00:00Israel menyerang sasaran yang diklaim sebagai basis Hisbullah di Lebanon.
00:03Lalu bagaimana dampaknya bagi WNI di Lebanon?
00:06Kita tanyakan langsung pada Diki Komar, Dubes RI untuk Lebanon.
00:10Assalamualaikum, selamat malam waktu Indonesia, Pak Diki.
00:14Selamat malam, Selamat malam, Jakarta.
00:17Pak Diki, jadi untuk saat ini bagaimana kondisi WNI kita di Lebanon?
00:20Sudah bisa diricau, terdata semuanya?
00:22Baiklah, sepertinya saya sampaikan tadi oleh PLT Direktur Perlindungan WNI.
00:31Memang benar, ada sekitar 939 warga negara Indonesia, termasuk di antaranya sekitar 757 kontingen Garuda kita di Unifail.
00:44Pasukan pemelihara pendamaian di Lebanon Selatan.
00:49Selama ini, tidak saja sejak dimulainya konflik Iran dan Amerika dan Israel ini,
00:59kami terus melakukan komunikasi secara intensif dengan seluruh warga negara Indonesia yang berada di Lebanon
01:09melalui berbagai media sosial maupun komunikasi langsung.
01:14Pada saat ini, KBRI menampung sekitar 13 warga negara, sebagian besar memang juga anggota keluarga KBRI
01:24dan juga beberapa mahasiswa dan seorang pekerja migran Indonesia yang memang berniat kembali ke tanah air
01:33dan menunggu penerbakan.
01:37Pak Diki, kalau untuk ratusan WNI yang lainnya bagaimana?
01:41Mereka terpusatkan di mana?
01:42Karena kalau kita lihat di visual, warga Lebanon sendiri sudah panik, Pak Diki.
01:49Kebanyakan WNI kita berada di Beirut, sebagian di BK mereka pelajar Indonesia yang menerima beasiswa dari universitas di BK
02:06dan ada sekitar 30 juga pelajar Indonesia yang belajar di beberapa universitas di Beirut.
02:14Keberadaan mereka terus kita pantau melalui berbagai media dan melalui WA Group
02:22dan kita selalu pantau, selalu kita komunikasi setiap saat untuk memastikan keselamatan dan keadaan mereka dari hari ke hari.
02:33Sebetulnya kalau aktivitas mereka, perkantoran dan juga belajar atau pendidikan, apakah masih berlangsung?
02:42Tadi kami simak belum ada rencana evakuasi, mengapa Pak Diki?
02:48Betul, karena memang sampai saat ini kita masih memandang situasi WNI kita masih dalam keadaan aman
02:57dan kita terus pantau, kita terus melakukan assessment untuk berbagai kemungkinan terburuk
03:06karena kita memiliki kontingensi plan mask di mana di dalamnya opsi, berbagai opsi tersedia
03:14termasuk pada kemungkinan terburuk evakuasi.
03:18Hal ini sudah pernah kita lakukan di tahun 2024, hampir 2 tahun yang lalu.
03:25Ketempat evakuasi, apakah posisi para WNI kita ini cukup jauh atau masih bisa kejangkau
03:33jika dalam kondisi darurat, Pak Diki?
03:37KPI ini juga menyediakan transportasi sekiranya diperlukan, kita bisa menjemput mereka
03:44ketika mereka kebanyakan berada di Beirut, Mas Baim.
03:49Jadi kita memiliki standby lah istilahnya untuk apabila diperlukan melakukan penyebutan mereka ke lokasi mereka.
04:01Untuk saat ini, sampai hari Jumat ini, bagaimana eskalasi di sana?
04:06Masih terasa terdengar ledakan-ledakan, Pak Diki?
04:11Masih, masih Mas.
04:13Karena kebetulan KBRI kita itu berada di wilayah yang cukup tinggi.
04:18Sementara overview kita bisa melihat ledakan-ledakan tersebut, Mas.
04:23Dari waktu ke waktu, bahkan ledakannya sangat bisa kita rasakan.
04:28Dan terlebih lagi ketika, belum sampai kaca pecah, tapi getarannya luar biasa dapat dirasakan dari KBRI.
04:38Ini jadi memutuskan evakuasi WNI itu tandanya apa?
04:42Apakah ketika pemerintah Lebanon sendiri memutuskan darurat?
04:46Atau seperti apa batasnya?
04:50Evakuasi sepenuhnya tanggung jawab kita, keputusan kita.
04:54Kita yang memutuskan apabila memang situasi yang ada sudah mengancam keselamatan WNI kita.
05:04Dan oleh sebab itu, kita terus melakukan pemantauan, kita terus melakukan komunikasi dengan satu persatu dari mereka.
05:12Untuk perhatikan bahwa mereka dalam kondisi aman, sampai kemudian situasi yang memang tidak terkendali.
05:19Baru kita melakukan opsi evakuasi.
05:24Pak Diki, ini terakhir imbauan yang sudah disampaikan KBRI bagi WNI kita di Lebanon seperti apa?
05:31Tentunya selalu kita informasikan, ingatkan untuk meningkatkan kekesepadaan.
05:39Selalu berkomunikasi satu dengan yang lain.
05:42Dan KBRI akan senantiasa menghubungi mereka setiap saat untuk memastikan keselamatan mereka dimanapun mereka berada.
05:51Baik, terima kasih Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon.
05:56Pak Diki Komar telah menyampaikan penanganan WNI di Lebanon di kompas malam hari ini.
06:02Terima kasih.
Komentar