Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Amerika Serikat, melalui Komandan Komando Pusat, Brad Cooper, menyatakan militernya berhasil melumpuhkan kekuatan militer Iran lewat operasi bernama Epic Fury.
Transkrip
00:02Saudara memasuki pekan kelima perang Amerika Serikat Israel dan Iran, eskalasi saling serang belum menunjukkan tanda meredah.
00:11Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang, Sanai Takaichi, sepakat siap menjadi mediator konflik global.
00:21Amerika Serikat melalui komandan Komando Pusat Brad Cooper menyatakan militernya berhasil melumpuhkan kekuatan militer Iran lewat operasi bernama Epic Fury.
00:32Kemampuan Iran untuk menyerang keluar wilayahnya disebut sudah jauh berkurang.
00:37Di tengah klaim kemenangan militer Amerika Serikat atas Iran muncul sinyal penarikan pasukan dalam waktu dekat.
00:43Presiden Donald Trump menyatakan dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan pasukannya akan pergi.
00:50Menurut Trump, misi utama memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir telah tercapai.
00:58Terima kasih telah menonton!
00:58Terima kasih telah menonton!
01:01Terima kasih telah menonton!
01:03Terima kasih telah menonton!
01:05Terima kasih telah menonton!
01:05Terima kasih telah menonton!
01:16Terima kasih telah menonton!
01:28Terima kasih telah menonton!
01:46Terima kasih telah menonton!
01:50Terima kasih telah menonton!
01:58Terima kasih telah menonton!
01:59Terima kasih telah menonton!
02:24Terima kasih telah menonton!
02:27Terima kasih telah menonton!
02:53keras untuk meyakinkan semua pihak untuk melakukan de-eskalasi dan kami pun siap untuk menjadi
03:06mediator bisa diperlukan dan untuk fasilitasi usaha-usaha de-eskalasi dan alas melindungi perdagangan
03:20Sebelumnya Pakistan muncul sebagai pemain utama dalam upaya mendamaikan pertikaian antara Amerika Serikat Israel dan Iran
03:28dalam satu kesempatan Presiden Trump sempat menyatakan keinginannya untuk berbicara dengan Iran
03:34namun dalam kesempatan lain mengatakan siap mengeskalasi pengeboman
03:45Saudara perang di Timur Tengah terus berkecamuk
03:48kini Indonesia dan Jepang menawarkan untuk menjadi mediator demi perang berakhir
03:54apakah langkah ini bisa disambut oleh pihak Amerika Serikat dan Iran
03:57kita akan bahas bersama dengan pengamat Timur Tengah Hasibullah Satrawi
04:01Selamat malam Pak, apa kabar?
04:04Selamat malam Mbak Valen, Alhamdulillah kabar baik
04:07Alhamdulillah kabar baik, semoga selalu untuk Anda dan juga keluarga Pak Satrawi
04:11Pak ini Trump beberapa waktu lalu ini menyatakan
04:14kalau akan tarik mundur pasukannya 2 atau 3 minggu ke depan
04:19tapi kenyataannya justru ada pasukan yang datang melalui kapal induk yang baru saja berlayar di Timur Tengah
04:27nah ini apakah jadi sinyal bahwa perang ini masih akan berlangsung berkepanjangan?
04:34ya saya rasa memang kita harus membedakan perkembangan perang ini di dua level ya
04:40yang pertama di lapangan dan yang kedua di ruang-ruang pengambilan keputusan
04:47kalau kita lihat di lapangan maka sebenarnya memang sampai hari ini
04:52belum ada tanda-tanda perang ini akan segera berakhir
04:55misalkan beberapa menit yang lalu, beberapa detik yang lalu
05:00kita menyaksikan bagaimana sirena di Israel itu berbunyi tiada henti
05:07sebagai tanda bahwa datangnya rudal-rudal dari Iran
05:11padahal kita ikuti beberapa jam sebelumnya
05:16itu sempat dilaporkan sempat menurun dan cukup mengembirakan
05:21tapi sekali lagi dalam perkembangan terbaru
05:23justru rudal-rudal kembali datang yang menjawab serangan-serangan
05:29yang juga dilakukan oleh Amerika dan Israel di tempat-tempat di Iran
05:34nah ini sekali lagi menunjukkan bahwa di lapangan
05:37belum ada tanda-tanda para pihak atau tiga negara ini
05:41untuk mengakui kekalahan
05:43justru mereka masih siap untuk terancap gas
05:47menunjukkan bahwa mereka masih punya kemampuan
05:49dan ingin mencapai kemenangan
05:52nah memang di sisi yang lain atau di ruang yang berbeda
05:56terutama di ruang pengambil kebijakan
05:59terutama di Amerika Serikat
06:01saya melihat ada semacam fluktuasi
06:05ataupun perkembangan-perkembangan yang sifatnya kontradiktif
06:12atau tidak linir di antara satu keadaan dengan keadaan yang lain
06:17dan sebenarnya itu tidak aneh
06:20kalau kita pahami dari sosok Presiden Donald Trump
06:23yang memang dikenal sebagai sosok yang susah ditebak
06:27ini orang yang sangat menurut saya bukan hanya susah ditebak
06:32tapi kadang-kadang punya kezikzakan yang luar biasa
06:36misalkan yang beberapa menit atau beberapa jam yang lalu
06:41beliau mengatakan secara tiba-tiba bahwa siap untuk menari
06:47atau menghentikan perang
06:49bahkan walaupun selat hormos masih ditutup
06:52oke Pak Satri tapi kalau begitu
06:55bagaimana Anda melihat tawaran Jepang dan Indonesia
06:58untuk jadi mediator terbaru ini
07:00ya saya rasa memang dalam situasi yang masih belum menentu
07:04masih terbuka pada kemungkinan eskalasi
07:07masih terbuka pada kemungkinan perang lebih membesar lagi
07:12maka segala macam inisiatif dari pihak manapun menurut saya ya
07:17termasuk dari Presiden atau bahkan mantan pejabat
07:20itu harus kita sambut baik
07:22dari negara manapun
07:24karena sekali lagi kalau kita lihat eskalasinya
07:27perang ini sudah bukan hanya berdampak terhadap mereka yang berperang secara langsung
07:32tapi ini sudah berdampak terhadap negara-negara
07:35termasuk Indonesia, termasuk Jepang, termasuk negara-negara lain
07:38akibat yang saya bilang sebagai taktik bola lambung yang dimainkan oleh Iran
07:44terutama melalui selat hormos dan negara-negara Arab teluk
07:48yang kaya dengan energi dan minyak
07:51nah ini yang akhirnya kemudian menimbulkan efek bola lambung
07:56yang kemudian berdampak terhadap harga-harga
07:59berdampak terhadap pasokan energi, pasokan minyak
08:04yang itu menjadi kebutuhan dasar bagi kita semua dalam kehidupan sehari-hari
08:08nah dalam konteks seperti itu menurut saya memang kita harus kembali kepada pikiran yang jenis
08:14sekali lagi siapapun yang bisa berperan
08:17siapapun yang punya kemungkinan untuk mengambil inisiatif
08:21ini harus kita dukung secara bersama-sama
08:23jangan justru kita sikapi dengan kurang positif
08:28karena katakanlah keadaan-keadaan tertentu
08:31kita balik bahwa ini adalah kebutuhan kita semua
08:35jadi monggo siapapun yang bisa untuk mengambil peran disitu
08:38terutama Indonesia dengan Iran yang sekali lagi
08:41ini merupakan sebuah negara yang sama-sama berpengaruh ya
08:45jadi Jepang bisa misalkan mendekati ke Amerika
08:50untuk bagaimana dia lebih menghormati negara lain
08:54daripada terus-menerus melakukan sebuah kebijakan yang merugikan negara lain
08:59nah sementara Indonesia juga bisa mendekati Iran
09:02mendekati negara-negara di kawasan
09:04yang sekarang juga berlomba-lomba untuk
09:06bagaimana tiga negara ini bisa kembali ke perundingan
09:10walaupun sampai hari ini
09:12kalau saya menggunakan dikut yang digunakan oleh menelu Iran
09:15yang terjadi bukan perundingan
09:17tapi saling berbalas surat
09:19jadi ini menunjukkan bahwa perkembangan yang masih sangat-sangat lambat
09:22oke Pak Satrawi berarti artinya Jepang ini bisa ya
09:26untuk memediasi agar deeskalasi perang ini bisa kemudian selesai
09:31begitu artinya ada lampu hijau di sana
09:33karena kan kalau kita lihat backgroundnya Jepang
09:35ini kan dapat izin dari Iran lewat selat hormus
09:37kemudian beberapa waktu lalu Jepang ini juga ketemu Trump
09:40nah apakah Jepang ini Anda lihat juga bisa menjadi sosok yang dipercaya Iran
09:45dan juga Amerika Serikat untuk mengwujudkan deeskalasi perang itu
09:48singkat saja Pak
09:49saya rasa Jepang dan Indonesia memang sama-sama negara besar yang punya pengaruh ya
09:53kalau kita di Timur Tengah
09:55Jepang itu sangat dihormati oleh negara-negara di Timur Tengah
09:58baik itu Arab, negara-negara Arab
10:01ataupun di luar Arab seperti Turki
10:04atau bahkan Iran itu sendiri
10:06dan kita tahu juga bagaimana
10:08apa namanya
10:10Jepang juga punya pengaruh dan hubungan sangat baik
10:12dengan Amerika
10:14bahkan juga dengan negara-negara di Eropa
10:16jadi kalau menurut saya
10:17kalau kemudian dua negara Jepang dengan Indonesia
10:21mengambil peran untuk mempercepat
10:24katakanlah proses mediasi yang sekarang berlangsung
10:27itu akan lebih memperkuat upaya-upaya yang ada
10:30karena sekali lagi ini kan polanya sudah mulai mengembang konfliknya
10:36misalkan yang terbaru Trump sudah mulai kasih ultimatum
10:39dia akan keluar dari NATO
10:40jadi perang itu juga bisa mengiris kembali
10:43membuka luka dan konflik yang baru
10:46misalkan di antara Amerika dengan sekutu-sekutunya di Eropa
10:50nah menurut saya peran para pihak
10:52bukan hanya dalam konteks perang ini sekarang
10:54tapi bagaimana ke depan
10:56tidak semakin terjadi
10:59pembelahan-pembelahan yang
11:00bisa membuka perang di masa yang akan datang
11:03baik, terima kasih atas analisa Anda
11:06pengamat Timur Tengah Pak Asyibullah Satrawi
11:08terima kasih sudah berbagi analisa Anda di Kompas Malam Kompas TV
11:11salam sehat selalu Pak
11:13terima kasih Mbak Balet
11:14selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan