Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Rindita salah satu pembuat parcel di Malang turut merasakan dampak positif jelang Hari Raya Idul Fitri. Bersama karyawanya, pengusaha parcel yang berada di kawasan Pagentan Singosari ini tengah sibuk menyelesaikan pesanan parcel dari para pemesan. Satu persatu barang pecah belah seperti gelas dan piring ia rangkai hingga menjadi bentuk yang menarik.



Peningkatan permintaan parcel ini menurut Rindita sudah dirasakan sejak awal bulan Ramadan. Menurut Rindita, dibanding tahun lalu ada sedikit perbedaan tren parcel di tempat usahanya. Untuk tahun ini parcel berisi barang pecah belah seperti piring, gelas, mangkuk bahkan toples kue cukup diminati.



Parcel berisi barang pecah belah ini sudah dikenalkan Rindita sejak tahun lalu sebagai alternatif pilihan selain parcel berisi kue kering atau makanan ringan. Namun baru di tahun ini parcel barang pecah belah ini mengalami lonjakan permintaan. Hingga pertengahan Ramadan ini tak kurang dari 500 pesanan parcel sudah masuk di tempatnya.



"Tahun lalu ada parcel pecah belah cuma baru coba, terus karena permintaan banyak, kita cari supplier yang paling bagus dan produknya lucu-lucu akhirnya kita coba rangkai dan masukin katalog peminatnya banyak." Kata Rindita.



Untuk satu buah parcel dihargai mulai dari 100 ribu hingga satu juta. Pengusaha parcel rumahan ini juga bisa menyesuaikan anggaran dari pemesan.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/655158/parcel-isi-barang-pecah-belah-banyak-diminati-jelang-lebaran
Transkrip
00:01Rindita, salah satu pembuat parsel di Malang, turut merasakan dampak positif jelang Hari Raya Idul Fitri.
00:06Bersama karyawannya, pengusaha parsel yang berada di kawasan Pagentan, Singosar ini tengah sibuk menyelesaikan pesanan parsel dari para pemesan.
00:15Satu persatu barang pecah belas seperti gelas dan piring ia rangkai hingga menjadi bentuk yang menarik.
00:21Peningkatan permintaan parsel ini menurutnya sudah dirasakan sejak awal bulan Ramadan.
00:25Dibanding tahun lalu ada sedikit perbedaan tren parsel di tempat usahanya.
00:29Untuk tahun ini, parsel berisi barang pecah belas seperti piring, gelas, mangkuk, bahkan toples kue cukup diminati.
00:36Parsel berisi barang pecah belas ini sudah dikenalkannya sejak tahun lalu sebagai alternatif pilihan selain parsel berisi kue kering atau
00:43makanan ringan.
00:45Namun baru di tahun ini parsel barang pecah belas mengalami lonjakan permintaan.
00:49Hingga pertengahan Ramadan tak kurang dari 500 pesanan parsel sudah masuk di tempatnya.
00:54Nah, tahun lalu itu kita ambil, ada parsel pecah belas tapi cuma nyoba, baru nyoba-nyoba.
01:02Terus karena ternyata permintaannya banyak, kita langsung cari supplier yang paling bagus, terus yang produknya juga lucu-lucu gitu.
01:10Lepas kita coba rangkai dan kita masukin katalog, peminatnya banyak banget.
01:14Kalau yang pesanan pecah belas ini cenderung personal yang pesan, kalau yang snack ini biasanya korporat, perusahaan, pabrik, kayak gitu
01:25biasanya.
01:25Untuk satu buah parsel dihargai mulai dari 100 ribu rupiah hingga 1 juta rupiah.
01:31Pengusaha parsel rumahan ini juga bisa menyesuaikan anggaran dari pemesan.
01:44Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan