Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kasus hukum yang menjerat pekerja kreatif Amsal Sitepu di Sumatera Utara menjadi sorotan publik, terutama dari kalangan praktisi hukum. Perkara ini dinilai penting karena menyangkut perlindungan hukum bagi pekerja di sektor ekonomi kreatif yang kerap berada di posisi rentan dalam sebuah proyek.

Praktisi hukum Frank Hutapea menegaskan bahwa pekerja kreatif seharusnya mendapat perlindungan selama bekerja secara profesional dan tanpa niat jahat. Ia menyoroti pentingnya membedakan antara kesalahan administratif dan tindak pidana, agar tidak terjadi kriminalisasi terhadap pihak yang tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan.

Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi aparat penegak hukum untuk menghadirkan keadilan dan kepastian hukum yang lebih baik. Simak ulasan lengkapnya dalam video ini!

Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/03/30/073500/soroti-kasus-amsal-sitepu-praktisi-hukum-desak-perlindungan-hukum-bagi-pekerja-kreatif

Creative/Video Editor:Nura/Leo

#Praktisi #AmsalSitepu #Kasus
==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Transkrip
00:00Praktisi hukum soroti kasus Amsal Sitepu dorong penguatan perlindungan bagi pekerja kreatif
00:05Kasus hukum yang menjerat pekerja kreatif Amsal Sitepu di Sumatera Utara
00:10menuai sorotan dari kalangan praktisi hukum pada Senin 30 Maret 2026
00:15praktisi hukum Frank Butapaya menyampaikan bahwa kasus ini penting karena berkaitan
00:20dengan perlindungan hukum bagi pekerja di sektor ekonomi kreatif
00:24Frank Butapaya menegaskan pekerja kreatif harus dilindungi selama bekerja secara profesional
00:31dan tidak memiliki niat jahat
00:33ia menekankan pentingnya membedakan antara kesalahan administratif dan tindak pidana
00:38agar tidak terjadi kriminalisasi
00:41kasus ini bermula dari keterlibatan Amsal dalam proyek Capacity Building
00:45di sebuah instansi di Sumatera Utara
00:48dalam persidangan ia didakwa merugikan keuangan negara
00:52meski posisinya hanya sebagai pelaksana teknis tanpa kewenangan pengambilan keputusan
00:57Frank meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara meninjau kembali perkara tersebut
01:02dengan mempertimbangkan unsur mensreya
01:05ia berharap kasus ini menjadi pembelajaran
01:08untuk menghadirkan kepastian dan perlindungan hukum
01:11yang lebih adil bagi pekerja kreatif
01:14terima kasih telah menonton!
01:23terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan