Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Franka Franklin Makarim, menanggapi terkait pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea yang mengaku ditelepon Presiden Prabowo Subianto untuk membahas kasus yang menjerat suaminya, Nadiem Makarim.

Franka mengaku menghormati Hotman Paris dan menilai sang pengacara menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan.

Franka mengatakan dirinya kini hanya bisa berharap dan berdoa di tengah proses hukum yang masih berjalan. Menurutnya, masih ada tahapan pledoi hingga vonis yang harus dilalui.

Franka menegaskan dirinya akan terus memperjuangkan keadilan bersama suaminya.

Saat ditanya apakah perhatian Presiden terhadap kasus tersebut bisa mengubah situasi hukum yang dihadapi Nadiem, Franka memilih tidak berspekulasi.

Namun ia mengaku bersyukur jika semakin banyak pihak berupaya mencari fakta dan kebenaran.

"Harapan saya hanya selalu satu, dari awal agar kebenaran itu cukup untuk membawa suami saya pulang," pungkasnya.



Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/rsUqbkMCeog



#nadiemmakarim #mendikbudristek #chromebook

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/670611/hotman-paris-ditelepon-prabowo-soal-kasus-nadiem-ini-respons-franka-makarim-rosi
Transkrip
00:00Seorang pengacara bernama Hotman mempost di social medianya bahwa baru saja ditelepon oleh Presiden Prabowo.
00:07Kalimatnya adalah, Pak Presiden menanyakan bagaimana pendapat Hotman terhadap kasus Nadiem, apakah dia bersalah atau tidak.
00:14Hotman bilang salah satu asisten Nadiem, IBAM telah difonis bersalah.
00:22Nah, kalau majelis itu sudah memfonis asistennya, bla bla bla.
00:26Tetapi, poinnya adalah Presiden Prabowo menelpon pengacara bernama Hotman Paris Utapea.
00:33Apakah ini membangun harapan untukmu?
00:43Saya sangat respek dan menghargai Pak Hotman dan saya juga tahu beliau sangat menjunjung kebenaran dan keadilan.
00:54Saya tidak bisa berandai-andai, Mbak Rosy.
00:57Saya hanya bisa berharap dan berdoa untuk apa yang di depan kita sekarang.
01:01Masih ada pledoi dan setelah itu mungkin replik-duplik dan setelah itu vonis.
01:07Untuk saya, keadilan masih dapat ditegakkan di depan mata kita.
01:13Jadi, itu yang akan selalu saya doa dan perjuangkan bersama-sama dengan Mas Nadiem.
01:17Artinya begini, Presiden sedang mencari tahu what's going on.
01:22Dan salah satu, ya pasti mungkin banyak yang dimintain, tapi pengacara Hotman yang kemudian mempush di sosial media.
01:30Apakah seorang Franka merasa dengan Presiden mencari tahu, maka ini bisa mengubah sesuatu?
01:40Seperti misalnya Nadiem Makarim memiliki hasil seperti, atau memiliki pengalaman seperti Tom Lembong atau Dirut SDP.
01:51Apakah ini juga menjadi salah satu harapan seorang Franka ketika Presiden juga mencari tahu tentang kasus ini?
01:57Saya bersyukur karena semua orang mencari fakta yang ada dan kebenaran yang ada.
02:11Harapan saya hanya selalu satu dari awal, agar kebenaran itu cukup untuk membawa suami saya pulang baru sih.
02:19Pada akhirnya, itu yang paling penting untuk saya terlepas dari apa yang akan membawa dia pulang.
Komentar

Dianjurkan