Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JABAR, KOMPAS.TV - Hari pertama Idul Fitri, arus lalu lintas di ruas jalur arteri Sukabumi-Bogor masih padat hingga Sabtu (21/3/2026) malam.

Kepadatan terjadi karena peningkatan kendaraan yang melintas di sejumlah persimpangan, salah satunya Simpang Cikidang dan Simpang Ratu Cibadak.

Kepadatan terjadi di kedua arah.

Polisi melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah persimpangan untuk mengurai kemacetan.

Untuk melihat kondisi terkini di jalur arteri Sukabumi-Bogor, kita akan bergabung dengan jurnalis KompasTV, Insan Maulana Firdaus.

Baca Juga Menyentuh Hati! Warga Gaza Rayakan Idulfitri di Tengah Reruntuhan Masjid Bersejarah di https://www.kompas.tv/internasional/658429/menyentuh-hati-warga-gaza-rayakan-idulfitri-di-tengah-reruntuhan-masjid-bersejarah

#macet #lebaran #idulfitri #sukabumi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658431/hari-pertama-idulfitri-arus-sukabumi-bogor-sempat-macet-di-simpang-cikidang-cibadak-21-maret
Transkrip
00:00Setelah hari pertama Idul Fitri, arus leluh lintas kota Purwakarta, Jawa Barat ramai lancar pada Sabtu malam.
00:07Usai hujan mengguyur Purwakarta, arus leluh lintas di sekitar alun-alun lengang.
00:12Masyarakat diprediksi menghabiskan waktu berkunjung keluarga hingga berwisata di sekitar Purwakarta pada esok hari.
00:29Sementara itu hari pertama Idul Fitri, arus leluh lintas di ruas jalur arteri Sukabumi Bogor, masih padat hingga Sabtu malam,
00:36sodara.
00:39Kepadatan terjadi karena peningkatan kendaraan yang melintas di sejumlah persimpangan, salah satunya Simpang Cikidang dan Simpang Ratu Cibadak.
00:49Kepadatan terjadi di kedua arah, polisi melakukan pengaturan leluh lintas di sejumlah persimpangan untuk mengurai kemacetan.
01:03Untuk melihat kondisi terkini di jalur arteri Sukabumi Bogor, kita akan bergabung dengan jurnalis kompastif, ada Insan Maulana Firdaus.
01:11Selamat malam. Insan, bagaimana kondisi arus lintas di malam hari ini? Apa yang menjadi penyebab pengacetan?
01:18Ya, terima kasih Ibrahim dan juga sodara. Memang kondisi arus leluh lintas yang terjadi hingga malam ini masih padat.
01:26Namun memang berjalan terus dan tidak tersendat.
01:32Dan berdasarkan pengetahuan di lapangan, arus kendaraan masih terus berdatangan dari arah Bogor dan Jakarta,
01:41masuk ke wilayah Sukabumi melalui jalur arteri, baik kendaraan roda 4 maupun roda 2.
01:48Dan memang kepadatan kendaraan ini disebabkan karena terdapat sejumlah persimpangan,
01:54di mana persimpangan ini adalah keluar masuk kendaraan sehingga arus leluh lintas itu sementara terhenti,
02:03sehingga anggota pihak kepolisian dari Satpantas Kewara Sukabumi masih terus melakukan pengaturan leluh lintas.
02:12Dan memang tempat berada saat ini saya berada di Simpang Ratu dan Simpang Cikinang,
02:19di mana Simpang Cikinang ini adalah arah alternatif untuk menuju pantai Pelabuhan Ratu tempat lokasi wisata.
02:27Dan memang berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, data hari ini ada sekitar 8.000 kendaraan
02:35yang masuk ke wilayah Sukabumi pada sore tadi, hingga saat ini masih terus berjalan.
02:43Dan mereka adalah didominasi oleh wisatawan dari berbagai daerah untuk berwisata ke Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi.
02:52Dan selain wisatawan juga ada pemudik lokal yang bersilaturahmi ke wilayah Sukabumi ini juga
02:59pengalihan arus dari wilayah puncak Bogor dan Cianjur karena jalur puncak itu ditutup sehingga dialihkan semua ke Sukabumi.
03:09Dan ini menjadi penyebab lonjakan kendaraan dan menjadi kepadatan yang terjadi di ruas jalur nasional Sukabumi Bogor.
03:18Dan memang berdasarkan informasi dari kepolisian juga bahwa besok adalah hari Minggu
03:23dan diprediksikan menurut pihak kepolisian akan kembali terjadi lonjakan yang lebih besar lagi
03:31dengan dominasi arus wisatawan yang akan masuk Sukabumi.
03:36Namun, polisi telah melakukan dan menyiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas
03:41untuk mengurai kemacetan yang salah satunya akan diberlakukan CB One Way
03:47sepenggal ketika arus lalu lintas itu padat di jalur arteri dan eksikol parung kuda.
03:53Seperti itu.
03:54Insan, ini kan jalur salah satu akses yang menuju kawasan wisata Pelabuhan Ratu.
03:59Nah, kalau misalkan esok padat, ada tidak jalur alternatif lain bagi masyarakat
04:04yang ingin menuju Pelabuhan Ratu atau ke Sukabumi Kota?
04:08Ya, memang dari pantauan di lapangan, jika kendaraan mengarah dari Jakarta dan juga Bogor
04:15itu bisa keluar dari dua eksikol sebenarnya.
04:20Jika pengendara ingin bertujuan ke wilayah Pelabuhan Ratu
04:25bisa menggunakan eksikol parung kuda hingga masuk ke jalur alternatif Sikidang.
04:31Namun memang jalur alternatif Sikidang ini disarankan hanya untuk kendaraan kecil
04:34karena jalurnya yang agak sedikit ekstrim.
04:38Namun jika pengendara dari arah Jakarta dan Bogor ingin menuju ke wilayah Kota Sukabumi
04:44bisa menggunakan jalur eksikol fungsional Karang Tengah
04:49sehingga langsung masuk ke jalur Karang Tengah Kibolang menuju Kota Sukabumi.
04:55Dan memang perlu diketahui, Mbak Ibrahim, tadi juga ada puluhan kendaraan
05:00yang memang mereka itu salah keluar eksikol sehingga harus memutar
05:05dan menyebabkan kembali ke badan kepadatan di jalur arteri.
05:09Contoh misalnya ada satu kendaraan yang dari arah Jakarta,
05:13mereka tujuannya ingin ke Pelabuhan Ratu
05:15yang seharusnya keluar dari eksikol Parung Kuda,
05:18mereka malah keluar dari eksikol fungsional Karang Tengah.
05:22Sehingga mereka harus memutar kembali untuk masuk ke alternatif Pelabuhan Ratu ini.
05:27Dan polisi juga menghimbau supaya pengendara dari jalan tol
05:33menggunakan jalur tol Bos ini
05:34untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan penunjuk arah
05:40sesuai dengan tujuan mereka.
05:43Memang satu lagi jalan yang terakhir adalah jalur arteri
05:47yang itu kebanyakan digunakan oleh kendaraan roda dua.
05:51Seperti itu, Ibrahim.
05:52Baik, terima kasih Insan Maulana Firdaus
05:55untuk laporannya langsung dari Sukabumi, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan