Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo menyatakan dukungan terhadap Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) untuk melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri.

Roy pun siap untuk menjadi saksi dan ahli terkait laporan Jusuf Kalla tersebut.

"Kami mendukung penuh upaya pelaporan dari Bapak Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla untuk lakukan laporan. Kemarin sudah diterima di Bareskrim dengan STTL Nomor 135/5/Bareskrim 2026, sudah jadi LP," ujar Roy Suryo, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga Roy Suryo Cs Bantah Terima Dana Rp5 Miliar dari Jusuf Kalla, Ini Faktanya di https://www.kompas.tv/nasional/661831/roy-suryo-cs-bantah-terima-dana-rp5-miliar-dari-jusuf-kalla-ini-faktanya

#roysuryo #jusufkalla #ijazahjokowi

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661848/roy-suryo-dukung-jusuf-kalla-polisikan-rismon-soal-tudingan-kasus-ijazah-jokowi
Transkrip
00:00Langsung saya?
00:00Ya, nanti yang lain.
00:02Baik, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:05Waalaikumsalam.
00:06Saya berdiri disini bersama dengan teman seperjuangan saya,
00:11Bu Kurnia Trirurandi,
00:12dan juga salam dari Pak Rizal Farilla,
00:15salam dari Mas Rostad Afendi,
00:16yang kami satu grup pembela, yaitu THKA,
00:22itu mengaturkan salam juga dan selamat hari raya
00:26untuk teman-teman semua yang belum sempat ketemu langsung.
00:28Dan juga di sisi sana ada sahabat kita juga,
00:34Dr. Tifa, yang juga dibantu oleh teman-teman lawyer yang lain.
00:38Artinya gini, tadi yang disampaikan oleh Pak Ustadz Kosimudin
00:42dan teman-teman lawyer yang luar biasa disini,
00:44adalah pernah juga dituliskan oleh Mas Lukas Luarso.
00:47Nah, kayak gini.
00:49Kalau dulu hanya dua, kalau sekarang tiga.
00:51Tiga tuyul beda nasib.
00:55Yang dua tuyulnya sudah pilihan gembira.
00:58Yang sudah dapat SP3 ya?
00:59Yang satu giga jari.
01:01Oh.
01:02Ya.
01:03Nah, itu.
01:04Karena belum sampai dengan saat press conference ini,
01:07belum ada SP3.
01:09Ya.
01:10Dan itu memang sudah pantas untuk diterimanya.
01:13Karena apa?
01:13Pengkhianatan yang dilakukannya,
01:15itu luar biasa menyakiti kami semuanya.
01:18Ya.
01:18Luar biasa menyakiti apalagi teman-teman lawyer ini semuanya.
01:21yang dengan segala daya, segala upaya,
01:24pro bono,
01:25bahkan mereka,
01:27ini terus terang saja,
01:28saya katakan tanpa rasa malu saya.
01:30Mereka-mereka itulah yang justru mengeluarkan
01:32tidak hanya usaha,
01:34tapi juga dengan dana.
01:36Untuk juga kemudian datang ke sini,
01:38bersama-sama kita makan,
01:40di kanting bersama-sama,
01:41kita sholat bersama di Pajit Polda,
01:44dan juga kita terus bersama tiap hari,
01:47tiap malam, dan lain sebagainya.
01:48Makanya, saya singkat saja.
01:50Tadi yang disampaikan oleh Mas Ustaz Kursinudin,
01:53sebagai koordinator tim non-litigasi kami,
01:56bersama dengan Pak Petro Celestinus,
01:57koordinator litigasi,
01:59adalah kami mendukung penuh.
02:00Upaya pelaporan dari Bapak Wakil Presiden kita yang ke-10 dan ke-12,
02:06yaitu Bapak Muhammad Yusuf Kala,
02:08untuk melakukan laporan,
02:10dan kemarin sudah diterima di Baris Krim,
02:13dengan STTL nomor 135 garis-bering 5 garis-bering Baris Krim 2026.
02:19135 ya STTL-nya.
02:21Ya, LP.
02:22Sudah jadi LP.
02:24Bahkan memang,
02:25sehari sebelumnya,
02:27memang ada upaya,
02:28untuk juga mengadukan para temun.
02:31Memang kemarin,
02:32yang sudah tertulis dalam LP,
02:34adalah nama Rizmon Hasiolan Sianipan.
02:37Ada pun,
02:38tadi dikatakan,
02:39ini mohon maaf nih,
02:40saya katakan sedikit ya,
02:42sebagai referensi,
02:43ada pun kemudian dikatakan,
02:45itu kan hanya EI,
02:47yang memastikan itu artificial intelligence atau tidak,
02:50itu biar nanti penyidik.
