Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Garda Revolusi Iran merilis apa yang mereka sebut sebagai gelombang ke-20 dari operasi "True Promise 4" atau Janji Sejati 4.

Rekaman serangan masif dalam operasi "True Promise 4" menargetkan situs radar dan fasilitas strategis yang berafiliasi dengan Amerika dan Israel sebagai balasan atas eskalasi militer di kawasan.

Garda Revolusi mengatakan bahwa gelombang ini dilakukan untuk mengenang prajurit Iran yang tewas. Iran mengungkap telah meluncurkan lebih dari dua ribu drone dan enam ratus rudal ke aset Amerika Serikat dan Israel hingga Jumat ini. Kita bahas lebih dalam terkait perang Amerika Serikat dan Israel versus Iran.

Sejauh mana eskalasinya kian meningkat, dan siapa yang akan bertahan, bersama analis Lembaga Kajian Pertahanan Strategis "KERIS", Adrianus Prima, dan peneliti senior Imparsial, Al Araf.

#as-israel #iran #israel #as

Baca Juga Wamen Fajar: Sekolah Rakyat Wujud Pelembagaan Pancasila ke-5 di https://www.kompas.tv/pendidikan/655249/wamen-fajar-sekolah-rakyat-wujud-pelembagaan-pancasila-ke-5



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/655251/analis-pertahanan-peneliti-imparsal-soal-perang-iran-vs-as-israel-kian-sengit-siapa-bertahan
Transkrip
00:00Perang Amerika Serikat dan Israel versus Iran makin intens, lalu sejauh mana eskalasinya bakal meningkat dan siapa yang akan bertahan?
00:09Kami akan bahas ini bersama dengan para narasumber, bergabung saat ini analis Lembaga Kajian Pertahanan Strategis Chris Adrianus Prima dan
00:17peneliti senior imparsial Al-Araf.
00:19Selamat malam semuanya dengan Tifal disini, apa kabar?
00:22Selamat malam Mas Tifal.
00:25Baik, terima kasih.
00:26Alhamdulillah, terima kasih sudah bergabung bersama kami.
00:28Kami coba menyambungkan kembali koneksi kami dengan Al-Araf, peneliti senior imparsial untuk ikut berdiskusi lagi soal ini.
00:35Mas Prima begini, kalau melihat intensitas dari konflik ini makin lama makin meningkat,
00:41kalau merujuk pada kuantitas dan kualitas dari pertahanan kedua pihak, AS plus Israel dan Iran,
00:48ini memungkinkan tidak kalau kemudian merujuk dari pernyataan 4-5 minggu bakal kejadian sepanjang itu?
00:53Ya, sebenarnya kita harus sama-sama kembali dulu.
00:59Sebenarnya apa sih tujuan dari serangan Amerika?
01:02Kan awalnya hanyalah untuk menumbangkan rezimnya.
01:05Kemudian ternyata setelah pemimpin besar Iran berhasil mereka asesinasi,
01:10ternyata yang mereka inginkan yaitu rakyat Iran turun ke jalan untuk menggulingkan pemerintahan itu tidak terjadi.
01:17Jadi mereka sekarang bergeser menjadi menihilkan kemampuan angkatan laut Iran,
01:23terutama dalam memblogada Selat Hormuz,
01:25dan juga untuk kembali untuk menihilkan kemampuan Iran dalam memproduksi nuklir.
01:32Jadi memang kita masih sama-sama harus menunggu.
01:36Sebenarnya yang dituju itu apa?
01:39Karena sampai saat ini eskalasi memang terus meningkat tanpa ada tanda-tanda sebenarnya apa sih yang mau diincar oleh pemerintahan
01:46Amerika.
01:47Dan sekarang mereka kan sudah mengajak secara tidak langsung beberapa sekutunya dari Eropa,
01:53tapi yang setiap negara tentu saja memiliki tujuannya masing-masing.
01:57Seperti Perancis dia akan melindungi pangkalannya yang ada di Qatar,
02:02kemudian Itali akan mengirim aset-aset defensifnya ke Timur Tengah untuk melindungi negara-negara sahabatnya.
02:12Jadi memang kita bisa lihat bersama memang ada upaya-upaya untuk menarik negara-negara lain ke dalam konflik ini.
02:20Oke, tapi kalau melihat aksi-aksi yang dilakukan,
02:23Iran tetap meluncurkan rudal, melancarkan drone, Amerika Serikat menyerang kapal Induk,
02:27secara kuantitas dan kualitasnya menurut Anda ini memang perangnya bakal atau konflik ini bakal berjalan cukup lama kah?
02:33Atau tampaknya salah satu pihaknya bakal kendor nanti?
02:37Ya, sebenarnya kalau kita lihat ya secara intensitas memang Iran sudah agak berkurang.
02:43Tetapi di sisi lain kita juga bisa melihat bahwa sasaran-sasaran yang ada,
02:48seperti Al-Udit Air Force Base maupun Naval Super-Africa di Bahrain maupun pangkalan Amerika yang lain,
02:54itu kan sebenarnya sudah dikosongkan dari beberapa minggu sebelumnya.
02:58Jadi memang yang tersisa itu hanya instalasi-instalasi pertahanan udara.
03:04Makanya beberapa radar pertahanan udara Amerika dan juga radar untuk patriotnya itu sudah berhasil diserang sebelumnya.
03:12Jadi mungkin sekarang ada sedikit pergeseran bahwa targetnya itu lebih fokus ke Israel
03:18dan juga kita sempat melihat ada serangan ke kilang di Fujairah, di UAE, begitu.
03:24Oke, kita juga sudah terhubung dengan Al-Araf dari Imparsial, Mas Araf.
03:29Dengan Tifal di sini, suara Tifal terdengar ya, Mas?
03:32Terdengar, Mas.
03:34Oke, terima kasih sebelumnya sudah bergabung bersama kami.
03:36Ada hal lain juga yang sebetulnya menarik untuk dicermati.
03:39Saat bandara Azerbaijan ini juga ikut diserang.
03:41Kemudian Azerbaijan ini menuding Iran yang berperan di situ
03:46saat kemudian Iran mengonfirmasi bahwa itu bukan target mereka
03:50dan dituding bahwa Israel yang berperan di sini.
03:54Nah, muncul pertanyaan begini.
03:55Ibarat hubungan, jangan-jangan ada orang ketiga, ada pihak ketiga yang memperkeruh keadaan ini.
03:59Anda membaca begitu juga nggak, Mas Araf?
04:03Ya, perang sesuatu yang tidak bisa dipediksikan, Mas.
04:07Permainan di dalam, apa namanya, siasat dalam peran pasti akan terjadi.
04:13Pihak-pihak bertentu akan mempunyai untuk membangun ruang
04:21bahwa serangan-serangan itu dilakukan oleh pihak sebelah.
04:25Dan akhirnya perjadilah provokasi yang diharapkan kemudian
04:28ancaman terhadap Iran meningkat dari berbagai negara di petangganya.
04:32Nah, ini tentu tidak bisa dilepaskan dari Namika regional di kawasan Timur Tengah
04:38yang memang tidak solid untuk mendukung secara penuh
04:41terkait dengan invasi Amerika Serikat Israel ke Iran.
04:45Negara-negara Eropa saja, sebagian kayak Spanyol menolak penggunaan
04:50apa namanya, pangkalannya untuk menjadi basis gitu ya.
04:55Yang lainnya juga sama.
04:56Bahkan di negara-negara tersebut, yang menjadi bagian basis negara-negara Arab
05:01kayak Kuwait gitu, masyarakat di sana justru anti terhadap Israel
05:05dan menolak penggunaan-penggunaan itu.
05:07Artinya apa?
05:09Realitas peperangan itu tidak bisa dihitung secara matematik di atas kertas.
05:15Tipe muslihat pasti akan terjadi.
05:17Maka kalau kita mengajak kepada sunsu itu,
05:20paling tidak ada five element component of war
05:22yang harus dilihat, mas, dalam peperangan.
05:25Yang pertama adalah soal moral component of war.
05:30Yang kedua adalah soal physical component of war
05:33yang terkait dengan persenjataannya.
05:35Yang ketiga adalah terkait environmental
05:37atau sering disebut dengan heaven nih.
05:40Faktor-faktor di luar hitungan moral dan persenjataan
05:44yang bisa mengganggu kemenangan dalam peperangan.
05:47Cuaca, dukungan masyarakat di negaranya,
05:50anggaran, logistik itu masuk ke faktor-faktor di luar
05:54apa namanya, environment, di luar persenjataan dan moral.
05:59Yang keempat adalah tentu disiplin,
06:02yang kelima tentu komendernya.
06:05Nah, dalam konteks itu,
06:06kita tidak bisa mengkalkulasi secara matematis.
06:10Mungkin Amerika secara persenjataan dianggap
06:13sebagai kekuatan persenjataan yang kuat di dunia,
06:17dengan anggaran yang besar, dengan model persenjataan yang baru.
06:21Tapi, hal itu tidak selalu menentukan dalam peperangan.
06:24Kita bisa lihat dalam Perang Vietnam gitu ya.
06:27Amerika Serikat kalah dalam Perang Vietnam,
06:29walau kemudian film Rambo, Rambo menang terus gitu.
06:32Tapi faktanya kan Amerika kalah dalam Perang Vietnam.
06:34Kenapa?
06:35Karena ada variabel lain yang kemudian mengalahkan mereka,
06:39yakni apa?
06:40Penolakan masyarakat di Amerika terhadap penyerangan di Vietnam.
06:44Karena masyarakat Amerika menyatakan,
06:45kami tidak bermusuhan dengan masyarakat di Vietnam.
06:48Buat apa perang di Vietnam?
06:49Dan sekian tentara Amerika mati karena tujuan yang tidak jelas.
06:53Sehingga kalau kemudian, sorry saya potong,
06:55sehingga kalau kemudian ada pihak atau orang ketiga yang terlibat di tengah konflik itu,
06:58tujuannya untuk mengejar apa menurut Anda?
07:01Ya, provokasi.
07:02Bagian dari tipe muslihat bisa jadi gitu.
07:04Ini sesuatu yang juga terjadi dalam pangkalan minyak di Arab Saudi kan.
07:10Yang kemudian menyembuhkan.
07:11Saya, kita tentu tidak tahu pasti karena kita tidak ada di wilayah tersebut gitu, Mas.
07:16Tapi,
07:18pasti bahwa
07:20ini sesuatu yang unpredictable.
07:22Kita susah mengkalkulasi data-data tentang hal-hal tersebut.
07:25Cuma yang ingin bilang, saya ingin bilang adalah
07:28dinamika strategi tipe muslihat selalu dijadikan dalam pertarungan peperangan.
07:33Kita tahu Mozart memiliki strategi tipe muslihat yang luar biasa dalam strategi intelijen dan peperangan.
07:40Nah, tapi saya juga tidak bisa mengatakan secara pasti apakah kemudian pihak mana yang menjadi bermain dalam persoalan tersebut.
07:48Karena kita tidak bisa menganalisis perang dengan berdasarkan asumsi ya.
07:52Baik.
07:52Kita bahasnya pada data.
07:54Saya ingin memberikan pandangan bahwa variable sulit sekali mengukur peperangan dalam kaca matematika di atas kertas.
08:01Karena banyak variable yang bisa dihitung dan menentukan dalam peperangan, Mas.
