Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, penjahit di Kota Semarang keluhkan orderan yang menurun.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penjahit bilang jumlah orderan tahun ini turun drastis karena banyaknya penjualan baju via online.

Suasana menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini terasa berbeda bagi para penjahit di Kota Semarang. Jika biasanya momen ini mereka kebanjiran pesanan, tapi di tahun ini orderan mereka turun drastis.

Salah satu penjahit, Kasmudi, bilang orderan menjahit tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selama 35 tahun menjadi penjahit, Kasmudi mengungkap penurunan orderan terus terjadi dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya akibat maraknya toko daring atau online shop yang semakin diminati masyarakat.

Sebelum terjadi penurunan, Kasmudi bisa menerima orderan hingga 100 pakaian selama Ramadan. Bahkan ia harus lembur hingga malam hari untuk menyelesaikan pesanan. Namun kini Kasmudi hanya menerima sekitar 30 pakaian selama Ramadan.

Meski demikian, Kasmudi tetap memberikan harga jasa yang terjangkau dan variatif. Mulai dari 100 ribu hingga 200 ribu rupiah, tergantung model pakaian yang diinginkan. Febriana Mila, Kompas TV, Semarang, Jawa Tengah.

#penjahit #semarang #jateng

Baca Juga Megahnya Masjid An-Nur di Pekanbaru yang Mirip Taj Mahal | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/655137/megahnya-masjid-an-nur-di-pekanbaru-yang-mirip-taj-mahal-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/655139/jelang-lebarang-penjahit-di-semarang-keluhkan-pesanan-menurun-drastis-sapa-siang
Transkrip
00:00Sementara itu saudara menjelang hari raya Idul Fitri penjahit di kota Semarang mengeluhkan orderan yang menurun.
00:07Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penjahit bilang jumlah orderan tahun ini turun drastis karena banyaknya penjualan baju via online.
00:19Suasana menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini terasa berbeda bagi para penjahit di kota Semarang, Jawa Tengah.
00:26Jika biasanya momen ini mereka kebanjiran pesanan, tapi di tahun ini orderan mereka turun drastis.
00:34Salah satu penjahit Kas Mudi bilang orderan menjahit tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
00:42Selama 35 tahun menjadi penjahit, Kas Mudi mengungkap penurunan orderan terus terjadi dari tahun ke tahun.
00:50Salah satu penyebabnya akibat maraknya toko daring atau online shop yang semakin diminati masyarakat.
00:57Tidak ada peningkatannya, lebaran sekarang itu biasa saja, yang seperti dulu-dulu itu.
01:06Kalau yang seperti dulu itu bisa dijaga ke lebaran yang pasti banyak.
01:15Sekarang banyak online itu.
01:19Jadi ini ya Pak ya, selama tahun-tahun sebelumnya itu terasa banget perbedaannya ya Pak ya?
01:26Iya, tidak terasa.
01:29Sebelum terjadi penurunan, Kas Mudi bisa menerima orderan hingga 100 pakaian selama bulan Ramadan.
01:35Bahkan, ia harus lembur hingga malam hari untuk menyelesaikan pesanan mereka.
01:41Namun kini, Kas Mudi hanya menerima sekitar 30 pakaian selama bulan Ramadan.
01:47Meski demikian, Kas Mudi tetap memberikan harga jasa yang terjangkau dan variatif.
01:52Mulai dari 100 ribu hingga 200 ribu rupiah tergantung model pakaian yang diinginkan.
Komentar

Dianjurkan