Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Rombongan Amirul Haji gelombang kedua tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Kedatangan rombongan yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia ini guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan makanan siap santap bagi jemaah saat puncak haji. Makanan ini diproduksi agar praktis dan memudahkan jemaah.

Lonjakan pergerakan jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026 memicu kepadatan di sejumlah titik transportasi di Mekkah. Salah satu yang jadi sorotan Tim Pengawas Haji DPR adalah penumpukan jemaah di Terminal Al-Hidayah dan Terminal Syib Amir.

#haji #jemaahhaji #puncakhaji

Baca Juga Menhan: Misi Kemanusiaan BOP untuk Gaza Tertunda Gegara Konflik AS-Iran Memanas| JMP di https://www.kompas.tv/nasional/670243/menhan-misi-kemanusiaan-bop-untuk-gaza-tertunda-gegara-konflik-as-iran-memanas-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670245/kedatangan-amirul-hajj-gel-2-hingga-penumpukan-terjadi-di-terminal-jmp
Transkrip
00:00Saudara rombongan Amirul Hajj gelombang kedua tiba di Bandara Internasional King Abdul Ajis, Jeddah Arab Saudi.
00:06Kedatangan rombongan yang dipimpin Menteri Haji dan Omroh Republik Indonesia ini,
00:10guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji, berjalan lancar.
00:18Amirul Hajj gelombang kedua tiba di Bandara King Abdul Ajis, Jeddah Selasa sore waktu Arab Saudi.
00:24Melalui Terminal Kedatangan Internasional, rombongan Amirul Hajj ini dipimpin langsung Menteri Haji dan Omroh Muhammad Irfan Yusuf.
00:32Kehadiran Amirul Hajj di Tanah Suci untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar,
00:38serta memberikan jaminan, keamanan, dan kenyamanan bagi jemaah hingga kembali ke tanah air.
00:53Alhamdulillah kita sudah sampai di sini, tadi mendapatkan paparan bahwa sudah 93 persen jemaah
01:01sudah hadir di Tanah Suci, mudah-mudahan yang hanya segera menyusul.
01:05Salah satu tugas dari Amirul Hajj adalah untuk memastikan bahwa semua proses haji para jemaah kita
01:13bisa berjalan dengan lancar, dengan aman, dengan nyaman, dan semua pulang dengan sehat dan menjadi haji yang melabur.
01:19Itu harapan kita semuanya.
01:21Kementerian Haji dan Omroh menyiapkan makanan siap santap bagi jemaah saat puncak haji.
01:27Makanan ini diproduksi agar praktis dan memudahkan jemaah.
01:31Kita tidak membutuhkan treatment apa-apa lagi. Jadi ini sudah bisa langsung dibuka, dimakan,
01:37tidak perlu dipanaskan, tidak perlu mendapatkan perlakuan-perlakuan yang lain.
01:40Dan ini mohon para jemaah juga faham.
01:43Jadi khawatir mereka tidak, karena tidak terbiasa yang makan-makanan ready to eat ini,
01:48nanti ada petugas juga yang menyampaikan bahwa ini tinggal dibuka, digunting, langsung dimakan.
01:53Ini saking senangnya, kadang para jemaah ini dibawa sebagai oleh-oleh pulang ke Indonesia.
01:59Saudara lonjakan pergerakan jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026
02:03memicu kepadatan di sejumlah titik transportasi di Mekah.
02:07Salah satu yang jadi sorotan tim pengawas haji DPR adalah penumpukan jemaah di Terminal Al-Hidayah dan Terminal Sip Amir.
02:18Tim pengawas haji DPR menyoroti persoalan transportasi yang terjadi di Terminal Al-Hidayah
02:26yang sempat ditutup selama dua hari sehingga mengganggu aktivitas jemaah.
02:30Penumpukan juga terjadi di Terminal Sip Amir yang selama ini menjadi Terminal Resmi Operasional Jemaah Haji.
02:37Kondisi ini membuat ribuan jemaah harus menunggu berjam-jam di tengah padatnya arus pergerakan
02:43gelombang 1 dan gelombang 2 jemaah haji.
02:50Terminal Jabal Kabah itu adalah Terminal Bayangan.
02:57Dua hari kemarin itu posisinya sudah ditutup.
03:00Sementara Kementerian Haji mereka selalu berkoordinasi.
03:06Ya, yang Al-Hidayah.
03:07Yang kekudisi daya itu.
03:08Ya, yang Al-Hidayah.
03:10Sementara Kementerian Haji setiap kali ingin mengaktifkan Terminal Al-Hidayah,
03:16mereka harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah Saudi.
03:21Dan jemaah itu sudah menumpuk di Terminal Al-Hidayah,
03:25baru siang harinya Terminal itu operasional.
03:28yang mengakibatkan banyak sekali jemaah yang mereka tertunda-tunda, terluntah-luntah,
03:34dan ada 21 ribu jemaah yang harus menggunakan Terminal tersebut.
Komentar

Dianjurkan