00:00Saudara arus balik lebaran berakhir pada malam hari ini, namun diduga semua pemudik belum kembali ke Jakarta.
00:07Dan untuk membahas pantauan arus balik di momen lebaran 2026 ini, telah bergabung bersama kami Direktur Utama PT Jasa Marga,
00:14Bapak Rifan Ahmad Purwantono.
00:16Selamat malam Pak Rifan, apa kabar? Sehat ya Pak ya?
00:19Selamat malam, malam bila sehat, sehat dan semangat ya.
00:21Sehat dan semangat, terima kasih Pak sudah mengawal arus mudik dan juga arus balik lebaran 2026 ini.
00:27Pak, jadi hingga saat ini bagaimana pergerakan pemudik di arus balik?
00:31Berapa banyak kendaraan yang belum kembali ke Jakarta hingga malam ini?
00:35Ya, pukul 19 tadi sudah mencapai 2,9 juta dari 3,4 yang diberikan masuk.
00:41Artinya sudah mencapai 86 persen, tinggal 14 persennya.
00:46Ini tentu dilihat bahwa dari perjalanan sejak kita waspadai gitu ya, dengan beberapa himbuan untuk mengindah tanggal 24 atau H
00:57plus 3, yang mencapai 256 ribu.
01:00Dan kemudian berangsur tetap di posisi tinggi ya, sekitar 192 ribu.
01:06Kemudian tanggal 27, 204 ribu dan kemarin sampai dengan tadi pagi jam 6, sampai 212 ribu.
01:16Artinya masih ada potensi sekitar lebih dari 200 ribu di hari ini.
01:20Dan kemudian masih ada sisa waktu Senin Selasa.
01:25Apalagi memang diduga karena ada liburan lagi.
01:27Sehingga arus balik akan bisa terdistribusi sampai dengan minggu depan.
01:34Oke, dengan sejumlah kebijakan yang diberlakukan oleh jasa marga, termasuk yang menarik adalah diskon tarif tol Pak, terutama di puncak
01:41arus balik kemarin.
01:43Ini seperti apa Pak, dengan melihat kebiasaan para pemudik dalam menggunakan kebijakan-kebijakan yang diberlakukan, terutama di jalur darat?
01:54Ya, pada waktu arus mudik tanggal 15-16 optimum ya digunakan.
01:59Dan di tanggal 26 dan 27, malah lebih tinggi dari prediksi.
02:05Artinya betul-betul yang kami berisikan 183 ribu, justru naik 10 ribu sebesar 192 ribu.
02:12Sama pada waktu kita memprediksi 190 ribu di tanggal 27, ternyata naik 204 ribu.
02:19Sehingga ini sudah betul-betul dioptimalkan dan diutilisasi oleh masyarakat terhadap diskon tarif tol 30% di akhir atau di
02:27arus balik yang lalu.
02:28Ya, untuk mengurai kemacetan, ini selain ada diskon tarif tol, ini juga ada pemberlakuan, terutama dengan kehadiran tol fungsional di
02:37arus mudik.
02:38Nah, bagaimana Pak optimalisasi dalam penggunaan tol fungsional ini?
02:43Ya, fungsional ini memang digunakan berbagai hal.
02:46Yang pertama, pasti untuk mengurai kepadatan di satu lokasi.
02:50Contoh, di Capek 2 Selatan.
02:52Capek 2 Selatan ini adalah dari Sadang sampai Setu, yang menggabungkan sampai dengan Jor 2 dan cukup panjang 50 km.
03:00Dan ini adalah antisipasi yang memastikan bahwa tidak muncul kepadatan di km 66.
03:05Alhamdulillah, dari Capek 2 Selatan ini digunakan rata-rata per hari 6 ribu, bahkan di paling tertingginya mencapai 16 ribu.
03:13Yang berikutnya adalah Purwomartani.
03:15Purwomartani ini adalah dari Solo, yang dulu kita kenal dengan Purwomartani, sekarang sampai di Purwomartani,
03:22yakni sudah mencapai di wilayah Kalasan atau Jakarta.
03:25Ini juga lumayan, mencapai 10 ribu setiap harinya, dan mengurangi kepadatan, terutama di Purwomartani,
03:32karena bisa dibagi antara keluar Purwomartani dan masuk dari Purwomartani.
03:37Dan yang ketiga adalah Purwomartani, sambil dengan Besuki.
03:42Ini juga merupakan ruas yang paling siap dengan 2 lajur dan 2 arah, sehingga mencapai 13 ribu setiap harinya.
03:52Masyarakat yang dari Purwomartani ke Besuki atau Situwondo yang harus melewati Python,
03:56ini sekarang bisa melalui jalan tol dan menikmati kecepatan,
04:01karena 50 km ini hanya ditempuh dalam waktu 25 menit.
