00:00Langsung saya?
00:00Ya, nanti yang lain.
00:02Baik, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:05Waalaikumsalam.
00:06Saya berdiri disini bersama dengan teman seperjuangan saya,
00:11Bu Kurnia Trirurandi,
00:12dan juga salam dari Pak Rizal Farilla,
00:15salam dari Mas Rostad Afendi,
00:16yang kami satu grup pembela, yaitu THKA,
00:22itu mengaturkan salam juga dan selamat hari raya
00:26untuk teman-teman semua yang belum sempat ketemu langsung.
00:28Dan juga di sisi sana ada sahabat kita juga,
00:34Dr. Tifa, yang juga dibantu oleh teman-teman lawyer yang lain.
00:38Artinya gini, tadi yang disampaikan oleh Pak Ustadz Kosimudin
00:42dan teman-teman lawyer yang luar biasa disini,
00:44adalah pernah juga dituliskan oleh Mas Lukas Luarso.
00:47Nah, kayak gini.
00:49Kalau dulu hanya dua, kalau sekarang tiga.
00:51Tiga tuyul beda nasib.
00:55Yang dua tuyulnya sudah pilihan gembira.
00:58Yang sudah dapat SP3 ya?
00:59Yang satu giga jari.
01:01Oh.
01:02Ya.
01:03Nah, itu.
01:04Karena belum sampai dengan saat press conference ini,
01:07belum ada SP3.
01:09Ya.
01:10Dan itu memang sudah pantas untuk diterimanya.
01:13Karena apa?
01:13Pengkhianatan yang dilakukannya,
01:15itu luar biasa menyakiti kami semuanya.
01:18Ya.
01:18Luar biasa menyakiti apalagi teman-teman lawyer ini semuanya.
01:21yang dengan segala daya, segala upaya,
01:24pro bono,
01:25bahkan mereka,
01:27ini terus terang saja,
01:28saya katakan tanpa rasa malu saya.
01:30Mereka-mereka itulah yang justru mengeluarkan
01:32tidak hanya usaha,
01:34tapi juga dengan dana.
01:36Untuk juga kemudian datang ke sini,
01:38bersama-sama kita makan,
01:40di kanting bersama-sama,
01:41kita sholat bersama di Pajit Polda,
01:44dan juga kita terus bersama tiap hari,
01:47tiap malam, dan lain sebagainya.
01:48Makanya, saya singkat saja.
01:50Tadi yang disampaikan oleh Mas Ustaz Kursinudin,
01:53sebagai koordinator tim non-litigasi kami,
01:56bersama dengan Pak Petro Celestinus,
01:57koordinator litigasi,
01:59adalah kami mendukung penuh.
02:00Upaya pelaporan dari Bapak Wakil Presiden kita yang ke-10 dan ke-12,
02:06yaitu Bapak Muhammad Yusuf Kala,
02:08untuk melakukan laporan,
02:10dan kemarin sudah diterima di Baris Krim,
02:13dengan STTL nomor 135 garis-bering 5 garis-bering Baris Krim 2026.
02:19135 ya STTL-nya.
02:21Ya, LP.
02:22Sudah jadi LP.
02:24Bahkan memang,
02:25sehari sebelumnya,
02:27memang ada upaya,
02:28untuk juga mengadukan para temun.
02:31Memang kemarin,
02:32yang sudah tertulis dalam LP,
02:34adalah nama Rizmon Hasiolan Sianipan.
02:37Ada pun,
02:38tadi dikatakan,
02:39ini mohon maaf nih,
02:40saya katakan sedikit ya,
02:42sebagai referensi,
02:43ada pun kemudian dikatakan,
02:45itu kan hanya EI,
02:47yang memastikan itu artificial intelligence atau tidak,
02:50itu biar nanti penyidik.
02:52Tidak boleh kita kemudian memastikan itu EI atau tidak.
02:55Karena maupun itu EI,
02:57apa yang dilakukan Pak JK itu adalah sudah benar.
03:00Dilaporkan dulu.
03:02Karena Pak JK sendiri mengatakan,
03:04saya nggak tahu itu EI atau tidak.
03:05Nah ini gambarnya.
03:07Nah ini EI.
03:10Jadi ini ada videonya,
03:12dan kemudian berucap,
03:14dan EI itu,
03:15mohon maaf nih,
03:16tidak hanya menyerang pengkhianat ini,
03:18tapi juga menyerang sebagian diantara teman-teman semua.
03:21Ada teman kompas,
03:22yang juga dibikin EI-nya.
03:24Ini Pak Adisti.
03:25Ada juga Pak Sinding.
03:26Ada juga teman dari TV One yang dibuatkan EI.
03:29Ada teman dari Metro juga.
03:30Aini sebelum daya-daya dibuatkan EI.
03:32Mungkin lupa.
03:34Tapi artinya apa?
