapa nih orang-orang
14:51yang ngawal gitu.
14:52Karena kan pasti ada yang menyediakan rekening mbak.
14:54Mbak, mungkin mereka pakai rekeningnya rekening luar negeri kan, pasti pakai rekening Indonesia gitu.
15:00Siapa yang menyediakan itu gitu, pakai bank mana, kenapa banknya kok diem aja, kenapa kok dia nggak bisa mendeteksi itu
15:05fraud gitu.
15:06Padahal bank gampang sekali dengan sistem fraud detectionnya gitu, untuk bisa mengecek rekening itu digunakan deposit judi apa bukan gitu.
15:14Karena jelas transaksinya kecil-kecil duitnya gitu, kemudian yang transaksi banyak sekali berlangsung selama 24 jam gitu.
15:22Bank sebenarnya juga tahu kenapa kok bank diem aja.
15:24Nah, hal-hal seperti itu yang nanti akan bisa diungkap mbak.
15:27Nah, kalau gitu ya jangan sampai ditutup sejuta, nanti muncul lagi 2 juta.
15:31Kan mereka juga celah adaptasinya adalah bikin domainnya itu ada variable-variable tertentu nih, biar nggak bisa di blokir.
15:37Nah, memutus mata rantainya harusnya kayak gimana pemerintah mas?
15:41Ya, harus dicari ke akarnya.
15:43Dan itu nggak susah gitu.
15:45Dari jutaan website judi online ya mbak ya, yang sekarang di blokir komdigi gitu ya.
15:50Kemudian yang sekarang ini masih bisa kita, sampai sekarang juga masih bisa kita akses mbak gitu.
15:53Itu sebenarnya masuknya hanya kelima atau enam server saja gitu.
15:58Jadi ketika kita login pakai agen judi online manapun, begitu login, ya kita masuknya setelah saja Zeus gitu.
16:04Masuk ke poker dan lain-lain begitu.
16:07Nah, itu yang harus diungkap gitu.
16:10Server-server itu dan itu nggak perlu harus kita tahu itu ada di luar negeri atau di mana gitu.
16:15Kita punya kemampuan kok untuk melakukan pembatasan akses gitu.
16:17Nah, masalahnya yang dipatasi aksesnya itu bukan loginnya, tapi servernya gitu.
16:22Nah, kemudian juga orang-orangnya mbak gitu.
16:25Ini kalau servernya udah di blokir, orang-orangnya ini kalau misalkan yang ditangkap itu hanya ternyata kerocok-kerocoknya gitu,
16:32ya tetap akan jalan lagi gitu.
16:33Nah, makanya dikejar sampai si beneficiary account-nya itu, owner-nya itu siapa gitu.
16:38Nah, berarti kan mengejar sampai aktor paling atasnya.
16:42Nah, Pak Susno sebenarnya untuk mengejar aktor paling atasnya, bosnya nih,
16:46gimana cara Mbak Rehsrim Polri akan melakukan profilingnya, penelusurannya, sampai aliran dananya harus kayak gimana?
16:54Baik. Jadi pertama, ini karena judi online ini adalah judi elektronika transnasional ya.
17:01Tadi udah sebut tuh Pak Pratama, gampang sekali ya.
17:05Ini sangat beda dengan judi sabung ayam, judi kartu, atau judi dadu.
17:11Kenapa? Orang ini terkonek dengan alat-alat elektronika, internet, kemudian apa, embanking,
17:18kemudian apalagi seperti melalui alat handphone, melalui alat apa lagi, laptop dan semuanya.
17:27Nah, jadi kalau memang betul mau melacak, tadi udah dikatakan follow the money.
17:32Follow the money itu lacak transaksinya kemana, ngalir kemana, ngalir kemana,
17:36sampailah dia ke pusatnya.
17:38Dari pusatnya itu apakah di-think ke crypto atau apa,
17:42atau ditarik dalam cash money, ditukar dengan maksimal asing, itu kan ketemu.
17:47Ketemu, penting siapa.
17:48Kemudian yang kedua, follow the money itu melibatkan siapa?
17:52PPATK dan perbankan.
