Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/bisnis/2026/04/09/082445/bahlil-sebut-penyesuaian-harga-bbm-nonsubsidi-masih-dikalkulasi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi saat ini masih dalam tahap perhitungan. Pemerintah bersama Pertamina dan badan usaha swasta tengah mengkaji skema terbaik di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Kondisi geopolitik global, terutama di Timur Tengah, menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga minyak mentah. Hal ini berdampak langsung pada potensi perubahan harga BBM di dalam negeri.

Meski begitu, hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan resmi terkait kenaikan harga BBM. Harga yang berlaku masih mengacu pada ketetapan Maret 2026, sambil menunggu hasil kalkulasi yang lebih matang dan mempertimbangkan kondisi masyarakat.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Bahlil, harga BPM non-subsidi masih dikalkulasi, belum ada keputusan.
00:06Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa
00:10penyesuaian harga bahan bakar minyak atau BPM non-subsidi hingga kini masih dalam tahap perhitungan.
00:17Pernyataan yang disampaikan Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu 8 April 2026
00:23menyusul dinamika harga minyak dunia yang terus berfluktuasi akibat kondisi geopolitik global
00:30khususnya di kawasan timur tengah.
00:32Menurutnya, pemerintah saat ini masih melakukan kalkulasi bersama sejumlah pihak
00:37termasuk PT Pertamina dan badan usaha swasta
00:40guna menentukan skema harga yang tepat dan tidak memberatkan masyarakat.
00:45Bahlil menjelaskan penyesuaian nantinya akan mencakup berbagai jenis BPM non-subsidi
00:50seperti RON 92, RON 95, hingga RON 98
00:56termasuk juga solar jenis DEX.
00:58Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan final.
01:02Harga BPM baik subsidi maupun non-subsidi
01:05masih mengacu pada ketetapan yang berlaku sejak Maret 2026.
01:10Adapun harga BPM subsidi seperti Pertalite masih berada di angka Rp10.000 per liter
01:16sementara solar subsidi Rp6.800 per liter.
01:20Untuk BPM non-subsidi, Pertamak masih dijual di kisaran Rp12.300 per liter.
01:26Pertamak green berada di harga Rp12.900, Pertamak turbo Rp13.100, hingga Pertamina DEX mencapai Rp14.500 per liter.
01:37Bahlil juga berharap harga minyak mentah Indonesia ataupun Indonesian Crude Price
01:42dapat mengalami penurunan sehingga tekanan terhadap harga BPM dalam negeri masih bisa terkendali.
01:50Terima kasih telah menonton!
01:56Terima kasih telah menonton!
01:58Terima kasih telah menonton!
01:58Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan