Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Di tengah kondisi geografis yang sulit dan curah hujan yang tinggi, anggota TNI dari Kodim 0710 Pekalongan bersama masyarakat terus bergotong royong membangun Jembatan Garuda di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran. Jembatan sepanjang 60 meter ini menjadi penghubung vital antara Desa Domiyang dan Desa Winduaji, yang akan memberikan manfaat bagi sekitar dua ribu lima ratus jiwa.

Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas jarak tempuh serta membuka akses ekonomi dan sosial masyarakat. Namun, proses pembangunan tidak berjalan mudah.

Kondisi medan yang curam dan sulit dijangkau membuat distribusi material menjadi tantangan besar. Untuk membangun pondasi, material harus didrop menggunakan tali sling, menyeberangi lokasi yang berbahaya.

Cuaca ekstrem dan sulitnya akses menjadi kendala utama dalam proses pembangunan. Penggunaan tali sling menjadi solusi agar material dapat sampai ke titik pembangunan. Pembangunan jembatan merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada lagi daerah terisolir.

Sementara Kepala Dusun Domiyang, Sahir Muhroni, menyebut jembatan ini merupakan harapan warga untuk mempermudah akses menuju Desa Winduaji.

#jembatan #pekalongan #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663935/akses-terisolasi-dibuka-tni-warga-di-pekalongan-gotong-royong-bangun-jembatan
Transkrip
00:00Di tengah kondisi geografis yang sulit dan curah hujan yang tinggi,
00:05anggota TNI dari Kodim 0710 Pekalungan bersama masyarakat terus bergotong royong
00:10membangun jembatan Daruda di Desa Domiang, Kecamatan Panindara.
00:14Jembatan sepanjang 60 meter ini menjadi penghubung vital antar Desa Domiang dan Desa Winduaji
00:20yang akan memberikan manfaat bagi sekitar 2.500 jiwa.
00:25Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas jarak tempuh
00:27serta membuka akses ekonomi dan sosial masyarakat.
00:31Namun, proses pembangunan tidak berjalan mudah.
00:34Kondisi medan yang curang dan sulit dijangkau
00:37membuat distribusi material menjadi tantangan besar.
00:39Untuk membangun fondasi, material harus didrop menggunakan tali seling
00:43menyeberangi lokasi yang berbahaya.
00:47Suaca di sini itu sangat ekstrim.
00:49Ya, terkadang menghambat, tapi tidak menyurutkan semuanya kami
00:58untuk mengejar progres supaya pembangunan jembatan ini berjalan sesuai dengan rencana.
01:05Cuaca ekstrim dan sulitnya akses menjadi kendala utama dalam proses pembangunan.
01:11Penggunaan tali seling menjadi solusi agar material dapat sampai ke titik pembangunan.
01:15Pembangunan jembatan merupakan program dari Presiden Prabowo
01:18agar tidak ada lagi daerah terisolir.
01:21Sementara Kepala Dusun Domiang, Sahir Muhroni,
01:24menyebut jembatan ini merupakan harapan warga
01:26untuk mempermudah akses menuju Desa Winduaji.
01:31Masyarakat bisa menggunakan dengan sebaik-baiknya.
01:34Artinya kita setelah nanti dibangun,
01:38insya Allah juga akan kami pelihara, kami jaga
01:40karena ini adalah akses satu-satunya
01:43dan baru kali ini akan dibangun, Pak.
01:46Jadi kami sangat berterima kasih.
01:48Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat,
01:52pembangunan jembatan Garuda menjadi simbol kemanunggalan.
01:55Diharapkan jembatan ini menjadi penghubung sekaligus pembuka jalan
01:58menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
Komentar

Dianjurkan