00:00Munadi, selamat pagi untuk seluruh rekan-rekan media yang kami hormati, kami cintai.
00:07Menambah tadi yang sudah disampaikan oleh Pak Munadi, kami dari pihak BNI juga ingin memastikan kembali
00:14bahwa seluruh dana nasabah pada produk resmi tetap aman dan tidak terdampak sama sekali oleh peristiwa ini.
00:23Seluruh transaksi resmi BNI hanya dilakukan melalui sistem yang terdokumentasi dan termonitor,
00:31berikut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
00:37Kami dari pihak BNI juga mengimbau kepada masyarakat agar semakin waspada terhadap detail produk keuangan,
00:48khususnya terhadap penawaran investasi di luar kanal resmi BNI
00:55agar menghindari penawaran dengan iming-iming bunga tinggi yang tidak wajar
01:01dan juga transaksi di luar mekanisme resmi BNI.
01:06Agar juga dipastikan, setiap transaksi yang dilakukan melalui saluran resmi BNI yang dapat diverifikasi.
01:16Komitmen kami ke depan tentu akan terus memantau dan mengawal proses penyelesaian kasus ini hingga tuntas.
01:26Kami juga memperkuat sistem pengawasan internal untuk mencegah kejadian serupa.
01:33Meningkatkan edukasi dan literasi keuangan juga merupakan satu hal yang penting untuk kami
01:38kepada seluruh masyarakat dan nasabah kami secara berkelanjutan.
01:43Dan juga kami yakin bahwa seluruh proses dapat memberikan kepastian dan keadilan bagi semua pihak.
01:52Terima kasih.
02:05Terima kasih atas paparan dari Ibu Rian dan Pak Munadi.
02:09Untuk sesi tanya-jawab kami akan buka sebanyak tiga saja.
02:14Karena nanti rencananya dari setelah paparan ini kami juga akan mengirimkan press release resmi dari BNI.
02:20Terima kasih.
02:37Terima kasih.
02:54Tadi ada yang raise hand ya.
03:23Ada pertanyaan dari
03:25media bisnis Indonesia, Mas Emanuel.
03:28Yang pertama, BNI menyebut ini tindakan di luar sistem namun menurut korban bilidiposito palsu
03:34ditangani oleh kepala cabang BNI Rantoprapat.
03:37Apakah ada pejabat lain selain Andi Hakim yang saat ini sedang diperiksa atau diselidiki?
03:51Sampai dengan sekarang tidak ada yang diperiksa kecuali Andi Hakim karena memang ini tindakan pribadi dari Andi Hakim
03:59dengan bilidiposito palsu yang ditantangkan oleh Andi Hakim sendiri.
04:03Demikian, Mas.
04:10Pertanyaan yang kedua dari Mas Emanuel juga
04:13Fraud ini berlangsung sejak tahun 2019 sudah lebih dari 6 tahun
04:17audit internal BNI dilakukan secara berkala
04:19bagaimana bisa modusnya tidak terdeteksi selama itu
04:22di mana letak kegagalan sistem pengawasan BNI
04:25BNI memiliki kewajiban menerapkan strategi anti-fraud sesuai POJK nomor 39-2019
04:33Pertanyaannya, apakah BNI sudah mematuhi regulasi ini di kantor kas Aik Nabara?
04:37Jika ya, mengapa tetap bisa terjadi?
04:42Sampai jumpa bass.
04:47Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:12Terima kasih atas pertanyaan nomor 2
05:14Jadi transaksi ini
05:16Tidak masuk sistem sehingga
05:18PNI secara
05:20Korporasi tidak mengetahui ada
05:22Transaksi ini dari nasabah
05:24Dan
05:25Hasil audit internal yang mendeteksi bahwa
05:28Terjadi fraud
05:30Ketika ada temuan di Februari
05:32Tahun 2026
05:34Terima kasih Pak
05:50Selanjutnya
05:51Pertanyaan dari
05:53Ada dari kompas sama
05:55Detik.com
05:56Cuman ini akan kami
05:57Pilih aja ya
05:59Karena waktunya sangat terbatas juga
06:01Jadi dari kompas
06:04Dari total kerugian
06:05Kapan target 100% pengembalian dana nasabah
06:07Lainnya selesai dilakukan
06:23Terima kasih
06:49Tanyaan ketiga
06:54Penyelesaian akan kami lakukan dalam
06:56Jangka waktu minggu ini
07:00Kita berproses
07:02Dan pasti
07:02Dipastikan minggu ini
07:04Sampai Jumat
07:05Di hari kerja akan kita kembalikan
07:08Terima kasih
07:23Satu pertanyaan lagi
07:24Dari media detik.com
07:26Dengan Mbak Wilda
07:27Berapa pengembalian awal yang telah diserahkan oleh pihak BNI
07:37Kami telah melakukan verifikasi awal
07:40Dan koordinasi dengan apart hukum
07:42Dan kami
07:42Mengembalikan sebesar 7 miliar rupiah
07:45Di tahap awal
07:46Dan
07:47Kita akan menyelesaikan
07:48Sisanya
07:49Dalam waktu minggu ini
07:51Dan
07:52Saya memberikan
07:54Background juga bahwa
07:56PNI dalam hal ini
07:58Termasuk pihak yang dirugikan
08:00Dalam kejadian ini
08:01Dan pastinya
08:03Kami juga prihatin
08:05Atas kejadian ini
08:07Khususnya kepada nasabah
08:08Para Rauki Aik Nabara
08:10Dan kami juga
08:12Sebagai
08:13Bank yang telah melayani masyarakat
08:16Sejak 1946
08:19Berkomitmen untuk
08:20Patuh pada regulasi yang ada
08:22Dan
08:23Bertanggung jawab terhadap
08:25Kejadian-kejadian seperti ini
08:27Terima kasih
08:29Terima kasih
08:30Terima kasih
Komentar