00:00Dan yang paling penting, Mbak Rosi, adalah pesan sosial tentang anti-kezaliman.
00:07Itu yang harus.
00:08Karena tidak ada perdamaian tanpa keadilan, kata almarhum Gus Dur.
00:15Karena itu, visi sosial agama itu harus dijalankan.
00:19Dan ini bukan tentang dunia.
00:21Mungkin dunia tidak besar yang bisa kita lakukan untuk dunia, terlalu besar.
00:27Tapi tentang diri kita sendiri saja, misalnya.
00:30Kita mengkritik orang-orang yang merampas hak orang lain.
00:35Tanah orang lain, atau kedaulatan orang lain dirampas seenaknya.
00:41Ada orang yang datang ke Venezuela, gue gak suka lo, kemudian ya gue ambil lo, seenaknya misalnya.
00:48Kita membenci semua itu.
00:50Tapi bukankah kadang hal-hal seperti itu ada dalam diri kita?
00:54Ada jalan raya yang seharusnya menjadi jalan, tapi kita jadikan tempat parkir, seenaknya.
01:02Ada jalan raya yang seharusnya bebas dari sesuatu yang menghalangi dia.
01:08Tapi kita halangi untuk acara hajatan-hajatan kita.
01:13Jadi untuk hal yang paling kecil pun, sebenarnya kita bisa juga melakukan kezoliman dalam skala yang...
01:22Dalam skala kecil.
01:23Kecil, tapi kita melakukan itu.
01:25Betul.
01:26Dan kalau itu dilakukan bersama, itulah yang dimaksud kehancuran.
01:31Itulah yang menimbulkan peperangan.
01:33Bip, ada rasa kekhawatiran gak? Ada dampak dari Israel, Amerika menyerang Iran ini.
01:40Kemudian di antara kita umat beragama di Indonesia justru ada perpecahan.
01:45Karena misalnya kemudian, oh orang bagi umat muslim merasa ini penindasan bagi umat muslim.
01:55Tapi kemudian bagi umat Kristen, oh Israel bangsa terpilih jadi harus dibela.
02:03Padahal ini gak ada hubungannya dengan antara bangsa terpilih dan kemudian tentang agama.
02:10Ini ujungnya hanya kerakusan ekonomi, bisnis minyak dan ingin menguasai satu sama lain.
02:17Punya kekhawatiran gak kemudian ini justru melebar pada sentimen-sentimen ideologis diantara kita sendiri?
02:24Iya, sudah pasti kita diajarkan sebagai seorang muslim bahwa jangan biarkan sesuatu lewat begitu saja.
02:31Tanpa kita mengambil pelajaran.
02:32Karena hikmah itu kata Nabi Muhammad adalah harta karunnya umat Islam.
02:37Kita kemarin ngelewati Covid yang begitu berat.
02:41Kemudian bagi sebagian kita, itu lewat begitu saja.
02:45Dulu ketika Covid, sebagian muslim bilang, saya kok gak boleh ke masjid.
02:49Padahal saya pengen ke masjid.
02:51Sekarang bisa ke masjid, ya di masjid tetap sepi saja.
02:53Ya, artinya tidak ada pelajaran yang kita ambil dari Covid.
02:58Padahal itu yang begitu besar dan mengerikan bagi kita.
03:01Semua terdampak di seluruh dunia, di setiap orang terdampak.
03:04Begitu juga apa yang terjadi terkait perang yang ada di Timur Tengah saat ini.
03:12Penyerangan Israel dan Amerika ke Iran.
03:14Pertama, kita ingin ngasih tahu bahwa kepak sayap kupu-kupu di Amazon itu bisa menimbulkan dampak ke Sungai Ciliwung.
03:24Artinya, apa yang terjadi di sana harus menjadi pembelajaran bagi kita di sini.
03:31Bahwa kita dilarang untuk merasa terpilih.
03:37Merasa lebih dari yang lain.
03:39Merasa rasis dan merasa bisa menghukum dan menghakimi orang seenaknya sesuai dengan ego kita.
03:47Karena itu, mayoritas di sini tidak boleh menjadi mayoritarianisme.
03:53Itu pertama yang harus dipastikan.
03:55Kemudian yang kedua, untuk memastikan bahwa konflik yang terjadi di sana tidak terbawa ke sini.
04:02Sebagai konflik agama.
04:04Karena masih ada orang yang pasti beranggapan bahwa apa yang terjadi di sana itu ada sentimen agamanya.
04:11Padahal sama sekali tidak.
04:13Yang terjadi di sana bukan perang atas nama agama.
04:17Tapi perang atas nama ideologi yang menyeret-nyeret nilai agama justru sebagai bentuk pelecehan paling nyata terhadap agama.
04:26Karena agama justru dijadikan alasan untuk berperang.
04:29Padahal agama turun untuk perdamaian.
