Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

KOMPAS.TV - Pengamat Sepak Bola, Firzie Idris menilai peningkatan performa timnas Indonesia lawan Bulgaria di final FIFA Series masih dalam tahap proses awal.

Firzie juga menekankan bahwa proses adaptasi masih berlangsung dan membutuhkan waktu. Timnas dinilai memiliki potensi berkembang lebih baik ke depan, termasuk menghadapi agenda turnamen berikutnya.

Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Video editor: Aqshal

#indonesiavsbulgaria #fifaseries

Baca Juga Kalah dari Bulgaria, John Herdman: Seharusnya Jadi Kemenangan, Indonesia Bermain Lebih Baik di https://www.kompas.tv/olahraga/659973/kalah-dari-bulgaria-john-herdman-seharusnya-jadi-kemenangan-indonesia-bermain-lebih-baik




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/660032/full-pengamat-sepak-bola-firzie-idris-soroti-performa-timnas-indonesia-usai-lawan-bulgaria
Transkrip
00:00Kalah tipis 0-1 dari Bulgaria di final Viva Series.
00:03Tim Nas tetap mendapat apresiasi tinggi dari supporter karena permainannya yang dinilai menjanjikan.
00:10Apakah ini jadi tanda bahwa polesan pelatih John Hartman memang beda dan sudah on the track menuju pencapaian trofi demi
00:20trofi di masa mendatang?
00:21Kami akan ulas bersama dengan analis sepak bola Firzi Idris telah bergabung bersama kami melalui sambungan daring.
00:28Selamat pagi Bung Firzi.
00:30Ya pagi Bung Firzi, dari hasil permainan Tim Nas kita semalam melawan Bulgaria, apa yang bisa Anda sampaikan di layar
00:42televisi Kompas TV?
00:43Apakah memang permainan dari Tim Nas kita sudah naik level di bawah asuhan dari Coach Hartman ini?
00:51Ya kalau naik level kita lihat ini adalah proses berjalan ya.
00:55Sedang dalam proses berjalan itu kita harus lihat bagaimana mereka perform dalam actual pertandingannya itu sendiri.
01:05Kalau kita lihat memang bukan hanya dalam satu pertandingan ini saja,
01:10tapi dalam dua pertandingan ini para pemain menurut saya sudah mengerti apa yang Coach John inginkan.
01:16Dan mereka bisa mengeksekusinya, itu adalah suatu hal yang sangat penting ya.
01:21Karena ini kan perjalanan panjang ya Mbak, ini kan the end goal adalah kita menuju Piala Dunia 2030.
01:26Kita mencoba kelulusan menuju Piala Dunia 2030.
01:29Ini baru seminggu awal dari perjalanan empat tahun itu.
01:34Jadi memang masih early days banget, baby steps lah untuk tim ini di bawah Coach John Hartman.
01:40Tapi di sini kita lihat para pemain memahami apa yang diinginkan Sang Plati dan Sang Plati juga bisa menerjemahkan apa
01:50yang dia inginkan dengan baik.
01:52Walaupun waktunya sangat singkat ya.
01:54Dan untuk kita bisa mengimbangi lawan yang duduk di peringkat 87 dunia,
02:00yang sudah 7 kali ke Piala Dunia dan dulu sempat semifinalis Piala Dunia 1994.
02:05Walaupun memang beberapa tahun terakhir mereka lagi kurang bagus ya performance-nya ya.
02:10Tapi kita bisa lihat tim ini berusaha memberikan segalanya.
02:14Yang memang jadi masalah kan suatu hal yang sudah kita tahu menjadi problem timnas dalam beberapa tahun terakhir.
02:21Lack of options di lini depan, kombinasi-kombinasi sudah bagus sebenarnya.
02:25Kita bisa lihat di highlight ini.
02:28Tapi tembakan oleh Romania mengenai mistar itu, itu sebelum itu selama 70 menit pertandingan kita belum gak bisa menciptakan shot
02:37on target.
02:38Jadi mungkin itu yang tetap jadi perhatian Coach John Hartman untuk sekarang dan nanti menuju agenda Piala AFF 4 bulan
02:45dari sekarang.
02:47Mungkin itu sih Mbak yang bisa kesimpulannya bisa kita tarik.
02:49Oke, terkait dengan komposisi pemain begitu ya.
02:52Kalau melihat komposisi pemain, tadi Anda juga menyebutkan taktik dan strategi racikan dari John Hartman ini bisa dieksekusi dengan baik