08:06Dengan konteks eskalasinya sudah meningkat seperti ini, pasti akan banyak negara dirugikan.
08:13Ini skalanya sudah skala global.
08:14Sehingga menurut Anda, apakah ini bisa ditengahi hanya lewat mediasi?
08:20Bahwa semua akan selesai, konflik ini bakal berakhir hanya lewat meja perundingan atau justru ada lewat jalur yang lain?
08:26Kita bahas itu nanti.
08:27Usai jadwal berikut.
08:49Sampai jumpa di video selanjutnya.
09:06Dulu setiap sholat, lutut gue sakit banget.
09:09Sekarang gue sadar, tulang sendi sehat itu penting.
09:12Kolagena.
09:13Dengan kolagen, vitamin A, dan kalsium membantu mempertahankan kekuatan sendi tulang dan kesehatan kulit.
09:18Kolagena, banyak banget manfaatnya.
09:19Lagi sariawan bibir pecah-pecah.
09:22Yuk ke apotek bentar.
09:23Saya mau cari obat panas dalam.
09:25Daripada obat, mendingin no madu.
09:27Madu TJ panas dalam.
09:29Kombinasi madu plus 3 herbal.
09:31Nyaman banget di tenggorokan.
09:33Madu TJ panas dalam.
09:35Alergi, contor nih.
09:38Aku biduran.
09:39Obatnya yang depannya in, in.
09:42Indal CTN.
09:43Bisa dibeli tanpa resep dokter.
09:45Indal CTN.
09:46Komposisi anti-alerginya.
09:47Redakan alergi.
09:48Indal CTN.
09:50Tiap orang punya semangatnya masing-masing untuk memberikan yang terbaik.
09:55Terima kasih untuk kamu yang tidak bercerita, tapi selalu semangat 100%.
09:59Kopi Kapal Api.
10:02Jelas lebih enak.
10:05Ramen, yes!
10:06Wah, dermis sedap.
10:08Legendaris Jepang.
10:09Kata jikan ramen.
10:10Minyak lurus, kuahnya putih dan creamy.
10:13Yes, yes!
10:13Tokyu jikan yakitori.
10:15Manis, gurih, umami.
10:16Oishii.
10:16Minyak lurus, diseruput, gabutus.
10:18Menyak tebel.
10:18Pasti Romedius.
10:20Dari Wings Food.
10:20Ayo berjemur demi vitamin D.
10:23On Demand.
10:24Kalau nggak bisa berjemur.
10:25On Demand.
10:26Bila perlu, minum MyWell Vitamin D 1000 Ayu.
10:29Untuk penuhi kebutuhan vitamin D.
10:31MyWell Vitamin D 1000 Ayu.
10:35Penting untuk jaga kesehatan dimulai dari sekarang.
10:38Omehar.
10:38Minyak ikan pilihan dari laut dalam.
10:40Suplemen omega 3 esensial.
10:42Mini kapsul lebih mudah ditelan.
10:44Diproduksi dengan teknologi modern.
10:46Omehar.
10:47Bantu jaga kesehatan tubuh.
10:49Kini dan nanti.
10:50Sepanjang Ramadan, siapkan tubuh dengan 3 botol Aku Viva.
10:54Setara 2 liter air diminum dari buka sampai sahur.
10:58Biar 1 harian puasa pasti sejuknya.
11:01Aku Viva.
11:02Murni dan pasti sejuknya.
11:04Dari Wings Food.
11:06Sofra Citrus baru.
11:10Aromanya bikin badan segar anti-enap.
11:12Sofra Citrus dari lemon oil.
11:14Ada hot lock system.
11:17Sofra Citrus anti-enap.
11:18Badan segar bugar.
11:20Wings Care.
11:21Pisang.
11:23Sudah gak sabar makan Oreo ya.
11:26Gini caranya makan Oreo.
11:29Diputar.
11:30Dijilat.
11:31Dicelupin.
11:35Ramen.
11:36Yes.
11:37Wah.
11:37Dermis sedap.
11:38Legendaris Jepang.
11:39Kata Jikan Ramen.
11:40Minyak lurus.
11:41Kuahnya putih dan creamy.
11:43Yes.
11:43Yes.
11:44Tokyu Jikan Yakitori.
11:45Manis gurih umami.
11:46Oish.
11:46Minyak lurus.
11:47Disuruput gak putus.
11:48Minyak tebak.
11:49Pasti ramen.
11:50Yes.
11:50Dari Wings Food.
11:50Gelar berkara.
11:52Setiap Sabtu di Kompas TV.
11:56Let's go girl.
11:57So yummy gelar.
11:58Ayam pedas.
11:59Baru.
12:00Kuah ayam gori ada topping kris-kerisnya.
12:03Praktis.
12:03Minyak cuwi pedasnya nagih.
12:05So yummy pedas.
12:06Kecil kecil cabai rawit.
12:07Cobain deko.
12:08Yami gelar.
12:09Ayam pedas.
12:10Dari Wings Food.
12:17Mas Araf melanjutkan pertanyaan saya di segmen sebelumnya.
12:19Kalau kemudian efek dari konflik ini sudah skalanya global.
12:23Mempengaruhi aspek ekonomi terutama di banyak negara.
12:27Menurut Anda ini semua bakal berakhir hanya lewat meja perundingan.
12:31Lewat mediasi.
12:32Atau lewat cara yang lain.
12:33Mas Araf.
12:36Ya sebenarnya kalau kita sebagai manusia yang rasional.
12:39Konflik dan perperangan sangat mungkin bisa berhenti karena.
12:45Faktor kepentingan yang ada.
12:47Baiknya ekonomi politik.
12:49Tapi problemnya adalah kita.
12:52Donald Trump tidak rasional dan agak sedikit.
12:55Saya boleh katakan gila gitu ya.
13:01Sehingga kita sulit mengkalkulasi cara di dalam perspektif konflik dan perperangan.
13:10Oke mohon maaf sebelumnya.
13:12Kami tampaknya alami gangguan sinyal.
13:14Komunikasi dengan Al-Araf.
13:17Mas Al-Araf kita coba perbaiki dulu komunikasi kami.
13:20Saya coba kasih giliran dulu ke Mas Prima.
13:23Kalau begitu Mas Prima.
13:24Oke.
13:25Sorry.
13:25Kita coba perbaiki dulu ya sinyal komunikasi kami dengan Mas Araf.
13:28Saya kasih giliran ke Mas Prima dulu.
13:30Kalau begitu Mas Prima.
13:31Kalau menurut Anda melihat dinamikanya sudah seperti ini.
13:34Efeknya sudah seperti sekarang.
13:36Yang kelihatan aspek ekonomi terutama.
13:38Menurut Anda ini semua bakal seretai di meja perundingan.
13:41Duduk bersama-sama.
13:42Selesai mediasi.
13:43Atau ada dalam bentuk lain.
13:45Ya mungkin tadi seperti sudah disampaikan sama Mas Al-Araf ya.
13:49Kita itu masanya tidak bisa menebak.
13:51Amerika yang sekarang ini adalah Amerika yang tidak bisa kita tebak.
13:55Karena seperti mereka tiba-tiba mentorpedo kapal Iran.
13:59Dilepas mati silangka.
14:00Kemudian bagaimana Trump tiba-tiba bilang dia siap dengan boots on the ground.
14:06Atau menurunkan pasukan di darat.
14:08Ataupun operasi yang berbulan-bulan gitu kan.
14:11Ini agak mungkin kita lebih melihat bahwa bagaimana negara-negara Timur Tengah
14:18yang memiliki hubungan yang cukup dekat ya dengan Amerika.
14:21Dimana mereka berinvestasi ke Amerika dan juga terdapat pangkalan-pangkalan Amerika
14:26di negara-negara tersebut.
