00:00Kita gak ada di aluh tadi, 3 jam komitmen beliau dari apa yang tadi saya tangkap, ya itu dia siap
00:10bila perlu keluar dari BOP, kalau memang melenceng dari cita-cita kita untuk, apa namanya, membela Palestina.
00:21Dan Presiden tadi menerangkan salah satu alasan kenapa dia ikut, karena di dalam poin perjanjian pembentukan BOP itu ada butir
00:33ke-18 tadi yang eksplisit menyebut agenda untuk, ya kan, menuju ke pembentukan Palestina Merdeka.
00:45Jadi ada poin itu sehingga itu yang membuat Presiden menyatakan yakin ikut gitu.
00:53Nah tapi ini kan butuh proses, jadi ada poin 18 dan 19 dan 19 itu menyebut bahwa BOP di bawah
01:04pimpinan Donald Trump akan berusaha mendamaikan, menjembatani antara Palestina dan Israel.
01:13Ya kan, tapi poinnya adalah untuk menuju ke self-determination.
01:19Jadi statehood dari Palestina itu dipastikan, jadi two state solution itu, jadi solusi.
01:28Nah karena itu Presiden teken, nah kita jadi mengerti, oh itu sebabnya.
01:33Ya, jadi bagus tadi apa yang diperangkan oleh Presiden, sehingga ini memberi peluang pada Indonesia untuk berperan.
01:43Ya kan, daripada kita nggak ikut sebetulnya, ya kan boleh bapak-bapak ini, cuma kita seperti yang tadi siang saya
01:51bilang, ya jangan dulu bayar dong.
01:53Ya kan kita tunda dulu, ternyata memang iya itu sikapnya Presiden, sampai sekarang belum bayar.
01:59Tapi sempat disampaikan nggak sih Prof, sampai batasan apa Presiden akhirnya akan mungkin bisa mempertimbangkan untuk menanggungkan.
02:06Kalau terbukti, kalau dia sampai tanda kalau terbukti memang tidak sesuai dengan agenda kepentingan yang kita berjuangkan, ya siap keluar.
02:20Tapi kalau menurut saya, udah, udah nggak usah keluar, cuma itu aja, tunda kewajiban kita, bayar.
02:31Tapi ada kewajiban yang kedua, jadi ada risiko juga mengirim pasukan.
02:38Nah, jadi tadi diterangkan oleh Presiden, menurut saya, bagus juga itu karena memang dibutuhkan.
02:46Nah, sambil, sambil itu untuk mencegah, apa namanya, pembunuhan dalam kebetulan ya, pembunuhan lebih lanjut.
02:56Sambil negosiasi, ya kan, dengan pemerintah Iran, untuk mencegah serang-menyerang lagi.
03:07Sambil, kira-kira ya, apa yang tadi dijelaskan oleh Presiden, dia melihat ada setidik kemungkinan kita sukses mendamaikan,
03:20sambil mempersiapkan untuk palestri merdeka itu.
03:29Terima kasih telah menonton!
04:05Terima kasih telah menonton!
04:24Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
04:28Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:32Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar