00:00Ada beberapa dasar saat ini sudah dikumpulkan beberapa barang bukti,
00:05baik itu beberapa dokumen maupun juga alat bukti elektronik,
00:09juga beberapa alat berat di lokasi tambang, kendaraan-kendaraan,
00:15dan yang nanti kita akan share dokumennya.
00:23Dari ke-14 lokasi itu dapat saya rinci bahwa
00:27di daerah khusus Jakarta dan Jawa Barat sebanyak 10 lokasi,
00:33di mana yang ada di kantor PT AKT,
00:37di kantor PT MCP yang terafiliasi dengan PT AKT atau Tersangka ST,
00:42rumah tinggal Tersangka ST dan beberapa saksi,
00:467 lokasi lain yang terdiri dari rumah Tersangka dan rumah saksi-saksi.
00:52Di Provinsi Kalimantan Tengah ada sebanyak 3 lokasi
00:55yang terdiri dari kantor PT AKT juga,
00:58ada kantor KSOP, ada kantor kontraktor tambang PT ARTH.
01:03Dan di Provinsi Kalimantan Selatan yang berlokasi di kantor PT MCM.
01:09Nah itu beberapa perusahaan yang memang diduga masih milik saudara ST.
01:20Ya itu induk perusahaan yang PT Borneo itu ya.
01:26Ya itu.
01:30Yang sementara kita dapat itu saja.
01:39Penggeledahan dan saat ini sedang dalam terproses untuk dilakukan penyitaan.
01:45Tapi penggeledahan sudah selesai.
01:47Karena dirinci kan nanti dikompilasi, dikumpulkan dulu, di data, nanti kemudian diajukan penyitaan.
01:53Yang jelas, baik, yang jelas saat ini penyidik sedang mendalami keterlibatan pihak-pihak,
02:03baik itu penyelenggara atau pihak-pihak terapiliasi yang juga ada keterkaitan dengan kejadian wargara ini.
02:11Sudah ada terdiri dari penggeledahan ini?
02:13Nantilah dalam waktu, setelah hasil pendalaman, kita umumkan.
02:18Pak, itu lening sektor pengawasannya, Kementerian LH atau Kementerian SDM?
02:23SDM.
02:24Pokoknya nanti kita tidak hanya yang jelas, nanti penyidik mendalami tentunya nanti berdasarkan alat-alat bukti yang ada
02:30dan tetap dilakukan secara profesional dan akuntabel juga tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia
02:41juga dengan tetap mengedepankan asas peradugata bersalah.
02:45Berapa saksi buat yang berada di jelas?
02:48Dari Ketarang Penyidik lebih dari 20.
02:51Bagaimana penyelenggaraan persisian?
02:54Secara ini saya belum tahu, tapi yang jelas dari beberapa, di beberapa wilayah,
03:00menang sebaik itu di Kalimantan Tengah, di Kalimantan Selatan maupun di Jakarta
03:04ada yang sudah di beberapa saksi diperiksa, termasuk di Jawa Barat.
03:09Pak, ada rekening yang diperiksa, Pak, ini sebuah negara-negara yang pasti di Budi Sada?
03:13Yang jelas, di Benyidik tidak hanya memproses pidananya, tetapi akan aset rekaperinya untuk pemulihan kerugian negara pasti.
03:25Dan salah satu kegiatan ini melakukan penggeledahan dan penyitaan ini dalam rangka mencari aset racing terhadap aset-aset yang diduga
03:35itu terkait atau dari hasil kejahatan itu.
03:38Berarti sudah ada beberapa rekening, Pak, sudah diperiksa nangkatnya?
03:42Rekening yang saya tahu pasti, ada dokumentasi-dokumentasi, nanti diklarifikasi dulu seperti apa, nanti akan didalami.
03:51Pak, sejak 2017 izin perusahaannya dicabut sampai akhir tahun 2025, ada data enggak?
03:57Berapa sih total batubara yang mereka produksi dan volume yang dijual, dijual ke luar negeri, atau ke PLN, enggak?
04:04Ini yang sedang didalami oleh penyidik, nantilah nanti dari dokumen-dokumen yang didapat dari hasil penggeledahan dan penyelidikan dengan keterangan
04:16-keterangan saksi, juga dengan satker-satker terkait nantinya.
04:44Yang jelas, dalam tahap ini penyidik sudah mendalami, sudah mengantungi barang bukti ya tentunya.
04:52Dan pendalaman tetap akan dilakukan, tidak usah khawatir, akan menghilangkan, sudah diperhitungkan oleh teman-teman penyidik.
04:59Berarti ini diimitasi penyelidikan negara ini juga sudah dikarkom?
05:02Pihak-pihak yang dianggap terkait dan dapat dimitai pertanggung jawaban, penyidik sudah mempunyai.
05:10Pak, kisaran kerugian negaranya, apakah sudah ada, Pak, terkait kasus kemintaan ini?
05:15Saat ini masih dalam penghitungan kerugian negara.
05:18Tetapi sebelumnya, perkara ini kan hasil dari PKH kan sudah perusahaan yang terkait 4,2T.
05:28Jadi kalau tidak salah ya, teman-teman dari PKH sudah menyatakan seperti itu.
05:35Artinya ya, kita lihat nanti seperti apa. Ini kan kalau sudah tindak penandang kursi, lain lagi. Perhitungnya berbeda.
05:52Saya belum dapat datanya secara lengkap, nanti di berikutnya saya akan.
05:56Tapi akan menjadi PR kami, akan saya minta data secara lengkap.
06:07Terima kasih, Pak.
06:30Jadi perlu kami jelaskan, terkait dengan penanganan perkara yang saya dapat ya dari Kejari Kabupaten Karo itu ada penanganan perkara
06:43kegiatan pengelolaan dan pembuatan jaringan instalansi komunikasi dan informatika lokal desa di Kabupaten Karo tahun anggaran 2020-2023.
06:53Dari laporan tim penyidik di Kabupaten Karo tahun anggaran perkara ini, total kerugian itu sebetulnya 1,8 miliar.
07:04Di mana 1,8 miliar itu terbagi-bagi tim pengadaan yang berbeda.
07:08Ada yang dilakukan oleh CP Simalem Agro Tekno Farm, yang itunya JGSE, dan tugaan TSK-nya.
07:20Terus ada PT. CPare Ersada Perdana, kalau yang pertama yang disebut sudah tetapkan tersangka, tapi DPO.
07:29Itu total kerugian dari penghitungan PPKP itu 1,1.
07:35Nah terus yang PT. Semalem Agro Tekno Farm.
07:38Terus yang CPare Ersada Perdana, perkara sudah telah diputus saat melakukan uku dan saat ini sudah pahuk kebanding.
07:50Itu kerugian sekitar 250 kerugiannya ya, nilai kerugiannya.
07:54Terus PT. yang ketiga, Ganding Production, tersangkanya RMKS Pelawi, itu sudah inkrah.
08:05Nah yang sedang pirarami ini, atas nama yang saat ini sedang-sidang, Amsal Kristi Sitepu.
08:11Agenda kemarin sudah tuntutan dan saat ini anggota keputusan, itu total kerugian negara sekitar 202 jutaan.
08:21Seperti itu. Jadi tidak, ini memang total keseluruhan 1,8.
08:25Modusnya seperti apa? Jadi bukan masalah skill kemampuan, tetapi di RAB itu untuk kegiatan, contohnya untuk kegiatan sewa drone 30
08:35hari,
08:36ternyata dilaksanakan hasil dari penelitian cuma berapa hari, 12 hari, tapi dibayar full, contohnya seperti itu.
08:42Terus biaya untuk editing, sudah diangkat, di-double-kan lagi seperti itu yang didapat.
08:47Jadi salah satu beberapa modusnya seperti itu. Jadi di RAB-nya.
08:51Dan orang desa ini kan beli dana desa misalnya.
08:55Nah kepala-kepala desa ini kan paham, ini yang membuat RAB-nya berasal dari rekan-rekan itu sendiri.
09:08Masalahnya di sini, sementara pembayaran.
09:12Jadi sebetulnya.
09:15Editing itu gratis.
09:17Itu gimana?
09:21Nah, yang jelas kalau dari laporan bahwa memang terkegeras bahwa dana itu ada sekitar 9-0, tapi kemudian diadakan lagi
09:31anggaran di RAB-nya double lagi.
09:34Seperti itu, ini double-double-nya itu seperti itu.
09:52Yang pertama, kami menghormati dan memang fungsi dari DPR untuk mengawasi agar penegak kakun berjalan sesuai dengan ketentuan, aturan hukum
10:03yang berlaku.
10:04Dan juga agar memenuhi rasa keadilan.
10:08Ya, terkait dengan permohonan yang bersangkutan terdakwa ini, ya silahkan aja.
10:15Kan ada mekanisme hukum yang ditembuh.
10:18Salah satunya kan nanti kemarin tuntutan.
10:20Berarti kan berikutnya peledoh pembelaan dari terdakwa dan peniasat hukum.
10:24Sampaikan aja di sana.
10:25Seperti apa?
10:26Tentunya nanti akan menjadi pertimbangan dari majelis hakim yang memutus.
10:31Terkait dengan RDP, kami siap dan kami menghormati sekali.
10:37Dan kami berterima kasih.
10:39Ini menjadi kontrol bagi kita sebagai pembelaan hukum untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan di masyarakat.
10:54Soal isu mundurnya dua dirjen di Kementerian PU.
10:58Ini kan karena negara yang Kementerian PU ini bilang dibantu sama kecabung.
11:04Begitu Pak, untuk menghitung perutian negara ini konfirmasi.
11:08Saya sempat baca di media, tetapi yang jelas saya belum dapat impor apakah sudah dilaporkan kepada bidang-bidang khusus.
11:16Bidang-bidang saya belum dapat informasi.
11:18Nanti saya tanyakan.
11:20Sudah ya.
11:21Baik.
11:21Cukup ya.
11:35Yang jelas penggeledahan ini kan tidak hanya terhadap PT AKT-nya.
11:41Tetapi ke beberapa PT lain dan beberapa rumah milik baik itu milik AKT maupun milik rumah saksi-saksi.
11:54Yang jelas nantinya apabila dari hasil penggeledahan ditemukan ibaratnya ada keterkaitan dengan pihak-pihak lain yang terafiliasi maka didalami.
12:05Dan bukan hal yang tidak mungkin terhadap aset-aset tersebut akan dilakukan penyitaan.
12:09Karena jika dari hasil penelusuran, hasil pendalaman, bahwa itu bagian daripada hasil kejahatan yang dilakukan oleh ST.
12:20Tapi kalau yang sudah disita, berarti masih hanya yang terkait langsung dengan AKT yang sudah disita?
12:27Baik langsung maupun tidak langsung yang ada kaitannya dari hasil.
12:32Nanti saya kirim ada beberapa dokumentasi baik pada saat melakukan penggeledahan,
12:37juga ada beberapa kendaraan unit, ada pabrik-pabrik, ada perumahan, ada kantor semuanya.
12:43Oke, cukup?
12:45Terima kasih banyak.
12:46Terima kasih banyak.
13:18Terima kasih banyak.
Komentar