14:28Kita ini sedang mengunci pen tolerance.
14:31Atau seberapa mampu negara-negara ini mampu menahan rasa sakit dari diserang oleh Iran ya.
14:40Karena disitu ada pangkalan-pangkalan Amerika.
14:42Dan juga karena efek dari ekonominya.
14:45Karena minyak dan gas itu kan salah satu pendapatan terbesar ya.
14:48Dan juga maskapai-maskapai Timur Tengah ini kan cukup besar ya.
14:52Cukup menguasai pasar penerbangan dunia.
14:54Dengan sekarang terjadi serangan kan mereka harus menguasai bahkan...
14:58Sorry.
14:59Harus mengurangi bahkan menyetop penerbangan.
15:02Ini kan dampak ekonominya di Timur Tengah kan sangat besar.
15:05Seperti Qatar tiba-tiba mengumumkan akan menghentikan produksi gasnya.
15:09Padahal mereka adalah salah satu produser terbesar gas.
15:13Jadi mungkin kita akan melihat bagaimana negara-negara seperti Qatar, WAE, dan Saudi Arabia ini akan berusaha mungkin menekan Amerika.
15:20Ayolah kita berunding saja.
15:22Mungkin ini adalah faktor yang cukup menarik ya untuk kita tunggu.
15:27Meskipun tentu saja perang ini bukan hal yang menarik.
15:29Tapi mungkin negara-negara ini saja yang bisa menghentikan Donald Trump.
15:34Walaupun kemudian dari Iran, saya mengutip pernyataan Dubes Iran untuk Indonesia yang bilang bahwa ya ini masalah berunding-berunding sudah
15:41tertutup.
15:42Wong AS juga yang mengingkar pada keputusan atau perundingan yang dibuat kok berarti bakal sulit dong?
15:48Ya betul.
15:49Karena tentu saja kita harus ingat ya beberapa kali bahwa Amerika itu mengingkari perjanjian yang sudah mereka tanda tangani.
15:55Seperti mereka tiba-tiba membatalkan perjanjian yang dulu ditanda tangani oleh Obama ya.
16:03Kemudian padahal waktu itu pemerintahan Trump sendiri sudah meresertifikasi bahwa Iran itu sudah mengikuti langkah-langkah yang diperlukan dalam perjanjian
16:11itu.
16:12Kemudian tiba-tiba mereka tahun lalu menyerang fasilitas yang diduga menjadi fasilitas pengayaan uranium di tengah diplomasi.
16:21Dan serangan ini kita harus ingat juga serangan ini terjadi ketika Iran itu sudah menyampaikan lewat Oman bahwa mereka mau
16:27memenuhi tuntutan-tuntutan Amerika supaya tidak terjadi konflik.
16:31Jadi ibaratnya kita itu tidak bisa percaya apalagi Iran ya kita saja mungkin sudah sulit untuk percaya dengan Amerika apalagi
16:38Iran yang sudah menjadi korban berkali-kali dari janji-janji Amerika bahwa dengan kamu mengikuti apa mau Amerika kamu akan
16:47selamat begitu.
16:48Oke. Saya coba cek komunikasi kami dengan Al-Araf dari Imparsial. Mas Araf suara tifal terdengar lagi ya.
16:57Mas Araf.
17:01Oke kita coba perbaiki lagi kalau begitu.
17:04Dengan sisi lainnya juga begini. Tadi sempat saya singgung juga masalah Azerbaijan yang diserang Mas Prima.
17:09Nah kalau kemudian Azerbaijan sudah memberikan pernyataan akan membalas lagi akankah ini eskalasi konfliknya bakal meluas ke negara-negara lain
17:20di kawasan Timur Tengah juga akan ikut terlibat di situ?
17:24Ya mungkin kita sebelum kita bicara lebih lanjut ya kita harus sedikit tahu masalah background bagaimana hubungan Israel dengan Azerbaijan.
