00:00Gedung Putih merespons laporan media yang menyebut Iran kembali menutup Selat Hormuz karena Israel terus menyerang Lebanon.
00:07Jurubicara Gedung Putih, Caroline Leavitt, menyatakan penutupan Selat Hormuz tidak bisa diterima.
00:16Caroline menegaskan kembali tuntutan Presiden Trump agar Selat Hormuz dibuka segera.
00:23Tuntutan tersebut merupakan bagian dari poin perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati.
00:29Saat ini terjadi peningkatan lalu lintas kapal di Selat Hormuz dan menurut Caroline apa yang dilakukan Iran berbeda dengan apa
00:38yang telah disampaikan sebelumnya.
00:40Amerika meminta agar Selat Hormuz segera dibuka kembali.
01:12Iran menyatakan Selat Hormuz tetap dibuka namun kapal sipil diminta waspada di tengah situasi konflik.
01:20Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyebut jalur strategi Selat Hormuz masih dapat dilalui tetapi kapal sipil harus berkoordinasi dengan otoritas
01:30Iran demi keamanan.
01:32Hal ini karena Iran mengakui telah menempatkan ranjau laut sebagai bagian dari strategi perang.
01:38Langkah ini disebut sebagai respons atas serangan Israel terhadap Hisbullah di Lebanon.
01:47So I can tell you that until now the Strait of Hormuz is open.
01:54Of course there are technical restrictions because of the war zone and because of many arrangements that Iran did during
02:01the war, during this aggression against Iran.
02:03So there are some technical restraints and this is why that all the ships that they would like to pass
02:10through through the Strait of Hormuz, they have to communicate with our army and our military contact points there because
02:18of the limitations in this strait.
02:21And this strait is a very narrow strait.
02:23It is in our territorial water plus Omani territorial water.
02:26It is inside our water.
02:28Terima kasih telah menonton!
Komentar