00:00Keberitaan lainnya saudara dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanai Takaichi di Tokyo, Jepang.
00:06Presiden Prabowo menyatakan kedua negara siap jadi mediator untuk meredakan ketegangan dan konflik di Timur Tengah.
00:17Pertemuan bilateral kedua pemimpin dan delegasi kedua negara berlangsung di Akasaka Palace, Tokyo, Jepang, Senin waktu setempat.
00:26Pertemuan ini difokuskan pada penguatan kerjasama strategis antara Indonesia dan Jepang di berbagai sektor.
00:33Selain itu kedua negara juga membahas isu global, RI dan Jepang sepakat kedua negara siap jadi mediator untuk meredakan ketegangan
00:42dan konflik di Timur Tengah.
00:44Indonesia akan berusaha meyakinkan semua pihak untuk melakukan deeskalasi terkait konflik di Timur Tengah.
00:57Yang Mulia, kunjungan saya ke Jepang di tengah dunia yang penuh tantangan, penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya.
01:13Kami sepakat bahwa baik Jepang dan Indonesia akan berusaha keras untuk meyakinkan semua pihak untuk melakukan deeskalasi.
01:31Dan kami pun siap untuk menjadi mediator bila diperlukan dan untuk fasilitasi usaha-usaha deeskalasi dan arah menuju perdamaian.
01:54Sementara itu pemerintah dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan baru mengenai skema kerja work from home atau WFH pada selasa malam waktu
02:05Jepang.
02:06Informasi ini didapat dari undangan konferensi pers yang akan disampaikan oleh Kemenko Perekonomian
02:12terkait kebijakan-kebijakan pemerintah dalam menyikapi kondisi geopolitik global saat ini.
02:32Lalu apa saja yang menjadi bahasan dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang?
02:38Lebih lengkap kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV CD Permadi dari Jepang, Cindy.
02:43Dalam pertemuan bersama dengan Perdana Menteri Jepang, Indonesia sepakat siapa yang jadi mediator konflik Timur Tengah?
02:52Apa kemudian langkah selanjutnya dari Indonesia dan Jepang soal rencana ini, Cindy?
02:57Ya, Maidok, kita harus menunjuk dulu pada pernyataan Presiden Prabowo Subianto
03:02yang menyebut kalau kunci perdamaian juga salah satu adalah kolaborasi.
03:05Yang kemudian, ia contohkan melalui kerjasama dan hubungan baik antara Indonesia dan Jepang
03:11yang disebut mampu menghasilkan stabilitas dan amanan di kawasan.
03:16Artinya, kalau merujuk pada pernyataan Presiden itu setidak-tidaknya,
03:20tindak lanjutnya adalah menjaga kondisi kita di tingkat regional.
03:24Tidak hanya di Asia Tenggara, tapi juga di tingkat Asia.
03:27Presiden, dalam kesempatan itu di sana Akasaka juga meminta
03:32adanya deskalasi konflik dan mengutamakan perdamaian dengan dialog.
03:38Nah, soal usulan jadi mediator ini pun kita ingat sudah pernah disinggung oleh pemerintah.
03:43Bahkan, pada saat itu Presiden Prabowo disebut siap untuk terbang keteharan menjadi mediator.
03:48Nah, kemudian apa yang akan dilakukan di Indonesia?
03:51Kalau dalam konteks lawatannya di Jepang, Presiden Prabowo sebenarnya beberapa kali
03:56menekankan pentingnya ikatan ekonomi dan kemitraan dalam mendorong relasi.
04:01Jadi, kalau kata Presiden, ketertarikan yang sama bisa melahirkan kepentingan yang sama.
04:06Itu yang akhirnya bisa melahirkan perdamaian di kawasan.
04:10Nah, dengan latar belakang ini, Presiden juga menyinggung kebijakan politik luar negeri Indonesia,
04:16yaitu bebas aktif di hadapan pengusaha yang menyampaikan ini.
04:20Kebijakan ini, menurut Presiden, pun memudahkan Indonesia.
04:23Menempatkan posisi Indonesia dalam posisi yang nyaman karena Indonesia tidak punya musuh.
04:27Indonesia juga berupaya menjaga hubungan, jadi tidak hanya dengan negara-negara tetangga
04:32atau negara yang dekat secara negatif, tapi juga negara-negara adidaya.
04:37Nah, sempat disini juga, dengan kondisi global yang tidak pasti ini,
04:41Presiden bilang Indonesia pun akhirnya berkomitmen untuk mempercepat
04:47prasisi energi hijau dan energi baru terbarukan, misalnya menggeser tepung.
04:57Dan jalan kerja sama energi nuklir, dan di Jepang, dari bisnis forum Indonesia,
05:03juga Indonesia dapat tolak oleh investasi Rp380.000,
05:06yang 95 persennya adalah sektor energi.
05:10Oke.
05:12Oke, baik.
05:15Baik, terima kasih laporan Anda dari Jepang,
05:18Jurnalis Kompas TV, Cindy Permade.
05:21Baik, terima kasih telah menonton!
Komentar