17:33Jadi Israel itu banyak mendapatkan suplai energi dari Azerbaijan.
17:39Kemudian selama perang Azerbaijan-Armenia Israel itu adalah salah satu negara yang paling banyak memasok peserjataan ke Azerbaijan.
17:46Jadi mereka itu ibaratnya sudah bersahabat lah dengan Israel dan meskipun ini mungkin terdengar seperti teori konspirasi ya tapi Azerbaijan
17:55ini hanya menunggu trigger saja untuk bergabung dalam peperangan ini.
18:00Tetapi kita juga harus sama-sama sadari bahwa sebelumnya itu sempat terjadi penembakan oleh pesawat tempur Eurofighter Typhoon Qatar terhadap
18:10dua pesawat Sukhoi 24 Avenger milik Iran
18:14yang di Tengah Raya akan melakukan serangan meskipun setahu saya penembakannya itu masih di ruang udara Iran.
18:22Jadi secara umum sebenarnya sudah ada aksi oleh negara selain Israel dan Amerika ya tapi belum ada yang sampai menarget
18:31target-target di dalam Iran sendiri begitu.
18:34Oke Mas Araf suara tifal terdengar jelas sekarang Mas Araf?
18:38Terdengar.
18:39Oke Mas Araf kalau melanjutkan atau mengulang lagi pertanyaan saya di sesi sebelumnya.
18:43Kalau melihat eskalasinya sudah sebesar ini efeknya sudah jelas ke ekonomi global menurut Anda berhenti di mediasi saja bahwa semuanya
18:50akan selesai
18:51tapi kalau melihat respon dari Iran kayaknya mereka udah gak mau buka pintu lagi buat mediasi.
18:56Jadi jalur mana kalau begitu untuk menyelesaikan ini?
18:59Ya dalam sejarah perang dunia peperangan itu bisa berakhir dengan dua hal.
19:03Yang pertama win-lose atau win-win gitu.
19:06Nah kalau win-lose maka tidak ada proses perundingan dan mediasi dan negosiasi itu.
19:12Yang ada adalah proses peperangan sampai salah satu pihak kalah gitu.
19:16Yang kedua adalah win-win.
19:17Ya kedua belah pihak merasa kita harus masuk ke dalam ruang negosiasi dan proses perundingan
19:22sehingga mereka menganggap perang sesuatu yang tidak menguntungkan kedua belah pihak.
19:26Nah dalam realitas konflik antara Amerika Serikat Israel ke Iran ini
19:32tadi variable pertama adalah kita sulit mengukur variable Donald Trump nih
19:36yang menurut saya agak sedikit gila dan tidak rasional dalam peperangan ini.
19:41Tapi terlepas kita sulit mengukur dia, saya lebih terpertanyaan mas tadi
19:46memang akan banyak variable ekonomi, politik, kepentingan yang dihitung dalam peperangan ini gitu.
19:52Karena akan menganggap banyak persoalan tuh baik politik, ekonomi, minyak, dan lain sebagainya.
19:58Dalam konteks itu, dalam setiap dimensi peperangan selalu ada ruang untuk negosiasi
20:03dan ruang untuk diplomasi.
20:05Persoalannya adalah ini dinamika eskalasi masih pada level tahapan tinggi gitu ya.
20:11Nanti ada masa dimana kemudian kedua belah pihak merasa buntu mas.
20:15Bahwa peperangan yang terjadi merugikan kedua belah pihak.
20:19Misalkan Amerika Serikat dan Israel merasa bahwa
20:21khususnya Amerika Serikat, anggaran negara gue udah habis-habisan di sini.
20:25Dukungan logistik sudah habis-habisan.
20:27Sementara pada sisi lain, masyarakat di Amerika pressing terlalu keras gitu ya.
20:32Apalagi nanti ada pemilu selat di bulan Maret atau April di Amerika Serikat
20:36dalam pemilihan DPR COVID-19.
