00:06Terima kasih
00:33Tentu kita tahu bahwa dalam konteks gencatan senjata hingga tanggal 22 April hari Rabu depan ini adalah bentuk reposisi bagi
00:44kedua belah pihak baik Amerika Serikat maupun Iran.
00:47Dalam konteks ini kita lihat memang Iran selalu bersikap resiprokal maksudnya adalah hanya melakukan balasan terhadap apa yang dilakukan oleh
00:55Amerika Serikat dan kemarin kita lihat pada tanggal 17 April menlu Iran yaitu Abbas Araqci mengumumkan bahwa selat hormus ini
01:03sepenuhnya terbuka untuk kapal-kapal yang sifatnya komersil dan bahkan harga brand crude oil atau minyak brand ini langsung anjrok
01:13begitu.
01:13Lebih dari 10% turunnya hingga ke angka hampir normal yang ke-80an dolar per barel.
01:20Nah kita lihat bagaimana sebenarnya dampaknya sangat luas begitu ya.
01:24Nah tapi kita juga lihat bahwa kurang dari 24 jam ini salah satu atau dua kapal yang dimiliki oleh India
01:32ini mendapatkan serangan dari kapal kecil yang dimiliki oleh IRGC.
01:37Nah tentu kita juga tahu mas bahwa dalam konteks ini ada dua sebab menurut saya mengapa hal ini terjadi.
01:42Yang pertama adalah aspek operasional yaitu dalam konteks ini dalam aspek operasional kita tahu bahwa IRGC tidak serta-merta berkoordinasi
01:51maupun menerima komando dari Kementerian Luar Negeri ataupun aspek-aspek strategis diplomatik lainnya.
02:00Tapi justru menerima signal atau komando dari yang sifatnya dari IRGC bahkan mungkin yang lebih memiliki kontrol terhadap IRGC lebih
02:09dekat pada Galibuf yang dulu merupakan komandan IRGC dibandingkan misalnya Arakci begitu.
02:15Itu yang pertama.
02:16Yang kedua kita juga bisa lihat bagaimana statement Donald Trump yang menyampaikan melalui paparan atau press release begitu bahwa tetap
02:27akan melakukan blokade yang sifatnya menutup dan hanya pada port atau pelabuhan-pelabuhan Iran.
02:35Nah ini tentu juga menunjukkan kita tadi kembali ke statement pertama bahwa Iran ini sifatnya resiprokal tentu dengan adanya kemungkinan
02:45ataupun statement argumen bahwa Amerika Serikat ini menutup sebagian Gulf of Oman gitu ya, sebagian besar Gulf of Oman.
02:54Dan bahkan kita dengar juga mendatangkan kapal yang lebih banyak dari sebelumnya yang sifatnya hanya sebelumnya infonya hanya sekitar 50
03:02ribu pasukan dan juga kapalnya sekitar 9 bergerak ada 3 kapal baru yang bergerak juga dari Afrika menuju ke Timur
03:10Tengah bahkan menambah military build up yang terjadi di Timur Tengah.
03:14Nah ini dua hal ini Mas Imron yang menurut saya akhirnya mengakibatkan resiprokal aksi atau resiprokal action atau aksi resiprokal
03:22dari Iran yang akhirnya menutup kembali oleh IRGC dari konteks ini yang menunjukkan bagaimana pentingnya cokpoin Selat Hormuz ini bagi
03:33keberlangsungan deeskalasi maupun eskalasi dari perang antara Amerika Serikat Israel dan juga Iran Mas Imron.
03:42Lantas adakah peluang untuk terciptanya perundingan lanjutan sebagai deeskalasi konflik berikut cuplikan dialog kami dengan Fauzia Cembaka berlatih senior Indo
03:52-Pacific Strategic Intelligence di program Kompasia.
03:56Tentu saja ini kita lihat bagaimana Pakistan sangat bekerja keras menjadi mediator meskipun kita melihat bagaimana Pakistan juga sudah melakukan
04:05yang kita lihat sebagai shuttle diplomasi.
04:07Karena kita lihat bagaimana Asim Munir misalnya sudah melakukan kunjungan ke Iran begitu sebelumnya Araksi sudah berkunjung secara terpisah ke
04:19Pakistan begitu.
04:20Nah kita lihat bagaimana sebenarnya awalnya juga ada sinyal-sinyal bahwa Asim Munir ini akan ke Amerika Serikat.
04:26Namun tentu saja dengan adanya buka-tutup Selat Hormuz ini tentu akan merupakan sesuatu yang dekonstruktif ya maksudnya yang tidak
04:35konstruktif terhadap deeskalasi.
04:37Namun kita melihat sebenarnya justru sinyal positif datang dari Trump dengan menyatakan bahwa meskipun dengan menutup bahkan Trump menggunakan statement
04:48di tweetnya
04:50atau di terus sosial dengan little cute action gitu ya oleh Iran begitu dengan menutup kembali.
04:57Nah ini tapi dia menyatakan bahwa secara jangan lupa bahwa di dalam konteks diplomasi mas atau negosiasi ada panggung depan
05:03dan panggung belakang.
05:04Di panggung depan tentu saja yang harus diyakinkan adalah masyarakat domestik.
