00:05Intro
00:11Dalam insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di area Bekasi Timur pada Senin malam
00:17dilaporkan adanya karyawan Kompas TV yang hilang kontak diduga berada di dalam kereta tersebut, Saudara.
00:23Dalam insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di area Bekasi Timur pada Senin 27 April malam,
00:30tim Kompas TV sempat mengumumkan pencarian Nur Aynia Ekar Rahmadina.
00:36Keluarga pun mencoba melacak nomor ponsel dan lokasi terakhir terdeteksi berada di stasiun Bekasi.
00:50Hingga selasa 28 April pagi, upaya penghubungan melalui perangkat komunikasi maupun pengecekan di titik kumpul
00:59yang dilakukan Kompas TV belum membuahkan hasil.
01:03Teman-teman, kalau yang ada tahu informasi tentang kakak saya, tolong beri saya, saya udah...
01:19Pokoknya, kakak pulang, kakak...
01:25Salah satu rumah duka dari karyawan Kompas TV ya, Nur Aynia Ekar Rahmadina atau yang kerap di Sapa Ain,
01:34salah satu karyawan Kompas TV, dan ini adalah situasi di rumah duka, Saudara.
01:39Seiring pencarian, Aynia dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan yang melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di stasiun
01:48Bekasi.
01:48Suasana duka menyelimuti rumah almarhumah Nur Aynia Ekar Rahmadina.
01:54Direktur utama Kompas TV, Rosyana Silalahi, pun menyampaikan langsung bela Sungkawa.
02:03Pada selasa 28 April, jenazah berhasil diidentifikasi dan langsung diserahkan ke pihak keluarga.
02:11Nur Aynia merupakan bagian dari tim News Production Support Kompas TV dan telah mengabdi selama 11 tahun.
02:17Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Kompas TV.
02:26Selama keluarga besar Kompas Gramedia, Kompas TV dan redaksi Kompas TV mengucapkan bela Sungkawa yang sedalam-dalamnya,
02:36kehilangan yang sedalam-dalamnya.
02:38Semoga alamah kumah di lapangkan kuburnya, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
02:43Dan satu apresiasi, terima kasih kepada keluarga besar Nur Aynia atas dedikasi, atas sumbangsih.
02:5211 tahun untuk Kompas TV, catatan yang luar biasa, tidak pernah ada catatan biru atas kebetulan beliau.
03:02Almarhumah juga dikenal luas pergaulannya, dikenal banyak kawannya.
03:08Dan saya berterima kasih kepada teman-teman yang jurnalis, yang menghentikan hingga jenazah sudah teredifikasi dan sudah dibawa ke keluarga.
03:18Terima kasih.
03:31Kebetangan jenazah disambut tangis keluarga dan sejumlah rekan kerja Nur Aynia di rumah duka di Tambun Bekasi, Jawa Barat.
03:38Nur Aynia adalah satu dari 15 korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat.
03:53Kami baru melayak ke keluarga Almarhumah Aynia, menyampaikan duka yang sangat mendalam dan tentunya permintaan maaf kami.
04:12Dan kami menyampaikan juga ada sedikit santunan dari kami dan begitu juga dari kereta komitor.
04:24Direktur utama Kompas TV, Rosyana Silalahi pun mengenang sosok Ayni saat sambutan di pemakaman TPU menguncaya Kabupaten Bekasi pada Rabu
04:3329 April 2026.
04:36Sebelum dia di wisuda, seperti kata Bu Iva, Kompas TV sudah mengincar Ayn untuk bisa kerja di Kompas TV bahkan
04:47sebelum dia di wisuda.
04:49Terima kasih Pak Hari dan Bu Iva yang telah mendidik Ayn menjadi seorang profesional yang sangat istimewa di Kompas TV.
05:00Sebelas tahun mengabdi berdedikasi dan menyerahkan seluruh kapasitas dan energinya untuk Kompas TV.
05:12Pak Hari dan Bu Iva, saya menerima informasi dari tim Kompas TV di hari ketika sebelum Almarhumah Ayn menuju kereta,
05:30terlebih dahulu dia memberikan makan kucing-kucing di Kompas TV.
05:35Sesaat sebelum ia pergi untuk menuju stasiun terdekat, bahkan di menit terakhir ia sebelum pergi ke Haribaan yang Maha Suci,
05:50Ayn bahkan memberikan kebaikan bagi makhluk hidup.
05:53Dan hari ini kemarin kita melihat begitu banyak teman-teman dari tempat kuliah di Jogja,
06:00rekan-rekan masa sekolah dulu, juga rekan-rekan Kompas TV yang datang untuk memberikan penghormatan kepada Ayn,
06:09menunjukkan bahwa ia seorang yang sungguh dicintai tidak saja oleh teman-temannya sejak kecil maupun kenalannya maupun kerabat kerjanya.
06:19Karena putri Ian dan Barka, kenanglah kakakmu yang luar biasa ini sebagai seorang pejuang,
06:29banggalah pada Kak Ayn, ingatlah ia dengan cara yang selama ini selalu kita ingat,
06:38pribadi yang ceria, periang dan senantiasa mengasihi tidak saja sama tapi mahluk hidup.
06:45Pak Hari dan Bu Iva, meskipun Ayn sudah tidak ada,
06:53tetapi izinkan Kompas TV selalu menjadi keluarga besar untuk Pak Hari dan Bu Iva.
06:59Silaturahmi jangan pernah putus dan jangan pernah sungkan untuk selalu bisa berkomunikasi dengan Kompas TV.
07:07Terima kasih sekali lagi untuk semua yang telah diberikan keluarga besar bagi Ayn yang menjadi aset terbaik Kompas TV.
07:17Nur Aynia Eka Rahmadina, terima kasih untuk semua dedikasimu.
07:24Selamat jalan.
07:26Sosana Haru pun mengiringi jenazah Aynia ke tempat peristirahatan terakhir.
07:49Sosana Haru pun mengiringi jenazah Aynia ke tempat peristirahatan terakhir ke tempat peristirahatan terakhir.
07:57Namun hadir dalam setiap siaran yang mengalir.
08:00Sebelas tahun kau jaga dedikasi,
08:02merangkai berita menemani waktu menjadi bagian dari cerita banyak orang.
08:06Hingga akhirnya kami yang harus belajar melepasmu.
08:10Ayn kau bukan sekadarkan kerja,
08:13kau adalah cerita yang kini tinggal dalam kenangan.
08:16Dan di setiap siaran yang kembali berjalan,
08:19akan selalu ada bagian kecil darimu,
08:21yang tak pernah benar-benar pergi.
08:38Terima kasih telah menonton!
Komentar