Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 13 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Sementara itu, pasokan energi nasional juga dinyatakan dalam kondisi aman.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada 30 Maret 2026 menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi.

Selain itu, Bahlil memastikan cadangan energi nasional, termasuk BBM dan gas, berada di atas standar minimum.

Pada 5 April 2026, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyampaikan pandangan berbeda.

Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengurangan subsidi BBM guna menekan beban anggaran negara.

Menurut JK, kebijakan menahan harga BBM memang baik dalam jangka pendek, namun berpotensi meningkatkan beban subsidi dan utang pemerintah jika terus dipertahankan.

Sehari kemudian, pada 6 April 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pemerintah berkomitmen tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto pada 8 April 2026 menegaskan bahwa pasokan BBM nasional dalam kondisi aman.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tetap waspada dan meningkatkan efisiensi kerja.

"Krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang. Krisis, kesulitan, tantangan, hambatan adalah peluang yang membuat kita harus bekerja lebih baik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran," kata Prabowo.

Dengan berbagai pernyataan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa stabilitas harga dan pasokan energi tetap terjaga.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/662066/bahlil-dan-purbaya-pastikan-harga-bbm-stabil-prabowo-tekankan-efisiensi-parasot
Transkrip
00:00Jadi yang bersubsidi sampai akhir tahun aman
00:03Untuk BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan
00:09Pak Menteri SDR
00:11Terima kasih Pak Seskap, yang selamat Pak Menko, Bapak Ibu Menteri semua yang saya hormati melalui sebuah satu persatu
00:21Menindaklanjuti apa yang menjadi arambal presiden
00:25Dan apa yang telah digariskan secara umum tadi sampaikan oleh Pak Menko
00:30Kami menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan kebijakan di sektor energi
00:36Yang pertama, kepada seluruh masyarakat Indonesia yang saya cintai
00:44Cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional
00:55Baik itu solar maupun bensin
01:01Termasuk dengan gas
01:05Termasuk dengan aktur
01:08Termasuk juga dengan LPG
01:12Artinya sekalipun kita tahu semua bahwa ketegangan geopolitik yang belum kita tahu kapan selesai
01:23Dan beberapa negara lain telah melakukan berbagai macam kebijakan dalam rangka efisiensi negaranya
01:31Kita bersyukur pada Allah subhanahu wa ta'ala
01:34Atas petunjuk dan arahan bahwa presiden
01:38Cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimal nasional
01:46Yang kedua, saya juga menyampaikan bahwa dengan implementasi B50
01:54Maka insya Allah di tahun ini kita akan mengalami surplus untuk solar kita
02:02Jadi ini menjadi kabar baik begitu RDMP di Kalimantan Timur sudah kita operasikan
02:13Yang kedua, kami menyampaikan terkait dengan penyesuaian harga
02:22Bapak Ibu semua kami menyampaikan bahwa pemerintah atas arahan bahwa presiden dan hasil rapat
02:28Penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun tur
02:39Artinya flat, masih pakai harga sekarang
02:44Untuk BBM yang non-subsidi
02:50Sampai dengan hari ini, kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPVU, SPVU swasta lain
02:59Sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai
03:06Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu
03:09Jadi artinya apa? Belum juga ada penyesuaian harga
03:13Masih cepat, masih tetap sama
03:17Nah, dalam rangka itu
