00:00Pemerintah membuka kemungkinan penyesuaian harga BBM bersubsidi jika harga minyak dunia terus lonjak imbas perang di Timur Tengah.
00:06Hal ini diungkap Menteri Keuangan Purbaya.
00:10Imbas perang harga minyak dunia terus naik dan Purbaya bilang pemerintah telah melakukan simulasi berbagai skenario kenaikan harga minyak dunia.
00:19Purbaya menggambarkan jika harga minyak mencapai rata-rata 92 dolar per barel, maka berpotensi memperlebar defisit anggaran.
00:27Namun pemerintah mengklaim masih punya opsi untuk menahan defisit anggaran di bawah batas 3 persen.
00:36Eksersis untuk masing-masing harga minyak sampai berapa-berapa, bagaimana kondisi APBN kita,
00:41mereka masih rahasia, jadi nggak saya keluarkan nanti mungkin di Rabu kita keluarkan gambarnya.
00:47Tapi yang jelas kita sudah eksersis sampai kalau harga minyak naik ke 92 dolar per barel,
00:54apa dampaknya ke defisit.
00:58Kalau nggak ada apa-apain, defisit kita naik ke 3,6 persen kalau nggak salah dari PDB.
01:06Itu kalau kita nggak ngapain-ngapain.
01:08Tapi kan biaranya kita bisa melakukan langkah-langkah penyesuaian,
01:12sehingga kita bisa menjaga tetap di bawah 3 persen.
Komentar