Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra menegaskan jaringan perjudian online internasional yang baru diungkap polisi bukan merupakan kasus penipuan atau scam, melainkan murni praktik judi online dengan target korban warga negara asing.

"Untuk modus operandi yang dijalankan mereka, kami ulangi bahwa ini bukan scam, melainkan pure perjudian online," ujar Wira, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, dalam menjalankan aksinya para pelaku memiliki pembagian tugas yang terstruktur, mulai dari bagian accounting, telemarketing, hingga customer service.

"Berdasarkan hasil penelusuran dan analisa kami, rata-rata yang menjadi korban adalah warga negara luar," katanya.

Terkait proses hukum, Wira menegaskan seluruh tersangka akan diproses di Indonesia sesuai peran masing-masing.

Bareskrim Polri juga telah berkoordinasi dengan National Central Bureau (NCB) Interpol dari sejumlah negara yang warganya diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

"Kami meminta dukungan personel maupun peralatan yang dapat digunakan untuk mendukung pengungkapan kasus ini," ujar Wira.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Baca Juga [FULL] 321 WNA Sindikat Judol Ditangkap di Hayam Wuruk, Pakar Keamanan Siber: Sasarannya Bukan WNI di https://www.kompas.tv/nasional/668033/full-321-wna-sindikat-judol-ditangkap-di-hayam-wuruk-pakar-keamanan-siber-sasarannya-bukan-wni



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668044/terungkap-bareskrim-beberkan-korban-sindikat-judi-online-internasional-bidik-korban-wna
Transkrip
00:00Pak Sore Pak, peranakan saya Putu Bagus dari Liputan Names JTV, tadi ada beberapa pertanyaan yang memang sudah ditanyakan,
00:05cuman penegasan kembali Pak, soal modus operan di jaringan judi online ini, penipuan internasional yang dijalankan seperti apa?
00:14Dan apakah target korban ini berasal dari Indonesia saja, apakah luar negeri, dan mungkin untuk Interpol Pak,
00:21untuk proses hukum apakah memang dilanjutkan di dalam negeri, apakah nantinya akan...
00:33Yang pertama, apakah hukumnya akan dilakukan di dalam negeri, kami sudah sampaikan tadi pasal yang kami bersangkakan,
00:50sesuai dengan peran masing-masing, sampai saat...
01:03Masih akan kita lakukan pendalaman, yang kedua tadi pertanyaan Pak, soal yang dijalankan seperti apa?
01:10Oke, baik, untuk modus operan yang dijalankan sama mereka, kami ulangi bahwa ini bukan skep ya Pak,
01:18ini adalah pure perjudian online, jadi mereka menawarkan ada yang bagian...
01:51Untuk kurban, mentara...
01:54Dari hasil penelusuran kami, berdasarkan analisa, bahwa yang menjadi kurban ini rata-rata adalah warga negara luar,
02:07karena yang bagian telemarketing, ya bagian memperlesting daripada web tersebut,
02:14kemudian bagian customer service yang tugasnya untuk mencari nasabah baru, itu rata-rata kurbannya dari luar.
02:33Kami selepas berita penangkapan ini dari Bapak Dirti Pidum, kami sudah melakukan koordinasi kepada NCB Interpol negara-negara yang disebutkan
02:49tadi.
02:49Dan tentunya kami meminta dukungan, dukungan personel maupun peralatan yang dapat digunakan untuk mendukung dalam pengungkapan kasus ini.
03:03Tentunya kami tidak ingin laku tindak kembali ke tanah airnya tanpa hujan.
03:14Dan itu akan berdampak membuat Indonesia dianggap sebagai sebuah negara yang safe haven untuk melakukan tindak pidana transnasional.
03:30Koordinasi, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan rekan-rekan atas kepolisian dari negara yang warganya terlibat.
03:40Dan tidak itu saja, kami juga mengirimkan berita ini kepada Interpol Pusat,
03:47Interpol Headquarters di Lyon, Perancis, tentang fenomena yang terjadi di Indonesia.
03:53Dan kami sudah menghubungi atase-atase kepolisian yang negaranya, warga negaranya terlibat untuk segera datang ke tempat kami.
04:05Ya, demikian.
Komentar

Dianjurkan