00:01Intro
00:02Saudara, pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan lahan seluas 2,6 hektare
00:08untuk lokasi udian sementara atau huntara warga terdampak longsor.
00:14Dari hasil identifikasi, 22 keluarga terdampak longsor di Dusun Bandungan
00:21dan 24 keluarga di Dusun Dampu.
00:24Monitoring dilakukan tim gabungan pemerintah desa,
00:27pemerintah Kecamatan Ungaran Timur, BPBD maupun DPU Kabupaten Semarang.
00:33Dan sementara untuk mitigasi telah terpasang alat sistem peringatan dini.
00:38Bupati Semarang menyebut bencana tanah bergerak yang terjadi sejak tahun 2022 lalu
00:43dan kini telah mencapai lebih dari 5 hektare dan mengancam pemukiman warga.
00:54Warga terdampak longsor mengaku siap direlokasi.
00:58Mereka juga berharap pemerintah menangani langsung ke titik longsoran
01:03guna mencegah longsor, ikan melebar dan siap untuk direlokasi.
01:08Pergerakan tanah mencapai lebih dari 5 hektare
01:11sehingga ditakutkan membahayakan warga di sekitar lokasi.
01:15Diketahui sodara jarak antara pemukiman dengan titik longsor
01:18yang hanya sekitar 15 meter membuat warga cemas.
Komentar