00:00kami. Kemudian pasca kejadian juga tim kami melakukan penelusuran terhadap para terduga
00:10pelaku melakukan pelarian ke arah yang berbeda dari dua tim, dari dua motor yang ditumpangi
00:20satu motor masing-masing dua orang tersebut, yang satu motor OTK-1 dan OTK-2 ini melawan arus di Jalan
00:36Salemba ini
00:39melawan arus dari Jalan Raya Salemba menuju Senen. Kemudian dari Senen menuju Jalan Keramat Raya
00:50Jalan Keramat Raya menuju Tugutangi dan dari Tugutangi selanjutnya bergerak ke arah stasiun Gondang Dia.
01:02Nah dari Gondang Dia ini menuju wilayah Jakarta Selatan. Kemudian untuk yang satu kendaraan yang ditumpangi
01:12oleh dua orang, OTK-3 dan OTK-4. Ini dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tapi lurus menuju
01:24Jalan Pramuka Sari II.
01:26Nah dari Jalan Pramuka Sari II selanjutnya menuju Matraman dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jati Negara.
01:38Selanjutnya ke Jalan Oto Iskandar di Nata, Jakarta Timur.
01:43Dari rekaman CCTV tersebut yang kami padukan dengan pengolahan digital terhadap alat komunikasi,
01:53setelah kejadian salah satu pelaku diduga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan dalam pelariannya
02:03dan hasil analisa jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor.
02:25Rekan-rekan sekalian saat ini kondisi korban berdasarkan pemeriksaan medis mengalami trauma asam, kemudian luka bakar
02:40pada bagian wajah, lengan, batang tubuh, dan kedua anggota gerak lainnya.
02:46Mudah-mudahan korban segera diberikan kesembuhan.
02:51Mari kita sama-sama doakan rekan-rekan sekalian, keluarga kita, sahabat kita tersebut,
02:56segera memperoleh kesembuhan sehingga bisa kembali beraktivitas.
03:00Kami sangat bersyukur rekan-rekan sekalian bahwa dengan banyaknya CCTV yang terpasang
03:14di jalur-jalur utama maupun di jalur-jalur alternatif yang ada di wilayah Jakarta,
03:24ini sangat membantu pengungkapan atau proses penyelidikan dan penyidikan yang kami lakukan.
03:30Apalagi pada beberapa titik atau sebagian besar titik CCTV yang terpasang di wilayah Jakarta
03:38memiliki resolusi yang cukup tinggi, sehingga pada beberapa tempat dapat diperoleh gambar yang cukup jelas.
03:50Kemudian rekan-rekan sekalian, dalam beberapa waktu belakangan kita sempat disajikan
04:00beredarnya video TKP yang membuat para pelaku ini seolah-olah terpublikasi.
04:14Nah dengan beradarnya video TKP ini, sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik,
04:27pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik, dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan
04:34dengan menyebarkan gambar atau sketsasi rekayasa artificial intelligence.
04:42Jadi sebagaimana rekan-rekan banyak melihat atau menerima mungkin kiriman link atau unggahan di media sosial
04:50berupa dugaan pelaku, kemudian dugaan identitas pelaku, itu kami pastikan bahwa itu adalah hoax atau tidak benar.
05:03Karena itu hasil rekayasa dari artificial intelligence.
05:09Kami dugaan ini adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh jaringan dan pelaku itu sendiri
05:17untuk mengaburkan informasi, untuk mengaburkan arah, untuk mengaburkan fakta-fakta hukum yang diperoleh.
05:32Sehingga kami berharap mari kita sama-sama jaga supaya hasil nanti penyelidikan dan penyelidikan
05:44yang akan kami sampaikan dalam beberapa hari ke depan, mudah-mudahan kami segera bisa memberikan
05:53atau menyampaikan dari tangkapan gambar CCTV yang kami peroleh di sepanjang jalur yang diduga dijadikan sebagai jalur untuk keberangkatan
06:07maupun kembalinya para terduga pelaku.
06:13Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah sangat membantu dengan keberadaan CCTV yang tergelar di beberapa jalur
06:27di wilayah Jakarta.
06:30Kami kira itu yang dapat kami sampaikan pada kesempatan siang hari ini.
06:37Beberapa informasi yang terkait dengan penanganan perkara penyiraman atau penganiayaan terhadap korban yang terjadi pada hari Kamis tanggal 12 Maret
06:542026 yang lalu.
06:57Kami akan terus berupaya dan berusaha semaksimal mungkin, secara transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses penegakan hukum yang kami lakukan.
07:12Terima kasih.
Komentar