00:00Halo untuk Anda Bapak, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:03Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:06Tidak lama lagi kita akan segera mendengarkan pengumuman langsung dari Menteri Agama atas
00:11hasil dari pantauan hilal yang dikeluarkan dalam sidang ispat penentuan Idul Fitri 1447 Hijriyah.
00:18Kami ajak Anda untuk segera bergabung ke kantor Kementerian Agama Republik Indonesia.
00:35Terima kasih.
01:10Terima kasih.
01:32Para pemirsa yang berbahagia, khususnya umat Islam di seluruh Indonesia,
01:39serta teman-teman media yang hadir pada kesempatan ini,
01:45pada kesempatan ini saya akan menyampaikan laporan penyelenggaraan sidang ispat penetapan awal
01:52Syawal 1447 Hijriyah 2026 Masehi yang baru saja kita hadiri lengkap ya,
02:04orang-orang masyarakat Islam dan para pejabat yang terkait pada bidangnya ya,
02:11misalnya nanti saya akan sebutkan siapa-siapa yang sangat representatif untuk hadir juga pada kesempatan ini.
02:17Dalam penentuan awal bulan Kemaria, terutama bulan yang di dalamnya terdapat ibadah dan hari raya besar Islam yang menyangkut hajat
02:28hidup orang banyak,
02:31negara memfasilitasi dengan menyelenggarakan sidang ispat sebagai bentuk keterlibatan ulil amr atau pemerintah.
02:40Sidang ispat ini merupakan sarana musyawarah dan persatuan umat dan juga bentuk ikhtiar agar umat Islam memiliki ruang berdiskusi
02:50dalam penentuan kapan mulai melaksanakan ibadah dan berhari raya.
02:56Dalam sidang ispat hari ini, hadir Ketua Komisi 8 DPR RI, Ketua MUI Majelis Ulama Indonesia,
03:06para pejabat jasalan satu dan dua kementerian agama,
03:09para pimpinan ormas Islam atau mewakili,
03:13para ahlim ilmu falak atau astronomi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam,
03:19perwakilan
03:42Rangkaian sidang ispat hari ini diawali dengan seminar yang disiarkan secara terbuka melalui
03:49kanal media sosial di Jambi Mas Islam.
03:52Dalam seminar tersebut, kita telah menyimak paparan tentang prinsip dan metode penentuan awal bulan kamaria,
04:00disertai diskusi panel bersama narasumber yang membahas sisa pru'ya dan ilmu falak dari berbagai perspektif.
04:09Dalam penetapan awal bulan kamaria, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal Mabims.
04:17Mabims itu negara-negara yang ada di Setenggara, Malaysia, Brunei, Indonesia, Singapura,
04:28yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
04:34Ada pun data posisi hilal berdasarkan hisap pada hari ini di seluruh wilayah Indonesia,
04:41yaitu ketinggian hilal di atas upuk berkisar antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52
04:56detik,
04:57dan sudut elongasi 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.
05:08Secara hisap, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal Mabims.
05:16Selanjutnya, Kementerian Agama menetapkan awal bulan syawal melalui sidang isbat.
05:22Dalam sidang ini, kami bermusyawarah dengan para pakar falak, astronomi,
05:29wakil rakyat, majlis ulama Indonesia, serta perwakilan ormas-ormas Islam di Indonesia.
05:35Musyawarah tersebut mengacu pada hasil hisap dan rakyat yang telah dilakukan oleh tim hisap rakyat Kementerian Agama,
05:43serta dikonfirmasi oleh petugas yang ditempatkan setidaknya 117 titik pengamat di seluruh Indonesia,
05:53dan tim penerima laporan rakyat di pusat telah mengkonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat.
06:00Tadi Pak Dirja membacakan seluruh titik-titikan dari, mulai dari Papua sampai Aceh,
06:07di situ tidak ada satupun yang dinyatakan melihat hilal.
06:12Dengan demikian, berdasarkan hasil hisap,
06:16serta tidak adanya laporan hilal terlihat,
06:20disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026.
06:31Demikianlah hasil sidang isbat yang baru saja kita laksanakan dan sepakati bersama.
06:36Tentunya kita semua berharap,
06:38semoga keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia
06:41untuk memulai ibadah puasa secara bersama-sama.
06:46Semoga hal ini dapat menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia
06:51yang sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai sesama anak bangsa
06:55dalam menyonsong masa depan yang lebih baik.
07:00Berikutnya, saya persilahkan Bapak K. Haji Muhammad Holi Nafis,
07:04Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, MUI,
07:08untuk juga bisa menyampaikan beberapa hal penting
07:11yang perlu mungkin diketahui oleh seluruh masyarakat.
07:15Dan juga setelah itu kami mohon kesedihan juga
07:17Bapak Haji Marwan Dasopang, MSI,
07:21sebagai Wakil Rakyat, Ketua Komisi 8 DPR RI,
07:24untuk juga memberikan pandangan bagaimana sebaiknya kita menjalankan ibadah puasa tahun ini.
07:30Dipersilahkan.