17:54Yang kedua, kalau kita berbicara mau menghentikan gitu,
17:58supaya Indonesia tidak dianggap tempat yang subur.
18:02Gampang juga.
18:03Judi itu ambil aja alatnya.
18:05Apa alatnya?
18:06Tadi itu Pak Pratama sudah menjelaskan gitu secara teknis daripada internet gitu,
18:12ada server, ada ini, ada ini, beliau lah yang pakarnya.
18:16Tinggal diblokir aja itu.
18:18Komdigi mau nggak?
18:19Pak, jangan-jangan di dalam Komdigi seperti dulu dihebohkan sampai tingkat paling atas gitu.
18:25Level menteri atau level apa.
18:27Yang dulu itu kan tahu ini.
18:28Kalau mau ditutup pun dikasih tahu.
18:30Tapi kalau itu pun sudah mau, bekerja sama dengan siapa?
18:34Dengan OJK.
18:36Dengan Bank Indonesia.
18:36OJK membawahi operasional perbankan.
18:40Dia buat aturan.
18:41Tadi kata Pak Pratama,
18:43rekening-rekening banyak sekali, jutaan rekening.
18:46Masa nggak dicurigai 24 jam rekening itu transaksi?
18:50Dan dibuat aturan oleh OJK bahwa membuka rekening di Indonesia tidak segampang itu.
18:56Coba rekening di Singapura sulit.
19:00Buka rekening lah kita di Thailand tidak segampang kita.
19:03Kita bahkan buka rekening lewat HP pun bisa gitu.
19:07Nah berarti?
19:09Aturan ini Pak Pratama udah jelas sekali.
19:12Jadi artinya kalau mau menutup kita, ya bunuh lah internetnya.
19:16Servernya tadi.
19:18Apa itu Pak?
19:19Luaskan dalam bahasa.
19:21Bunuh lah rekening-rekening yang dicurigai.
19:23Kalau nggak ada rekening-nya, nggak ada internetnya yang terhubung dengan itu,
19:28ya ibarat judi dadu.
19:30Nggak ada dadunya, nggak ada uangnya, ya nggak bisa judi dong.
19:33Tapi berarti Pak Susno,
19:35kalau misalnya secara SOP-nya ada, regulasinya ada,
19:38dan itu mudah seharusnya untuk menelusuri.
19:40Kok tapi pemberantasan judi online nggak beres-beres?
19:43Ganjalannya tuh di mana sih Pak?
19:45Jangan hanya polisi saja.
19:47Polisi sudah begitu.
19:49Jadi tinggal bagaimana nanti duduk bersama.
19:51Tadi Pak Pratama katakan,
19:53yang punya rekening, yang mengatur rekening.
19:55Siapa itu?
19:57Yang mengatur internetan di Indonesia.
20:00Siapa?
20:01Ya itu.
20:03Apa namanya?
20:04Komdigi.
20:05Nah, sedangkan usianya yang datang ke Indonesia bagaimana caranya dan sebagainya,
20:09ya imigrasi.
20:11Tapi nggak akan datang ke Indonesia,
20:13kalau internet kita nggak bisa dipakai,
20:15kalau rekening kita nggak bisa dipakai.
20:17Ya sama orang mau berjudi, kartunya nggak ada,
20:21atau dadunya nggak ada,
20:22sabun ayam,
20:23ayamnya nggak ada.
20:24Ya nggak bisa judi.
20:25Tapi sepanjang itu tersedia,
20:27ya jalan.
20:29Kalau menurut Mas Pratama,
20:30sebenarnya celah regulasi yang harus diperbaiki,
20:32atau dikuatkan,
20:34untuk menghentikan judi online di Indonesia,
20:36itu harus mulai dari mana dulu?
20:38Nggak ada, Mbak.
20:39Regulasi kita udah lebih dari cukup,
20:40untuk memberantasan judi online ini.
20:42Regulasi kita udah cukup.
20:44secara teknologi kita sudah ngecek,
20:48nggak ada susah-susahnya sama sekali.
20:50Sekarang masalahnya ini mau apa nggak?
