Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Joman Nusantara Bersatu, Andi Azwan meyakini Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 Rismon Sianipar dalam kasus ijazah Jokowi segera terbit dalam waktu dekat.

"Untuk SP3, saya punya keyakinan minggu depan ini akan diterbitkan SP3 untuk saudara Rismon. Jadi tidak ada perlambatan-perlambatan oleh pihak Polda Metro Jaya," ujar Andi, pada Sabtu (11/4/2026).

Ia menambahkan bahwa mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku pelapor telah menandatangani surat permohonan SP3 Rismon Sianipar.

"Tahapan-tahapan sudah dilalui semua, sudah ditandatangani oleh pelapor termasuk Pak Jokowi," tambah Andi.

Baca Juga Kuasa Hukum Roy Suryo & Ketum Jokman soal Peluang Rismon Bisa Jadi Saksi Mahkota Kasus Ijazah Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/662317/kuasa-hukum-roy-suryo-ketum-jokman-soal-peluang-rismon-bisa-jadi-saksi-mahkota-kasus-ijazah-jokowi

#rismonsianipar #ijazahjokowi #jokowi

Video Editor: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/662323/andi-azwan-yakin-sp3-rismon-sianipar-kasus-ijazah-jokowi-terbit-minggu-depan
Transkrip
00:00minggu depan ini akan diterbitkan SP3 untuk Saudara Rismond.
00:05Jadi saya ingin menjawab dulu apa yang dikatakan dari Saudara Hosinudin itu.
00:11Untuk SP3, saya punya keyakinan, minggu depan ini akan diterbitkan SP3 untuk Saudara Rismond.
00:20Jadi tidak ada perlambatan-perlambatan oleh pihak Polda Metro Jaya.
00:25Apa yang dikatakan tadi, kalau case-nya Bung Edisudana itu berbeda total dengan case yang dihadapi oleh Saudara Rismond untuk
00:34itu.
00:34Tahapan-tahapan itu sudah dipenuhi semua, sudah ditandatangani semua oleh pelapor, termasuk Pak Jokowi dan Tiga yang lainnya.
00:42Dan itu sudah berproses dan saya punya keyakinan, minggu depan ini akan keluar SP3 untuk Saudara Rismond itu.
00:51Kalau casus ini melebar ke masalah pendanaan, memang di dalam podcast kami itu Rismond curhat yang mengenai tikab apapun yang
01:02dilakukan oleh pihak dari kubu sebelah itu terhadap dirinya
01:06dan juga masalah pendanaan itu, itu benar adanya apa yang dikatakan itu.
01:11Memang dia tidak menyebutkan siapa orangnya dan berapa emangnya itu.
01:16Dia tidak menyebutkan itu. Tapi untuk bohir atau pendanaan itu adalah miscaya yang dia katakan.
01:22Dan itu dengan keyakinan kita juga bahwa itu pasti ada untuk itu.
01:27Dan tidak ada sangkut pautnya kalau dikatakan dari Saudara Hossinuddin itu bahwasanya Pak Jokowi bermain playing victim,
01:34itu adalah asunti dari Saudara Hossinuddin dan pihak sebelah itu karena kekhawatiran mereka bahwa ini akan P21 segera
01:43dan Rismond akan menjadi saksi makrata untuk itu.
01:46Begitu, Dipo.
01:47Ya, kalau kita lihat, maka saya bilang kes ini agak berbeda.
01:51Kalau kita bicara dengan Bung Edi Sujana, itu adalah alasan kemanusiaan dan ingin beliau ini berobat
01:58dengan penyakit yang dibilang kanker stadium A4 itu ke rumah sakit penang di Malaysia.
02:04Dan dia membutuhkan pencekalannya ini ya dibuka sehingga dia bisa segera untuk berobat.
02:12Makanya kesnya berbeda.
02:14Ya, ini adalah kes kemanusiaan yang dijahulukan, dikedepankan.
02:17Tapi kalau kesnya Rismond ini, ada perlu juga kalau kita katakan, kita belajar dari kes yang pertama.
02:23Perlu kehati-hatian, perlu komitmen. Apakah benar Rismond ini ada dari lubuk hati yang paling dalam
02:30untuk meminta RG ini dengan berdatarkan dari penelitian dia yang salah untuk itu.
02:36Makanya semuanya itu pun satu persatu diteriti dengan baik, dengan sesama.
02:42Dan sampai kesimpulan bahwa RG-nya diterima oleh Pak Jokowi dan juga oleh pelapor yang lainnya
02:49dan sekarang diproses untuk itu.
02:50Dan saya mungkin ya, mungkinan minggu depan itu akan keluar SPP Jani.
03:10Terima kasih telah menonton!
03:29Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan