Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama

Nama Hery Susanto mendadak jadi sorotan. Baru dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI, ia kini justru terseret kasus dugaan korupsi. Publik pun tak hanya menyoroti kasusnya, tapi juga harta kekayaan yang tercatat dalam LHKPN.

Dengan total kekayaan sekitar Rp4,1 miliar tanpa utang, rincian asetnya kini ikut diperbincangkan. Dari tanah dan bangunan hingga kas yang dimiliki, semuanya menjadi bagian dari sorotan di tengah status hukumnya yang berubah drastis.

Kasus ini kembali mengingatkan bahwa jabatan tinggi datang dengan tanggung jawab besar. Ketika integritas dipertanyakan, bukan hanya individu yang disorot—tapi juga kepercayaan publik yang ikut dipertaruhkan.

Artikel terkait:
https://www.suara.com/lifestyle/2026/04/17/103807/kekayaan-hery-susanto-versi-lhkpn-ketua-ombudsman-yang-jadi-tersangka-korupsi

Creative/Video Editor: Susi/Leo
#Nikel #LHKPN #Hery Susanto

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kekayaan Heri Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang jadi tersengka korupsi.
00:06Ketua Ombudsman RI Heri Susanto menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersengka
00:11kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung pada Kamis 16 April 2026.
00:17Pendetapan ini terkait dugaan penerimaan suap dalam teteh kelola pertambangan nikel
00:21periode 2013-2025.
00:24Ia diduga menerima uang sekitar 1,5 miliar dari pihak perusahaan yang berkepentingan.
00:30Kasus ini bermula ketika sebuah perusahaan tambang nikel mengalami persoalan terkait
00:35perhitungan kewajiban penerimaan negara bukan pajak.
00:38Dalam proses tersebut, Heri diduga menggunakan jabatannya untuk mempengaruhi kemutusan
00:43agar perusahaan dapat menghitung sendiri beban yang harus dibayarkan,
00:47sehingga menguntungkan pihak tertentu.
00:50Peristiwa dugaan suap ini terjadi saat ia masih menjabat sebagai anggota ombudsman
00:54sebelum kembali dilantik menjadi ketua pada April 2026.
00:59Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggaraan negara yang dilaporkan pada 17 Maret 2026,
01:05Heri memiliki total kekayaan sekitar 4,17 miliar tanpa utang.
01:09Aset tersebut meliputi tanah, bangunan senilai 2,35 miliar,
01:15kendaraan sekitar 595 juta, harta bergerak lainnya serta kas ratusan juta rupiah.
01:21Kini, setelah ditetapkan sebagai tersangka,
01:24ia langsung ditahan selama 20 hari oleh penyeksaan agung untuk proses hukum lebih lanjut.
01:32Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan