Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Harga gas nonsubsidi yang naik berdampak pada pedagang warung nasi di Kota Bandung, Jawa Barat.

Namun pedagang memilih tidak menaikkan harga jual makanan agar tidak kehilangan pelanggan.

Kenaikan harga gas nonsubsidi berdampak pada pedagang warung nasi di Kota Bandung.

Kenaikan harga membuat biaya operasional meningkat, namun keuntungan yang didapat berkurang.

Salah satunya Iis, pedagang warung nasi, yang mengaku terpaksa mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli elpiji 12 kilogram.

Meski harga gas nonsubsidi naik, Iis memilih bertahan tidak menaikkan harga jual makanan agar tidak kehilangan pelanggan.

Pedagang berharap harga gas dapat kembali stabil agar usaha tetap berjalan di tengah meningkatnya biaya operasional.

Kita pantau langsung dampak kenaikan harga elpiji nonsubsidi pada pedagang makanan bersama Jurnalis KompasTV, Vidaa Alatas dan Juru Kamera, Reza Pratama, di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga Akibat Elpiji Nonsubsidi di Kendari Dibatasi: Pasokan Turun 25 Persen, Warga Mulai Kesulitan di https://www.kompas.tv/nasional/664642/akibat-elpiji-nonsubsidi-di-kendari-dibatasi-pasokan-turun-25-persen-warga-mulai-kesulitan

#gasnonsubsidi #gas #bandung #warungnasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664810/harga-gas-nonsubsidi-naik-pedagang-warung-nasi-di-bandung-menjerit-sambil-tahan-harga
Komentar

Dianjurkan