00:01Jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa.
00:15Palang Merah Iran merilis video bayi prematur dievakuasi dari sebuah rumah sakit di selatan Bushir, Iran setelah serangan udara pada
00:23hari Selasa waktu setempat.
00:24Akibat serangan ke rumah sakit, beberapa bayi dibawa ke ambulans, sementara yang lain berada di dalam ruang inkubator rumah sakit
00:32yang mengalami kerusakan parah pada fasilitasnya.
01:21Sejak video ini dipublikasi,
01:23tidak ada komentar dari pihak AS atau Israel.
01:26Laporan media setempat menunjukkan, sejak dimulainya aksi AS Israel, 10 rumah sakit dan pusat ambulans di Iran terkena serangan.
01:35Palang Merah Iran melaporkan, jumlah korban tewas akibat serangan udara AS Israel telah meningkat menjadi 787 jiwa.
01:45Dampak perang juga berimbas pada sebuah rumah sakit di Ramadgan Israel yang memindahkan seluruh operasinya ke fasilitas darurat bawah tanah
01:53yang dirancang untuk menangani lonjakan korban luka selama eskalasi konflik di wilayah tersebut.
02:00Rekaman video menunjukkan pemandangan luar rumah sakit Sheba yang terhubung dengan jaringan terhuongan,
02:06di mana 6 ruang gawat darurat dilengkapi unit umum, pediatri, onkologi, THT, dan mata.
02:13Rumah sakit darurat ini bisa menampung sekitar 100 pasien dengan ruang untuk 150 pasien rawat jalan tambahan.
02:45Sirina terus berbunyi di seluruh kota, memperingatkan keluarga untuk mencari perlindungan.
02:50Rumah sakit Sheba merupakan bagian dari persiapan Israel di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran
02:56karena menawarkan lokasi aman untuk perawatan medis darurat jika terjadi eskalasi regional.
Komentar