00:00Presiden Prabowo Zubianto resmi menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat di Istana Mereka Jakarta.
00:07Presiden kembali menegaskan prinsip diplomasi Indonesia bebas aktif dan menolak segala bentuk penggunaan kekuatan militer dalam penyelesaian konflik global.
00:19Bapak Presiden yang kami hormati.
00:28Bapak Presiden Prabowo Zubianto menerima sembilan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh dari negara-negara sahabat.
00:36Filipina, Sri Lanka, Ceko, Yunani, Palestina, Lebanon, Korea Selatan, dan San Lucia.
00:46Para duta besar menandai dimulainya masa tugas para diplomat di Indonesia.
00:54Penyerahan surat kepercayaan bagian penting hubungan diplomatik antar negara.
00:59Wakil Menteri Luar Negeri Anies Mata bilang,
01:02Presiden memohon maaf atas keterlambatan jadwal prosesi kredensial
01:06karena padatnya agenda pemerintahan dan fokus penanganan situasi global.
01:11Menurut Anies Mata, sejumlah rekonsiliasi global turut jadi perhatian
01:16termasuk potensi tiga skenario yang kini berkembang di Timur Tengah.
01:20Indonesia sendiri terus mendorong upaya deeskalasi demi membangun perdamaian jangka panjang
01:26serta mengubah zona konflik menjadi zona pembangunan.
01:33Beliau meminta maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh para Dugos
01:40dan murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau.
01:45Tidak ada liat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini sama sekali.
01:53Murni karena masalah jadwal yang sangat padat dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global
02:02yang benar-benar membutuhkan konsentrasi penuh.
Komentar