00:00Badan Pusat Statistik atau BPS melakukan survei kepuasan layanan haji Indonesia.
00:07Survei dilakukan kelebih dari 14.000 jemaah untuk mengukur tingkat kepuasan terhadap penyelenggaran haji 2026.
00:15Berikut laporan jurnalis Kompas TV, Jihan Novita dari Madinah Arab Saudi.
00:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:24Saudara penyelenggaran haji 2026 diawasi khusus oleh Badan Pusat Statistik atau BPS yang melakukan survei secara langsung terkait dengan kepuasan
00:34layanan haji Indonesia.
00:36Lebih dari 14.000 jemaah haji Indonesia yang berada di Tanah Suci ditanyakan atau diberikan kuesioner oleh Badan Pusat Statistik
00:43dalam survei tersebut.
00:45Dan untuk informasi lebih lengkap kita akan tanyakan langsung kepada Wakil Ketua Tim Surveyor Haji BPS, Bapak Nur Ikhlas.
00:55Pak Ikhlas boleh dijelaskan bagaimana metode survei yang dilakukan BPS terhadap terkait dengan penyelenggaran haji 2026 ini?
01:02Ya, yang kita gunakan dalam survei kepuasan layanan haji Indonesia ini kita menggunakan metode survei ya.
01:07Jadi bukan sensus, artinya kita mengambil sampling gitu dari seluruh embarkasi yang ada di Indonesia, dari seluruh jemaah 200 ribuan
01:16lebih.
01:17Kita mengambil sampling sebanyak 14 ribuan untuk kita tanya kepuasannya dari si jemaah terhadap layanan haji tahun ini.
01:26Jadi kita menggunakan sampling.
01:27Untuk tahun ini, selain daripada kita menggunakan atau membagi kuesioner ke jemaah untuk mereka isi tentang kepuasannya, kita juga melakukan
01:37metode lagi atau inovasi dengan in-depth interview.
01:41In-depth interview itu artinya kita mencacah kepada jemaah haji secara proposit lebih mendalam.
01:48Artinya apa yang mereka rasakan, kita gali, berbicara layaknya sebagai teman.
01:52Jadi ada interview yang kita juga lakukan untuk memperkuat dari hasil kuesioner yang kita bagikan kepada jemaah.
01:59Selain itu juga kita dari tim BPS juga melakukan observasi.
02:03Jadi observasi itu kita betul-betul memang melihat, ya misalnya kita ambil sampling di hotel mana, kemudian kita lihat akomodasinya
02:10seperti apa, kamarnya seperti apa, apakah sudah selesai prosedur.
02:13Kemudian di bandara juga kita observasi. Jadi dari sejak awal kedatangan sampai pada tahap di Madinah, ataupun nanti di Armusna,
02:20ataupun nanti di Mekah gitu ya, kita melakukan observasi.
02:24Dan juga kita menggunakan digital nih, digitalisasi. Jadi bukan hanya kuesioner, jadi jemaah juga bisa menggunakan handphone untuk mengisi survei
02:34kepuasan haji ini.
02:35Cakupan dalam survei, ini apa saja Pak yang ditanyakan oleh BPS?
02:39Jadi kita menanyakan berbagai hal yang terkait dengan pelayanan terhadap jemaah.
02:46Contohnya yang kita potret adalah bagaimana proses kedatangan dari bandara, transportasinya, akomobilisasinya seperti apa.
02:54Lalu ketika dia sampai di hotel, kita juga akan tanyakan bagaimana kenyaman dari kamarnya gitu ya, kemudian apakah airnya putus
03:02atau dan seterusnya.
03:03Kemudian konsumsi juga kita tanyakan. Bahkan saat mereka di dalam negeri juga kita tanyakan.
03:08Jadi bagaimana saat pelayanan di asrama haji di sana, proses membawa mereka ke embarkasi dan seterusnya.
03:14Lalu nanti yang di Armusna juga kita tanyakan. Jadi tahun ini kita coba menangkap per proses.
03:20Jadi setiap proses kita bagikan kuesioner seperti apa responnya.
03:24Terima kasih Pak Dorek, masak informasinya.
03:27Ya saudara, hasil survei dari Badan Pusat Statistik ini nantinya akan menjadi indikator keberhasilan dan kepuasan terhadap penyelenggaraan haji 2026.
03:37Yang tentunya akan menjadi acuan untuk penyelenggaraan haji di tahun berikutnya.
03:42Jihan Novita, Kompas TV, Madinah, Arab Saudi.
Komentar