03:18Saya meminta kepada seluruh masyarakat
03:21Agar informasi yang dipegang adalah informasi yang bersunggat dari pemerintah
03:27Selain dari sumgat informasi, selain dari pemerintah
03:30Saya mohon agar kita juga harus lebih cerdas dalam mengelola informasi
03:37Tujuannya apa? Agar kita tetap stabil
03:41Yang berikut, terkait dengan apa yang disampaikan oleh Pemengko
03:45Nah, ini saya mantan sopir angkot
03:48Mantan sopir angkot
03:49Nah, saya mengajak kepada semua masyarakat
03:53Bahwa dalam kondisi seperti ini
03:56Tidak bisa pemerintah bekerja sendiri
03:59Kita membutuhkan dukungan kerjasama dan masyarakat
04:04Caranya seperti apa?
04:06Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak
04:13Dalam perniagaan kami, sebagai mantan sopir angkot
04:16Wajar dan bijak itu, kalau isi mobil
04:19Satu hari 50 liter, itu tanki sudah penuh
04:24Satu hari, jadi kita akan mendorong ke sana
04:27Yang tidak terlalu penting-penting
04:31Kami mohon agar kita juga bisa lakukan dengan bijak
04:36Terkait dengan urusan BBM
04:45Petradex atau solar yang kualitas tinggi
04:49Itu juga belum ada penyesuaian harga
04:53Sekali lagi, belum ada penyesuaian harga
04:56Dan apa yang disampaikan oleh Pak Mesesnik tadi
05:00Saya pikir itu sama
05:03Tidak kurang dan tidak lebih
05:05Sudah berantin itu dengan dinamika fluktuasi harga
05:09Dunia yang perkembangannya cepat
05:13Maka kami juga akan melakukan kajian-kajian lebih cepat
05:17Sesuai dengan perkembangan yang ada pada dunia
05:21Saya pikir itu Pak Mengko beberapa hal yang penting disampaikan
05:25Yang jelas tidak ada penyesuaian harga
05:27Terutama masalah subsidi
05:29Apalagi tadi Pak Mengko dan Pak Mengkiu kan
05:31Sudah menyiapkan anggaran
05:33Bahwa Presiden selalu memperhatikan
05:35Bahwa kepentingan rakyat dibawa
05:38Terutama kepada saudara-saudara kita
05:41Yang kurang mampu ini harus mendapat atensi lebih
05:44Dalam rangka bagaimana membuat kebijakan
05:47Agar semuanya bisa berjalan dengan baik
05:51Demikian
05:53Terima kasih
05:54Saya kembali lagi kepada Pak Seskap
05:57Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
06:00Kita minta bahwa
06:03Sudah-sudah-sudah
06:04Agar
06:05Dipertimbangkan untuk mengurangi defisit
06:10Mengurangi utang
06:12Dengan cara mengurangi subsidi
06:16Karena mengurangi subsidi
06:17Berarti
06:18Menaikan harga
06:20Akhirnya itu lakukan diberi banyak negara
06:23Kenapa?
06:25Karena kalau harga murah seperti sekarang
06:27Orang tidak cenderung untuk tidak berhemat
06:31Dia akan jalan
06:34Macit jalan karena murah BBM
06:36Di samping itu
06:38Subsidi akan meningkat terus
06:40Nah kalau meningkat terus
06:41Maka utangnya nak naik terus
06:44Jadi itulah sebabnya
06:45Memang ada mengatakan jangan dinaikkan
06:48Iya betul
06:49Dinaikkan mungkin
06:52Sebentar
06:53Bagus
06:54Tetapi
06:55Utang akan menumpuk
06:58Dengan subsidi besar
06:59Itu yang paling berbahaya untuk kita semua
07:02Kalau utang semua kita kena
07:06Itu masalah utang
07:08Masalah energi
07:14Pasti sementara ada protes
07:16Tapi
07:17Ingat
07:18Yang paling banyak memakai ke BBM
07:21Dia punya mobil
07:24Yang promosional itu
07:27Pertama
07:28Dia lebih mampu
07:29Jadi kalau naik saja
07:3120-30%
07:34Itu bagi mereka tentu tidak
07:36Bisa saja
07:40Kedua
07:42Kalau motor tentu
07:43Diatur
07:44Bisa diatur
07:46Karena
07:47Itu ada hubungannya dengan
07:50Work from home
07:53Supaya tidak perlu
07:55Work from home itu
07:56Boleh dibilang
07:58Kita nanti bikin survei
07:59Ada bikin survei
08:00Apa dikerjakan PNS itu
08:02Pada saat work from home
08:03Karena yang work from home itu
08:06Umumnya
08:07Administratif
08:09Anda tidak bisa
08:10Melayani
08:11Masyarakat
08:12Di rumahnya
08:13Kan
08:13Ya kalau makanan itu
08:15Maka
08:16Dua hal itu bersamaan
08:18Hampir bersamaan
08:22Kalau masyarakat
08:23Membatasi BBM itu
08:25Angkutan umum yang harus
08:28Dipakai lebih banyak
08:30Katakan lagi di kantor
08:31Harus bebas kendaraan
08:33Harus semua naik kendaraan
08:34Itu bisa
08:35Daripada tinggal di rumah
08:38Dan tinggal di rumah itu
08:40Tiga hari
08:40Kalau Anda tinggal di rumah
08:42Tiga hari kan bosan juga
08:43Mau keluar lagi kan
08:45Kalau keluar lagi
08:46Pakai mobil lagi
08:48Atau motor
08:49Ya sama saja
08:51Sebenarnya
08:51Jadi
08:52Pilihan
08:54Ini masalah pilihan
08:55Pengalaman saya
08:5620 tahun
08:58Memang
08:58Kalau dijelaskan
08:59Kepada rakyat dengan baik
09:02Rakyat akan menerima
09:032005
09:052014
09:07Tidak ada
09:08Karena kita jelaskan dengan baik
09:10Apalagi ini
09:12Masalah eksternal
09:14Eksternal itu
09:17Artinya
09:18Bagi kita terpaksa
09:21Karena dari luar
09:21Jadi
09:25Saya baru dari
09:27Beberapa negara ASEAN
09:29Diundang
09:30Memang ya
09:31Untuk bicara
09:33Semua lain kan
09:35Di Thailand
09:36Di Malaysia
09:37Di Vietnam
09:38Tidak ada
09:39Dia mau apa-apa
09:40Karena mereka
09:42Masyarakat memahami
09:43Bahwa ini terpaksa
09:45Dilakukan
09:46Untuk
09:47Mengurangi
09:48Beban pemerintah
09:50Tahun ini
09:52Dan kalau itu
09:53Beban pemerintah
09:54Artinya
09:55Defisit
09:56Artinya utang
09:57Artinya beban kita semua
09:59Ya
10:00Baik
10:01Kepada yang
10:01Agar
10:02Kalau naik itu yang motor
10:04Pasti kurang
10:05Pasti tinggalkan rumah
10:06Pasti mungkin
10:07Kederaan umum
10:08Macam-macam
10:09Itu lebih
10:11Efektif
10:12Dibanding
10:12Tadi
10:14Harus semua tinggalkan rumah
10:16Tapi dia keluar juga
10:17Karena
10:18Tiga hari itu
10:19Long weekdays
10:20Mungkin
10:21Keluar kota
10:22Malah orang
10:24Seperti itu
10:51Kalau dengan
11:22APB
11:52Begitu harga
11:53Kita hitung asumsi
11:54Harga minyak dunia
11:55100 dolar
11:57Rata-rata
11:57Sepanjang tahun
11:592026
12:00Dan dengan
12:01Eksersis tertentu
12:02Anggaran
12:03Bisa kita tekan
12:04Masih di
12:052,92%
12:07Dari PDB
12:08Jadi sepanjang tahun ini
12:10Dengan harga
12:11Rata-rata
12:12100
12:12Amen
12:14Terus
12:15Kalau ada orang yang bilang
12:16Purbaya gak punya uang
12:18Menteri Keuangan
12:18Gak punya uang
12:19Kita dari
12:21Desain anggaran aja
12:22Masih di bawah
12:233%
12:25Selain itu
12:26Saya masih punya sal
12:29Sekarang meningkat
12:30Terpunya Pak Dolby
12:31Saya juga gak ngerti
12:33Harusnya dihabisin
12:33Gak bisa habis
12:34Ke 420 triliun rupiah
12:38Itu memiliki
12:46Bantalan tersendiri
12:47Kalau kita diperlukan
12:49Kalau harga minyak
12:49Naik tinggi sekali
12:50Misalnya gak terkendali
12:52Jadi dari situ
12:53Kita masih aman
12:54Bapak-bapak
12:55Ibu-ibu
12:55Tentu saya akan
12:56Ke Komisi 11
12:57Untuk meminta izin
13:00Bagaimana
13:00Mengolah
13:01Anggaran
13:02Salah itu
13:03Untuk menjaga
13:05Sustainabilitas
13:05Bukan APBN lagi
13:06Pada waktu nanti
13:07Negara kita
13:08Tapi yang penting adalah
13:11Dananya ada
13:12Kusen kita masih ada
13:13Nanti juga
13:14Pak Menteri SDM
13:16Menjanjikan
13:18Pendapatan yang lebih
13:19Dari kenaikan
13:19Harga minyak
13:21Dan harga
13:22Batu bara
13:22Di pasar dunia
13:24Jadi
13:25Masyarakat
13:26Gak usah khawatir
13:27Kita sudah hitung
13:28Dengan eksersis
13:29Seperti itu
13:30Kalau kepepet
13:31Masih ada yang lain
13:32Kalau kepepet
13:33Masih ada
13:33Jadi pertanian kita
13:34Berlapis-lapis
13:36Jadi
13:37Saya
13:38Ingin memastikan
13:40Lagi ini Pak
13:40Ini apa yang
13:41Bapak sampaikan terakhir
13:42Ini sangat penting
13:43Ini untuk diketahui
13:44Masyarakat Pak
13:45Bahwa eksersis
13:46Harga BBM di 80