03:35Ini jahat banget.
03:36Kalau orang melihat EI,
03:38Artificial Intelligence kayak gini,
03:39itu bisa saja percaya.
03:40Kenapa menggunakan presenter?
03:42Karena presenter itu enak dilihat,
03:45kemudian bahasanya bagus,
03:47dan kemudian mudah dipercaya.
03:49Maka selain respon hasil lansinan ini, Pak,
03:52yang dibuatkan EI,
03:54maka harus diperiksa oleh kepolisian.
03:56Tapi yang jelas apa?
03:57Benar kata Pak Jekah.
03:58Bahwa kalaupun itu EI dan tidak,
04:00itu biarkan nanti dilidik adalah,
04:02yang jelas,
04:03statement itu ada.
04:05EI itu juga pasti ada yang membuatnya.
04:08Nah, sekarang siapa yang membuatnya?
04:10Tidak mungkin setan,
04:11tidak mungkin tuyul yang membuat EI itu, kan?
04:14Jadi tetap EI-nya harus ada yang melidik.
04:16Dan celakanya apa?
04:18EI itu pun diglorifikasi.
04:20Diglorifikasi oleh beberapa kelompok.
04:22Itu sudah disebut oleh pengacaranya Pak Jekah kemarin.
04:26Termasuk juga,
04:27misalnya apa?
04:28Oleh tuyul-tuyul,
04:30oleh para termul,
04:31salah satunya termul akut ini,
04:33yang sempat mengglorifikasi.
04:35Saya lupa nih siapa namanya.
04:37Kalau tidak salah namanya Andi Asuan.
04:41Supaya jelas,
04:42nanti nulisnya salah ya.
04:45Andi Asuan.
04:46Ya, gitu.
04:47Nih, ya.
04:48Gitu ya, jelas.
04:49Dan diglorifikasi oleh kelompok,
04:51ini fakta ini ya,
04:53oleh kelompok yang namanya adalah
04:55C. Boker Nusantara.
04:56Ya, itu kelompok YouTuber.
04:59Tapi saya kok terlalu indah kata YouTuber.
05:01C. Boker.
05:02Dan celakanya apa?
05:03C. Boker Nusantara itu,
05:04ya,
05:06dilakukan upacara selamatan.
05:08Ya, upacara setahunnya.
05:09Dan itu oleh bekas presiden juga.
05:12Ya, gitu.
05:13Oleh bekas presiden kita di Solo beberapa hari yang lalu.
05:16Ya, jadi artinya dia ikut memberikan
05:18ucapan selamat dan potong tumpeng.
05:20Padahal ketua dari C. Boker Nusantara itu adalah orang
05:23yang namanya adalah,
05:25saya sebut tadi ya, gak apa-apa.
05:26Agri Fanani.
05:27Oh, iya.
05:27Agri Fanani itu nama palsunya.
05:30Lengkapnya namanya Toyep Fanani.
05:32Bang Toyep.
05:34Dia sekolah di sekolah tinggi ilmu pertanian di Solo.
05:39Makanya dia menggunakan nama Agri.
05:40Karena pertanian itu adalah Agri.
05:42Dan itu anggotanya, waduh, luar biasa.
05:45Hoax-nya.
05:46Nah, saya dalam waktu lain,
05:48nanti akan mengungkapkan bagaimana itu.
05:50Ya, tapi itu ada di Rehistorio Official.
05:52Tapi artinya gini.
05:54Yang jelas apa?
05:55Hari ini kita lakukan ini salah satu contoh saja.
05:58Kontennya dari si Kloy Fanani ya.
06:01Tuh, PKW.
06:03Isinya kayak gini nih.
06:05Porno,
06:06laku yang ngeresmikan organisasinya bekas presiden.
06:09Kenapa gak malu dia bekas presiden itu?
06:12Ya, itu kan luar biasa.
06:13Nah, jadi,
06:14poin yang kedua yang tadi disampaikan oleh
06:17Pornilator Nonitigasi kami,
06:18Pak Kosimilin dan teman-teman semua,
06:20adalah apa?
06:21Kita mendukung penuh.
06:23Upaya dari Pak JK
06:25untuk kemudian
06:27menyampaikan saran,
06:29sekaligus memaksa,
06:30ya,
06:30supaya bekas presiden ini
06:32menunjukkan ijazahnya.
06:34Yang sudah kami lihat di gedung ini,
06:37tanggal
06:37Desember,
06:3915 Desember lalu,
06:40dan itu
06:4099,9 persen palsu.
06:43Tidak benar.
06:44Setelah itu ada salah seorang lawyer
06:46yang memaksa
06:47si Omon itu
06:49untuk memaksa,
06:49enggak!
06:50Omon itu keluar dari situ
06:51langsung bilang ke saya,
06:52Mas Pumbian liatnya gini.
