00:00Sementara itu saudara dampak perang di Iran masih dirasakan warga negara Indonesia di kawasan Timur Tengah.
00:06Bagaimana perkembangan situasi di sana?
00:08Sudah bergabung bersama kami ada Ade Puspita, warga negara Indonesia di Abu Dhabi Uni Emirat Arab.
00:14Selamat siang Mbak Ade, bagaimana kondisi terkini di Abu Dhabi?
00:20Apakah masih ada ledakan ataupun serangan-serangan yang mungkin terdengar di sana?
00:26Selamat pagi Mbak Bella.
00:27Jadi memang sampai dengan pagi ini masih terdengar suara alert dari pemerintah yang menandakan bahwa memang masih ada ancaman dari
00:36serangan misil itu ke Abu Dhabi dan juga sekitarnya.
00:39Tapi karena memang sampai dengan saat ini kami masih memiliki kepercayaan terhadap UAE government bahwa mereka dapat menjaga keselamatan warga
00:47-warganya.
00:49Karena memang sejauh ini sudah ada hampir 1.500 serangan yang menyerang UAE.
00:55Itu hampir 90 persennya dapat di intercept oleh UAE Air Defense.
01:00Mbak Ade, lalu kalau aktivitas warga di sana seperti apa?
01:04Masih berjalan normal atau mungkin ada pembatasan atau memang hanya pembatasan terbatas?
01:09Misalnya kalau ada peringatan saja baru ada pembatasan?
01:13Iya, jadi memang seperti itu.
01:15Dapat dibilang aktivitasnya itu masih berjalan seperti biasa ya.
01:19Beberapa perkantoran bahkan sudah kembali bekerja secara normal di kantor.
01:23Jadi hanya sebagian yang masih menjalankan remote working.
01:27Seperti itu dan untuk sekolah sendiri kebetulan memang sedang spring break.
01:31Jadi aktivitasnya itu seperti biasa.
01:34Cuma memang kalau ada alert dari pemerintah kita harus langsung take shelter dan menjauhi jendela seperti itu.
01:39Atau tempat terbuka seperti itu.
01:40Ada imbauan khusus nggak sih Mbak dari otoritas tempat yang untuk mereka yang tinggal di Abu Dhabi?
01:48Iya, imbauan khususnya sampai saat ini memang jika ada bahaya mereka akan mengirimkan alertnya itu ke handphone kita semua.
01:55Jadi memang di saat itu kita harus segera mencari shelter di gedung yang aman dan jauh dari jendela seperti itu
02:02ya.
02:02Dan kalau sudah selesai dan mereka akan mengirim pesan lagi bahwa sekarang semua bahwa warganya bisa kembali beraktifitas secara biasa
02:11seperti itu secara normal.
02:13Berarti apakah di setiap gedung-gedung tinggi memang sudah punya shelter-shelter tersendiri?
02:17Jadi misalnya ada imbauan ayo geser ke shelter karena seperti ini mereka langsung turun seperti itu?
02:24Shelter itu sendiri sebenarnya memang kita sudah diberi info bahwa memang yang baik adalah seperti tempat-tempat yang memang jauh
02:32dari jendela dan juga memiliki konkret yang kuat.
02:34Jadi memang seperti di basement atau kalau untuk yang para pekerja kantoran jika memang sedang lagi bekerja dan ada alert
02:41mereka biasanya seenggaknya lari ke koridor seperti itu atau langsung ke basement.
02:45Sudah ada komunikasi dengan KBRI belum Mbak?
02:48Terus apakah juga ada imbauan-imbauan tertentu mungkin untuk Mbak Adi dan juga WNI yang ada di sana?
02:54Kalau untuk KBRI sendiri sejauh ini sudah melakukan dua kali town hall meeting dari yang dipimpin oleh Pak Yuda Nugraha
03:01sendiri dengan kami para WNI yang ada di Abu Dhabi.
03:07Di situ beliau setelah menyampaikan beberapa langkah-langkah kontingensi apa yang harus kita lakukan seperti itu sudah ada sih.
03:14Sudah selalu di update kondisi-kondisi terkini.
03:18Dan juga update terakhirnya adalah bahwa dari KBRI kemarin mengirimkan seperti survei berapa banyak warga WNI yang ingin dibantu untuk
03:28melakukan repatriasi ke Indonesia tapi melalui biaya sendiri seperti itu.
03:34Mbak Ade ada nggak sih informasi di sana penerbangan menuju atau dari Abu Dhabi apakah sudah dibuka normal atau seperti
03:42apa?
03:43Jadi memang untuk penerbangan dari Abu Dhabi dan Dubai itu memang sudah ada tapi masih sangat terbatas.
03:49Jadi biasanya itu dari UAE ke Indonesia dari Abu Dhabi ke Indonesia ke Soekarno-Hatta itu bisa ada sekitar dua
03:56kali penerbangan.
03:57Ini mungkin hanya ada satu dan itu juga masih subject to confirm by airline seperti itu.
04:02Jadi memang karena memang ada beberapa serangan yang mengarahnya ke airport jadi memang pihak-pihak bandara juga pasti akan lebih
04:10berhati-hati dengan kondisi seperti ini.
04:12Mbak Ade kami dengar sebelumnya ada rencana untuk pulang untuk lebaran bersama keluarga di Indonesia.
04:18Seperti apa ceritanya Mbak Ade?
04:20Iya jadi memang niat awalnya adalah salah satu orang tua kami akan datang ke sini untuk beridul fitri bersama.
04:29Sudah dibelikan tiketnya, sudah disiapkan visanya tapi karena ada himbawan juga dari Kemenlu bahwa untuk warga Indonesia agar menunda perjalanannya
04:38ke Middle East.
04:40Jadi memang semuanya kita batalkan dan kita dapat refund dari airline seperti itu.
04:45Lalu apakah Mbak Ade ada rencana atau mungkin juga teman-teman WNI yang ada di sana sudah ada rencana jika
04:50memang kondisi tidak membaik akan langsung pulang ke Indonesia?
04:55Ya memang sudah kami juga dari masing-masing keluarga biasanya sudah memiliki plan sendiri bagaimana langkah-langkah yang akan diambil.
05:03Jadi memang beberapa plannya adalah jika tidak bisa keluar dari UAE melalui bandar airport Dubai ataupun Abu Dhabi itu salah
05:13satu opsinya adalah melalui Oman.
05:15Karena kita bisa jalan darat ke Oman, ke Muscat Airport, dari situ kita bisa juga terbang dari Muscat ke Indonesia
05:21ataupun ke negara sekitarnya.
05:23Karena beberapa kawan itu banyak yang bisa lebih bisa mendapatkan perjalanan menuju Bangkok ataupun Kuala Lumpur dibandingkan ke Indonesia seperti
05:31itu.
05:32Baik Mbak Ade kita berharap konfliknya bisa segera meredah, Mbak Ade bisa berkumpul dengan keluarga yang dari Indonesia atau mungkin
05:38bisa kembali ke Indonesia.
05:39Terima kasih atas perbincangannya di siang hari waktu Indonesia dan di pagi hari waktu Dubai.
05:44Ade Puspita, WNI yang ada di Abu Dhabi. Selamat beraktifitas kembali.
05:48Terima kasih atas perbincangannya.
Komentar