04:05Dan kemudian yang keempat adalah Bawen, sambil dengan Ambarawa.
04:09Kita tahu bahwa Bawen, dari Pertigaan Bawen, Pasar Ambarawa, dan Kabupaten Ambarawa ini cukup padat,
04:14sehingga masyarakat bisa memanfaatkan hanya 6 kg,
04:18tetapi untuk yang menuju Pecacang atau menuju Magelang atau dan sekitarnya,
04:23atau sebaliknya, bisa memanfaatkan hari ini,
04:25dan sambil dengan hari ini, per hari rata-rata adalah 3 ribu kendaraan melewati fungsional.
04:30Jadi, semuanya alhamdulillah digunakan dengan baik dan bermanfaat untuk mengurai kepadatan di sekitar jalan tol.
04:38Ya, tentu ini juga jadi acuan Pak yang paling penting,
04:40apalagi Bapak juga mengatakan bahwa tadi belum seluruhnya,
04:44ini para pemudik yang kemudian kembali ke Jakarta.
04:47Nah, di sisi lain, selain ada rekayasa lintas,
04:51yang kemudian pengumumannya ini juga dilakukan lewat media sosial,
04:54tapi kan ini juga kekinian, ini bagaimana pemanfaatan teknologi,
04:58terutama dalam memberikan rekomendasi rekayasa lintas selama arus mudik dan balik ini, Pak?
05:03Ya, jadi Pak, hari ini saya di GMTC, hari ini DAS Amarga Trout Command Center,
05:08ini adalah pusat pengendalian pengambilan data dalam per jam,
05:13yang menggunakan semua teknologi yang kita kembangkan,
05:15dari mulai radar, 3.500 kamera, bahkan beberapa kamera,
05:19sudah menggunakan intelijen traffic analis, artinya sudah melakukan penjumlahan.
05:25Nah, traffic counting inilah digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan,
05:28apakah diperlukan kontraflos, satu lajur, dua lajur, sampai dengan one way.
05:33Dan kami monitor semua, termasuk rest area management system,
05:36yang memastikan bahwa kapan rest area kalau penuh harus ditutup,
05:40dan pengalihan atau dengan rekayasa lintas.
05:43Dan seluruhnya dimonitor di dalam GMTC ini,
05:47dan kami share juga dengan aplikasi Travoy,
05:51yang dikembangkan, ditujukan kepada masyarakat,
05:54bisa melihat kepadatannya,
05:56menggunakan seluruh komponen teknologi yang kami miliki,
05:59bisa melihat 3.400 kamera,
06:01bisa melihat tarif tol,
06:03bisa melihat kepadatan resi digital,
06:06dan bahkan bisa termasuk dengan kontak senter kami,
06:09selain kami punya satu tiga-tiga yang bisa dihubungi.
06:12Jadi dengan teknologi ini, sangat membantu pengambilan keputusan,
06:16terutama rekayasa lintas yang dilakukan pada saat ini.
06:19Baik, Pak Rifan singkat saja,
06:21ini masih ada 14 persen pemudik yang belum kembali ke Jakarta,
06:25apa pesan Anda kepada para pemudik?
06:28Ya, yang pertama pastikan kendaraannya betul-betul layak pakai ya,
06:31artinya kepastian digunakan dengan jarang kewaktu,
06:34dari jarak tempuh, dari masing-masing daerah para pemudik.
06:37Yang kedua, pengemudi siap, sehat,
06:40tidak usah dipaksakan kapan istirahat,
06:43kapan pengemudi kembali,
06:44dan pilih waktu yang tepat.
06:46Tadi kami menyampaikan bahwa trafo ini bisa memberikan rekomendasi,
06:50kira-kira kepadatan jalan di mana,
06:53dengan kamera yang bisa terlihat, real time,
06:55dan kemudian taat dengan aturan,
06:58atau kebijakan yang diambil dalam rekayasa lintas.
07:02Jadi pastikan bahwa pengambilan puktisan,
07:04pengambilan kebijaksanaan,
07:06atau kebijakan yang dilakukan oleh,
07:08terutama dari Kolontas Poli,
07:10dipastikan untuk membantu kenyamanan pada saat mengendara atau arus balik.
07:15Dan terakhir, bagi yang menggunakan OneWay,
07:19harus diwaspadai bahwa OneWay ini,
07:22di dalam pengaturan karakitas setir kanan,
07:25bahwa jalan dalam OneWay itu adalah bukan tempat berhenti,
07:29juga bukan tempat mendahului.
07:32Baik, siap.
07:33Terima kasih atas informasi Anda,
07:35Direktur Utama PT Jasa Marga,
07:36Bapak Rifan Ahmad Purwantono,
07:37sudah berbagi informasi bersama kami di Kompas Malam.
07:40Salam sehat selalu Pak, tetap semangat.
07:41Terima kasih, sehat selalu.
Komentar