13:4890 dan 100 pun
13:50Negara sudah siap Pak ya
13:51Sudah siap
13:52Yang kemarin
13:53Diumumkan itu
13:55Dengan asumsi
13:55100
13:56Jadi kita sudah siap
13:57Kalau sampai sana
13:58Kita sudah
13:59Siap sampai akhir tahun
14:00Sampai akhir tahun
14:01Nah ini yang harus
14:02Masyarakat tahu Pak
14:03Bahwa pemerintah
14:05Siap untuk tidak
14:06Menaikkan sampai
14:07Di akhir tahun
14:08Iya Pak
14:08Kami siap
14:10Tidak menaikkan
14:10Sampai akhir tahun
14:11Untuk BBM
14:12Ini ya Pak ya
14:13Dengan asumsi
14:22Harga minyak
14:23100 dolar
14:24Per barrel
14:24Sampai akhir tahun
14:25Sudah dihitung
14:26Rata-rata ya
14:27Sudah dihitung
14:27Artinya nanti
14:30Tidak ada
14:31Untuk yang bersubsidi ya
14:32Yang bersubsidi
14:33Kalau yang bersubsidi
14:33Bukan hitungan kita ya
14:35Saya tidak ada di anggaran juga
14:36Jadi yang bersubsidi
14:38Sampai akhir tahun
14:39Aman
14:39Jadi masyarakat
14:41Tidak usah ribut
14:42Tidak usah takut
14:43Kita sudah hitung Pak
14:44Dan
14:45Ya
14:46Mau jempol Pak
14:48Ini kan berkat
14:49Dukungan komis sebelah juga
14:50Saya bisa diskusi
14:51Terbuka
14:52Jadi yang saya takut itu
14:54Karena ada beredaran
14:55Dibilang dua bulan
14:55Sudah habis
14:56Dua minggu sudah habis
14:57Paling bulan Juli naik
14:58Nanti bulan Juli
15:00Ada huru hara
15:01Padahal kita sudah siapkan
15:03Sampai akhir tahun
15:04Dengan
15:05Asumsi rata-rata
15:06100 dolar
15:07Artinya nanti ada yang
15:08Di atas 100
15:09Dalam periode tertentu
15:10Kita masih kuat
15:12Dengan existing
15:13Anggaran yang ada
15:14Kalau kepepet
15:16Masih ada lagi
15:18Bafor yang saya bilang tadi
15:22Bantalan yang saya bilang tadi
15:23Jadi
15:24Kita
15:25Negara kita
15:25Aman Pak
15:28Saya mohon dukungan aja
15:30Terus dari komis sebelah ke depan
15:31Untuk memastikan
15:32Kita bisa cukup smooth
15:35Mengelola anggarannya
15:36Soal dukungan aman Pak
15:38Terima kasih Pak
15:39Sumber-sumber
15:41Minyak dan gas kita
15:43Tidak
15:44Terlalu banyak
15:46Yang liwat
15:48Selat Hormuz
15:50Kita bisa mencari
15:52Alternatif lain
15:53Selain kita punya
15:55Kekuatan
15:56Dalam negeri yang sangat kuat
16:00Ada
16:01Birode yang kita
16:03Harus
16:03Atasi bersama
16:05Tapi saya
16:05Terima kasih
16:06Tim saya
16:08Menteri-menteri ekonomi saya
16:09Handal
16:10Terima kasih
16:11Mereka laporkan Pak
16:13Tenang
16:18Untuk
16:18BBM yang bersubsidi
16:21Kita
16:22Akan pertahankan
16:24Untuk rakyat
16:25Kecil dan rakyat
16:26Kita akan pertahankan
16:29Untuk
16:2980%
16:31Rakyat kita
16:32Tapi pada saatnya
16:34Yang
16:36Orang-orang kuat
16:38Orang-orang kaya
16:38Ya
16:39Kalau mau pakai
16:40Bensin
16:41Yang mahal
16:43Ya dia harus bayar
16:44Harga pasar
16:46Lo udah kaya
16:47Lo udah kaya
16:47Minta
16:48Subsidi lagi
16:49Ya enggak lah
16:50Yang kita bela
16:52Rakyat miskin
16:56Saya terima kasih
16:58Dan ini hanya
17:01Period tertentu
17:03Dan ini juga benar
17:04Ini juga baik
17:05Kita tidak boleh
17:06Jadi
17:07Bangsa yang
17:08Terlalu santai
17:11Mari kita koreksi
17:13Diri kita
17:15Bangsa kita
17:15Terlalu banyak
17:17Diberikan oleh
17:18Yang maha kuasa
17:20Sehingga kita ini
17:21Ya kan
17:22Kumaha
17:23Engkek
17:23Ya kan
17:25Bukan engkek
17:27Kumaha
17:27Kumaha
17:29Engkek
17:29Tenang aja
17:31Pak Bahlil bilang aman
17:33Jadi tenang
17:35Aman tidak berarti
17:37Kita tenang-tenang
17:38Santai-santai
17:39Tidak
17:39Kita bekerja
17:41Kita waspada
17:42Saudara-saudara
17:44Krisis ini
17:45Bagi saya
17:46Adalah
17:47Sebuah peluang
17:50Krisis
17:51Kesulitan
17:52Tantangan
17:54Hambatan
17:56Rintangan
17:58Adalah
17:59Peluang
17:59Membuat kita
18:01Harus
18:03Bekerja lebih baik
18:04Terima kasih
Komentar

Dianjurkan