02:59oleh timnas.
03:00Nah, siapa pemain timnas yang menurut Anda tampil di atas rata-rata saat melawan Bulgaria semalam?
03:09Ya, kita bisa melihat beberapa pemain punya kecerdasan yang baik ya untuk beroperasi di formasi-formasi yang diinginkan John Hartman.
03:19Pertama adalah Kelvin, Kelvin Verdong itu luar biasa banget di lini tengah.
03:23Dia bahkan memainkan positioning dia sedikit ke kanan ketika babak kedua dia bisa bermain di multiple position.
03:30Dan itu pemain yang sangat luar biasa.
03:31Tapi menurut saya salah satu yang main bagus juga adalah Ole Romeni ya, yang terlepas dari chance yang dia dapatkan
03:39itu pergerakan dia di antar lini, pergerakan dia dalam menusuk, dalam memberikan ruang bagi teman-temannya itu luar biasa.
03:47Dan Ole Romeni juga berbicara di midzone ya, salah satu juga pada saya di setelah pertandingan gitu.
03:54Dia mengatakan bahwa memang dia yakin mungkin kalau sekarang, kalau sekarang mereka masih merasa kekalahan.
04:02Tapi kalau bisa mempertahankan level performa kayak gini, ke depannya pasti mereka akan mendapatkan hasil.
04:07Dan dia mengatakan memang Bulgaria itu ketika setelah mereka mengambil keunggulan, mereka cenderung bertahan banget.
04:15Killing time, keepernya pun sempat mendapatkan kartu kuning karena terlalu lama mengambil goal kick.
04:22Dan dia mengatakan, Bulgaria ini they try to kill the game, tapi kita yang, we're the one who try to
04:28play football gitu.
04:29Jadi timnas yang berusaha untuk memainkan sepak bola pada laga kemarin.
04:33Jadi itu adalah salah satu aspek positif yang bisa didapat selain dari pengakuan para pemain yang lain.
04:40Seperti misalnya Justin Hoopner juga berkata di midzone bahwa para sang pelatih itu ingin mendorong para pemain to the next
04:48level, ke level berikutnya.
04:49Dan ini menurut saya adalah hal-hal positif dari awal era Head Hurtman.
04:54Oke, Anda sepakat dengan apa yang tadi juga kita melihat begitu ya.
04:58Salah satu supporter mengatakan pertandingan semalam tetap timnas kita Indonesia yang tetap dominan dalam pertandingan semalam melawan Bulgaria.
05:08Ya, kita bisa lihat itu juga ya.
05:10Karena memang tadi kita bahas ya, Bulgaria lagi nggak dalam kekuatan terbaik.
05:14Saya di media tribun kemarin duduk di sebelah wartawan Bulgaria ya.
05:19Dan ketika dia tanya nih ke dia, kamu siapa sih bintang di tim kamu sekarang gitu dia.
05:25Dia sampai jawabnya itu kayak sedikit kayak ketawa ragu gitu loh.
05:29Siapa ya bintang ya?
05:31Ya, karena mereka kan juga dalam rentetan pertandingan nggak bagus di grup E kualifikasi Piala Dunia.
05:36Mereka kalah dari, mereka hanya menang sekali kalau nggak salah dari enam pertandingan.
05:41Dan dalam beberapa tahun terakhir mereka emang gagal lolos ke Piala Dunia.
05:44Jadi, ketika dia menyebut nama, dia menyebutnya nama Marine Petkov yang ternyata memang menjadi pencetak gol Tunggal Laga ya.
05:53Tapi, secara keseluruhan bahkan pelatih Alexander Dimitrov sendiri mengatakan bahwa level Indonesia ini udah sangat tinggi gitu.
06:04Jadi, bagi dia kemenangan ini tuh kemenangan sangat berharga.
06:08Kemenangan melawan tim yang seperti tim Eropa dalam kekuatan ya.
06:12Bukan sebuah tim Asia Tenggara atau Asia.
06:17Tapi, dia bilang bahwa ini setara menang melawan tim Eropa.
06:20Jadi, ya gitu.
06:20Pujian juga datang dari pelatih lawan terhadap para pemain kita.
06:24Walaupun memang untuk Laga ini kita harus mengakui keunggulan lawan 1-0 terlebih dahulu.
06:29Oke, oke.
06:30Walaupun memang sudah dikatakan permainan dari tim Nas Indonesia di bawah asuhan Coach Hartman ini sudah bisa dieksekusi dengan baik
06:39begitu ya.
06:39Tapi, ada kurang beruntung begitu ya pada saat semalam begitu.
06:45Nah, apa yang bisa menjadi penilaian tersendiri bagi Bulgaria yang bisa diadaptasi ke tim Nas kita dari kemenangan semalam Bulgaria?
06:57Ya, ini suatu mungkin ya pertanyaan yang saya juga ajukan ke John Hartman juga di sesi konferensi pers.
07:06Seusai Laga ya, dari apa yang sudah dia pelajari soal Indonesia sebelum ini dan apa yang dia rasakan ketika bersama
07:16para pemain ini.
07:17Dia kata ketika dia sudah akhirat ketemu mereka in person.
07:21Karena ini kan pertama kalinya Coach John in person ketemu the whole team ya.
07:24Sebelum ini kan dia hanya melakukan Zoom meeting.
07:27Dia hanya berbicara melalui sambungan WhatsApp dan lain-lain.
07:31Tapi ya suatu hal menarik yang dia katakan adalah dia melihat langsung bagaimana para pemain ini antara pemain lokal dan
07:39pemain diaspora itu mulai menyatu ya.
07:41Menyatu secara taktikal tapi juga menyatu secara culture dan menurut saya ini adalah suatu hal yang sangat memberi tim Nas
07:51kita warna tersendiri ya.
07:53Pemain-pemain diaspora dengan pemain lokal kita dan ini adalah suatu modal yang bisa dibawa ke pertandingan-pertandingan berikutnya.
08:02Jaizes juga mengutarakan hal sama.
08:04Ini mereka kan sudah lama tidak ngumpul ya Mbak.
08:07Sudah lima bulan mereka nggak ngumpul karena di ronde laga November kan mereka nggak main ya.
08:12Jadi dia mengatakan emang tim ini masih bisa mengembangkan banyak hal lah karena mereka baru pertama kali kerja bersama John.
08:20Dan John itu ideanya banyak kalau kata aja ya.
08:24Banyak yang ingin dicoba, banyak yang menurut Jay itu bagus dan memang perlu waktu gitu.
08:35Nggak bisa dalam waktu sesingkat itu untuk bisa menerapkan sepenuhnya apa yang coach John inginkan dari tim ini.
08:43Jadi ini memang adalah proses yang berjalan menuju harapannya dalam masa depan yang lebih cerah dan lebih baik bagi tim
08:50Nas Indonesia sih Mbak.
08:51Oke, nah berbicara soal kompetisi berikutnya nih Bung Firzi.
08:56Kalau untuk tim Nas, koreksi jika saya kemudian agak tiru begitu ya adalah ajang AFF 2026 di bulan Juli kalau
09:04tidak salah.
09:05Nah, menurut Anda apa yang akan harus dan akan dan harus diperbaiki oleh coach Hartman ke depannya?
09:13Ya, kemarin coach John juga udah bilang ya mungkin pemain-pemain kayak Donny Tri itu bisa jadi andalan di piala
09:22AFF nanti.
09:23Lagi-lagi kita bicara finishing akhir karena kalau kita mau bicara liga domestik kita emang striker-striker tengah kita memang
09:30belum mendapatkan tempat di klub masing-masing.
09:33Karena itu tadi bagaimana kuota pemain di Liga 1, di Super League itu membuat banyak klub memasang pemain asing di
09:44lini depan mereka.
09:45Tapi kalau secara gelandang serang kita punya pemain kayak Beckham yang sangat luar biasa.
09:49Juga Ramadan juga mungkin bermain di level ASEAN, bermain di level AFF mungkin akan lebih nyaman bagi dia.
09:57Dan kita punya pemain kayak Eli Reinders yang juga sangat fluid bermainnya di lini tengah serang tim nasi Indonesia.
10:06Tom Hai juga nanti akan bisa main di piala AFF.
10:10Sementara dia belum bisa main ya di laga ini itu mungkin juga bisa menjadi pemain yang punya karakter yang bisa
10:18dibawa oleh tim nasi Indonesia.
10:20X Factor yang mungkin kita nggak punya di turnamen-turnamen AFF sebelumnya.
10:26Jadi ya tetap positif dengan apa yang Coach John bisa potensialnya hadirkan di ASEAN Championship.
10:34Oke kita akan lihat dan juga nantikan perjuangan tim nasi Indonesia berikutnya.
10:39Begitu di bawah asuhan dari Coach Hartman.
10:43Terima kasih analis remak bola Virzi Idris telah bergabung bersama kami.
10:47Sehat selalu.
10:49Ya sama-sama.
Komentar

Dianjurkan