04:32Karena itu yang melakukan aksi tersebut bukan basicnya adalah Judaism atau Yahudi.
04:39Tapi Zionisme.
04:41Ideologi yang mengacak-ngacak Yahudi itu sendiri.
04:44Karena itu banyak orang-orang Yahudi yang setia pada nilai-nilai Yahudi yang tidak terima dengan apa yang dilakukan mereka.
04:52Aku mau mengatakan gini.
04:54Kadang-kadang kalau berbicara dengan teman-teman Nasrani yang melihat Israel atau Yahudi sebagai bangsa terpilih.
05:03Yes, oke, fine.
05:04Tetapi bukan Benjamin Netanyahu.
05:06Betul.
05:06Bukan rezimnya.
05:08Ini rezim politik.
05:10Dan harus dibedakan antara apa yang ada dalam Bible dengan rezim satu negara.
05:15Tidak ada hubungannya.
05:16Kita marah, kita anti pada polisinya Benjamin Netanyahu.
05:20Dan dia sama sekali.
05:22Saya adalah orang pertama yang akan mengatakan bahwa tidak, dia bukan orang yang dipilih Tuhan.
05:27Iya.
05:27Jadi sering sekali kadang-kadang itu di orang lain yang berperang.
05:32Tapi kemudian kita mencoba mencocok-cocokkan dengan apa yang tertulis dalam Bible atau dalam kitab suci.
05:39Padahal harusnya, koreksi saya kalau saya salah, tidak ada hubungannya sama sekali dengan apa yang diajarkan dalam kitab suci atau
05:48apa yang difatwakan dalam kitab suci.
05:50Walaupun Al-Nasir itu bisa kebentuk secara sengaja dibuat oleh orang yang tidak berdanggung jawab atau secara tidak sadar oleh
05:57kita.
05:58Karena misalnya kebetulan Israel itu komunitasnya Yahudi, identik dengan Yahudi.
06:05Kemudian Amerika presidennya selalu dari kalangan Kristiani dan identik dengan masyarakat Kristiani.
06:13Kemudian Iran itu kebetulan adalah Republik Islam dan mayoritas di sana adalah orang Islam.
06:21Dan konflik utamanya adalah tentang Yerusalem yang menjadi tempat lahirnya Abrahamic faith.
06:27Tiga agama Yahudi, Kristen, dan Islam.
06:30Karena itu, Al-Nasir itu menjadi mudah untuk digunakan sebagai propaganda di berbagai negara.
06:39Karena itu, keberpihakan kita misalnya kepada Iran adalah keberpihakan bukan karena dia Islam.
06:45Tapi karena dia adalah orang yang diserang dan dizalimi.
06:50Begitu juga, apa yang kita lakukan di Palestina itu adalah suara kemanusiaan.
06:56Bukan suara agama, karena ada manusia yang diinjak-injak di sana.
07:00Kita membela manusia, kita membela bangsa lain, bukan karena kita seagama.
07:05Dan kita benci aktor-aktor kezaliman itu bukan benci kepada bangsanya, negaranya, dan apalagi agamanya.
07:14Karena kemungkinan itu bisa ada di mana saja.
07:18Oknum-oknum itu bisa ada di semua agama.
07:21Sehingga kebencian kita adalah bahkan tidak kepada orangnya, tapi kepada tindakan buruknya.
07:27Kita ingin mereka itu bertobat.
07:29Bukan ingin mereka kemudian hancur misalnya.
07:33Kita ingin mereka bertobat.
07:34Karena mereka juga adalah lukisan Tuhan.
07:37Setiap ciptaan itu adalah lukisan Tuhan.
07:39Karena itu yang kita ingin edukasi.
07:42Jangan sampai anasir-anasir keagamaan itu kemudian dibawa ke sini menjadi kemudian konflik.
07:49Nah itulah sebenarnya PR utama toleransi antarumat beragama di Indonesia saat ini.
07:55Di dunia yang semakin menggila, yang memungkinkan anasir agama itu dijadikan alat propaganda dan provokasi.
08:03Maka kita harus membentengi umat beragama di Indonesia dari virus itu.
08:10Kalau dulu ada vaksin COVID karena masalah virus biologis COVID-19.
08:17Sekarang harus ada vaksin toleransi karena virus ideologis yang bernama intoleransi atau peperangan yang mengatasnamakan agama.
08:28Terima kasih Beb.
08:29Saya rasa ini satu pencerahan yang luar biasa.
08:33Karena jangan sampai kemudian perang karena ketamakan, kerakusan, keinginan untuk penguasaan satu negara.
08:42Itu kemudian bisa berimbas di dalam negeri kita dan kemudian memucah belah kita sebagai umat beragama.
08:48Betul.
08:49Betul.
08:50Betul.
08:51Betul.
08:51Betul.
08:52Betul.
08:52Betul.
08:52Betul.
08:52Betul.
08:52Terima kasih.
Komentar