20:38Bisa berubah tuh.
20:39Partai Demokrat kalau menang, maka Trump bisa dijatuhkan tuh.
20:42Nah, hitungan-hitungan variable di luar peperangan tadi
20:45bisa kemudian membuat Amerika Serikat menghitung
20:48stop untuk melakukan peperangan karena kita udah buntu
20:51kemudian mencoba ruang negosiasi gitu.
20:54Topnya menunggu 4-5 minggu seperti pernyataan Trump
20:57yang bilang perangnya akan selama itu
20:59atau bisa lebih pendek lagi menurut Anda?
21:02Wah, ini perang yang sulit ya mas.
21:05Tujuan perangnya sampai level apa nih?
21:06Kalau cuma mengganti rezim di awalnya, buktinya gagal ya kan?
21:11Apa nih, pemimpin Ayatul Hamini meninggal gitu.
21:15Kemudian sekarang ada pemimpin baru yang juga sikap politiknya sama
21:19sama pemimpin politik sebelumnya.
21:20Sampai mana?
21:21Dan masyarakat Iran hari ini merasa bahwa pertarungan peperangan sudah dimulai
21:26dan mereka akan berang sampai habis-habisan.
21:28Bahkan mereka sebut sebagai perang terakhir buat mereka dalam pertarungan ini.
21:32Nah, dalam realitas itu tadi saya katakan di awal,
21:35ada yang disebut namanya moral component of war mas.
21:38Mungkin persenjataannya lemah,
21:40tapi keberanian mental untuk mati itu menjadi bagian dari tujuan dalam peperangan.
21:46Apakah itu menjadi keyakinan agama dia?
21:48Wah, itu menjadi sangat sulit untuk mengalahkan Iran.
21:51Anda masuk situ bertarung berlarut dalam perang Irak.
21:54Bolehlah Amerika menang.
21:57Bolehkah Amerika dalam pertarungan rudal menang di situ?
21:59Tapi ketika masuk berapa berlarut-larut lama itu pertarungan di dalam Irak.
22:03Sehingga kebenaran Amerika sendiri rumit dalam melihat Irak.
22:06Dalam konteks Iran, apalagi?
22:07Oke.
22:07Dengan ideologi dia yang sangat kuat dan imam yang begitu kuat,
22:14ini menjadi rumit.
22:15Artinya kalau dibilang 4-5 minggu itu dalam level apa?
22:18Kalau sampai menguasai Iran secara penuh,
22:21saya rasa nggak mungkin terjadi dalam 4-5 minggu itu.
22:23Bahkan bisa bertahun-tahun karena akan dianggap perang berlarut ke dalam
22:26dan rumit itu, mas.
22:28Dan dia menunggu dalam pertarungan.
22:29Dan sementara Amerika Serikat akan kewalahan kalau masuk ke dalam wilayah Iran
22:33dan akan diajak dalam proses gerilya yang sangat serius oleh masyarakat Iran dan tentara Iran.
22:38Karena hari ini, saya rasa tujuan Amerika gagal untuk mengganti rejim tadi.
22:43Itu justru yang terjadi kematian Ayatollah Al-Aqamani menjadi martir.
22:50Itu buat saya dalam melawan Amerika Serikat tinggi.
22:53Dalam level itu, nggak bisa main-main.
22:54Mungkin Anda punya persidihatan tinggi,
22:56tapi keberanian mental itu jauh lebih rumit.
22:59Sehingga ini kompleks, mas.
23:01Nggak bisa dihitung secara matematik.
23:02Baik.
23:03Mas Prima, Mas Alaraf, terima kasih banyak sudah mau berdiskusi
23:06dan berbagi pandangan bersama kami kali ini.
23:08Sehat selalu semuanya.
23:08Selamat malam.
23:09Selamat malam.
23:10Selamat malam.
Komentar

Dianjurkan