00:00Pemerintah masih melakukan negosiasi dengan Iran terkait perlintasan dua kapal tanker Indonesia di Selat Hormuz.
00:10Menteri Luar Negeri Sugiyono bilang pemerintah masih bernegosiasi dengan Iran terkait perlintasan dua kapal tanker Indonesia di Selat Hormuz.
00:20Meski sudah ada sinyal positif, pemerintah masih menanti tindak lanjut dari Iran.
00:50Sebelumnya, Iran mengungkap daftar negara yang dianggap bersahabat dan diizinkan melintasi Selat Hormuz jalur vital perdagangan global.
00:58Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel yang turut berdampak pada stabilitas energi dunia.
01:09Dalam surat kepada 176 anggota Organisasi Maritim Internasional pada Selasa 24 Maret lalu,
01:17Iran menyatakan kapal-kapal non-musuh termasuk yang dimiliki atau terkait dengan negara lain tetap dapat melintas dengan aman.
01:25Sejumlah kapal sudah dapat melintasi Selat Hormuz, antara lain kapal asal Tiongkok.
01:31Tiongkok diizinkan melintas karena memiliki hubungan erat dengan Iran dan sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk pasokan minyaknya,
01:40meski jumlah kapal yang lewat belum cukup menekan kenaikan harga energi.
01:44India juga termasuk negara yang diizinkan melintas dengan beberapa kapal berhasil melewati Selat setelah upaya diplomasi.
01:53Selain itu, Pakistan sempat berhasil mengirim satu kapal tanker, namun kapal lain ditolak karena tidak memenuhi prosedur.
02:02Sedangkan Rusia tetap mendapat akses berkat hubungan kuat dengan Iran dan turut diuntungkan dari lonjakan harga minyak akibat konflik.
02:13Selanjutnya, Thailand juga berhasil mengirimkan kapal tanker setelah negosiasi dengan Iran, bahkan tanpa dikenakan biaya transit.
02:22Meskipun pada awal konflik, kapal Mayuri Neri yang berbedera Thailand terkena serangan saat melintasi Selat Hormuz.
02:30Selain Thailand, negara-negara yang kapalnya diizinkan melintas yakni Mesir, Korea Selatan, dan Malaysia sebagai negara tetangga terdekat Indonesia.
Komentar