Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ungkap alasan pemerintah yang tidak langsung menaikkan harga BBM bersubsidi.

Menkeu bilang, pemerintah mempertimbangkan beban hidup rakyat yang akan terdampak jika harga BBM dinaikkan.

Pemerintah pertimbangkan kemungkinan turunnya daya beli masyarakat, sehingga memilih tidak langsung menaikkan harga BBM di tengah gejolak perang di Timur Tengah.

Purbaya bilang, menaikkan harga BBM sama saja dengan memindahkan uang rakyat ke pemerintah, namun bakal membuat aktivitas ekonomi melambat.

Sebelumnya, usai rapat di Kemenko Perekonomian, pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026.

#purbaya #menkeu #bbm

Baca Juga PM Australia Minta Lebanon Dimasukkan dalam Kesepakatan Gencatan Senjata di https://www.kompas.tv/internasional/661834/pm-australia-minta-lebanon-dimasukkan-dalam-kesepakatan-gencatan-senjata



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661841/menkeu-purbaya-ungkap-alasan-pemerintah-tak-naikkan-harga-bbm-bersubsidi-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara kita ke informasi selanjutnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengungkap alasan pemerintah yang tak langsung menaikkan harga BBM bersubsidi.
00:10Menteri Keuangan bilang pemerintah mempertimbangkan beban hidup rakyat yang akan terdampak jika harga BBM dinaikkan.
00:20Pemerintah mempertimbangkan kemungkinan turunnya daya beli masyarakat, sehingga ini menjadi alasan tidak langsung menaikkan harga BBM di tengah gejolak perang
00:30di Timur Tengah.
00:31Purbaya bilang menaikkan harga BBM sama saja dengan memindahkan uang rakyat ke pemerintah, namun bakal membuat aktivitas ekonomi melambat.
00:42Sebelumnya, usai rapat di Kemenko Perekonomian, pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026.
00:53Terang di luar masih protes.
00:57Kenapa pemerintah, Pak Presiden tidak menaikkan BBM saja, biar uangnya banyak gitu?
01:06Ini ada perdebatan yang cukup lama di ekonomi budaya kepalangan ekonomi.
01:12Yang pertama yang jelas, ketika BBM naik, beban hidup rakyat banyak, utamanya yang kecil kan terganggu.
01:20Yang kedua, kalau dari si ekonomi, itu kan tinggal memindahkan.
01:27Kalau saya naikin BBM-nya, uangnya kan menjadi punya saya.
01:34Tapi, rakyat kan harus bayar lebih, melambatkan ekonominya.
01:38Uang saya punya, saya akan belanjakan.
01:42Kalau saya sama jago dengan masyarakat, membelajarkan uang, pertumbuhan tidak hilang.
01:48Tapi kan sekarang tanyanya, siapa yang lebih efisien mengelukaskan wang tadi, masyarakat atau pemerintah?
01:59Mungkin dalam jangka pendek, lebih efisien masyarakat.
02:02Jadi, saya pikir itu salah satu perlindungan konsiderasi keputusan ekonominya.
Komentar

Dianjurkan