00:00Aji Ternate mengecam tindakan aparten I yang dinilai telah melakukan intimidasi terhadap kegiatan sipil yang sah dan terbuka untuk umum.
00:09Banyaknya penolakan akan kegiatan pemutaran film ini.
00:46Saya koloni Alim Pantri Jenis Dadi, selaku Dandim 1501 Ternate.
00:54Kami memonitor kegiatan ini, kemudian keberadaan kegiatan ini, itu kami melihat di media sosial.
01:08Banyaknya penolakan akan kegiatan pemutaran film ini.
01:13Aji Ternate mengecam tindakan aparten I yang dinilai telah melakukan intimidasi terhadap kegiatan sipil yang sah dan terbuka untuk umum.
01:22Kalau menurut kami, pemutaran film dokumenter dan diskusi merupakan bagian dari kebebasan berekspresi serta hak warga untuk memperoleh informasi sebagaimana
01:34dijamin dalam demokrasi.
01:35Saya menganggap bahwa ini bukan sekedar pembubaran nobar film, tetapi bentuk nyata intimidasi terhadap ruang demokrasi dan kebebasan berekspresi warga.
01:52Kita aparat tidak seharusnya menjadi pihak yang menentukan karya apa saja yang boleh atau tidak boleh ditonton oleh masyarakat kita
02:01saat ini.
02:01Kita tahu bahwa masyarakat kita saat ini sudah sangat melek informasi.
02:06Mereka juga bisa membedakan mana informasi yang host dan fakta dan film dokumenter yang di Sutradayore dan di Laksono ini
02:17merupakan karya investigasi produk jurnalistik.
02:21Yang seharusnya kita bisa mempertanggungjawabkan karya ini untuk dipublikasi secara umum dan masyarakat juga bisa tahu bagaimana kondisi Papua saat
02:36ini.
02:36Karena mungkin kondisi Papua saat ini menjadi bom waktu untuk kita Maluku Utara, karena Maluku Utara juga saat ini kita
02:43diperhadapkan dengan hal yang sama soal perampasan ruang, perampasan ruang masyarakat adat dan kondisi yang sama di Papua mungkin akan
02:57terjadi di Maluku Utara saat ini.
03:03Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
03:08Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
03:12Saksikan Kompas Petang di Kompas TV, Channel 11, di Televisian.
Komentar