00:00Informasi berikut ya saudara, seorang pedagang di kawasan Setia Budi Jakarta Selatan
00:04ditangkap Satpol PP karena menyerang petugas saat melakukan penertiban.
00:09Asi ini kemudian viral di media sosial.
00:12Ini barang bukti, mau nusuk anggota.
00:15Saya gak pernah nusuk anggota.
00:17Ini buktinya apa, mau nusuk anggota kan?
00:20Ini mau nusuk anggota kan?
00:23Apa, mau apa lagi, pembelahan apa lagi?
00:25Pedagang ini mengamuk saat petugas Satpol PP menertibkan kawasan pejalan kaki
00:30dari aktivitas pedagang yang berjualan.
00:34Keributan terjadi karena pedagang disinyalir menyerang petugas dengan benda tajam.
00:39Namun aksi itu berhasil dicegah dan pedagang tersebut langsung diamankan petugas.
00:44Camat Setia Budi Iswah Yudi menjelaskan pelaku memang kerap melawan
00:48setiap kali petugas melakukan penertiban di kawasan HR Rasuna Said, Setia Budi Jakarta Selatan.
00:56Menurut Iswah Yudi, upaya persuasif sudah dilakukan petugas.
01:00Namun pelaku tetap berdagang di pedestrian.
01:04Awalnya dia berdagang.
01:05Kita peringatin nolang anggota kita di kecamatan.
01:08Nah pada saat kita peringatin, beliau agak sedikit melawan.
01:12Kemudian ada yang mau beli.
01:14Gitu ada yang mau beli, yang mau beli kita usir,
01:16dia ngeluarin cocorokan es mengancam kita.
01:21Tapi yang bersangkutan tetap berkali-kali melakukan pelanggaran.
01:27Bahwa sudah kita antisipasi dengan berjaga oleh Pol PP setiap harinya,
01:32tapi tetap juga dia melawan, bahkan bikin isu yang tidak-tidak.
01:36Usai videonya viral, ibu yang sehari-hari berdagang kopi keliling itu pun meminta maaf.
01:41Saya mohon maaf atas kegantungan video yang kemarin,
01:45bahwa tidak ada oknum sampel PP yang minta catah harian, bulanan, dan bulan.
01:52Saya mohon maaf dalam keadaan sadar.
01:56Camat Setia Budi berharap para pedagang maupun warga bisa mematuhi aturan
02:01demi menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik.
02:04Bongga Wangga, Kompas TV, Jakarta.
02:11Terima kasih telah menonton!
Komentar