Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA BARAT, KOMPAS.TV - Seorang pemilik hajatan di Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setelah dikeroyok sekelompok preman saat menggelar pesta pernikahan anaknya.

Usai diautopsi, jenazah Dadang tiba di rumah duka di kampung halamannya di Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu sore.

Jenazah pria berusia 58 tahun itu kemudian disalatkan di masjid sekitar rumah, sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tidak jauh dari kediaman korban. Isak tangis serta doa dari keluarga dan warga mengiringi proses pemakaman.

Keluarga berharap aksi premanisme ini tidak terulang di kemudian hari. Selain itu, keluarga juga menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan meminta agar para pelaku segera ditangkap.

#purwakarta #jawabarat #keluarga

Baca Juga IRGC Klaim Hancurkan Pesawat AS di Isfahan, Operasi Penyelamatan Disebut Gagal Total di https://www.kompas.tv/nasional/661178/irgc-klaim-hancurkan-pesawat-as-di-isfahan-operasi-penyelamatan-disebut-gagal-total



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661183/pemilik-hajatan-di-purwakarta-tewas-dikeroyok-keluarga-minta-pelaku-segera-ditangkap
Transkrip
00:00Selain saudara, seorang pemilik hajatan di Purwakarta, Jawa Barat meninggal
00:04usai di keroyok sekelompok preman saat menggelar pesta pernikahan anaknya.
00:09Korban menolak saat pelaku meminta uang ratusan ribu rupiah.
00:20Seorang pemilik hajatan di Purwakarta, Jawa Barat meninggal
00:23usai di keroyok sekelompok preman saat menggelar pesta pernikahan anaknya.
00:29Usai diotopsi, jenazah dadam tiba di rumah duka di kampung halamanya
00:33di Desa Depok, Kecamatan, Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat hingga sore.
00:39Jenazah lelaki 58 tahun itu kemudian disalatkan di masjid sekitar rumah.
00:44Selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum tidak jauh dari rumah korban.
00:50Isak tangis dan panjatan doa dari keluarga serta warga mengiringi proses pemakaman korban.
00:57Keluarga berharap agar aksi premanisme ini tidak terulang di kemudian hari.
01:02Selain itu, keluarga juga menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada polisi
01:07dan meminta agar pelaku segera ditangkap.
01:09Kami semuanya serahkan kepada pihak yang berwajib.
01:13Kami serahkan kepada yang berwenang semuanya.
01:17Kami hanya mendoakan saja ya semua perjalanan dari peristiwa ini juga bisa ditangani dengan baik dan cepat dari pihak kepolisian.
01:27Harapannya ya secepatnya lah bisa diungkap semuanya dan nanti kami juga menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian.
01:39Oke, siap.
01:40Polisi tengah mengejar pelaku pengeroyokan.
01:43Polisi telah mengantongi identitas pelaku dan memeriksa sejumlah saksi dari keluarga serta warga sekitar.
01:49Dan berharap pelakunya dapat secepatnya diungkap, ditangkap oleh rekan-rekan kita dari Satreskrim Pores Purwakarta yang kolaborasi dengan Ponsek Campaka.
02:02Hasil informasi dari rekan-rekan di lapangan sedang diupayakan semaksimal mungkin.
02:06Mohon doanya dari rekan-rekan semua dalam waktu yang sikat mudah-mudahan tersangka utamanya bisa.
02:13Dugaan tidak apa-apa.
02:15Insiden ini bermula saat sekelompok pereman mendatangi acara resepsi dan meminta uang sebesar 100 ribu rupiah yang kemudian diberikan oleh
02:23pihak keluarga.
02:25Namun, diberi uang oleh pihak keluarga, sekelompok pereman itu kembali datang dan meminta uang dengan nominan lebih besar yakni 500
02:32ribu rupiah.
02:35Kemudian permintaan itu ditolak oleh korban, hingga akhirnya terjadi pengeroyokan.
02:39Korban sempat tidak sadarkan diri dan sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
Komentar

Dianjurkan