20:52Berani apa nggak?
20:54Itu aja sih.
20:54Menurut Anda udah mau atau berani belum?
20:57Ya ini udah mulailah ya.
20:58Ini udah menunjukkan Polri sudah agak serius.
21:03Bisa mengungkap jaringan judi online yang ada di Indonesia.
21:08Tapi saya sih yakin sih, Mbak.
21:10Ini bukan orang besarnya gitu.
21:15Paling itu operator judinya,
21:17customer service-nya,
21:18admin-nya marketing-nya gitu,
21:20payment handlernya gitu.
21:21Padahal sebenarnya yang harus dicari itu,
21:23yang perintah siapa?
21:25Yang ngatur target siapa?
21:26Yang ngelola uangnya siapa?
21:28Yang ngerekrut WNI ini siapa?
21:30Yang jadi penghubung antar negara siapa?
21:32Yang bayar mereka siapa?
21:34Nah, itu yang sebenarnya nanti harus dicari gitu.
21:37Karena struktur judi online yang modern itu, Mbak.
21:40Mereka tuh ada level-levelnya,
21:42mulai dari frontlinenya,
21:43dari operatornya,
21:44ada supervisernya,
21:46ada koordinator regionalnya,
21:47karena ini udah trust nasional gitu.
21:49Ada finance-nya,
21:51ada orang IT-nya,
21:52ada orang network managernya gitu.
21:54Dan ada beneficial owner-nya,
21:56atau si bandar utamanya gitu.
21:58Nah, itu yang memang harus dikejar gitu.
22:00Tadi Pak Jendral bilang,
22:01apa namanya follow the money ini,
22:02sebenarnya juga nggak susah gitu.
22:04Kenapa?
22:05Ya, karena mereka pasti akan pakai rekening bank gitu,
22:09atau rekening wallet gitu ya,
22:10atau mereka pakai kripto gitu.
22:12Ya, karena harus dicari nih,
22:14kripto mereka itu,
22:15apa namanya,
22:15walletnya itu di mana gitu.
22:17Kemudian payment gateway-nya menggunakan apa gitu ya.
22:20Kemudian aset propertinya mereka di mana saja,
22:23dari kendaraan yang mereka pakai,
22:24kita bisa ngecek gitu.
22:25Jadi,
22:25sebenarnya banyak sekali sih yang bisa kita lakukan, Mbak.
22:28Termasuk juga yang tadi saya lanjutkan dari Pak Jendral gitu,
22:32bagaimana mereka pasti pakai handphone,
22:34nggak mungkin nggak pakai handphone gitu.
22:35Artinya apa?
22:36Mereka pasti pakai telegram,
22:38mereka pakai WhatsApp,
22:39mereka pakai Discord mungkin,
22:41mereka pakai email gitu ya kan,
22:43mereka ada dashboard adminnya yang ada di komputer-komputernya gitu,
22:46ada login servernya.
22:48Nah, itu hal yang sangat berharga sekali sebenarnya,
22:52untuk bisa mengungkap jaringan ini sebenarnya ujungnya di mana gitu.
22:56Jadi, kalau menurut saya ya,
22:58Polri jangan langsung untuk dicabut-cabutin.
23:01Kalau dicabut-cabutin,
23:01keputus kita gitu.
23:03Harusnya itu,
23:04apa namanya,
23:05tetap dilakukan penelusuran gitu ya.
23:08Ini ujungnya di mana sih?
23:09Mereka menggunakan IP address berapa sih?
23:11Remote access-nya,
23:12mereka dapatnya dari mana sih gitu.
23:15Dan itu,
23:17kalau misalkan dilakukan digital reference yang benar,
23:19dan Polri punya tim digital reference yang bagus gitu,
23:22harusnya bisa dicari gitu.
23:23Nah, Mas Pratama,
23:25tapi sebenarnya memungkinkan nggak sih,
23:26kalau misalnya ini adalah sindikat internasional,
23:28sudah sebegitu terstruktur,
23:29mereka punya cabang lain gitu.
23:31Selain di Jakarta,
23:32mereka punya afiliasi lain di kota-kota lain di Indonesia.
23:35Kayaknya sih,
23:36pasti punya ya gitu.
23:37Nggak mungkin mereka hanya menyelenggarakan dari satu tempat gitu.
23:40Karena,
23:41saya bilang tadi,
23:42tadi pagi aja saya ngecek,
23:44login orang untuk judi online masih bisa.
23:46Sebelum live ini,
23:47tadi saya cek masih bisa gitu.
23:48Jadi artinya,
23:49masih ada di tempat-tempat lain gitu,
23:51yang juga masih live sistemnya.
23:53Jadi,
23:54ini dibongkar gitu ya,
23:56digrebek gitu,
23:58mungkin hanya beberapa persen saja dari seluruh ekosistem judi online yang ada gitu.
24:02Nah,
24:02masalahnya,
24:02itu adanya di Indonesia atau di luar negeri,
24:05yang itu harus kita cari.
24:06Maka,
24:06tadi saya bilang,
24:07pentingnya masalah digital reference,
24:08pentingnya kita ngecek nih,
24:10mereka komunikasinya dengan siapa.
24:11Karena ini pasti,
24:12apa,
24:13mafia internasional mbak gitu.
24:14Mereka pasti berkomunikasi,
24:15nggak mungkin nggak.
24:16Pasti ada yang ngasih perintah gitu,
24:18ya kan.
24:18Jadi,
24:19bukan hanya sekedar mereka ditangkep,
24:21sudah cukup gitu,
24:22tapi perlu dikejar,
24:23seperti kata Pak Jenderal tadi.
24:24Pak Suslo,
24:25kalau menurutannya,
24:26kalau misalnya ada kemungkinan,
24:27mereka punya cabang-cabang lain di kota lain di Indonesia,
24:29gimana caranya polisi bisa membongkar semua itu,
24:32tapi juga dengan cepat,
24:33koordinasinya antar sektor atau lintas kementerian harus kayak gimana,
24:37termasuk juga dengan di luar negeri?
24:40Ya,
24:40aku yakin,
24:41sebagaimana kata Pak Pratama,
24:43ini pasti,
24:44seluruh Indonesia,
24:46bahkan sampai negara-negara lain,
24:48yang ada di sekitaran kita,
24:50mungkin sampai cukup jauh sana,
24:52melibatkan internasional,
24:54ini gitu,
24:54ya,
24:54cara memberantasnya,
24:56itu,
24:57the big picture-nya.
24:58Polri ada tim IT-nya,
25:01bahkan ada cybercrim-nya,
25:03tapi cybercrim ini,
25:05harus bekerjasama kepada yang menguasai,
25:09apa nama,
25:10yang mengatur IT di Indonesia,
25:12yaitu KomDigi.
25:13Nah,
25:13kita berharap,
25:14KomDigi ini,
25:16di bawah Ibu Mutia,
25:18sekarang sudah bersih.
25:20Kalau dulu kan kita lihat,
25:21kita buka,
25:23bagaimana,
25:24di era menteri yang dulu,
25:26bagaimana ordalnya terlihat,
25:28bagaimana,
25:29kalau mau ada operasi,
25:30kan dibongkar semua,
25:31kan di medsos,
25:32kan.
25:33Nanti akan,
25:34sekian kuya mau,
25:35akan ditutup sekian,
25:36nanti sekian saat,
25:37buka lagi di sini.