06:54Dia langsung bilang,
06:55palsu, Mas, palsu.
06:56Iya, palsu memang.
06:5799,9 persen palsu.
06:59Saat itu,
07:00setelah langsung,
07:01saya,
07:02Rismon,
07:03Rustam,
07:04itu langsung mengatakan,
07:05palsu.
07:06Palsu.
07:07Apalagi fotonya jelas palsu.
07:08Tidak ada emboss asli.
07:10Jadi embossnya itu hanya printing.
07:12Emboss asli itu harus bisa dirabah.
07:13Dan itu enggak bisa dirabah.
07:15Dan kemudian,
07:16tidak ada watermarknya.
07:18Jadi jelas betul ya.
07:19Dan itu yang mau dipaksakan kepada kami
07:21untuk diakui.
07:22Jadi sekali lagi,
07:23kita dukung statement Pak JK.
07:25Dan saya siap,
07:26atau kami siap,
07:27ya bukannya saya,
07:28kami siap untuk mendukung,
07:29menjadi,
07:30membantu,
07:31apakah itu menjadi saksi,
07:33atau menjadi ahli,
07:34ya,
07:34dalam perkara ini.
07:36Karena sebenarnya,
07:37semua data-data tentang CEPOKR Nusantara,
07:39semua data-data tentang,
07:41ijazah yang 99,9% palsu itu pun,
07:44sebenarnya ada di tangan kita.
07:46Sudah.
07:47Ya.
07:47Termasuk ada WA palsu.
07:48Di sisi lain,
07:49nanti akan saya sampaikan,
07:51di tim layar berikutnya,
07:52karena itu menyangkut,
07:52WA palsu,
07:53yang mengatakan Dr. Tifa.
07:55Tidak akan saya ungkap di sini,
07:56karena Dr. Tifa bukan,
07:57bukan kita bela di sini.
07:59Ya, gitu.
07:59Karena nanti akan kita semangat di sini.
08:01Tapi yang jelas apa?
08:02Jelas betul,
08:03ini hal terakhir yang saya sampaikan,
08:04teman-teman semua.
08:05Kita sepantas yakin,
08:07karena tidak hanya Dr. Bonatua silalahi,
08:09tetapi kelompok Bonjowi,
08:10bongkar ijazah Jokowi,
08:12yang terdiri dari Ibu,
08:13apa namanya,
08:14dia,
08:15ya,
08:15kemudian Bang Samsudin,
08:17kemudian juga Pak Petro Celestino,
08:19Pak Lukas Luasso,
08:20Pak Petro Celestino,
08:21itu sudah membongkar juga,
08:22ijazah yang digunakan di,
08:23tahun 2005 dan 2010.
08:26Jelas-jelas ini palsu,
08:27karena ini fotokopi legalisasinya.
08:29Legalisasi itu harus ijazah asli.
08:32Maksudnya legalisasinya asli,
08:33capnya harus asli,
08:34berwarna.
08:34Ini capnya foto,
08:35dan ini sama persis.
08:36Jadi ini plek ketiplek.
08:38Jadi ini hanya digunakan begitu saja,
08:40dua kali,
08:41di fotokopi link.
08:42Gak boleh,
08:42ini harusnya ditolak.
08:43Dan format ijazahnya ini mengeret,
08:45ya,
08:46men-squish.
08:47Itu gak boleh itu dilakukan.
08:48Dan yang paling penting adalah,
08:50finalnya yang ingin saya sampaikan,
08:52kami menolak keras,
08:54ya,
08:54apa yang tadi disampaikan oleh Pak Ahmad Kosinudin,
08:57ya, gitu,
08:57bahwa jangankan apa uangnya,
09:00apalagi apa?
09:01Uang haram.
09:02Wah, gitu.
09:03Kita tolak yang namanya anti uang haram.
09:07Ya,
09:08jadi mau itu 5 miliar,
09:09mau itu 10 miliar,
09:11itu adalah uang haram.
09:13Masya Allah,
09:14kita tolak itu,
09:15dan astagfirullah,
09:15kalau kita dituduh itu.
09:17Sama sekali tidak,
09:18dan maju terus Pak Muhammad Yusuf Kala,
09:20dengan laporannya,
09:21nomor 135,
09:22garis biring 5,
09:24garis biring baris krim,
09:252026.
09:26Sekian, terima kasih.
09:27Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:29Ya, silakan rekan.
09:29Ada tambahan?
09:30Ya,
09:31Mas Gabun?
09:31Ya,
09:31nanti ditutup dengan pembacaan pernyataan.
09:33Oke,
09:34terima kasih Mas Roy.
09:35Ya,
09:36oh, tengah ya?
09:37Ya, tengah ya.
09:40Terima kasih Mas Roy,
09:42Bang Akal.
09:42Saya barangkali ingin menambahkan saja satu poin.
Komentar