02:52Tidak boleh kita kemudian memastikan itu EI atau tidak.
02:55Karena maupun itu EI,
02:57apa yang dilakukan Pak JK itu adalah sudah benar.
03:00Dilaporkan dulu.
03:02Karena Pak JK sendiri mengatakan,
03:04saya nggak tahu itu EI atau tidak.
03:05Nah ini gambarnya.
03:07Nah ini EI.
03:10Jadi ini ada videonya,
03:12dan kemudian berucap,
03:14dan EI itu,
03:15mohon maaf nih,
03:16tidak hanya menyerang pengkhianat ini,
03:18tapi juga menyerang sebagian diantara teman-teman semua.
03:21Ada teman kompas,
03:22yang juga dibikin EI-nya.
03:24Ini Pak Adisti.
03:25Ada juga Pak Sinding.
03:26Ada juga teman dari TV One yang dibuatkan EI.
03:29Ada teman dari Metro juga.
03:30Aini sebelum daya-daya dibuatkan EI.
03:32Mungkin lupa.
03:34Tapi artinya apa?
03:35Ini jahat banget.
03:36Kalau orang melihat EI,
03:38Artificial Intelligence kayak gini,
03:39itu bisa saja percaya.
03:40Kenapa menggunakan presenter?
03:42Karena presenter itu enak dilihat,
03:45kemudian bahasanya bagus,
03:47dan kemudian mudah dipercaya.
03:49Maka selain respon hasil lansinan ini, Pak,
03:52yang dibuatkan EI,
03:54maka harus diperiksa oleh kepolisian.
03:56Tapi yang jelas apa?
03:57Benar kata Pak Jekah.
03:58Bahwa kalaupun itu EI dan tidak,
04:00itu biarkan nanti dilidik adalah,
04:02yang jelas,
04:03statement itu ada.
04:05EI itu juga pasti ada yang membuatnya.
04:08Nah, sekarang siapa yang membuatnya?
04:10Tidak mungkin setan,
04:11tidak mungkin tuyul yang membuat EI itu, kan?
04:14Jadi tetap EI-nya harus ada yang melidik.
04:16Dan celakanya apa?
04:18EI itu pun diglorifikasi.
04:20Diglorifikasi oleh beberapa kelompok.
04:22Itu sudah disebut oleh pengacaranya Pak Jekah kemarin.
04:26Termasuk juga,
04:27misalnya apa?
04:28Oleh tuyul-tuyul,
04:30oleh para termul,
04:31salah satunya termul akut ini,
04:33yang sempat mengglorifikasi.
04:35Saya lupa nih siapa namanya.
04:37Kalau tidak salah namanya Andi Asuan.
04:41Supaya jelas,
04:42nanti nulisnya salah ya.
04:45Andi Asuan.
04:46Ya, gitu.
04:47Nih, ya.
04:48Gitu ya, jelas.
04:49Dan diglorifikasi oleh kelompok,
04:51ini fakta ini ya,
04:53oleh kelompok yang namanya adalah
04:55C. Boker Nusantara.
04:56Ya, itu kelompok YouTuber.
04:59Tapi saya kok terlalu indah kata YouTuber.
05:01C. Boker.
05:02Dan celakanya apa?
05:03C. Boker Nusantara itu,
05:04ya,
05:06dilakukan upacara selamatan.
05:08Ya, upacara setahunnya.
05:09Dan itu oleh bekas presiden juga.
05:12Ya, gitu.
05:13Oleh bekas presiden kita di Solo beberapa hari yang lalu.
05:16Ya, jadi artinya dia ikut memberikan
05:18ucapan selamat dan potong tumpeng.
05:20Padahal ketua dari C. Boker Nusantara itu adalah orang
05:23yang namanya adalah,
05:25saya sebut tadi ya, gak apa-apa.
05:26Agri Fanani.
05:27Oh, iya.
05:27Agri Fanani itu nama palsunya.
05:30Lengkapnya namanya Toyep Fanani.
05:32Bang Toyep.
05:34Dia sekolah di sekolah tinggi ilmu pertanian di Solo.
05:39Makanya dia menggunakan nama Agri.
05:40Karena pertanian itu adalah Agri.
05:42Dan itu anggotanya, waduh, luar biasa.
05:45Hoax-nya.
05:46Nah, saya dalam waktu lain,
05:48nanti akan mengungkapkan bagaimana itu.
05:50Ya, tapi itu ada di Rehistorio Official.
05:52Tapi artinya gini.
05:54Yang jelas apa?
05:55Hari ini kita lakukan ini salah satu contoh saja.
05:58Kontennya dari si Kloy Fanani ya.
06:01Tuh, PKW.
06:03Isinya kayak gini nih.
06:05Porno,
06:06laku yang ngeresmikan organisasinya bekas presiden.
06:09Kenapa gak malu dia bekas presiden itu?
06:12Ya, itu kan luar biasa.
06:13Nah, jadi,
06:14poin yang kedua yang tadi disampaikan oleh
06:17Pornilator Nonitigasi kami,
06:18Pak Kosimilin dan teman-teman semua,
06:20adalah apa?
06:21Kita mendukung penuh.
06:23Upaya dari Pak JK
06:25untuk kemudian
06:27menyampaikan saran,
06:29sekaligus memaksa,
06:30ya,
06:30supaya bekas presiden ini
06:32menunjukkan ijazahnya.
06:34Yang sudah kami lihat di gedung ini,
06:37tanggal
06:37Desember,
06:3915 Desember lalu,
06:40dan itu
06:4099,9 persen palsu.
06:43Tidak benar.
06:44Setelah itu ada salah seorang lawyer
06:46yang memaksa
06:47si Omon itu
06:49untuk memaksa,
06:49enggak!
06:50Omon itu keluar dari situ
06:51langsung bilang ke saya,
06:52Mas Pumbian liatnya gini.
06:54Dia langsung bilang,
06:55palsu, Mas, palsu.
06:56Iya, palsu memang.
06:5799,9 persen palsu.
06:59Saat itu,
07:00setelah langsung,
07:01saya,
07:02Rismon,
07:03Rustam,
07:04itu langsung mengatakan,
07:05palsu.
07:06Palsu.
07:07Apalagi fotonya jelas palsu.
07:08Tidak ada emboss asli.
07:10Jadi embossnya itu hanya printing.
07:12Emboss asli itu harus bisa dirabah.
07:13Dan itu enggak bisa dirabah.
07:15Dan kemudian,
07:16tidak ada watermarknya.
07:18Jadi jelas betul ya.
07:19Dan itu yang mau dipaksakan kepada kami
07:21untuk diakui.
07:22Jadi sekali lagi,
07:23kita dukung statement Pak JK.
07:25Dan saya siap,
07:26atau kami siap,
07:27ya bukannya saya,
07:28kami siap untuk mendukung,
07:29menjadi,
07:30membantu,
07:31apakah itu menjadi saksi,
07:33atau menjadi ahli,
07:34ya,
07:34dalam perkara ini.
07:36Karena sebenarnya,
07:37semua data-data tentang CEPOKR Nusantara,
07:39semua data-data tentang,
07:41ijazah yang 99,9% palsu itu pun,
07:44sebenarnya ada di tangan kita.
07:46Sudah.
07:47Ya.
07:47Termasuk ada WA palsu.
07:48Di sisi lain,
07:49nanti akan saya sampaikan,
07:51di tim layar berikutnya,
07:52karena itu menyangkut,
07:52WA palsu,
07:53yang mengatakan Dr. Tifa.
07:55Tidak akan saya ungkap di sini,
07:56karena Dr. Tifa bukan,
07:57bukan kita bela di sini.
07:59Ya, gitu.
07:59Karena nanti akan kita semangat di sini.
08:01Tapi yang jelas apa?
08:02Jelas betul,
08:03ini hal terakhir yang saya sampaikan,
08:04teman-teman semua.
08:05Kita sepantas yakin,
08:07karena tidak hanya Dr. Bonatua silalahi,
08:09tetapi kelompok Bonjowi,
08:10bongkar ijazah Jokowi,
08:12yang terdiri dari Ibu,
08:13apa namanya,
08:14dia,
08:15ya,
08:15kemudian Bang Samsudin,
08:17kemudian juga Pak Petro Celestino,
08:19Pak Lukas Luasso,
08:20Pak Petro Celestino,
08:21itu sudah membongkar juga,
08:22ijazah yang digunakan di,
08:23tahun 2005 dan 2010.
08:26Jelas-jelas ini palsu,
08:27karena ini fotokopi legalisasinya.
08:29Legalisasi itu harus ijazah asli.
08:32Maksudnya legalisasinya asli,
08:33capnya harus asli,
08:34berwarna.
08:34Ini capnya foto,
08:35dan ini sama persis.
08:36Jadi ini plek ketiplek.
08:38Jadi ini hanya digunakan begitu saja,
08:40dua kali,
08:41di fotokopi link.
08:42Gak boleh,
08:42ini harusnya ditolak.
08:43Dan format ijazahnya ini mengeret,
08:45ya,
08:46men-squish.
08:47Itu gak boleh itu dilakukan.
08:48Dan yang paling penting adalah,
08:50finalnya yang ingin saya sampaikan,
08:52kami menolak keras,
08:54ya,
08:54apa yang tadi disampaikan oleh Pak Ahmad Kosinudin,
08:57ya, gitu,
08:57bahwa jangankan apa uangnya,
09:00apalagi apa?
09:01Uang haram.
09:02Wah, gitu.
09:03Kita tolak yang namanya anti uang haram.
09:07Ya,
09:08jadi mau itu 5 miliar,
09:09mau itu 10 miliar,
09:11itu adalah uang haram.
09:13Masya Allah,
09:14kita tolak itu,
09:15dan astagfirullah,
09:15kalau kita dituduh itu.
09:17Sama sekali tidak,
09:18dan maju terus Pak Muhammad Yusuf Kala,
09:20dengan laporannya,
09:21nomor 135,
09:22garis biring 5,
09:24garis biring baris krim,
09:252026.
09:26Sekian, terima kasih.
09:27Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:29Ya, silakan rekan.
09:29Ada tambahan?
09:30Ya,
09:31Mas Gabun?
09:31Ya,
09:31nanti ditutup dengan pembacaan pernyataan.
09:33Oke,
09:34terima kasih Mas Roy.
09:35Ya,
09:36oh, tengah ya?
09:37Ya, tengah ya.
09:40Terima kasih Mas Roy,
09:42Bang Akal.
09:42Saya barangkali ingin menambahkan saja satu poin.
Komentar

Dianjurkan