25:39Ya,
25:39kalau ordalnya masih begitu,
25:42artinya,
25:43udah,
25:43apa yang dikatakan Pak Pratama itu,
25:45benar sekali,
25:46ini tidak sulit,
25:48ya,
25:49bukan,
25:49nah,
25:50kalau judi rumahan,
25:51judi pekartu,
25:52itu sulit,
25:53digerbak di suatu tempat,
25:55di Jakarta Selatan,
25:56misalnya,
25:57mungkin yang di Jakarta Pusat ada,
25:59atau di RT lain ada,
26:01tidak terkait,
26:02sabung ayam di sini,
26:03di situ,
26:04tapi kalau ini kan,
26:06konek gitu,
26:06seluruh dunia gitu,
26:08terkonek oleh internet,
26:09atau terkonek oleh alat-alat elektronik yang lain,
26:13gitu,
26:13alat bayarnya juga terkonek juga,
26:15dunia perbankan,
26:16atau kripto,
26:17atau apalah gitu,
26:18nah,
26:19itu alatnya,
26:20dan semua itu elektronik,
26:21semua,
26:21dan semua itu,
26:23di Indonesia,
26:23ya diatur oleh suatu kementerian,
26:26gitu,
26:26nah,
26:26mana kalau kementerian,
26:28Kong Digi,
26:30dengan,
26:31baris krim,
26:32gitu,
26:32dengan perbankan,
26:34mereka,
26:35ini,
26:35dengan PPATK,
26:37gitu,
26:38duduk bersama,
26:39sepakat,
26:40sebagaimana,
26:41aturan sudah jelas,
26:42sudah cukup,
26:43mungkin lebih,
26:44gitu,
26:45tinggal,
26:46yang dikatakan Pak Pratama tadi,
26:48satu adalah,
26:49yang mungkin masih sama-sama,
26:51kemauan,
26:52nah sekarang,
26:53sudah menunjukkan keseriusan,
26:55tapi tidak cukup,
26:56oleh polis saja,
26:57nggak akan,
26:58ini kepolisianya,
26:59harus di backup,
27:00harus bersama-sama lah,
27:02bukan satu yang menonjol,
27:03semua sama gitu,
27:04jadi,
27:06perbankannya,
27:07OJK dan BI-nya,
27:08kemudian PPATK,
27:10kemudian Kom Digi,
27:12kemudian imigrasi,
27:13itu,
27:14sama-sama,
27:15untuk menghentikan ini.
27:16Pak TPP,
27:17Pak Susun,
27:17sebenarnya,
27:18keputusan polisi,
27:19juga untuk melakukan,
27:20penanganan hukumnya,
27:22full di Indonesia,
27:22itu juga adalah,
27:23keputusan yang tepat.
27:25Iya,
27:25memang harus,
27:26karena hukum Indonesia,
27:27yang dikatui,
27:28termasuk,
27:29misalnya,
27:29bosnya berada di negara lain,
27:31berdomisi,
27:33tidak ke Indonesia,
27:34dia kena,
27:35karena dia adalah,
27:37otaknya,
27:37the big bossnya,
27:38melakukan kejahatan di Indonesia,
27:40sesuai dengan,
27:41ketentuan hukum Indonesia,
27:43barang siapa,
27:43melakukan kejahatan di Indonesia,
27:45tidak memandang,
27:46keluarga negaraan mana,
27:48dia harus dipindah,
27:49sesuai dengan,
27:50hukum Indonesia.
27:52Dan mungkin,
27:52satu pertanyaan,
27:53yang paling penting adalah,
27:55mengapa Indonesia dipilih?
27:57Nah,
27:57kemarin,
27:57kita kan dengar informasi,
27:59pusatnya di Kamboja,
28:00gitu kan,
28:00banyak di Kamboja,
28:01tetapi,
28:02banyak warga negara Indonesia,
28:04yang bekerja,
28:05di perjudian di Kamboja,
28:07baik,
28:07segala tenaga kasarnya,
28:09operatornya,
28:10tetapi,
28:11ada juga,
28:12beberapa nama-nama,
28:13orang Indonesia,
28:14bos di Indonesia,
28:15disebut-sebut,
28:16terus melakukan di sana.
28:18Jadi,
28:19artinya,
28:20orang-orang itu,
28:21harus dihukum,
28:22gitu.
28:23Oke,
28:24kalau Mas Pertama,
28:25yang selalu jadi ganjalan,
28:27atau tantangan,
28:28kan adalah,
28:29oknum-oknum,
28:31operator,
28:31jadi online,
28:32ini kan,
28:32mereka selalu adaptif juga,
28:34mencari celah-celah regulasi.