05:08Di mana tentu kedua belah pihak tidak boleh dengan mudah memberikan konsesinya.
05:15Nah baik Iran maupun Amerika Serikat sedangkan panggung belakang tentu saja kedua belah pihak ingin segera memasuki exit ramp atau
05:23jalan keluar yang tentu dapat menguntungkan keduanya
05:26meskipun kita lihat sudah korban jiwa sudah besar, korban infrastruktur pun sangat besar begitu.
05:32Dan kita lihat bagaimana Pakistan masih juga menanggapi secara aktif untuk memfasilitasi putaran kedua di Islamabad.
05:39Nah selama ini ada informasi atau laporan yang menyatakan bahwa sejauh ini setidaknya dari beberapa laporan menyebutkan ada tujuh jalur
05:48komunikasi tidak langsung
05:49yang dimiliki oleh Pakistan dengan Iran, Pakistan dengan Washington sejak 12 April lalu.
05:55Nah namun kita juga harus melihat bagaimana sinyal negatif Iran dengan adanya blokade yang dilakukan Amerika Serikat
06:03ketika Iran merasa telah atau menyampaikan akan membuka Selat Hormuz ini maka tentu saja bentuk kepercayaan yang Iran berikan begitu
06:13tentu saja turun.
06:14Terlebih Iran harus tetap memberikan kepercayaan atau memberikan keyakinan kepada masyarakatnya
06:20bahwa mereka dengan segala korban jiwa yang telah menjadi korban dan juga korban infrastruktur tidak akan secara mudah memberikan konsesinya
06:29mas.
06:29Nah ini goodwill atau keinginan baik antara kedua belah pihak ini tentu akan sangat ditunggu
06:36dan saya rasa ada dua hal yang bisa menjadi jalan keluar terhadap kesepakatan negosiasi
06:42yaitu yang pertama adalah Iran membuka kembali Selat Hormuz seperti yang dilakukan Arakci pada hari Jumat lalu
06:49itu yang pertama dan kedua tentu saja Amerika Serikat menangguhkan blokadenya yang sementara ini
06:54karena memang tidak memberikan dampak konstruktif terhadap deeskalasi dan bahkan kita lihat bagaimana statement yang disampaikan oleh Pak Prancis
07:04misalnya yang menyatakan bahwa ini adalah bentuk eskalasi yang rapuh
07:14dan terus saja bisa memberikan keraguan untuk melakukan negosiasi tahap lanjutannya
07:21waktunya tinggal sebentar lagi mas
07:22karena Donald Trump pun menyatakan bahwa mungkin saja Amerika Serikat tidak memperpanjang gencatan senjata ini mas Imron
07:31oke kita akan lihat bagaimana tadi Anda katakan kerja keras pihak atau negara yang akan menjadi mediator
07:36untuk memfasilitasi perundingan tahap selanjutnya begitu ya kalau memang ada
07:39dengan adanya insiden penembakan kapal dan pendanaan ketat dari Iran begitu ya
07:43apakah resiko konflik terbuka akan semakin besar Baca Pak Kak?
07:47betul Mas Imron saya khawatir ini akan meluas tidak hanya terkait dengan dampak Amerika Serikat dan Iran saja
07:56tapi juga bagaimana sudah ada statement atau serangan terhadap kita tahu dua kapal India yang ditembaki di Selat Hormuz
08:05setelah Iran menutup kembali jalur tersebut ini India sudah memanggil duta besar Iran atas insiden ini
08:12nah ini sebenarnya langkah diplomatik yang langka dan serius dari New Delhi begitu ya
08:17karena kita lihat ini bagaimana sebenarnya India juga ingin menjaga hubungan baik dengan Teheran
08:21meskipun selama ini kita lihat bagaimana pada awal terjadinya konflik ini atau perang ini
08:26misalnya beberapa satu kapal yang isinya adalah para angkatan laut Iran yang waktu itu baru selesai berlatih di India
08:36misalnya terkena tembak gitu ya terkena misil serangan misil dari Amerika Serikat
08:41nah ini kita lihat bagaimana pasca kejadian itu pun tidak ada ketegangan yang terlalu tinggi
08:46antara kedua belah pihak bahkan kapal India pun bisa berhasil lewat sejak selama 45 hari ini gitu ya
08:51tapi kita lihat bagaimana dengan dipanggilnya duta besar Iran atas insiden ini
08:56ini menunjukkan bagaimana eskalasi ini tidak hanya akan terjadi pada negara-negara yang terlibat begitu ya
09:04yaitu Amerika Serikat, Iran dan juga Israel misalnya
09:07tapi juga akan semakin meluas jika konflik ini terus tereskala ski mas
09:13tapi kita lihat bagaimana kepentingan nasional negara-negara juga akan semakin terpengaruh
09:18tidak hanya kepentingan nasional yang sifatnya militer atau bahkan yang sifatnya aset-aset
09:24aset-aset ekonomi tapi juga kepentingan-kepentingan lain yang kita tahu
09:28ini semakin lama konflik ini berjalan tentu kepentingan nasionalnya ini akan semakin terhimpit
09:34dan waktu negosiasinya semakin sempit mas
09:38Eskalasi di Timur Tengah Saudara akan kami sampaikan
09:42Usai Jeddah
Komentar