Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Nanik S Deyang beserta 2 wakilnya telah dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN di Istana Negara, Senin (8/6/2026).

Nanik mengatakan ke depan tugasnya akan menjalankan dengan benar, tulus, dan bertanggung jawab mencerdaskan anak-anak bangsa.

"Di sini saya ditemani ibu Arumsari akan melototi saya. Saya tidak akan mengambil keputusan soal uang kalau Ibu Sari tidak ok. Di samping saya ada Pak Trenggono yang dia juga akan melindungi saya ikut nanti menggarap dapur-dapur di 3T dan juga kawasan-kawasan yang belum teritorial yang belum terbangun itu ya," kata Nanik.

Pihaknya ke depan juga akan menekankan pada efisiensi lewat moratorium, dapur-dapur baru.

"Per hari ini titik dapur 27.877 kita hentikan dulu ke situ, kita akan tata apakah dapur ini melayani sudah bisa dengan penerima manfaat yang ada atau justru kelebihan. Kita enggak buka yang baru maupun pendaftarannya," katanya.

Nanik juga mengatakan terkait penerima manfaat di sekolah kaya, akan lebih diarahkan ke anak-anak yang benar membutuhkan intervensi gizi.

Lebih lanjut Nanik juga akan fokus pada kualitas dan mengecek dapur yang ada sekarang.

"Kita akan kelompokan dapur-dapur," katanya.

Sementara itu, langkah keempat adalah penguatan layanan di wilayah 3T.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Video Editor: Galih

#prabowo #kepalabgn #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673611/full-pernyataan-nanik-s-deyang-ungkap-4-langkah-prioritas-di-bgn-usai-dilantik-presiden
Transkrip
00:00Sini dong.
00:08Apa ini?
00:12Terima kasih.
00:17Sini dong. Ini berdua.
00:20Bertiga.
00:21Harus disini.
00:22Saya harus lurus.
00:25Pertama, tentu ini satu amanah yang
00:30harus kita jalankan dengan baik, benar,
00:35tulus, ikhlas, dan jujur.
00:37Karena ini adalah program yang sangat bagus sekali.
00:43Karena kita bertanggung jawab untuk bisa
00:47mencerdaskan anak-anak bangsa,
00:49sekaligus bisa untuk menggerakkan ekonomi bawah.
00:54Di sini, saya ditemani Ibu Arum Sari
00:57yang sehari-hari akan memelototi saya
01:02dalam hal keuangan.
01:04Dengan teliti, dengan benar.
01:06Saya tidak akan mengambil keputusan apapun
01:08berkait pengeluaran duit bila Ibu Sari tidak oke.
01:11Di samping saya ada Pak Trenggono
01:14yang dia juga akan melindungi saya
01:17ikut nanti menggarap dapur-dapur di 3T
01:21dan juga kawasan-kawasan teritorial yang belum terbangun.
01:26Itu ya teman-teman ya.
01:30Langkah kami adalah pertama-tama
01:32seperti yang beberapa waktu lalu saya sampaikan,
01:38kami concern pada efisiensi anggaran
01:41agar bisa tidak membebani
01:46anggaran negara pada saat ini
01:49tetapi dengan tidak mengubah target
01:54dari yang kita berikan gizi.
02:00Efisiensi ini kami lakukan
02:02yang pertama melalui moratorium.
02:07Moratorium ini bukan titik baru
02:09tetapi juga dapur-dapur baru.
02:11Bila per hari ini
02:14totalnya berapa Pesari?
02:16Jadi per hari ini jumlahnya
02:20titik dapur yang operasional
02:21berdasarkan virtual account itu
02:2727877.
02:28Nah kita hentikan dulu ke situ.
02:30Kita akan tata.
02:32Kita tata
02:36apakah dapur ini
02:40melayani ini sudah
02:42bisa melayani sebetulnya
02:44dengan penerima manfaat yang ada
02:48atau sebetulnya malah kelebihan?
02:51Nah kemudian
02:53ini kita akan
02:54nanti dulu.
02:56Artinya kita enggak buka
02:57yang baru dulu
02:58maupun pendaftarannya.
03:01Jadi kita mau nata.
03:02Mau nata
03:03misalnya Jawa Tengah ini harusnya butuh berapa
03:05Jawa Barat ini butuh berapa
03:07DKI butuh berapa
03:08dan lain-lain Jawa Timur.
03:10Karena memang dari
03:12datanya Ibu Arum Sari
03:14dapur ini masih menumpuk
03:16di Jawa.
03:18Kemudian
03:18setelah kami menata
03:21baru ya kami hitung
03:23apakah perlu kami
03:24membuka kembali
03:25atau tidak.
03:27Yang kedua
03:28kami refocusing
03:29penerima manfaat.
03:31Refocusing ini
03:32maksudnya adalah
03:33apakah perlu?
03:36Eh rasanya tidak perlu ya.
03:37kalau misalnya
03:39sekolah-sekolah kaya
03:41kan ini pasti di rumah
03:42gizinya juga lebih bagus.
03:44Jadi
03:44kita lebih arahkan nanti
03:46benar-benar pada
03:46anak-anak
03:47atau
03:48penerima manfaat
03:49yang benar-benar
03:50membutuhkan
03:51intervensi gizi.
03:53Nah
03:53ini
03:54kita akan
03:55refocusing
03:56sehingga
03:56apakah 63 juta
03:58yang sekarang ada
03:58ini benar tuh
03:5963 juta ini
04:00butuh
04:01atau
04:02sebetulnya
04:03bisa dikurangi
04:04kemudian
04:05nanti kita tambah
04:06yang belum
04:07memperoleh.
04:09Yang ketiga
04:10itu kita akan
04:11melakukan
04:14kontrol
04:15atau apa
04:16kualitas ya.
04:17Kami juga sudah
04:18sampaikan ke Presiden
04:19di tahun
04:192026 ini
04:21kita bukan
04:21mengejar kuantitas
04:22tapi pada kualitas
04:24sehingga kami
04:25akan mengecek
04:26apakah dapur-dapur
04:27yang sekarang ada
04:28ini sesuai
04:29dengan
04:30juknis
04:32atau
04:33tidak.
04:34Nanti akan
04:35kita griding
04:36apa
04:36misalnya
04:37apakah dapur ini
04:38bisa 3.000
04:392.000
04:39atau 1.000
04:39saja itu
04:40nanti akan kita
04:41kelompok-kelompokkan.
04:42Selanjutnya
04:43yang terakhir
04:43adalah untuk
04:443T
04:45ini
04:49kami
04:50akan
04:51mencoba
04:52mengurangi
04:52tidak
04:53menggunakan
04:54APBN
04:56mencoba
04:56tapi tadi
04:58kami
04:59belum ke sini
05:00sudah di demo
05:01oleh
05:02apa namanya
05:04rupanya ada
05:04investor yang sudah
05:05membangun
05:063T
05:06kami akan
05:07selesaikan
05:08bagaimana
05:08sebagainya
05:09tapi untuk
05:10wilayah-wilayah
05:11yang belum
05:11digarap oleh
05:13investor
05:15kami akan
05:17coba
05:17kerjasamakan
05:18atau kita
05:19bisa dibiayai
05:21dengan
05:22CSR
05:23BUMN
05:24atau mungkin
05:25ada
05:25hibah dari
05:25luar negeri
05:26atau mungkin
05:27juga
05:28kalau di tempat
05:28itu ada
05:29perusahaan-perusahaan
05:30besar
05:30misalnya
05:31berinvestasi
05:32masak si bikinin
05:33dapur
05:33untuk
05:34masyarakat
05:35di situ
05:36tidak mau
05:36tidak mahal
05:37juga
05:38mereka kan
05:39juga punya
05:39CSR
05:40nah itu
05:40kira-kira
05:42yang akan
05:43kami lakukan
05:44dalam waktu
05:44sekarang
05:46bahkan sudah
05:46mulai
05:46kami sudah
05:47rapat-rapat
05:48untuk
05:50merealisasikan
05:51yang tadi
05:53hal-hal
05:53yang kami
05:54sampaikan
05:55demikian ya
05:56ini
05:56wajah baru
05:57pimpinan
05:58BGM
05:58tidak ada
05:59yang
05:59ahli
06:00gizi
06:00kemudian
06:01gimana
06:01caranya
06:02untuk
06:02mendapatkan
06:03kepercayaan
06:04publik
06:04bahwa
06:05program
06:06MBG ini
06:06benar-benar
06:07tempat
06:07gizi
06:08anak-anak
06:08baik
06:09di
06:09SOTK
06:10sebetulnya
06:11dari
06:11Badan Gizi
06:12Nasional
06:12berdiri
06:13itu ada
06:13Dewan Pengarah
06:14di Dewan Pengarah
06:16inilah
06:16akan kami
06:17isi dengan
06:18para
06:19Profesor
06:21Ahli Gizi
06:21dan juga
06:22Profesor
06:24anak
06:24dokter anak
06:26jadi
06:26nanti
06:27yang akan
06:28mengguiden kami
06:30yang akan
06:31membimbing kami
06:31nanti adalah
06:32Dewan Pengarah
06:33yang terdiri
06:34dari
06:35tujuh orang
06:36mungkin diantara
06:37tujuh orang
06:38itu lima
06:38kemungkinan
06:39mereka adalah
06:40dari pakar-pakar
06:41gizi
06:43demikian
07:00saya akan
07:01luruskan ya
07:02mungkin
07:03sebetulnya
07:04bukan
07:06berafiliasi
07:07dengan sekolah
07:08yayasan itu
07:09boleh saja
07:10tidak harus
07:11tidak ada
07:12syaratnya
07:12berafiliasi
07:13dengan sekolah
07:14yang diutamakan
07:16dulu pak presiden
07:18ketika mendirikan
07:18BGN itu adalah
07:20yayasan-yayasan
07:21yang bergerak
07:22dalam bidang
07:23sosial
07:23kemudian
07:25pendidikan
07:26dan juga
07:26agama-agama
07:27apa saja
07:27nah itu
07:28tapi kalau
07:29secara
07:29khusus juknisnya
07:30berkaitan
07:31dengan sekolah
07:32tidak ada
07:34satu lagi
07:35kali ya
07:37jadi gini
07:39masih kita
07:40lihat
07:40jadi misalnya
07:41begini mas
07:42di tempat terpencil
07:43itu
07:44saya misalnya
07:46di Lombok
07:46di Lombok
07:47itu
07:47di Lombok
07:48Barat
07:49saya pernah
07:50ke satu pulau
07:51muridnya hanya
07:52119
07:53kan gak mungkin
07:55juga didirikan
07:56dapur
07:56tapi disitu
07:57ada kantin
07:57jadi bisa dong
07:59kantin itu
07:59digunakan
08:00jadi kantin ini
08:01salah satu
08:02alternatif
08:02begitu
08:04jadi nanti
08:04kalau misalnya
08:05ada satu wilayah
08:06yang muridnya
08:07seperti di
08:08Raja Ampat
08:09itu ada
08:11saya di sebuah pulau
08:12muridnya
08:13hanya
08:13115 juga
08:14tapi disitu
08:16ada
08:16dapur umum
08:17CSR nya
08:18Pertamina
08:18kita bisa gunakan
08:20juga misalnya
08:20seperti ini
08:21jadi ada
08:22alternatif-alternatif
08:23tidak harus
08:24membangun
08:25dapur baru
08:25di 3T
08:27ya
08:28ini bagian
08:29efisiensi
08:29supaya
08:30tidak
08:31tadi
08:32menggunakan
08:32semuanya
08:34APBN
08:35Bu Nani
08:35di Acah
08:36ada 7 SPPG
08:37yang di
08:37yang di stop
08:38karena belum
08:39dicairkan
08:40gantinya
08:40itu gini
08:40ada bagian dari
08:43HOK
08:43ada bagian dari
08:44semua sudah
08:45dicairkan
08:45dari mulai Jumat
08:46yang
08:4827
08:48877
08:49tadi itu
08:50sudah
08:51sudah masuk
08:52sudah
08:52jadi memang
08:55ada beberapa
08:57yang
08:58apa namanya
09:00yang Jumat
09:01itu sudah
09:02dicairkan
09:02yang
09:03Senin ini
09:04juga
09:05dicairkan
09:05tadi kalau
09:06tidak salah
09:06kami dapat
09:07laporan
09:085T
09:08dicairkan
09:10hari ini
09:10jadi tidak ada
09:11masalah teknis
09:12saja
09:13oke
09:14oke teman-teman
09:15cukup ya
09:15oke
09:16terima kasih
09:17teman-teman semua
09:18ya selamat siap
09:20pokoknya
09:21dukung aku ya
09:23sama Mbak
09:23Bu Arum dan Pak
09:24Trenggono
09:25semangat
09:26dadah
09:27ya
09:28oke
09:52ya terima kasih
09:53kepada kawan-kawan
09:54media
09:54chat
Komentar

Dianjurkan