00:00Sementara itu, Saudara Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa ini menyebut Bank Dunia keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
00:10Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 4,7% dari PDB lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.
00:22Menurut Purbaya, perhitungan Bank Dunia keliru dan memicu sentimen negatif terhadap perekonomian nasional.
00:31Purbaya bilang kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal 1 tahun 2026 ini masih kuat berpotensi di kisaran 5,5 hingga 5
00:42,6%.
00:43Menteri Keuangan menduga proyeksi Bank Dunia dipengaruhi asumsi harga minyak global yang tinggi.
00:51Ia juga menegaskan pemerintah fokus menjaga fundamental ekonomi.
00:56Langkah ini dilakukan melalui program prioritas, stabilitas sistem keuangan, serta perbaikan iklim investasi.
01:07Kan terbang pertama aja mungkin 5,5, 5,6 atau lebih.
01:13Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali setelah itu kan, kalau rata-ratanya ke 4,6.
01:19Saya pikir World Bank salah hitung.
01:22Yang penting begini untuk kita adalah memastikan program-program berjalan dengan baik, sistem keuangan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan
01:32iklim investasi yang membaik.
01:33Saya pikir dengan usaha seperti itu nanti juga pertumbuhan ekonomi akan berbalik lagi.
01:39Saya yakin World Bank hitung itu karena dampak harga minyak tinggi kan.
01:45Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan ubah prediksinya kan.
01:54Tapi dia sudah melakukan dosa besar, dia menimbulkan sentimen negatif ke kita.
01:58Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal.
02:04Kalau dia ubah prediksinya ekonominya lagi.
02:07Tapi saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini.
02:14Terima kasih.
02:14Terima kasih.
02:15Terima kasih.
02:16Terima kasih.
02:16Terima kasih.
Komentar