28:36Nah,
28:36tapi kalau menurut Anda,
28:37sebenarnya,
28:38pemerintah kita,
28:38kita,
28:39polisi,
28:39sudah punya teknologi,
28:40dan SDM,
28:41yang mumpuni,
28:42yang bisa bikin kita,
28:43sebenarnya,
28:43dua langkah lebih maju,
28:44daripada oknum-oknum ini,
28:45atau masih ada yang harus ditingkatkan sih?
28:48Udah dong,
28:49udah,
28:50nggak susah,
28:51saya bilang.
28:51Ini,
28:51ini gampang sekali,
28:53kita dengan,
28:53apa namanya,
28:55ngecek,
28:56lalu lintas,
28:57apa namanya,
29:00proksinya,
29:00kemudian,
29:01IP address-nya,
29:02kita bisa tahu sebenarnya,
29:03gitu,
29:03ya kan,
29:04domain-nya menggunakan apa,
29:05hosting-nya pakai apa,
29:07kemudian,
29:08DNS-nya apa,
29:09kemudian,
29:10apa namanya,
29:10API-nya seperti apa,
29:11dan lain-lain gitu.
29:12Mbak,
29:13operator itu bisa diganti,
29:14gampang.
29:15anytime bandar itu bisa ganti.
29:17Tapi,
29:18infrastruktur digital,
29:19seperti yang kemarin diungkap Polri,
29:21itu pasti meninggalkan jejak,
29:23nah,
29:23itu yang harus dikejar.
29:25Nah,
29:25kemudian,
29:26apa,
29:26WNA-WNA yang diserahkan ke migrasi,
29:29saya kok takut,
29:30langsung mau di,
29:31itu ya,
29:31langsung dibalikin,
29:32jangan dibalikin dulu,
29:33jangan dideportasi dulu,
29:34gitu.
29:35Itu harus,
29:36apa namanya,
29:37diinterogasi benar,
29:38gitu ya,
29:39apa namanya,
29:40orang-orang ini,
29:41gitu,
29:41supaya apa,
29:42supaya kita bisa tahu,
29:43koordinatornya itu siapa,
29:45karena koordinator itu,
29:46biasanya dia tahu strukturnya,
29:47mereka tahu jalur komunikasinya,
29:49mereka tahu siapa supervisernya,
29:51mereka tahu pola pembayarannya,
29:53mereka tahu lokasi backup operasionalnya,
29:56ada di mana,
29:57gitu.
29:57Nah,
29:58itu yang nanti harus kita kejar,
30:00gitu,
30:01ya kan,
30:01sehingga nanti kita bisa dapat nih,
30:03fasilator lokarnya itu siapa sih,
30:05yang memfasilitasi dia,
30:06kok bisa ada di Hayamuruk,
30:07gitu,
30:07penyedia rekeningnya siapa sih,
30:09gitu,
30:09kemudian yang menyewain gedung siapa sih,
30:11yang menyediain internet siapa sih,
30:13yang sponsori visa siapa sih,
30:15pasti nanti akan ketahuan,
30:17begitu ya,
30:18gitu.
30:18Selain juga nanti kita perlu melumpuhkan,
30:20aset-asetnya.
30:21Nah,
30:22itu,
30:22nggak susah mbak,
30:23regulasi kita,
30:24sudah cukup,
30:25gitu.
30:25Dan,
30:26apa,
30:26Polri Komdiki,
30:28bukan,
30:29ditempatnya orang-orang yang bodoh,
30:31gitu,
30:31mereka orang-orang yang pinter,
30:32gitu ya,
30:33gitu.
30:33Nah,
30:34kenapa kok pertanyaannya,
30:35kenapa kok masih ada,
30:36kenapa kok sampai detik ini masih ada,
30:37sudah di blokir jutaan website kok masih ada,
30:40kenapa,
30:41gitu.
30:41Ya,
30:41karena yang pertama caranya salah,
30:44yang kedua memang niatnya kurang,
30:46yang ketiga memang kurang ada keberanian,
30:48karena mungkin ada yang membackingi,
30:50kata Pak Cintral tadi,
30:51pasti ada nih yang melindungi,
30:53nggak mungkin nggak,
30:53gitu.
