Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus menjaga anggaran berkesinambungan di tengah gejolak perekonomian dunia akibat perang.

"Kami selalu menjaga anggaran berkesinambungan dan dengan itu pun kami masih mempunyai ruang untuk memberi cushion atau bantalan terhadap gejolak perekonomian dunia," ujar Menkeu Purbaya pada Selasa (31/3/2026).

"Masyarakat tidak perlu khawatir, defisitnya tidak terkendali dan anggarannya morat-marit. Kita kendalikan dengan baik semuanya dan sudah kita hitung sampai akhir tahun," lanjutnya.

Baca Juga [FULL] Terbaru! Kebijakan Presiden Prabowo Sikapi Dampak Perang Iran Vs AS-Israel: Harga BBM-WFH di https://www.kompas.tv/nasional/660147/full-terbaru-kebijakan-presiden-prabowo-sikapi-dampak-perang-iran-vs-as-israel-harga-bbm-wfh

#menkeu #purbaya #breakingnews #geopolitik #perang #pemerintah


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660150/menkeu-purbaya-soal-gejolak-perekonomian-dunia-buntut-perang-tidak-perlu-khawatir
Transkrip
00:00Oke, Pak Buntai Keuangan mungkin tambahan?
00:04Terima kasih.
00:06Mungkin hanya sedikit saya ingin tambahkan untuk meyakinkan teman-teman media bahwa
00:11kami selalu menjaga
00:16anggaran berkesenambungan
00:18dan dengan itu pun kami masih mempunyai ruangan untuk memberi cushion atau bantelan terhadap
00:23gejolak perekonomian dunia.
00:26Hitungan kita sekarang sampai 102 rata-rata sampai akhir tahun pun
00:29anggaran kita tetap berkesenambungan dan defisitnya masih terkendali
00:34jadi teman-teman media dan masyarakat tidak perlu khawatir
00:37defisitnya tidak terkendali dan anggarannya morat-marit
00:40kita kendalikan dengan baik semuanya dan kita sudah hitung sampai dengan akhir tahun.
00:46Demikian tambahan dari saya, Pak Rizka. Terima kasih.
00:51Terima kasih, Pak Menteri Keuangan.
00:53Kemudian mungkin Pak Menteri Tenaga Kerja
00:55Ada?
00:57Ya, baik. Terima kasih, Pak Seska.
01:01Terkait dengan surat redaran
01:04dan program optimasi energi di tempat kerja
01:07untuk perusahaan swasta, BUMN dan BUMD
01:11ke teman-teman media dan publik.
01:14Insya Allah, terima kasih.
01:17Terima kasih.
01:19Terakhir, Pak. Maaf, Ibu Menteri Panerbi.
01:22Mungkin ada tambahan sedikit, Ibu.
01:25Terima kasih, terus sampai kesampaikan bahwa untuk seluruh ASN
01:30kami akan terus melakukan evaluasi atau setiap PPK perlu melakukan evaluasi terhadap kinerja
01:36dan kami sudah sediakan ekinerja
01:38jadi setiap investasi pemerintah mempunyai tautan yang secara panangan langsung
01:45untuk bisa menggunakan pendelaian kinerja
01:48melalui ekinerja yang sudah disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara.
01:51Begian Pak, Pak Sesekat, terima kasih.
01:56Terima kasih.
01:58Ada yang mau menambahkan mungkin?
02:00Yang dari Jakarta, Pak Mendaki, dipersilakan.
02:02Terima kasih, Pak.
02:08Terima kasih.
02:10Terima kasih.
02:19Terima kasih.
02:50Terima kasih.
03:02Terima kasih.
03:15Terima kasih.
03:21Terima kasih.
03:30Terima kasih.
03:34Terima kasih.
03:45Terima kasih.
04:00Terima kasih.
04:09Terima kasih.
04:24Terima kasih.
04:46Terima kasih.
04:49Terima kasih.
05:16Terima kasih.
05:18selain
05:19mengurangi konsumsi
05:21energi dan IPM kita
05:23tentunya ini juga
05:25membawa
05:27efek untuk
05:28kesehatan dan kebukaran. Semoga
05:30inisiatif-inisiatif ini bisa diikuti
05:33oleh daerah-daerah yang lain. Demikian
05:35tambahan dari kami. Terima kasih sekali lagi
05:37Pak Menko, Pak Seskat, Pak Menteri SDM
05:39Pak Menteri Investasi
05:40dan Bapak Ibu para Menteri semuanya. Terima kasih
05:43teman-teman media. Terima kasih semuanya
05:45Terima kasih Pak Menteri SDM
05:47Kemudian dari
05:48sini tambahan mungkin
05:51Pak Menteri Investasi sebagai
05:53kewadahantara. Kemudian
05:54BUMN mungkin tambahan
06:02Terima kasih
06:03Pak Sekap, Pak Menko
06:05dan Pak Menteri SDM
06:08dan Bapak Ibu Naniya
06:09Ya tentunya kami juga
06:11segera minta
06:13kita melanjutkan terhadap
06:15Badan Usama Negara yang
06:17berada di bawah
06:19apa, mawangan kami
06:21tetapi dengan tetap menjunjung tinggi
06:23produktivitas dan juga
06:25pelayanan publik itu tetap
06:26akan berjalan
06:27seperti biasa
06:29tetapi kami akan
06:31lebih meningkatkan
06:32dan digubi efisiensi
06:33dengan tetap
06:36menjunjung tinggi
06:38produktivitas
06:40dan mungkin tambahan saja
06:42memang itu adalah
06:43alakan-alakan yang sudah diambil
06:44oleh pemerintah
06:45tadi disampai langsung oleh Pak Menko
06:46dan juga oleh Pak Menteri SDM
06:49tapi di satu sisi
06:51kita pun
06:54mengambil momentum ini
06:55untuk
06:56mengaksilasi beberapa
06:59kebijakan
06:59polosi dan juga
07:02dari segi investasi
07:03dalam berangka
07:05mempercepat
07:08penggunaan
07:09renewable
07:09atau energi baru-terbarukan
07:12seperti geotermal
07:14solar
07:14untuk elektrifikasi
07:16hidro dan yang lain-lainnya
07:17sehingga
07:18ini
07:20merupakan suatu langkah
07:22secara komprehensif
07:23baik jangka pendek
07:24menengah
07:24maupun jangka panjang
07:25yang tentunya akan menunjukkan dampak yang positif
07:27terhadap
07:28penggunaan energi kita
07:30di depan
07:30mungkin itu
07:31dari saya
07:32terima kasih
07:35terima kasih
07:37demikian penjelasan
07:39mengenai
07:398
07:40butri
07:41transformasi
07:42budaya kerja
07:43nasional
07:44sekali lagi
07:47pemerintah
07:48mengajak seluruh
07:49masyarakat
07:50dan dunia usaha
07:52mari
07:55terus
07:56berpartisipasi
07:57dalam mendukung
07:58langkah-langkah
07:59transformasi
08:01budaya kerja ini
08:02mari tetap tenang
08:03mari tetap
08:04produktif
08:05dan
08:06apa yang disampaikan disini
08:08sifatnya
08:08dinamis
08:09nanti apabila ada
08:10perubahan
08:10pasti akan disampaikan oleh
08:12pemerintah
08:13secara cepat
08:14demikian
08:15terima kasih
08:16wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
08:20warahmatullahi wabarakatuh
Komentar

Dianjurkan