Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Penetapan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama sebagai keputusan resmi setelah melalui sidang isbat untuk menentukan awal Syawal pada Kamis (19/03/2026).

"Berdasarkan hasil hisab, serta tidak adanya laporan Hilal terlihat, disepakati bahwa satu Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Demikianlah hasil sidang isbat yang baru saja kita laksanakan dan sepakati bersama"ujar Menag

#menag #syawal #lebaran

Baca Juga Puncak Arus Mudik, Kendaraan Antre Panjang Lebih dari 10 Km di Brebes Jateng | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/658024/puncak-arus-mudik-kendaraan-antre-panjang-lebih-dari-10-km-di-brebes-jateng-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658030/tok-penetapan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-sabtu-21-maret-2026
Transkrip
00:00Halo untuk Anda Bapak, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:03Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:06Tidak lama lagi kita akan segera mendengarkan pengumuman langsung dari Menteri Agama atas
00:11hasil dari pantauan hilal yang dikeluarkan dalam sidang ispat penentuan Idul Fitri 1447 Hijriyah.
00:18Kami ajak Anda untuk segera bergabung ke kantor Kementerian Agama Republik Indonesia.
00:35Terima kasih.
01:10Terima kasih.
01:32Para pemirsa yang berbahagia, khususnya umat Islam di seluruh Indonesia,
01:39serta teman-teman media yang hadir pada kesempatan ini,
01:45pada kesempatan ini saya akan menyampaikan laporan penyelenggaraan sidang ispat penetapan awal
01:52Syawal 1447 Hijriyah 2026 Masehi yang baru saja kita hadiri lengkap ya,
02:04orang-orang masyarakat Islam dan para pejabat yang terkait pada bidangnya ya,
02:11misalnya nanti saya akan sebutkan siapa-siapa yang sangat representatif untuk hadir juga pada kesempatan ini.
02:17Dalam penentuan awal bulan Kemaria, terutama bulan yang di dalamnya terdapat ibadah dan hari raya besar Islam yang menyangkut hajat
02:28hidup orang banyak,
02:31negara memfasilitasi dengan menyelenggarakan sidang ispat sebagai bentuk keterlibatan ulil amr atau pemerintah.
02:40Sidang ispat ini merupakan sarana musyawarah dan persatuan umat dan juga bentuk ikhtiar agar umat Islam memiliki ruang berdiskusi
02:50dalam penentuan kapan mulai melaksanakan ibadah dan berhari raya.
02:56Dalam sidang ispat hari ini, hadir Ketua Komisi 8 DPR RI, Ketua MUI Majelis Ulama Indonesia,
03:06para pejabat jasalan satu dan dua kementerian agama,
03:09para pimpinan ormas Islam atau mewakili,
03:13para ahlim ilmu falak atau astronomi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam,
03:19perwakilan
03:42Rangkaian sidang ispat hari ini diawali dengan seminar yang disiarkan secara terbuka melalui
03:49kanal media sosial di Jambi Mas Islam.
03:52Dalam seminar tersebut, kita telah menyimak paparan tentang prinsip dan metode penentuan awal bulan kamaria,
04:00disertai diskusi panel bersama narasumber yang membahas sisa pru'ya dan ilmu falak dari berbagai perspektif.
04:09Dalam penetapan awal bulan kamaria, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal Mabims.
04:17Mabims itu negara-negara yang ada di Setenggara, Malaysia, Brunei, Indonesia, Singapura,
04:28yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
04:34Ada pun data posisi hilal berdasarkan hisap pada hari ini di seluruh wilayah Indonesia,
04:41yaitu ketinggian hilal di atas upuk berkisar antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52
04:56detik,
04:57dan sudut elongasi 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.
05:08Secara hisap, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal Mabims.
05:16Selanjutnya, Kementerian Agama menetapkan awal bulan syawal melalui sidang isbat.
05:22Dalam sidang ini, kami bermusyawarah dengan para pakar falak, astronomi,
05:29wakil rakyat, majlis ulama Indonesia, serta perwakilan ormas-ormas Islam di Indonesia.
05:35Musyawarah tersebut mengacu pada hasil hisap dan rakyat yang telah dilakukan oleh tim hisap rakyat Kementerian Agama,
05:43serta dikonfirmasi oleh petugas yang ditempatkan setidaknya 117 titik pengamat di seluruh Indonesia,
05:53dan tim penerima laporan rakyat di pusat telah mengkonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat.
06:00Tadi Pak Dirja membacakan seluruh titik-titikan dari, mulai dari Papua sampai Aceh,
06:07di situ tidak ada satupun yang dinyatakan melihat hilal.
06:12Dengan demikian, berdasarkan hasil hisap,
06:16serta tidak adanya laporan hilal terlihat,
06:20disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026.
06:31Demikianlah hasil sidang isbat yang baru saja kita laksanakan dan sepakati bersama.
06:36Tentunya kita semua berharap,
06:38semoga keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia
06:41untuk memulai ibadah puasa secara bersama-sama.
06:46Semoga hal ini dapat menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia
06:51yang sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai sesama anak bangsa
06:55dalam menyonsong masa depan yang lebih baik.
07:00Berikutnya, saya persilahkan Bapak K. Haji Muhammad Holi Nafis,
07:04Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, MUI,
07:08untuk juga bisa menyampaikan beberapa hal penting
07:11yang perlu mungkin diketahui oleh seluruh masyarakat.
07:15Dan juga setelah itu kami mohon kesedihan juga
07:17Bapak Haji Marwan Dasopang, MSI,
07:21sebagai Wakil Rakyat, Ketua Komisi 8 DPR RI,
07:24untuk juga memberikan pandangan bagaimana sebaiknya kita menjalankan ibadah puasa tahun ini.
07:30Dipersilahkan.

Dianjurkan