30:54Yang jadi masalah,
30:55ini korbannya kan,
30:56orang-orang yang nggak punya duit,
30:58karena depositnya sangat kecil sekali,
31:0020 ribu,
31:0030 ribu,
31:01gitu,
31:02yang itu nanti akan nyusahin warga masyarakat kita,
31:05dan sekarang penggunanya udah 5 juta lebih,
31:07gitu ya.
31:08Nah,
31:08ini yang memang harus dihentikan,
31:10kalau yang kita suruh berhenti itu pemainnya,
31:12mbak,
31:13susah,
31:13karena mereka sudah ketanduan,
31:15gitu,
31:15ya kan,
31:16yang harus kita berhentikan adalah,
31:17ini sistemnya harus kita matikan,
31:19gitu,
31:19dan untuk mematikan sistem itu ternyata nggak terlalu susah,
31:22gitu.
31:22Nah,
31:22menelusuri bosnya termasuk backing-nya,
31:25nih,
31:25Pak Susno,
31:26berarti Anda,
31:27bagaimana Anda bisa menggambarkan kerja dari polisi,
31:30meyakinkan kalau sampai backing-backingnya,
31:32polisi berani untuk mengusut itu semua?
31:36Tadi udah diurekan,
31:37Pak Pratamatnya udah benar,
31:39gitu,
31:39jalur yang ditempat,
31:40terusurilah jalur itu,
31:41baik follow the money,
31:42atau follow,
31:43apa namanya,
31:44lewat,
31:45follow informasi,
31:46follow informasi transaksi,
31:48yaitu melalui rekening,
31:50melalui internetnya.
31:52Jadi baik untuk menghentikan di Indonesia,
31:55maupun untuk menangkap pelakunya,
31:57nggak sulit,
31:58ya asal di itu,
32:00dilakukan hal tadi,
32:01persoalannya tinggal kemauan.
32:04Polri sudah mau,
32:05sudah nunjukkan itu.
32:06Nah sekarang kalau internetnya nggak ditutup,
32:09pagi tadi aja masih bisa di tracing oleh Pak Fiat,
32:14nah ini,
32:15ya gimana,
32:15halo komdigi,
32:16gitu.
32:17Tapi berarti Anda sudah melihat keberanian itu juga dari pemerintah,
32:20kalau selain polisi?
32:21Ya pemerintah kan diwakili oleh Polri,
32:23yang melakukan penangkapan itu,
32:25tinggal pemerintah ini kan tidak hanya Polri saja,
32:27kan,
32:27komdiginya bagaimana?
32:29Kok pagi ini?
32:31Nah,
32:32dan pemerintah juga OJK-nya bagaimana,
32:35gitu,
32:36dengan DI,
32:37agaknya kemauan untuk memantau dan menutup rekening-rekening yang mencurigakan,
32:42gitu,
32:43dalam transaksi,
32:44tanpa,
32:45mereka tahu bahwa underlying transaksinya itu,
32:48daripada rekening itu 24 jam,
32:50kecil-kecilan,
32:51gini,
32:52oh ini pasti judi,
32:54dan menurut pantauan Fiat,
32:55duit yang bermain di judi online itu sampai ratusan triliun ya,
33:00mungkin ribu triliun gitu,
33:02apa enggak merosak perekonomian kita,
33:04dan ini yang kutnya lagi ke judul ini,
33:08baik-baiknya kegampang cari duitnya,
33:10yaitu dengan pinjol gitu,
33:14Oke,
33:15berarti sekarang PR-nya tinggal kemauan dan keberanian untuk benar-benar menutup,
33:18karena sebenarnya aturannya sudah ada ya,
33:20Pak Susno dan juga Mas Pratama,
33:22terima kasih Pak Susno Duwaji,
33:23kabar skrim periode 28-29,
33:25dan Mas Pratama Persada Pakai Rekaman dan Sibar,
33:27sudah berbagi bersama kami di Sampai Indonesia pagi,
33:30selamat beraktifitas,
33:31semoga sehat selalu.
33:33Terima kasih,
33:34selamat pagi.
33:34Terima kasih.
Komentar