Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo kembali memanas. Polisi memanggil jurnalis Aiman Witjaksono untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara yang tengah menjadi sorotan publik.

Namun, Aiman menegaskan bahwa pemanggilan tersebut bukan berkaitan dengan dirinya secara pribadi. Ia menyebut pemeriksaan ini justru berkaitan dengan program televisi yang dipandunya, di mana tayangan tersebut diduga menjadi bagian dari barang bukti.

Lantas, sejauh mana peran tayangan media dalam kasus ini? Dan bagaimana kelanjutan penyelidikan yang melibatkan nama besar di balik isu tersebut?

Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/03/30/185856/polisi-panggil-aiman-soal-tudingan-ijazah-palsu-jokowi-bukan-soal-pribadi-tapi-program-tayangan

Creative/Video Editor: Susi/Leo
#Rakyat Bersuara #Jokowi #Aiman

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Aiman dipanggil polisi soal tudingan ijazah palsu Jokowi.
00:05Polda Metro Jaya memanggil Aiman Wicaksono sebagai saksi terkait dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi Dodo.
00:11Pemanggilan tersebut dijadwalkan pada Senin 30 Maret 2026,
00:16namun Aiman meminta penjadwalan ulang menjadi Kamis 2 April 2026.
00:21Aiman menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan bukan terkait dirinya secara pribadi,
00:26melainkan berkaitan dengan program televisi yang dipandunya,
00:30yakni tayangan rakyat bersuara.
00:32Ia menyebut kemungkinan ada cuplikan dari program tersebut
00:36yang dijadikan barang bukti oleh pelapor dalam kasus ini.
00:40Penyidik memanggil Aiman untuk mengonfirmasi kebenaran tayangan
00:43yang diduga menjadi bagian dari laporan tersebut.
00:46Ia pun menegaskan bahwa pemeriksaan ini murni berkaitan dengan produk jurnalistik,
00:51bukan persoalan pribadi,
00:52sehingga dirinya hadir sebagai saksi dalam kapasitas profesional.
00:57Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan